Kunci inggris merupakan perkakas yang sangat lumrah kita jumpai di sekeliling kita. Ketika masih kecil, saya tidak bisa membedakan mana yang kunci inggris, mana yang kunci pas. Ternyata perbedaannya adalah: kunci inggris bisa diatur lebarnya, sedangkan kunci pas tidak bisa karena sudah pas.
Nah, terinspirasi dari posting Paman Tyo soal sendok bebek yang sejatinya memang menyoal sendok bebek, tetapi di dalamnya ada teks tentang kunci inggris, sayapun juga jadi bertanya-tanya, “Iya ya, kenapa kok dinamai kunci inggris?”
Dan google memang sarana yang tepat untuk memuaskan keingintahuan. Ternyata kunci inggris itu bahasa inggrisnya adalah adjustable spanner atau adjustable wrench. Namun di beberapa negara Eropa seperti Perancis, Jerman, Portugal, Spanyol, Italia, dan barangkali juga Belanda, adjustable spanner memang disebut dengan “english key”.
Alasannya adalah karena perkakas tersebut ditemukan oleh insinyur Inggris bernama Richard Clyburn pada tahun 1842. Dan karena Indonesia dulu dijajah Belanda, maka tak heran bila kemudian terjemahan perkakas tersebut ke dalam Bahasa Indonesia ya jadi “kunci inggris”.
Padahal sebenarnya kunci inggris yang dikenal sekarang ini adalah hasil penyempurnaan dari english key yang diciptakan oleh Richard Clyburn tersebut dan yang melakukan penyempurnaan adalah Johan Petter Johansson dari Swedia. Maka tak heran di negara Denmark, Polandia, dan Israel, kunci tersebut dikenal dengan nama “Swedish Key”.
Semoga yang penasaran dengan asal nama kunci inggris jadi tercerahkan.