Blog Oom Yahya

Catatan Usil Yahya Kurniawan

Unboxing Zenfone 2

Sudah pada tahu khan ya kalo hari Senin sampai Rabu (20-22 April 2015) lalu saya ada di Jakarta, menghadiri acara launching Zenfone 2? Nah kalau belum tahu saya kasih tahu sekarang. (upss)

Jadi karena Asus Zenfone 4, 5, dan 6 sukses di pasar Indonesia, hanya dalam 1 tahun sudah masuk ke jajaran 3 besar hape terlaris, maka Asus mengadakan acara launching lagi untuk Zenfone 2. Saya yang punya andil dalam suksesnya Zenfone tentu saja diundang. :p

Acara launchingnya sih meriah tapi rasanya gak perlu diceritakan deh ya, wong ya sama sajalah pasti dengan acara lain sejenis. Yang penting nih, saya dapat kesempatan menjadi salah satu yang pertama menikmati Zenfone 2.

Tidak seperti Zenfone 4, 5, dan 6 yang angkanya menunjukkan ukuran layarnya, Zenfone 2 tidak begitu. Ya jelaslah, masa hape cuma 2 inchi. (lmao) Zenfone 2 dirilis dalam 4 varian.

Read More

Menggunakan Kingston MicroSDXC Class 10 64 GB

Salah satu yang bikin saya rada deg-degan saat menggunakan smartphone adalah bila ruang simpan internalnya penuh. Ya maklumlah, kadang suka install berbagai macam aplikasi, meski kadang-kadang sudah ada aplikasi sejenis yang terinstall, hehe. Twitter client sebagai contoh, meski sudah menginstall Twitter client resmi dari Twitter, kadang masih kepingin install yang lain macam Twicca (Android), Aeries dan Tweetium (Windows Phone).

Barangkali kalau ada istilah shopaholic bagi orang yang suka belanja, maka saya ini bisa digolongkan installaholic.

Masih untung saya ini tidak suka selfie yang berakibat memori simpan makin penuh lagi gara-gara foto selfie.

Untunglah Kingston MicroSDXC Class 10 64 GB yang mulai saya gunakan beberapa waktu lalu bisa meredakan rasa deg-degan saya. Kapasitasnya 64 GB gitu loh. Kalo dipasang di smartphone, sepertinya ya rada kebangetan kalau sampai penuh.

Read More

Review Singkat Kingston DT Micro Duo 32GB

Hari gini siapa yang masih pake disket? Saya pikir pasti sudah tidak ada. Kalau CD/DVD kemungkinan masih cukup banyak yang menggunakan. Salah satu alasannya adalah karena medianya relatif murah, jadi katakanlah ada kebutuhan untuk melakukan distribusi data secara offline, data tersebut bisa dibakar ke CD/DVD dan didistribusikan.

Sedangkan media simpan favorit yang kini digunakan oleh banyak orang sudah tentu adalah USB Flash atau sering disebut Flash Disk, padahal tidak ada piringannya sama sekali. Cuma ya itu tadi, menilik harganya, gak mungkin digunakan untuk distribusi data. Hehe

Nah, mengapa USB Flash difavoritkan oleh banyak orang?

Read More

Cara Lock Jaringan 3G di Asus Zenfone

Masih banyak pengguna internet di Indonesia yang mengandalkan jaringan 3G untuk mengakses internet. Salah satu caranya ya menggunakan smartphone seperti Zenfone. Saat sedang memanfaatkan koneksi 3G (atau lebih baik), di bagian notifikasi koneksi Zenfone akan nampak teks 3G, H, atau H+.

Sayangnya, meski yakin area tersebut tercakup ke dalam sinyal 3G, kadang-kadang yang muncul di notifikasi adalah huruf E atau G. Di situ kadang saya sedih. (cry)

Tapi jangan khawatir lah, selalu ada cara untuk mengakalinya. Zenfone bisa dikunci (lock) agar selalu menggunakan jaringan 3G.

Caranya?

Read More

Review Singkat Kingston MicroSDXC Class 10 64 GB

Pemilik ponsel, khususnya yang berembel-embel “cerdas”, ditambah pula jika dilengkapi dengan kamera yang mumpuni, pastinya tak akan pernah puas dengan media simpan standar bawaan ponselnya. Kebutuhan akan penyimpanan data akhir-akhir ini bisa dibilang sangat tinggi, apalagi jika pemilik ponsel tersebut suka memotret dan selfie.

Untunglah sebagian besar ponsel cerdas tersebut memiliki kemampuan untuk diperluas kapasitas simpannya dengan menambahkan MicroSD. Dan untung pula, tersedia MicroSD dengan kapasitas besar, salah satunya adalah Kingston MicroSDXC Class 10 dengan kapasitas 64 GB.

Kingston MicroSDXC Class 10

Berikut kesan saya tentang Kingston MicrosSDXC Class 10.

Read More

Snapdragon, Sang Naga di Era Modern

Kita tentu sering membaca kisah-kisah dongeng klasik, khususnya yang datang dari tanah Eropa. Di dongeng-dongeng tersebut seringkali dikisahkan akan hadirnya karakter naga, yang memiliki sosok gagah perkasa dan memiliki kekuatan super seperti mampu menyemburkan api dan bisa terbang.

Di era modern ini, sang naga ternyata tetap ada dan nyata, bukan sekedar dongeng. Sudah tentu sosoknya tidak hadir dalam bentuk kadal raksasa bersayap, melainkan kecil mungil, seolah tak berdaya. Namun jangan salah sangka, meski kecil mungil, ternyata tetap memiliki kekuatan super seperti si naga dongeng, meski sekali lagi, bukan dalam bentuk kemampuan menyemburkan api atau terbang.

Sang Naga itu adalah Snapdragon, atau lebih lengkapnya Qualcomm® Snapdragon™. Ya, Snapdragon merupakan sebuah prosesor yang menjadi jantung suatu smartphone atau tablet.

Qualcomm Snapdragon

Qualcomm sebagai perusahaan produsen Snapdragon memang sudah lama malang melintang di dunia teknologi mobile dan nirkabel, bahkan semenjak lahirnya 29 tahun yang lalu. Mereka bahkan telah menggelontorkan dana riset hingga mencapai US$ 27 milyar. Dan hasilnya?

Read More

Menjajal Windows 10 Technical Preview

Ndak terasa Microsoft sudah akan merilis Windows versi baru lagi. Versi terbaru Windows yang tadinya digembar-gemborkan akan punya nama Windows 9 ternyata bikin kecewa banyak orang karena tebakannya salah. (upss)

Jadi Windows terbaru ini akan punya nama Windows 10. Persisnya sih tidak diketahui mengapa tiba-tiba loncat dari Windows 8 ke Windows 10. Barangkali kalau diberi nama Windows 9, nanti seandainya dapat service pack sampai 5 kali atau 8 kali akan bikin bingung, soalnya namanya jadi Windows 9.5 dan Windows 9.8. Sangat berpotensi keliru dengan Windows 95 dan Windows 98. (lmao)

Hehe, gak ding, nanti saya dibalang sandal sama Bill Gates. Mending-mending kalo dibalang segepok duit dollar. :p

Apapun alasannya, sudah pasti Windows terbaru ini bakal bernama Windows 10 dan sudah muncul Technical Preview-nya. Kalo minat, silakan download di http://windows.microsoft.com/en-us/windows/preview-iso dan ikuti petunjuknya di sana.

Saya sendiri sudah sempat menjajal Windows 10 Technical Preview ini. Windows-nya saya install di Asus Vivobook S200, supaya karakter touch screen-nya bisa dicoba sekalian. (Tentang Asus Vivobook S200-nya pernah saya review di sini). Nah, inilah kesan saya terhadap Windows 10 ini.

Read More

Melakukan Video Call Dengan Zenfone

Salah satu hal yang relatif sering ditanyakan di blog ini adalah “bagaimana melakukan video call dengan Zenfone?”

Ya, Zenfone memang tidak dilengkapi dengan aplikasi default untuk panggilan video seperti halnya panggilan suara dengan GSM. Itu yang kadang menimbulkan keraguan, bisa gak sih Zenfone digunakan untuk melakukan video call?

Tapi bisa kok, jangan khawatir. Memang bukan dengan aplikasi built-in seperti untuk panggilan suara dengan GSM tapi dengan menggunakan aplikasi tambahan. Dan juga hanya berlaku untuk Zenfone 5 dan Zenfone 6, karena Zenfone 4 tidak memiliki kamera depan.

Terus gimana?

Read More