Blog Oom Yahya

Catatan Usil Yahya Kurniawan

Redmi Note 3 Pro vs Zenfone 2 ZE551ML

Sudah seminggu ini saya menggunakan Xiaomi Redmi Note 3 Pro sebagai pengganti Lumia 950 yang telah saya jual. :’-( Berhubung sekarang kedua ponsel yang saya gunakan adalah Android, jadi “gatal” rasanya untuk membandingkan keduanya. Sebelumnya saya menggunakan kombinasi Windows 10 Mobile dan Android dalam wujud Lumia 950 dan Zenfone 2 ZE551ML. Kedua ponsel ini bisa dikatakan memiliki spesifikasi yang cukup dekat sehingga duel Redmi Note 3 Pro vs Zenfone 2 bakal menyajikan “pertandingan” yang berimbang.

Nah, tak perlu panjang lebar, langsung saja ya.

Read More

Menuju Startup Digital

Sebagai orang yang bergelut di bidang IT, siapa sih yang tidak kepingin punya startup yang bisa diandalkan untuk memberikan penghidupan yang layak, baik untuk sang pendiri maupun juga untuk banyak orang yang terlibat di dalamnya? Saya jelas kepingin.

Hanya saja selama ini saya merasa mendirikan sebuah startup seolah adalah hal yang “unreachable” buat saya. Saya memang memiliki kemampuan pemrograman dan sering juga menerima pembuatan aplikasi, khususnya aplikasi database untuk perusahaan kecil menengah, namun kemampuan tersebut berguna untuk pembuatan aplikasi berbasis web. Sedangkan trend saat ini adalah mengarah ke aplikasi di atas platform ponsel cerdas, seperti Android atau iOS.

Tambahan lagi, selama ini saya selalu bekerja sendiri, single fighter. Padahal untuk membangun sebuah startup sudah bisa dipastikan dibutuhkan orang-orang yang kompeten, nyaris mustahil dikerjakan sendirian.

Maka ketika ada sebuah gerakan nasional berjudul “Gerakan Nasional 1000 Startup Digital”, saya tanpa ragu mengikutinya. Gerakan ini akan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada calon-calon pengusaha digital hingga akhirnya terbentuk 1000 Startup baru.

Read More

Selamat Tinggal, Lumia 950

Saya sudah cukup lama hobi utak-atik komputer, sejak awal 90an. Berbagai sistem operasi sudah saya coba, mulai dari DOS, Windows 3.1x, Windows 95-98, hingga sekarang Windows 10, Linux macam-macam distro (sejak 1998, saat mount floppy disk saja butuh kemampuan hacker), dan Unix Sys V.

Soal aplikasi, macam-macam juga yang pernah saya coba. Khususnya untuk aplikasi office, saya sudah menggunakan WordStar, Lotus 1-2-3, ChiWriter, AmiPro, hingga Microsoft Office. Kalau pas pakai Linux ya Open/LibreOffice.

Dari pengalaman panjang saya itu, saya ternyata merasa sangat cocok menggunakan produk Microsoft. Jadi komputer saya sekarang menggunakan OS Windows 10 dan aplikasi kantorannya Microsoft Office. Sampai-sampai sayapun menulis banyak buku tentang Microsoft Office.

Soal ponsel, saya relatif tertinggal karena baru menggunakan ponsel pada tahun 2001, padahal relatif banyak teman dan saudara saya menggunakan ponsel mulai tahun 1997an. Sejak membeli ponsel pertama, saya selalu menggunakan Nokia. Pernah sekali saya membeli Samsung Galaxy Gio karena sebagai pengamat IT, tentu saya harus familiar dengan Android. Itupun akhirnya saya menggunakan dua buah ponsel dengan ponsel kedua adalah Nokia, sebuah feature phone yang lebih banyak saya gunakan untuk telpon dan SMS.

Ketika Nokia mengeluarkan produk ponsel cerdasnya dalam diri Lumia, sayapun tetap ngefans dan pake Lumia juga. Meski sekarang jadi terbalik, yang dulu mainstream sekarang jadi antimainstream. Jadi bisa dibilang, cuma sekali saya beli non Nokia, selain itu selalu beli Nokia. Lha Asus Zenfone itu? Anu, nek itu saya ndak pernah beli. (ngacir)

Trus?

Read More

APK Pokemon GO Untuk Zenfone

Beberapa waktu lalu saya sudah menulis bahwa Pokémon GO sudah bisa diinstall di Asus Zenfone, khususnya yang menggunakan prosesor Intel. Namun ternyata entah kenapa masih ada juga tipe Zenfone tertentu yang tidak menjumpai adanya game Pokémen GO di Google Play Store. Kalau Anda termasuk pengguna Zenfone jenis ini, jangan khawatir karena sekarang tersedia APK Pokemon GO Untuk Zenfone.

Jadi rupanya pihak Asus memahami bahwa game Pokémon GO ini sedemikian populer sehingga banyak yang ingin memainkannya. Tentu repot kalau pengguna Asus yang notabene sangat banyak jadi tidak bisa main. Jadi mereka berusaha keras supaya semua jenis Zenfone bisa kebagian Pokémon GO.

Read More

Cara Menampilkan Karakter é Saat Mengetik Pokémon

Demam Pokémon Go benar-benar meraja lela. Lalu kemudian banyak bermunculan produk yang berkaitan dengan Pokémon seperti merchandise, fashion, dan yang paling banyak adalah tulisan di blog (termasuk blog ini (ninja) ). Namun saya perhatikan, banyak tulisan tersebut yang masih menggunakan huruf e biasa, tidak menggunakan karakter é saat mengetik Pokémon. Padahal kalau melihat logonya, seharusnya ditulis dengan karakter é, bukan?

Pokémon Go

Malahan kalau mau lebih lengkap lagi, nulisnya Pokémon™ GO (lol)

Trus gimana dong menuliskan karakter é tersebut?

Read More

Avast Wi-Fi Finder

Siapa yang hapenya tidak bisa terkoneksi ke internet? Saya pikir yang menggunakan hape semacam ini sudah tinggal sedikit sekali. Trus kalau konek ke internet, pake operator apa? Nah, yang ini jawabannya pasti macam-macam, bahkan ada yang sampai menggunakan 2-3 operator demi mendapatkan sinyal terbaik di suatu lokasi.

Ya, operator terbaikpun memiliki kelemahan di area tertentu. Bahkan seringkali masalah sinyal buruk justru datang di lokasi yang tergolong pusat kota. Untunglah saat ini mulai banyak tersedia hotspot yang bersifat publik, sehingga ketergantungan terhadap operator sedikit banyak bisa dikurangi.

Masalahnya, seringkali informasi tentang ketersediaan hotspot tersebut agak kurang sehingga tak banyak yang menyadari bahwa sebenarnya dia berada di area hotspot publik.

Untunglah ada aplikasi Avast Wi-Fi Finder yang bisa digunakan untuk membantu menemukan koneksi hotspot publik. Bahkan kini Avast Wi-Fi Finder telah tersedia dalam antarmuka berbahasa Indonesia sehingga memudahkan penggunaannya.

Read More