Ada yang masih ingat sama teori relativitas Einstein? Tenang-tenang, saya tidak akan memulai artikel ini dengan kuliah fisika, wong saya sendiri juga sudah banyak lupa dengan teori-teori fisika, termasuk detail tentang teori relativitas waktu Einstein.
Cuma gini, salah satu isi teori relativitas waktu Einstein itu kan menyatakan bahwa waktu itu relatif. Kalau dijelasin lebih detail memang bakal jadi kuliah, tapi secara ringkasnya saja adalah durasi waktu yang dirasakan oleh seseorang bisa saja berbeda dengan waktu yang dirasakan oleh orang lain.
Duduk di atas jok sepeda motor yang baru saja terpanggang sinar matahari, walaupun duduknya cuma sedetik dua detik, rasanya lama sekali, tapi ngobrol dengan orang yang kita sukai, walaupun sudah dua jam ya tidak akan terasa lama.
Memang ini tidak tepat banget sih menggambarkan teori relativitas waktu Einstein karena lebih berkutat soal perasaan manusia. Kalau ingin mendapatkan pemahaman lebih detail, silakan nonton saja film Interstellar.

Dari tadi muter-muter soal relativitas waktu ini sebenarnya mau ngomong apa sih, Oom?
Hehe, sebenarnya saya mau ngomong soal perjalanan saya sebagai blogger 10 tahun terakhir ini.
Halah gitu aja mubeng munyer gak karuan.
Lho gini lho, 10 tahun terakhir perjalanan ngeblog itu kalau dirasa-rasakan, kok seperti baru kemarin ya, tapi kalau dipikir-pikir, ya memang sudah lama. Bingung tho? Sama, wkwkwk.
(more…)





