Pamer Nih, Pake Galaxy Gio Sekarang

Setelah menggunakan Nokia 5800 XM selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan, saya memutuskan sudah saatnya ganti ke HP baru yang lebih nge-trend. Jujur saja nih, saya bukan orang kaya, jadi iPhone langsung saya coret dari daftar HP yang bakal dibeli (meski ngiler juga sebenarnya (heartbeat) ). Pilihan jatuh pada HP bersistem operasi Android. Dan yang masuk ke dalam range budget saya adalah Samsung Galaxy Gio.

Sebenarnya saya ganti HP bukan asal ikut trend sih. Sebagai pengamat IT, tentunya harus up-to-date bukan? (hassle) Apalagi ke depan saya punya rencana bikin aplikasi mobile.

Nah, apa saja nih kesan setelah beberapa hari menggunakan si Gio ini?

Yang pertama jelas kikuk. Karakter touch screen Gio ini beda dengan 5800 XM. Punya Gio jauh lebih responsif dan untuk melakukan seleksi diperlukan tap terhadap permukaan yang lebar. Sebaliknya, touch screen Nokia 5800 membutuhkan tap pada luas permukaan yang kecil, itu sebabnya dia dibekali dengan stylus. Akibat perbedaan dua karakter ini, cukup lama saya harus membiasakan diri.

Berikutnya adalah kekagetan saya karena baterei dan pulsa boros sekali. Rupanya itu terjadi karena Android selalu melakukan sinkronisasi dengan Google (Gmail) dan adanya Background Data yang terus menerus melakukan koneksi. Sebelum saya menemukan solusi terhadap masalah ini (misalnya berlangganan paket unlimited), sementara sinkronisasi dan Background Data saya non-aktifkan. Sinkronisasi cuma saya lakukan seperlunya saja.

Lalu masalah “mengetik” teks. Buat saya, sensasi ngetik di 5800 XM belum tergantikan. Ngetik di Gio susah, terutama karena tombolnya kecil-kecil. Akhirnya saya dapat info bahwa Gio mendukung Swype. Dengan swype, gak perlu ngetik lagi, cukup gulirkan jari Anda pada keyboard membentuk kata yang diinginkan. Tapi masalahnya, bagaimana mengaktifkannya? (doh)

Googling tidak memberikan hasil. Tapi akhirnya ketemu juga, ternyata caranya adalah dengan tap dan tahan pada text area hingga muncul opsi untuk menentukan mode input.

Gio ada kameranya tidak? Ada, 3 MP. Hasil jepretannya lumayan, setara dengan 5800 XM, walaupun lensanya bukan Carl Zeiss. Hanya sayangnya tidak ada tombol fisik di badan HP untuk mengaktifkan kamera dan berfungsi sebagai tombol shutter. Semua diaktifkan melalui touch screen. Selesai mengambil gambar juga tidak ditampilkan preview terhadap gambar tersebut.

Salah satu kelemahannya lagi, komunikasi dengan software bawaannya (Samsung Kies) tidak bisa dilakukan dengan Bluetooth, padahal Gio diperlengkapi dengan bluetooth. Padahal (lagi) kebiasaan saya selama ini adalah melakukan koneksi 5800XM ke Nokia PCSuite dengan bluetooth. Ya mau tidak mau sekarang harus dilakukan dengan kabel data. Yang sedikit melegakan, koneksi dengan kabel data ini sekaligus akan melakukan charge terhadap baterei.

Jadi layakkah Galaxy Gio untuk ditimang-timang? (thinking)

Hmmmm, bila Anda bukan seorang yang butuh sering terhubung ke dunia maya, mungkin tidak perlu menggunakan Galaxy Gio (dan HP Android lainnya). Sayapun kalau bukan karena alasan yang sudah saya kemukakan di atas tadi, rasanya kok ingin balik saja ke Nokia 5800 XM. (tears)

Namun bila Anda sering mobile, memang perlu. Harganya masuk akal dengan segala fiturnya, apalagi tersedia banyak aplikasi di Android Market dan tempat lain. Sedikit catatan yang harus diperhatikan, sebaiknya Anda memiliki koneksi internet yang unlimited kecuali Anda rela boros pulsa atau sering terhubung dengan WiFi.

Follow me on social media:

Similar Posts

76 Comments

    1. Masalahnya khan saya harus ganti nomor, padahal rekan bisnis saya sudah banyak yang menyimpan nomor saya sekarang, susah khan (doh)

  1. Kalau pakai tsel, lagi ada promo di kleepon. Ada paket internet mura selama setahun yg bisa ditransfer ke nomer yg lagi aktif.

    Btw, hape lamanya ke mana pak? Kalau masih ada, pakai dua2nya aja. Gio utk online, nokia utk nampung simcard lama.

  2. Terima kasih, Om, reviewnya! Tadinya aku minat sama Samsung Gio, tapi setelah membaca tulisan Om ini aku jadi mikir-mikir lagi deh. Hihihi…

    1. Bagus kok sebenarnya Gio ini, cuma ya itu tadi, musti pake paket internet unlimited untuk bisa memanfaatkan semua fiturnya tanpa menjadi boros

    1. Hehe, tapi eksplorasinya masih terbatas, ntar kalau kebablasan, takut garansi hilang

  3. secara umum performanya ndak mengecewakan, tapi gmail bawaannya kok ndak bisa update ya om? direfresh pun sering ndak nongol email baru. apa saya yang salah setting?

  4. Mau tanya, setelah sinkronisasi dan Background data dinon-aktifkan, batreynya bertahan berapa lama om..?. saya pengin beli, tapi kalo boros batrey ya… pikir2 lagi… thanks.

    1. kalau sinkronisasi dan background data off, untuk pemakaian normal kira2 bisa bertahan 2 hari

  5. Satu lagi Om, GPSnya gimana? apa cukup bisa diandalkan? Saya kan sering bepergian, jadi butuh sekali yang namanya GPS. Terima kasih penjelasannya.

  6. caranya adalah dengan tap dan tahan pada text area hingga muncul opsi untuk menentukan mode input.

  7. Haha, seminggu-dua minggu pakai Gio ini enak banget sih 😛 Masalah pada nulis teks diselesaikan cukup dalam dua hari, setelah itu udah terbiasa walau lumayan sering ada typo.

    Yang nyebelin dari kameranya cuma gak bisa zoom, kalau mau preview sih bisa kok. Tap sekali, nanti kan muncul menu pilihan pengaturan di samping-samping itu, opsi preview ada di pojok kanan bawah, bawahnya icon shutter itu. Kalau mau motret lagi tinggal back 😀

    Tapi…. cara ambil skrinsyutnya gimana sih 😐 Saya tiga kali ambil krinsut semuanya pas kebetulan, gugling-gugling akhirnya nyasarnya kemari… udah nemu cara buat ambil skrinsyut belum oom?

    1. Cara ambil skrinsyut: tekan dan tahan tombol back, lalu tekan tombol tengah. Gambar tersimpan di direktori ScreenCapture

  8. Makasih pak Yahya….saya juga sedang cari2 HP Android yang pas. Dengan adanya review ini saya jadi sedikit terbantu dalam pengambilan keputusan, hehehehhe 😀

  9. seneng banget terdampar disini,, lewat tulisan sederhana dengan komen2nya yang ternyata cukup menambah ilmu saya di dunia android khususnya produk samsung galaxy

    saya pake ACE,, dan setelah 3 bulanan pake malah 2 hari ini kebingungan mencari CARA MENGEMBALIKAN PAPAN KEYBOARD SAMSUNG ANDROID KE NORMAL dan sebaliknya. Dulu pas awal-awal sering banget ngotak-ngatik Android ini,, semuanya lancar cara tap layar, copy paste, ganti keyboard, donlod2 banyak aplikasi gratisan di market sampe memori penuh dan berniat ngeROOT walaupun sampe skrg ga tega,, semua berjalan sambil lalu, learning by doing krn buku panduan android emg ga komplit. cukup memuaskan meski harus kehilangan kemesraan dengan Nokia eXpressMusic 5730 dan Sonny Ericsson w850i yang keduanya almarhum hanya gara2 kabel Flesy yg rusak berulang.

    semuanya berjalan lancar sampa 2 hari lalu keyboard Galaxy Ace saya -mungkin ada yg otak atik- berubah jadi bahasa korea,, dan bodohnya saya lupa cara mengembalikannya ke normal. utak atik kesana kemari ga ketemu,, sampai gugling pun ga nemu dan hampir putus asa,, akhirnya dengan keyword “cara mengembalikan papan swype normal” saya terdampar bahagia disini,, dapet juga ILMUNYA walau nemu di komentar,, hehe
    dan saya juga nambah ilmu yg ga di sengaja,, cara ngambil screenshot dari samsung galaxy android,,

    hihi seneng banget. makasi ilmunya Om Yahya!!

    ps: yg saya kurang suka dari android -khususnya galaxy samsung- emang boros batre sekali,, juga tdk punya shutter kamera,, tapi selebihnya saya menikmati jadi pengguna android (bukan BB spti byk temen2ku yg lain)
    kalo Om udh nemu cara membuat batre android tahan lama mohon di kabar2i yaaa 😀

  10. Pak Yahya.. mw tny dung..
    Cara mngubah pnyimpanan dr memori telpon ke memori card Galaxi Gio gmn yah?
    Saya klw download sering gak bisa krna memori tlpn penuh, pdhl memori card saya 8 GB dan msh lapang.
    Udh diutak atik kok gak nemu jg gmn cara mindahinnya.
    Mksih ya pak sblmnya..

    1. Naaah, itu juga menjadi masalah buat saya (doh)
      Sepertinya ada software yang bisa mindahin dari memori ke SD card, tapi harus nge-root. Saya tidak mau melakukannya karena garansi hangus. Jadi terpaksa menunggu sampai garansi habis 🙁

  11. Tny lg pak..
    Cara hapus daftar putar tnp harus hapus lagu gmn y??
    Troz ngdengerin track lagu d dvd gmn? Gak bz otomatis y sprti hp lain?
    Mkcii y pak Yahya..:-)

    1. Wah, jujur aja kalo lagu saya jarang utak-atik, Gio saya lebih sering dipake browsing dan twitteran (hassle)

  12. Hruz nge-root..
    Yahh..hp baruu..
    Benar kata om yahya..
    Sayang garansinya..:-)

  13. waaah.. kebetulan banget nih mas.
    saya memang lagi menimbang2 antara BB dan Galaxy Gio..
    Agak kurang paham yaa kelebihan masing2.. bisa dibantu mas?
    Dan bagaimana dengan Galaxy Y??

    1. BB itu keunggulan cuma di BBM dan push email. Kalo memang itu yang dicari, ya pakailah BB. Tapi kalau tidak butuh2 amat, jelas Gio lebih bagus segala-galanya.
      Kalau Galaxy Y saya belum pernah mencoba

  14. kemaren saya sempat di salah satu forum mac, ada yang menjual iphone4g china seharga $120. murah banget tuh, cocol wat kantong mahasiwa kayak saya.

  15. om,,saya mau nanya nih,,, gmana sih cara aktivin kabel data dari galaksi gio ke laptop,, gagal trus instal nya,…….!!! 🙁

    1. Maksudnya gimana nih? Kabel datanya untuk apa? Transfer data? Gagal installnya seperti apa?

  16. gan klo pengen di balikin lagi ke sistem awal pabrik gmn yh? sy sd upgrde k ics tp ga puas pengen dibalikin ke gingerbread gmn crnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.