Jangan Beli Zenfone 4 Max Pro Karena 7 Alasan Ini

Smartphone ASUS generasi keempat yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga. Mengapa ditunggu? Karena banyak yang penasaran dengan penomoran Zenfone generasi keempat ini, masalahnya dulu di awal kemunculannya telah ada Zenfone 4. Ternyata ASUS tetap mengambil opsi untuk menamai Zenfone generasi keempat ini dengan Zenfone 4. Ya sudah, toh kata seorang penulis terkenal bernama Shakespeare, apalah arti sebuah nama. Yang penting fiturnya, ya nggak? Tapi omong-omong soal fitur, ternyata ada 7 alasan kuat yang membuat saya mantap mengatakan: Jangan beli Zenfone 4 Max Pro! Apa saja itu?

Continue reading “Jangan Beli Zenfone 4 Max Pro Karena 7 Alasan Ini”

Infinix Note 4 X572 Persembahan Terbaru Infinix

Infinix Note 4 X572 Persembahan Terbaru Infinix – Infinix merupakan salah satu brand ponsel yang cukup memiliki daya tarik. Di Indonesia, nama Infinix cukup menanjak di tengah-tengah gempuran brand lain yang sudah ternama duluan. Mereka nampak serius menggarap pasar Indonesia, bahkan layanan purna jual mereka di Indonesia juga sudah eksis.

Baru-baru ini, Infinix meluncurkan sebuah produk terbaru mereka, Infinix Note 4 X572. Infinix Note 4 X572 ini merupakan generasi ke-4 dari seri Infinix Note dan ditujukan bagi para professional muda yang memiliki mobilitas tinggi up to date terhadap trend terbaru. Sebelum diluncurkan di Indonesia, Infinix Note 4 X572 ini sudah lebih dulu diluncurkan di India pada akhir Juli 2017 lalu dan mendapat sambutan luar biasa dengan terjual 500 unit hanya dalam waktu 1 menit.

Continue reading “Infinix Note 4 X572 Persembahan Terbaru Infinix”

Enam Notebook Keluaran Terbaru ASUS

Enam Notebook Keluaran Terbaru ASUS – ASUS memang demen membuat gebrakan. Setelah beberapa waktu terakhir menggebrak dengan ponsel-ponsel yang menonjolkan kelebihan, misalnya baterai lebih besar, kamera yang lebih bokeh, beautification yang lebih mantap, kali ini giliran notebook yang mereka beri panggung. Kerennya, ASUS meluncurkan enam buah tipe notebook sekaligus. Bukan sekadar jumlahnya yang menjadi perhatian, namun berkebalikan dengan berbagai ponsel yang menonjolkan nilai-nilai lebih, notebook yang dirilis ini malahan menonjolkan nilai-nilai “kurang”. Nampak nyata dari slogan yang ditampilkan “Less is the New Luxury”.

Lho, jadi notebook-notebook baru ini merupakan downgrade dari seri sebelumnya? Ya bukan gitu sih. Selama ini, ada hal-hal tertentu pada sebuah notebook yang jika nilainya lebih, justru malah menjadi nilai minus notebook tersebut. Gampang ditebak sih, kelebihan berat dan ketebalan notebook bakal menjadi faktor yang membuat seseorang berpaling, tak jadi membeli notebook tersebut. Inilah yang oleh ASUS dikurangi pada produk-produk terbarunya.

Jadi secara fisik, notebook-notebook terbaru ASUS ini memiliki body yang langsing menawan, namun bukan berarti mengorbankan kualitas dan performa. Sudah menjadi kebiasaan bahwa performa notebook sebanding dengan bobot dan ketebalannya tetapi ASUS dengan sangat cerdik berhasil menghilangkan stigma tersebut.

Melalui sebuah penelitian panjang, ASUS berhasil melakukan terobosan dalam hal cooling sistem alias sistem pendingin notebook. Mereka mampu merancang “pipa” pendingin dan kipas yang sangat tipis sehingga keseluruhan sistem pendingin hanya memiliki ketebalan 3 mm saja. Kipas pendinginnya meski tipis namun sangat kuat karena menggunakan material liquid crystal polymer yang disebut Vectran. Vectran ini bahkan dua kali lipat lebih kuat daripada Kevlar. Rasanya pernah dengar istilah Kevlar? Yang suka nonton film action pasti bakal tahu kalau Kevlar adalah bahan pembuat rompi anti peluru.

Dengan adanya sistem pendingin yang begitu tipis ini, ASUS jadi leluasa merancang desain notebooknya hingga terciptalah beragam notebook ASUS yang tipis namun tetap memiliki performa yang galak.

ASUS bahkan merancang pula sebuah notebook gaming yang tipis dan ringan berbekal sistem pendingin revolusioner tadi. Saat ini bahkan bisa dibilang notebook gaming yang paling tipis di dunia. Pada event launching berjudul The Edge of Beyond yang saya hadiri beberapa hari lalu, saya sempat fokus untuk mencoba-coba notebook yang diberi nama Zephyrus ini. Seperti apa kesan saya terhadap Zephyrus ini? Nanti akan saya ceritakan pada bagian akhir tulisan, namun sebelumnya saya akan bahas pula notebook yang lain terlebih dahulu secara singkat.

Continue reading “Enam Notebook Keluaran Terbaru ASUS”

Inilah Spesifikasi Zenfone 4 Series

Spesifikasi Zenfone 4 – Tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, secara resmi ASUS telah meluncurkan Zenfone generasi keempat di Taiwan. Mereka memberi nama Zenfone generasi keempat ini dengan Zenfone 4, meskipun dulu sebenarnya sudah pernah ada Zenfone 4. Namun karena Zenfone 4 yang dulu pernah ada kini telah terlupakan, mari kita move on dan sekarang setiap kali menyebut Zenfone 4, berarti merujuk kepada Zenfone generasi keempat ini.

Zenfone 4 ini dirilis dalam beberapa varian, yaitu Zenfone 4 (ZE554KL), Zenfone 4 Pro (ZS551KL), Zenfone 4 Selfie (ZD553KL), Zenfone 4 Selfie Pro (ZD552KL), Zenfone 4 Max dan Max Pro (ZC554KL). Kemungkinan besar, Zenfone 4 Max Pro yang akan duluan hadir di Indonesia, sementara yang lainnya yang menyusul. Itupun yang didahulukan adalah Zenfone 4 Selfie dan Selfie Pro. Maklumlah, aturan TKDN kudu dipenuhi agar Zenfone 4 ini bebas melenggang di Indonesia.

Zenfone 4 Max Pro akan hadir awal September 17 dengan banderol harga Rp 2.999.000,- Bikin kepingin banget ya gaes.

Seluruh varian Zenfone 4 ini hadir dengan dual kamera, khusus yang berlabel Selfie, dual kameranya ada di bagian depan.

Naaaah, buat kamu yang tertarik, berikut ini adalah daftar spesifikasi varian Zenfone (klik untuk memperbesar gambar). Supaya muat, hanya spesifikasi yang sekiranya paling sering dilihat saja yang saya tampilkan.

Spesifikasi Zenfone 4

Kira-kira, mana yang kamu incar?

The Magnificent Six by ASUS

The Magnificent Six by ASUS – Magnificent Six aslinya adalah nama sebuah tim di dunia robot Transformer. Nah, pada sebuah gelaran berjudul The Edge of Beyond, ASUS akan meluncurkan enam buah tipe notebook sekaligus! Enam notebook terbaru tersebut adalah ASUS ZenBook Pro UX550, ASUS ZenBook Flip S UX370, ASUS ZenBook 3 Deluxe UX490, ASUS VivoBook S15, ASUS VivoBook Pro N580, dan ASUS ROG GX501 Zephyrus. Tak sekadar asal-asalan merilis notebook baru, namun ASUS memiliki satu benang merah yang menghubungkan keenam notebook tersebut, yaitu desain tipis. Semuanya sejalan dengan tema yang diangkat yakni “Less is the New Luxury”.

Event The Edge of Beyond tersebut akan diadakan pada tanggal 15 Agustus 2017 ini dan saya tentu saja menyempatkan diri untuk hadir. Jadi pastikan untuk follow Twitter dan Instagram saya @OomYahya untuk menyimak laporan langsung saya dari TKP.

Sebelumnya, saya akan sedikit memberikan bocoran mengenai enam notebook yang akan dirilis tersebut.

Continue reading “The Magnificent Six by ASUS”

OMEN By HP, Siap Meramaikan Dunia Game Indonesia

OMEN By HP – Dunia game rupanya memiliki potensi yang besar, terbukti banyak produsen yang berbondong-bondong untuk membangun ekosistem game dengan berbagai produk yang mereka keluarkan. Yang terkini adalah HP (Hewlett Packard) yang merilis berbagai produk untuk mendukung ekosistem game di Indonesia. Produk tersebut mereka beri nama OMEN.

Acara rilis diadakan pada hari Rabu, 9 Agustus 2017, bertempat di Plaza Indonesia, Jakarta. Nama OMEN yang identik dengan sebuah film horor terkenal di tahun 1980an, membuat HP juga mengadakan event dengan tema dark. Di pintu masuk, telah menyambut karakter berjubah hitam yang membuat mereka nampak seram, padahal aslinya ganteng-ganteng dan cantik-cantik.

Terdapat juga photobooth yang disediakan oleh @lifein360id yang menyusun kamera sedemikian rupa sehingga hasil fotonya bisa diputar hingga 360 derajat. Namun untuk photobooth di area launching OMEN ini, mungkin karena keterbatasan tempat, hasil fotonya nanti hanya bisa diputar kurang dari 180 derajat.

Continue reading “OMEN By HP, Siap Meramaikan Dunia Game Indonesia”

Review Zenbook UX330UA: Seimbang Antara Performa dan Bobot

Review Zenbook UX330UA – Saya mengenal cukup banyak orang yang selalu mengalami dilema saat memilih notebook. Dilema yang dihadapi bisa dibilang klasik, yaitu pilih performa atau bobot notebook. Secara umum memang begitu, notebook yang performanya “buas”, cenderung memiliki bobot yang berat, sedangkan jika memilih notebook yang ringan, harus rela dengan performa seadanya. Cedera punggung atau tangan seringkali menjadi alasan mengapa orang-orang tersebut membutuhkan notebook yang ringan, namun untuk kebutuhan pekerjaan, mereka butuh notebook dengan performa tinggi.

Untunglah belakangan ini cukup banyak notebook yang meskipun performanya tinggi, namun bobotnya ringan. Dan notebook yang paling seimbang dalam menyelaraskan keduanya adalah Zenbook UX330UA. Lagi-lagi, saya beruntung bisa “mengelus-elus” notebook ini. Mau tau kesan saya terhadapnya?

Continue reading “Review Zenbook UX330UA: Seimbang Antara Performa dan Bobot”

Huawei Honor 3C, Ponsel Murah Berkualitas

Huawei Honor 3C – Beberapa tahun lalu, ketika mendengar brand Huawei, cukup banyak yang mengernyitkan dahi. OK lah, untuk perangkat keras jaringan, khususnya nirkabel, nama Huawei cukup berkibar. Namun ponsel? Jujur sayapun sedikit meremehkannya beberapa tahun yang lalu.

Tak disangka, kini Huawei menjadi salah satu brand ponsel yang “besar”, bahkan dalam dua tahun terakhir ini menjadi pabrikan ketiga yang paling banyak menjual ponsel, di bawah Samsung dan Apple.

Salah satu seri ponsel yang menjadi andalan Huawei adalah seri P yang mengandalkan kamera. Malahan pada seri-seri terbarunya, yaitu P9 dan P10, Huawei bekerja sama dengan Leica dalam mengembangkan kameranya. Saya sendiri sempat mengulas versi “ringan” Huawei P9, yaitu Huawei P9 Lite.

Karena keistimewaan kameranya itu, Huawei seri P jadi kudu ditebus dengan harga yang relatif mahal. Meski mampu, terkadang tak semua orang butuh ponsel semahal itu. Untunglah Huawei juga menyediakan produk ponsel pada rentang harga yang jauh lebih murah. Salah satunya adalah Huawei Honor 3C.

Continue reading “Huawei Honor 3C, Ponsel Murah Berkualitas”