Category: Kuliner

  • Mudah, Begini Cara Memesan Pizza Hut Delivery via Aplikasi

    Mudah, Begini Cara Memesan Pizza Hut Delivery via Aplikasi

    Keberadaan aplikasi delivery atau pesan antar memang sangat memudahkan masyarakat. Khususnya dalam hal memesan makanan. Tidak terkecuali dengan Pizza Hut yang juga memiliki aplikasi delivery tersendiri. Dengan menggunakannya, Anda bisa memesan menu dengan lebih praktis, cepat, dan mudah.

    Selain itu juga banyak promo menarik jika memesan menggunakan aplikasi Pizza Hut. Lalu, bagaimana cara memesan Pizza Hut delivery via aplikasi?

    (more…)
  • Gudeg Song Djie, Cita Rasa Jogja, Sentuhan Cina

    ULTAH-GANDJELREL-2TH

    Gudeg, sebuah nama yang tak perlu diragukan lagi pasti semua orang tahu terasosiasi erat dengan kota Jogja. Satu lagi keunikan gudeg adalah nyaris selalu terasosiasi dengan nama perempuan.

    Orang di luar Jogja pasti kenal dengan gudeg Bu Tjitro, Yu Djum, atau Juminten. Dan nama-nama tersebut adalah nama yang sangat luwes sebagai nama perempuan Jawa atau Jogja. Jadi klop.

    Di tengah serbuan brand gudeg dengan nama perempuan, ada satu brand yang rada keluar dari pakem, yaitu gudeg Song Djie. Meski sebenarnya ada akhiran nama perempuan juga, yaitu gudeg Song Djie Bu Atmo, namun nama Song Djie jauh lebih populer.

    Song Djie terkesan sebagai sebuah nama Cina, padahal aslinya adalah sebuah singkatan dari kosong sidjie alias nol satu. Sebuah pengharapan bahwa gudeg tersebut akan selalu menjadi nomor satu di Jogja bahkan di Indonesia.

    Kesan nama Cina tersebut bukanlah satu-satunya nilai jual gudeg Song Djie.

    (more…)

  • Lenthog Kudus

    Kudus, sebuah kota kecil di belahan utara Jawa Tengah, cukup spesial bagi saya. Saya sering berkunjung ke sana karena ada banyak saudara saya yang tinggal di sana.

    Kudus bukan hanya terkenal dengan industri rokok dan penghasil atlet bulu tangkis legendaris. Kudus juga terkenal dengan ragam masakannya yang lezat. Sebut saja Soto Kudus, Nasi Pindang, Nasi Gandul, dan Sate Kerbau. Uniknya, daging yang digunakan pada masakan-masakan tersebut adalah daging Kerbau.

    Selain masakan-masakan yang sudah cukup populer tersebut, ada satu lagi masakan khas Kudus yang relatif masih kurang bergaung bila dibandingkan "saudaranya", yaitu Lenthog.

    Lenthog boleh dibilang merupakan "kawin silang" antara opor dan sayur gori (nangka muda). Isi Lenthog adalah ketupat, gori, tahu, tempe, dan berkuah yang mengandung santan. Bagi yang suka pedas, tersedia juga kuah pedasnya.

    Di Kudus, ada satu daerah yang menjadi sentra penjualan Lenthog. Ada beberapa warung sekaligus yang berjualan Lenthog dan lokasinya berderet-deret.

    Di luar Kudus, warung atau restoran yang menjual Soto dan Pindang relatif mudah dijumpai, namun hampir tidak ada yang menjual Lenthog. Dan saya sangat senang ketika tahu bahwa ternyata di Jogja ternyata ada yang menjual Lenthog, yaitu di rumah makan Omah Kudus, tepat di sebelah utara SPBU Monjali.

    Lumayan, bisa jadi "tombo kangen" (pemuas rasa rindu) tanpa harus jauh-jauh datang ke Kudus.

    Yuk, mari makan.

  • Brongkos Kranggan

    Kota Yogya itu unik. Dan salah satu keunikannya adalah tersedianya berbagai kuliner yang unik. Unik, bukan? :mrgreen:

    Nah, yang akan saya jadikan objek posting ini adalah brongkos. Brongkos adalah masakan khas Yogya yang mirip dengan rawon. Sama-sama gelap karena dimasak menggunakan kluwek. Bedanya adalah pada rasa. Kalau rawon itu cenderung gurih/asin, maka brongkos cenderung manis dan biasanya juga agak pedas.

    Walaupun brongkos adalah masakan khas Yogya, namun ternyata relatif jarang warung atau restoran di Yogya yang memiliki menu brongkos.

    (more…)