Redmi 15C merupakan smartphone entry level yang diluncurkan oleh Xiaomi pada bulan Agustus 2025. Smartphone ini mengandalkan baterai besar dan tampilan yang stylish sebagai nilai jualnya.
Saya berkesempatan untuk menguji coba smartphone ini dan kesan saya terhadap Redmi 15C akan saya tuangkan dalam bentuk tulisan dan video.
Tulisannya tentu saja di blog ini, sedangkan videonya seperti biasa ada di channel YouTube Ogitu Doang.
Tahun ajaran baru sudah di depan mata. Mahasiswa di berbagai penjuru negeri bersiap kembali ke kampus, bersua teman-teman seperjuangan, hingga beradaptasi dengan jadwal kuliah yang baru. Tapi back to campus bukan sekadar tentang bertemu dosen favorit atau suasana kelas yang dirindukan. Di era saat ini, terutama bagi kamu yang tergolong dalam Generasi AI, persiapan menuju semester baru juga berarti memilih perangkat yang bisa mendukung segala aktivitas akademik dan kreatif secara maksimal.
Bukan Sekadar Laptop, Tapi Partner Belajar Mahasiswa Generasi AI
Tantangan mahasiswa saat ini jauh berbeda dari dulu. Kini, tugas-tugas perkuliahan tak lagi hanya menulis dan presentasi, tapi juga mencakup riset data, desain grafis, produksi video pendek, hingga eksplorasi tool berbasis AI seperti Copilot, ChatGPT, CapCut AI, atau Canva Magic Studio. Agar semua berjalan lancar, kamu butuh laptop yang bukan hanya kencang, tapi juga cerdas, efisien, dan bisa diandalkan sepanjang hari. Laptop dengan prosesor AMD Ryzen™ AI hadir sebagai jawaban untuk kebutuhan tersebut—menggabungkan performa tinggi, efisiensi daya, dan kecerdasan buatan yang bisa dijalankan langsung di perangkat. Laptop dengan AMD Ryzen™ AI juga dirancang dengan mempertimbangkan mobilitas tinggi mahasiswa.
Yogyakarta alias Jogja adalah salah satu kota yang menjadi magnet bagi banyak orang, tak terkecuali jenama berbagai produk yang sering mengadakan acara di Kota Gudeg ini, selain di Jakarta sebagai kantor pusat mereka. Bahkan laptop AI terbaik pun hadir di Yogyakarta.
Rabu, 13 Agustus 2025 lalu, giliran ASUS Indonesia yang mengadakan hajatan besar dengan memaparkan berbagai inovasi teknologi terkini mereka, termasuk aneka Copilot+ PC paling anyar.
Acara tersebut diadakan di Hotel Tentrem, Yogyakarta, diberi judul “Together we win, together we grow” dan mengundang media, blogger, serta dealer.
Bulan depan, bulan Agustus, kita bakal sering mendengar kata tersebut. Ya, bulan Agustus adalah bulan spesial bagi bangsa Indonesia karena kita merdeka pada bulan tersebut, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Angka-angka yang menyusun tanggal 17 Agustus 1945 tersebut, yaitu 17, 8 (angka bulan Agustus), dan 45 (dahulu penulisan angka tahun lazim ditulis tanpa awalan 19), menjadi angka istimewa dan karenanya menjadi angka yang sangat populer di Indonesia.
Angka 45 ternyata merupakan angka istimewa juga buat ASUS. Belum lama ini mereka meluncurkan sejumlah seri laptop terbaru yang dilengkapi dengan 45+ TOPS NPU, di antaranya adalah Zenbook, ProArt, Vivobook S, dan Vivobook Flip.
Belum lama ini, ASUS meluncurkan Vivobook S14, sebuah laptop AI masa kini terbaru di Indonesia. Bukan hanya sekadar menyandang “gelar” laptop AI, Vivobook S14 juga dirancang dengan desain tipis tetapi tangguh yang dapat membuat penggunanya memiliki mobilitas lebih tinggi dan produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Sebagai laptop dengan penjualan nomor satu di Indonesia, ASUS berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi terbaik dalam menjawab kebutuhan pengguna laptop modern,” kata Jimmy Lin, Regional Director ASUS Southeast Asia. “Hadirnya Vivobook S14 semakin menegaskan posisi ASUS sebagai jenama teknologi yang tak hanya menghadirkan teknologi terkini, tetapi juga pengalaman penggunaan yang relevan dan mendukung produktivitas.”
Ada yang masih ingat sama teori relativitas Einstein? Tenang-tenang, saya tidak akan memulai artikel ini dengan kuliah fisika, wong saya sendiri juga sudah banyak lupa dengan teori-teori fisika, termasuk detail tentang teori relativitas waktu Einstein.
Cuma gini, salah satu isi teori relativitas waktu Einstein itu kan menyatakan bahwa waktu itu relatif. Kalau dijelasin lebih detail memang bakal jadi kuliah, tapi secara ringkasnya saja adalah durasi waktu yang dirasakan oleh seseorang bisa saja berbeda dengan waktu yang dirasakan oleh orang lain.
Duduk di atas jok sepeda motor yang baru saja terpanggang sinar matahari, walaupun duduknya cuma sedetik dua detik, rasanya lama sekali, tapi ngobrol dengan orang yang kita sukai, walaupun sudah dua jam ya tidak akan terasa lama.
Memang ini tidak tepat banget sih menggambarkan teori relativitas waktu Einstein karena lebih berkutat soal perasaan manusia. Kalau ingin mendapatkan pemahaman lebih detail, silakan nonton saja film Interstellar.
Dari tadi muter-muter soal relativitas waktu ini sebenarnya mau ngomong apa sih, Oom?
Hehe, sebenarnya saya mau ngomong soal perjalanan saya sebagai blogger 10 tahun terakhir ini.
Halah gitu aja mubeng munyer gak karuan.
Lho gini lho, 10 tahun terakhir perjalanan ngeblog itu kalau dirasa-rasakan, kok seperti baru kemarin ya, tapi kalau dipikir-pikir, ya memang sudah lama. Bingung tho? Sama, wkwkwk.
Sebagian besar laptop yang beredar di pasaran diiklankan dengan narasi laptop yang cocok untuk generasi muda atau eksekutif muda. Ya tentu tidak salah sih, namanya juga berusaha menjual produk.
Hanya saja, saya sebagai orang yang tidak bisa dibilang muda, walaupun belum tua (sebut saja usia matang), agak “tersinggung” karena seolah-olah tidak ada laptop yang cocok untuk orang-orang seusia saya.
Untunglah, meskipun tetap penuh dengan jargon laptop untuk anak muda atau eksekutif muda, ada kok produk laptop yang sebenarnya cocok untuk segala rentang usia. Salah satu yang bisa saya sebutkan adalah ASUS Zenbook S14 OLED UX5406.
Mengapa Zenbook S14 OLED UX5406 cocok untuk mereka yang berusia matang? Berikut alasannya.
Dulu, laptop yang bisa dikategorikan sebagai ultrabook hanyalah laptop kelas atas. Kalau di ASUS, laptop tersebut adalah Zenbook. Namun kini, Vivobook yang kelasnya diposisikan di bawah Zenbook, mulai naik kelas dengan hadir sebagai ultrabook.
Sosok Vivobook tersebut adalah ASUS Vivobook S14 OLED S5406.
Ultrabook itu apa sih? Ultrabook adalah laptop yang desainnya tipis dan ringan, tapi memiliki performa yang kencang, serta daya tahan baterai yang panjang.
Nah, inilah alasannya mengapa ASUS Vivobook S14 OLED S5406 cocok disebut ultrabook.
Aplikasi yang menjadi sahabat orang yang sedang traveling adalah Google Maps, apalagi jika traveling dengan membawa mobil dan kita yang nyetir. Google Maps akan sangat membantu dalam mencari rute yang kita tidak hafal atau belum pernah lewat sama sekali, misalnya saat saya melakukan perjalanan dari Jogja ke Pantai Klayar.
Masalahnya, cenderung akan mencarikan rute yang terdekat, padahal bisa saja rute terdekat tersebut memiliki medan yang ekstrim.
Masalah seperti ini saya alami ketika melakukan perjalanan dari Jogja menuju Pantai Klayar, Pacitan. Ada ruas jalan tertentu yang tidak nyaman dilalui ketika kita mengikuti saran Google Maps. Ketika ada jalan tertentu yang menurut kata hati saya lebih baik untuk dilewati, ternyata memang benar jalan di situ lebih nyaman, setidaknya jalannya lebih lebar dan meskipun sama-sama banyak tikungan misalnya, tidaklah terlalu ekstrim.