Ndak terasa Microsoft sudah akan merilis Windows versi baru lagi. Versi terbaru Windows yang tadinya digembar-gemborkan akan punya nama Windows 9 ternyata bikin kecewa banyak orang karena tebakannya salah. (upss)

Jadi Windows terbaru ini akan punya nama Windows 10. Persisnya sih tidak diketahui mengapa tiba-tiba loncat dari Windows 8 ke Windows 10. Barangkali kalau diberi nama Windows 9, nanti seandainya dapat service pack sampai 5 kali atau 8 kali akan bikin bingung, soalnya namanya jadi Windows 9.5 dan Windows 9.8. Sangat berpotensi keliru dengan Windows 95 dan Windows 98. (lmao)

Hehe, gak ding, nanti saya dibalang sandal sama Bill Gates. Mending-mending kalo dibalang segepok duit dollar. :p

Apapun alasannya, sudah pasti Windows terbaru ini bakal bernama Windows 10 dan sudah muncul Technical Preview-nya. Kalo minat, silakan download di http://windows.microsoft.com/en-us/windows/preview-iso dan ikuti petunjuknya di sana.

Saya sendiri sudah sempat menjajal Windows 10 Technical Preview ini. Windows-nya saya install di Asus Vivobook S200, supaya karakter touch screen-nya bisa dicoba sekalian. (Tentang Asus Vivobook S200-nya pernah saya review di sini). Nah, inilah kesan saya terhadap Windows 10 ini.

Start Menu Windows balik. Yeeey. (dance) Ya meskipun saya sebenarnya tidak keberatan menggunakan Start Screen seperti Windows 8 tapi rasanya tetap lebih nyaman pake Start Menu.

Apalagi jika kadang menemui taskbar yang ngadat dan ngumpet, tinggal pencet tombol WIN, beres dah, Start Menu muncul bersamaan dengan munculnya taskbar. Di Windows 8/8.1 gak bisa seperti itu, pencet tombol WIN yang muncul Start Screen. Yang dipencet kudu kombinasi tombol WIN+T kalo mau menampilkan taskbar.

Windows 10 Start Menu

Tapi berhubung Microsoft sudah terlanjur mendesain Modern UI dengan tile kotak-kotak yang khas itu, maka penampakan Start Menu-nya juga menggunakan tile kotak-kotak itu. Jadi ceritanya ini semacam merger antara Windows XP dengan Windows 8.

Start Menu ini bisa dimaximized hingga memenuhi layar dan seolah-olah menjadi Start Screen seperti Windows 8.

Berhubung sekarang sudah pake Start Menu, maka Charm Bar sudah tidak diperlukan lagi. Kalau sisi kanan layar dicolek, tetap ada yang muncul sih, cuma sekarang bukan Charm Bar melainkan Notification Center. Notification Center ini ya seperti Action Center di Windows Phone 8.1 kalau sisi atas layar dicolek ke bawah.

Windows 10 Action Center

Dan sekarang yang bisa dicolek bukan cuma sisi kanan saja. Sisi kiri layar juga bisa dicolek dan bila itu dilakukan, akan muncul daftar aplikasi yang terbuka dalam ukuran thumbnail beserta pengaturan multi desktop. Ya, meski ketinggalan jauh dibanding Linux yang sudah sejak zaman prasejarah memiliki multi desktop, akhirnya sekarang Windows juga punya. Ya ndak papalah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Windows 10 Multiple Desktop

Trus yang menyenangkan, apalagi kalau bukan Cortana! Yes! Pengguna Windows Desktop tak perlu lagi iri dengan pengguna Windows Phone. Cortana bisa diaktifkan melalui kotak teks yang terletak persis di sebelah kanan tombol Start. Cortana ini bisa dioperasikan baik dengan teks yang diketikkan maupun dengan perintah suara. Keren bukan? Cuma jangan dibayangkan Cortananya muncul dalam bentuk karakter cewe itu ya. (upss)

 

Windows 10 Cortana

Saya juga sempat menginstall Word, Excel, dan PowerPoint Preview. Peranti Office ini dijejali dengan berbagai fitur baru yang semoga bisa saya ceritakan di lain kesempatan atau malah sekalian saya tuangkan dalam bentuk buku. :mrgreen:

Soal aplikasi, apakah aplikasi desktop untuk Windows 7 masih dapat diinstall di Windows 10? Sepertinya begitu. Aplikasi macam Adobe Reader, GIMP, PicPick, FileZilla, dan lain-lain (asal bukan versi yang jadul lho ya) kemungkinan besar masih bisa berjalan dengan baik di Windows 10.

Selain itu tersedia juga Store yang menyediakan aplikasi khusus untuk platform Windows 10. Hebatnya, aplikasi yang tersedia di Store ini nantinya akan bersifat universal untuk berbagai platform. Artinya aplikasi tersebut selain bisa diinstall di desktop, bisa pula diinstall di smartphone, tablet, bahkan juga Xbox, sepanjang semuanya sudah menggunakan Windows 10.

Keren khan? Jadi gak sabar menunggu Windows 10 diluncurkan. Oh ya, sebelum lupa, pengguna Windows 8 gak perlu khawatir harus beli lagi bila ingin upgrade ke Windows 10. Gratis! Syaratnya cuma 1, upgrade harus dilakukan pada tahun pertama semenjak Windows 10 diluncurkan.

Follow me on social media:
Menjajal Windows 10 Technical Preview
Tagged on:         

2 thoughts on “Menjajal Windows 10 Technical Preview

  • 17/02/2015 at 11:40 am
    Permalink

    kalo performa gimana, om? Windows kan terkenal dengan lemot/laggingnya. belum penggunaan memori. minimal memori yang dibutuhkan berapa? 2 GB? oiya, ini Windows 10 bisa running di 32 bit atau memang hanya untuk 64 bit?

    untuk yang Store apakah kompatibel dengan Windows Phone 8?

    Reply
    • 17/02/2015 at 11:45 am
      Permalink

      Kalo menurut Microsoft di situs resminya sih tersedia 32 dan 64 bit. Untuk 32 bit RAM minimal 1 GB dan untuk 32 bit RAM minimal 2 GB.
      Performa sih gak beda jauh sama Windows 8. Sepertinya memang benar, RAM minimal yang tertulis itu betul2 minimal, sebaiknya pasang 2x lipat (lmao)
      Kalau Store yang di Windows 10 hanya kompatibel dengan Windows 10 versi lain, misalnya Windows Phone 10. Jadi tidak kompatibel dengan Windows Phone 8

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *