Balada Pepet dan Memeng

Balada Pepet dan Memeng

Nafas Pepet (bukan nama sebenarnya) tertahan. Di hadapannya berdiri sesosok gadis yang sangat cantik. Belum pernah ia berjumpa dengan gadis secantik itu. Belakangan diketahuinya bahwa gadis tersebut bernama Memeng (juga bukan nama sebenarnya). Dan pertemuan itu berlanjut dengan perkenalan di antara keduanya. Bagi Memeng, perkenalan itu tidak menimbulkan kesan istimewa. Tapi beda dengan Pepet. Di mana saja dan kapan saja bayang-bayang Memeng selalu mengikutinya. Dalam bayangan Pepet, Memeng nampak bagaikan malaikat. Namun Pepet juga merasakan…

Read More

Trimaskenthir Ituh …

Trimaskenthir Ituh …

Maaf ya, Tika, saya pinjam gaya penulisan judulnya. Bermula dari keluh kesah Pak Dhe Mbilung MacNdobos tentang Cerpenista yang menurutnya seringkali kepanjangan, maka beliau menawarkan suatu alternatif bentuk cerita berupa Cergam. Serta merta Pak Dhe Mbilung MacNdobos langsung memberikan contoh cergam yang melibatkan setidaknya tiga orang aktor. Bola panas yang digulirkannya akhirnya menjadi liar. Cergam itu (sementara disebut dengan Cergamnista) kini mulai bermunculan bak jamur di musim hujan.

Read More