Setelah sekian lama, akhirnya saya sempat posting lagi. 🙂
Kali ini saya mengamati cara orang menyebutkan nomor handphone. Karena panjang (paling tidak 10 digit), orang akan memenggal penyebutan nomor handphone dan apabila ditulis, biasanya diberi spasi atau tanda hubung.
Nah, kebanyakan orang akan memenggal nomor handphone mereka seperti ini: 081 XXX XXX atau 085 XXX XXX. Sebenarnya tidak salah sih, memang tidak ada hukum yang mengatur hal tersebut, bukan?
Namun hal tersebut membuat saya risih (dan mungkin juga tidak cuma saya). Dengan cara pemenggalan seperti itu, agak sulit untuk “mengenali” operator yang digunakan. Bukankah lebih baik jika menyebutkan (atau menuliskan) empat digit pertama dari nomor tersebut baru kemudian dipenggal? Jadi nantinya pemenggalan tersebut akan menjadi seperti ini: 0811 XXX XXX, 0812 XXX XXX, 0813 XXX XXX, dan seterusnya. (Jumlah huruf x tidak mewakili jumlah angka sebenarnya, hanya sebagai penanda bahwa ada angka yang harus dituliskan di situ).
Sekarang, operator yang “melekat” pada ciri nomor handphone tersebut jadi lebih terlihat jelas, bukan? Selain itu, pemenggalan seperti itu terlihat lebih “intelek” dan “cerdas”.
Barangkali pemenggalan dengan cara pertama bisa dimaklumi kalau membuat nomor yang digunakan jadi terlihat cantik, misalnya saja 081 333 444 555.
Blog
Cara Cerdas Menyebutkan Nomor Handphone
Update Kernel di FC5
Update kernel di lingkungan distro Fedora Core sebenarnya cukup mudah dilakukan. Tinggal masuk ke halaman Fedora Update dan download file rpm kernel yang diinginkan. Karena memiliki format rpm, tentunya dapat dengan mudah diinstal. Lakukan instalasi dengan opsi -i, jangan -U.
Jika Anda termasuk berjiwa “petualang”, mungkin Anda tidak puas jika hanya mengandalkan update dari komunitas Fedora. Bagaimanapun, update kernel dari komunitas Fedora akan selalu tertinggal dari kernel yang dirilis secara resmi. Hal tersebut wajar karena komunitas Fedora harus melakukan optimalisasi kernel resmi terlebih dahulu sebelum dirilis dalam bentuk update.
Proses instalasi kernel yang berasal dari rilis resmi ke dalam distribusi Fedora Core tidak dapat dilakukan seperti petunjuk yang diberikan pada situs www.kernel.org. Proses instalasi yang harus dilakukan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut (tentu saja dengan user root):1. Downloadlah file source code kernel yang berasal dari Fedora Update di sini. Nama file source code kernel tersebut memiliki format sebagai berikut: kernel-x.y.z-a.b_FCn.src.rpm. Pastikan bahwa versi source code kernel tersebut sama persis dengan kernel yang Anda gunakan sekarang. Jika tidak, Anda dapat melakukan update kernel terlebih dahulu seperti telah dibahas pada bagian sebelumnya untuk menyesuaikan versi kernel yang Anda gunakan dengan versi source code kernel yang tersedia.
2. Lakukan proses instalasi source code kernel yang berasal dari Fedora Update tersebut dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
# rpm –ivh kernel-x.y.z-a.b_FCn.src.rpm
# rpmbuild -bp –target=noarch /usr/src/redhat/SPECS/kernel-2.6.spec3. Downloadlah file source code rilis resmi kernel, misalnya dari www.kernel.org. File source code tersebut umumnya memiliki nama dengan format linux-p.q.r.tar.gz atau linux-p.q.r.tar.bz2. Huruf p.q.r menunjukkan nomor versi kernel. Sengaja ditulis berbeda dengan update kernel yang berasal dari komunitas Fedora agar tidak rancu. Perhatikan, kernel yang berasal dari Fedora Update menggunakan huruf x.y.z dan kernel dari kernel.org menggunakan huruf p.q.r.
4. Salin file tersebut ke /usr/src.
5. Mekarkan dengan perintah sebagai berikut:
# gunzip linux-p.q.r.tar.gz
# tar –xvf linux-p.q.r.tar
Atau
# bunzip2 linux-p.q.r.tar.bz2
# tar –xvf linux-p.q.r.tar6. Masuklah ke direktori /usr/src/linux-p.q.r.
7. Jalankan perintah # make mrproper.
8. Salin file kernel-x.y.z-i686.config ke direktori tersebut dan ubah namanya menjadi .config dengan perintah sebagai berikut:
# cp /usr/src/redhat/BUILD/kernel-x.y.z/linux-x.y.z/configs/kernel-x.y.z-i686.config /usr/src/linux-p.q.r/.config
9. Lakukan update file config lama tersebut dengan perintah # make oldconfig. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang Anda ketahui dengan pasti, namun jika tidak, masukkan saja nilai default dengan langsung menekan enter.
10. Setelah kesembilan langkah di atas dilakukan, Anda dapat melakukan konfigurasi kernel dengan perintah # make config atau # make menuconfig seperti proses konfigurasi kernel pada distro yang lain.
11. Setelah konfigurasi kernel selesai, simpan konfigurasi tersebut dengan menjalankan perintah-perintah sebagai berikut:
# make all
# make modules_install
# make installWaktu eksekusi yang dibutuhkan oleh ketiga perintah tersebut sangat bergantung dari spesifikasi komputer yang digunakan. Makin rendah spesifikasinya, makin lama waktu eksekusinya.
Langkah-langkah upgrade kernel di atas akan menghasilkan tiga buah file sebagai berikut:• initrd-p.q.r.img
• System-map-p.q.r
• vmlinuz-p.q.rKetiga file tersebut tersimpan pada direktori /boot.
Periksa juga file /boot/grub/grub.conf dan pastikan bahwa pada file tersebut telah terdapat baris berikut:title Fedora Core (p.q.r)
root (hd0,0)
kernel /vmlinuz-p.q.r ro root=LABEL=/12 rhgb quiet
initrd /initrd-p.q.r.imgParameter hd0,0 tentu saja disesuaikan dengan lokasi partisi / Linux Fedora Core yang Anda gunakan.
Reboot komputer dan pada saat booting kembali pilihlah kernel yang baru diinstall tersebut. Jalankan perintah # dmesg untuk memeriksa apakah ada error yang terjadi. Seandainya ada, Anda dapat menggunakan search engine untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.Masalah Add-Remove Sofware di FC5
Setelah menginstall FC5, banyak sekali yang mengeluhkan masalah Add-Remove software. Umumnya akan muncul peringatan “Unable to retrieve software information” dan seterusnya. Masalah tersebut disebabkan oleh penggunaan yum sebagai basis dari Pirut dan Pup. Pirut dan Pup adalah piranti pengatur Add-Remove software di FC5.
Apakah yum-nya error? Tentu tidak, tapi daftar repository yang harus dituju oleh yum mengarah ke server-server yang ada di internet. Dengan demikian Anda harus memiliki koneksi ke internet untuk dapat menggunakan Pirut atau Pup.
Lantas bagaimana jika hanya hendak melakukan Add-Remove software yang berasal dari CD/DVD instalasi FC5? Mudah saja, buka CLI (Command Line Interface) dan pakai perintah rpm. Hehehe, jangan mencak-mencak dulu dong. Masih ada cara lain yang bisa digunakan, yaitu membuat repository lokal.
Buka file /etc/yum.repos.d/fedora-core.repo dan tambahkan entry berikut ini:
[local]
name=Fedora Core Local
baseurl=file:///media/cdrom
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-fedora file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEYSesuaikan letak /media/cdrom dengan lokasi mount cdrom Anda. Setelah itu pada entri-entri yang lain, ubah nilai enabled=1 menjadi enabled=0. Buka juga seluruh file /etc/yum.repos.d/*.repo dan ubah semua enabled=1 menjadi enabled=0.
Nah, masukkan CD/DVD instalasi Anda dan sekarang Pirut bisa digunakan. Kalau menggunakan CD agak repot, karena jumlahnya 5. Jadi mesti memasukkan CD yang tepat untuk mencari software tertentu.
Sebagai alternatif penggunaan Pirut dan Pup, Anda dapat menggunakan Yumex (https://sourceforge.net/projects/yumex/).
Semoga bermanfaat.
Masalah Dual Boot Linux-Windows
Bagi mereka yang suka melakukan dual boot Linux dengan Windows, masalah yang paling sering muncul adalah penggunaan boot loader. GRUB, LILO, atau boot.ini yang mesti dipakai? Karena biasanya Linux diinstall terakhir, orang cenderung menggunakan GRUB/LILO sebagai pengendali booting. Padahal penggunaan cara tersebut lebih berpotensi menimbulkan masalah. Lebih baik gunakan boot.ini saja sebagai pengendali booting. Ingin tahu cara selengkapnya? Baca buku saya “Kiat Jitu Mendampingkan Linux dengan Windows” yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.
Tembakau: Berbahaya Dalam Bentuk dan Samaran Apapun

Sehubungan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006
yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2006, maka kami, penulis blog
yang peduli dengan masalah ini, bermaksud untuk memperingatkan
kita semua akan bahaya tembakau:1. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau BERBAHAYA DALAM
BENTUK APAPUN. Rokok, rokok pipa, bidi, kretek, rokok
beraroma cengkeh, snus, snuff, rokok tanpa asap, cerutu…
semuanya berbahaya.2. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau dalam jenis, nama
dan rasa apapun sama bahayanya. Tembakau BERBAHAYA DALAM
SAMARAN APAPUN. Mild, light, low tar, full flavor, fruit
flavored, chocolate flavored, natural, additive-free, organic
cigarette, PREPS (Potentially Reduced-Exposure Products),
harm-reduced… semuanya berbahaya. Label-label tersebut
TIDAK menunjukkan bahwa produk-produk yang dimaksud lebih aman
dibandingkan produk lain tanpa label-label tersebut.3. Menuntut Pemerintah Republik Indonesia untuk sesegera
mungkin meratifikasi WHO Framework Convention on Tobacco
Control (WHO FCTC) demi kesehatan penerus bangsa. Indonesia
adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani
perjanjian Internasional ini.Internet, 31 Mei 2006
Tertanda,
Yahya Kurniawan
Jogja Gempa dan Gempar
Sabtu, 27 Mei 2006, jam 05.55 pagi. Saat itu saya baru saja bangun tidur (biasa, hari Sabtu bangun siang) dan dikejutkan oleh getaran yang begitu keras.Sempat gugup beberapa saat, saya langsung “merenggut” anak sulung saya dan istri saya memeluk anak bungsu saya. Melalui jendela terlihat beberapa genting berhamburan jatuh. Kami segera keluar dan tak lama gempapun reda.
Masyarakat sekitar berhamburan keluar. Kebanyakan dari mereka hanya mengalami kerugian genting pecah seperti yang saya alami. Bahkan beberapa rumah tidak mengalami kerusakan sama sekali. Karena itu kami mengira gempa tersebut – walau besar – tidak fatal.
Tidak disangka, gempa tersebut ternyata meluluhlantakkan kawasan Bantul (kabupaten di bagian selatan DIY) serta Klaten (tetangga sebelah timur Yogyakarta) dan memakan korban hingga 5000 jiwa lebih!
Sedihnya, ada segelintir orang tak bertanggung jawab yang meniupkan isu tsunami. Banyak yang segera berlarian menuju ke utara. Saya mencoba berpikir realistis dan tetap bertahan di rumah. Kalaupun toh memang benar ada tsunami, mana mungkin datang secepat itu. Lagi pula kota Yogyakarta terletak sekitar 30 km dari garis pantai Selatan dan tingginya lebih dari 100 m dari permukaan laut. Apa mungkin tsunami bisa mencapai kota Yogyakarta?
Dari pengamatan saya pribadi, ada fenomena unik dari gempa tersebut. Daerah yang terletak di antara sungai Progo dan sungai Code relatif tidak mengalami kerusakan berarti. Namun banyak rumah di sebelah barat tepian sungai Progo mengalami kerusakan parah. Daerah di sebelah timur sungai Code bahkan jauh lebih parah. Mulai dari Bantul bagian timur, kota Yogya bagian timur, hingga Klaten, kerusakan yang terjadi sangat mengenaskan. Daerah pesisir pantai Parangtritis juga tidak mengalami kerusakan berarti, karena gumuk pasir (bukit-bukit pasir alamiah) yang terdapat di daerah tersebut ternyata dapat menjadi “peredam” gempa.01.02.03.04.05.06
Barusan jalan-jalan ke Blog nya Ang Tek Khun ada post yang menarik:
“Kamis 4 mei 2006 jam 1 lbh 2 mnt 3 dtk –> 01:02:03 04/05/06. 123456. Angka ini terjadi 1x per 1000 th. Enjoy each second of our life. It’s a wonderful gift.”
Palindrome
Saya sudah lama sering memperhatikan bahwa ada kata-kata tertentu yang jika susunan hurufnya dibalik dari belakang ke depan (atau dibaca dari kanan ke kiri) tetap akan berbunyi sama, misalnya “malam”, “kakak”, “tamat”, “radar”, dan lain-lain. Namun baru kira-kira 1 tahun yang lalu saya mengetahui bahwa ada istilah tersendiri untuk kata-kata seperti itu, yaitu Palindrome.
Menemukan palindrome dalam bentuk satu kata tunggal mungkin tidak terlalu sulit. Yang sulit adalah menemukan palindrome dalam bentuk kalimat. Sejauh ini saya baru menemukan satu kalimat palindrome, yaitu “kasur ini rusak”.
Terkadang, tanda baca seperti koma, titik, tanda tanya, tanda seru, dan lain-lain (bahkan termasuk spasi) boleh diabaikan. Jadi kalimat “Madam, I’m Adam” bisa dianggap sebagai palindrome karena jika ditulis tanpa tanda baca adalah “madamimadam”. Nah, jika demikian halnya, maka ada cukup banyak palindrome yang bisa ditemukan, namun terus terang hampir semua saya temukan dalam Bahasa Inggris, misalnya:Rise to vote, sir
I prefer pi
Madam! I’m Adam
A man, a plan, a canal: Panama!
A Toyota’s a ToyotaYang hebat, boleh percaya boleh tidak, palindrome terpanjang yang pernah ada terdiri dari 17.259 (tujuh belas ribu dua ratus lima puluh sembilan) kata! Silakan kunjungi http://www.norvig.com/pal2txt.html untuk membuktikannya.
Review Singkat FC 5
Fedora Core 5 lagi-lagi membuktikan sebagai distro yang mampu menyeimbangkan antara keindahan dekstop dan ketangguhan server. Dengan menggunakan GNOME 2.14 dan KDE 3.5.1, lingkungan desktop FC 5 benar-benar “indah di mata”. Apalagi dilengkapi dengan themes baru yaitu Fedora Bubbles serta berbagai gambar background dan screen saver baru yang cantik.
Untuk urusan server, FC5 dilengkapi dengan paket-paket yang telah terbukti ketangguhannya seperti apache, BIND, samba, mysql, dan lain-lain. Yang bikin makin keren, FC5 dilengkapi dengan Mono, Beagle, serta enhanced Xen dan SELinux. Wow!
Namun seperti versi-versi sebelumnya, kelemahan (kalau boleh dibilang demikian) FC5 adalah pada kemampuan multimedianya, karena tidak diperlengkapi dengan dukungan terhadap mp3, flash, dan codec tertentu. Masih ditambah dengan tidak diperlengkapi dengan dukungan terhadap NTFS. Yah, masih harus nambah sendiri. Berarti masih harus ada langkah post installation after installation.
Namun yang paling bikin saya senang, suara berdengung (seperti feedback) jika menggunakan Creative Vibra yang ada sejak RedHat 8, hilang!
Silakan deh coba sendiri FC5, jangan salahkan saya lho kalau Anda meninggalkan distro lama Anda dan berpaling ke FC5 🙂Lagi Sakit Mata Nih
Kecil, tapi rasanya besar. Itulah rasanya kalau lagi sakit mata. Saya tidak tahu apa namanya dalam Bahasa Indonesia, tapi orang Jawa bilang belekan. Mata adalah bagian kecil dari tubuh, tapi kalau lagi belekan, rasanya seluruh kepala jadi berat, bahkan seluruh tubuh juga ikut merasakan.
Benar juga kalau orang bergurau dengan mengatakan belekan sebagai ketiban bel atau kejatuhan lonceng. Memang rasanya seperti ada lonceng jatuh di atas kepala kita, bayangkan kalau yang jatuh itu loncengnya Big Ben :).
