Snapdragon, Sang Naga di Era Modern

Kita tentu sering membaca kisah-kisah dongeng klasik, khususnya yang datang dari tanah Eropa. Di dongeng-dongeng tersebut seringkali dikisahkan akan hadirnya karakter naga, yang memiliki sosok gagah perkasa dan memiliki kekuatan super seperti mampu menyemburkan api dan bisa terbang.

Di era modern ini, sang naga ternyata tetap ada dan nyata, bukan sekedar dongeng. Sudah tentu sosoknya tidak hadir dalam bentuk kadal raksasa bersayap, melainkan kecil mungil, seolah tak berdaya. Namun jangan salah sangka, meski kecil mungil, ternyata tetap memiliki kekuatan super seperti si naga dongeng, meski sekali lagi, bukan dalam bentuk kemampuan menyemburkan api atau terbang.

Sang Naga itu adalah Snapdragon, atau lebih lengkapnya Qualcomm® Snapdragon™. Ya, Snapdragon merupakan sebuah prosesor yang menjadi jantung suatu smartphone atau tablet.

Qualcomm Snapdragon

Qualcomm sebagai perusahaan produsen Snapdragon memang sudah lama malang melintang di dunia teknologi mobile dan nirkabel, bahkan semenjak lahirnya 29 tahun yang lalu. Mereka bahkan telah menggelontorkan dana riset hingga mencapai US$ 27 milyar. Dan hasilnya?

Prosesor Snapdragon kini berhasil menjadi prosesor yang paling banyak digunakan oleh produsen peranti mobile. Jumlahnya mencapai 1350 jenis smartphone dan tablet. Salah satu produk terbaru mereka, Snapdragon 801, merupakan prosesor yang cukup populer dan digunakan oleh banyak produk ponsel terbaik, misalnya Oppo N3.

Mengapa jajaran produk ponsel terbaik menggunakan prosesor Snapdragon? Inilah beberapa alasannya:

  • Snapdragon mendukung koneksi 4G/LTE yang diyakini tak lama lagi bakal menjadi standar koneksi mobile seperti halnya 3G/HSDPA saat ini.
  • Prosesor grafis yang terintegrasi di dalam Snapdragon mendukung display beresolusi tinggi hingga 2560×2048, serta Miracast 1080p HD.
  • Mampu menangkap gambar foto dengan lebih tajam.
  • Mampu menangkap video hingga resolusi Ultra HD (4K).
  • Mendukung high-fidelity audio.
  • Konsumsi baterai lebih irit dan bahkan dengan teknologi Qualcomm® Quick Charge™ 2.0, proses isi ulang (charge) baterai menjadi lebih cepat 75%.

Dengan berbagai feature yang terintegrasi ke dalam sebuah chipset prosesor yang kecil dan ringan, Snapdragon memberikan keluwesan bagi produsen ponsel untuk merancang desain ponselnya.

Qualcomm Snapdragon

Bagi konsumen pembeli smartphone, tentunya Snapdragon akan membawa kepuasan karena performa yang begitu mantap sehingga apapun yang Anda lakukan dengan ponsel Anda, baik itu bekerja mengolah dokumen, berselancar di dunia maya, bertukar pesan teks, menelpon, bahkan hingga sekadar membunuh waktu dengan bermain game. Semua dapat dilakukan tanpa khawatir baterai akan cepat habis.

Kecanggihan prosesor Snapdragon tersebut kini malah dilirik juga oleh pemain di bidang otomotif, khususnya mobil. Prosesor Snapdragon nantinya bukan saja akan memperkuat sektor entertainment di dalam mobil seperti halnya audio, video, GPS, maupun peranti elektronik lainnya, namun juga akan menciptakan sebuah mobil cerdas yang terkoneksi satu dengan yang lainnya. Salah satu tujuan yang diharapkan dari sistem seperti ini adalah turunnya angka kecelakaan lalu lintas yang selama ini menjadi momok bagi para pengendara mobil.

Jadi kini Anda tahu bahwa dalam memilih ponsel, bukan semata-mata desain dan ukuran ponsel yang jadi kriteria pemilihan, namun perlu juga mempertimbangkan komponen yang tak terlihat, berada jauh di dalamnya, yaitu prosesornya.

Follow me on social media:

Similar Posts

5 Comments

  1. Betul banget, sy setuju dg pendapat On Yahya, bahwa membeli sebuah smartphone itu wajib m’pertimbangkan 🙂 prosesornya, sy pribadi pun begitu -:) , tdk sekedar melihat desain & versi OSnya. Sy jg pengguna Asus Zenfone 5 T00J KitKat (Prosesor INTEL) gitu loh 😀 .

    Salam kenal.

    1. Salam kenal.
      Ya memang kedua prosesor tersebt beda karakter sih. Saya selalu mengibaratkan Intel itu sebagai mobil sport, performa memang kencang tapi relatif lebih banyak mengkonsumsi baterai seperti layaknya mobil sport yg lebih boros BBM

      1. Betul Om, Zfone’5 ku cuma b’tahan 2’jam aja kalo pas lg pake game online “Let’s Farm” , hehehe

  2. Jd… memang sudah semestinya sesuatu apapun apabila berjalan dg cepat… menguras energinya bnyk.

Leave a Reply

Your email address will not be published.