Pada paragraf terakhir tulisan saya terdahulu, saya berjanji untuk mengulas ZenBook 3 dengan lebih detail. Kesempatan itu datang ketika ASUS mengadakan roadshow dalam rangka launching produk notebook ROG dan mampir ke Jogja, karena kebetulan selain ROG, crew ASUS membawa beberapa jenis notebook lain, termasuk ZenBook 3. Namun ternyata ada sedikit kesalahan teknis karena yang saya utak-atik malahan adalah ZenBook UX360UA yang dikenal juga dengan ZenBook Flip, bukan ZenBook 3 UX390UA. Ya gapapa khan ya, tetap saya tuangkan di sini. Mudah-mudahan bisa mengobati rasa penasaran Anda yang mengincar notebook ini.

ZenBook UX360UA

Intel Core i7, Jaminan Performa

Saat saya membuka notebook ini, mata langsung tertuju pada stiker yang ada di kiri bawah keyboard (tepat di bawah tombol Ctrl). Tertulis Intel i7 di sana. Naaah, jaminan mutu dan jaminan performa nih. Jadi setelah melalui penyelidikan yang mendalam, *halah* ternyata prosesor Intel i7 yang memotori ZenBook UX360UA adalah Intel Core i7 6500U. Intel Core i7 seri 6500U (nama kode Skylake) ini merupakan prosesor yang memang dirancang untuk kebutuhan mobile sehingga meskipun performa tinggi namun tidak rakus daya.

Situs CPUBoss memberikan rating 5.8 terhadap Intel Core i7 6500U untuk kategori Performa per Watt dan itu termasuk tinggi. Untuk performa keseluruhan, CPUBoss memberikan nilai 8.2/10. Wow keren khan. Jadi sudah pasti, ZenBook UX360UA ini bakal cocok bagi mereka yang merindukan notebook dengan performa gegas tanpa harus khawatir sering kehabisan baterai.

Prosesor Intel Core i7 6500U ini terintegrasi dengan prosesor grafis Intel HD Graphics 520. Urusan grafis memang menggunakan prosesor standar karena toh notebook ini bukan ditujukan untuk para gamers. Meski begitu bukan berarti kualitas ecek-ecek ya. Nanti di bagian bawah Anda bisa melihat hasil benchmark untuk notebook ini, hasilnya sungguh mencengangkan.

Desain Minimalis nan Cantik

Setelah melongo dengan dapur pacunya, kini saatnya mengamati eksteriornya (lu kata ini mobil). ASUS hampir tak pernah menelurkan desain yang rumit, desainnya selalu minimalis. Namun di sini hebatnya, meski minimalis, notebook ASUS termasuk ZenBook UX360UA ini sangat sedap dipandang. Di bagian punggung monitor, selain terdapat logo ASUS, hanya ada motif radial yang dikenal dengan nama ZenCircle. Motif ini selain memberikan kesan cantik, juga untuk menambah kokoh saat dipegang karena tak mudah selip.

ZenBook UX360UA

ZenBook UX360UA

 

Meski saya menggunakan kata cantik untuk menilai body ZenBook ini, sebenarnya dia kekar juga. Body-nya berbalut metal. Sehingga meski ketebalannya kurang dari 2 cm, tak perlu takut memeluknya erat-erat karena dijamin tak bakal patah. Bagian tepi notebook yang melengkung membuat saya sulit memutuskan, apakah kelengkungan tersebut dikategorikan sebagai hal yang seksi atau semacam otot kekar yang nampak maskulin.

ASUS memberikan dua pilihan warna untuk ZenBook UX360UA, yaitu grey untuk mereka yang maskulin, cenderung memposisikan notebook benar-benar sebagai alat kerja, dan rose gold bagi mereka yang lebih feminin, memandang notebook bukan hanya sebagai alat namun bagian dari lifestyle.

ZenBook UX360UA

Saat monitor ditutup, luas permukaan notebook ini hanya sedikit lebih kecil daripada kertas folio. Bobotnya juga hanya 1,2 kg saja. Desain yang ringkas ini membuatnya relatif mudah dibawa ke manapun, sehingga sangat mendukung mobilitas.

Saat membuka layar monitor, Anda yang suka membuka layar dengan agak mengerahkan tenaga sebaiknya berhati-hati. Bukan karena engselnya ringkih. Bukan! ZenBook UX360UA ini telah menjalani uji “siksaan” dengan dibuka tutup sebanyak 20.000 kali sehingga dipastikan engselnya sangat kuat. Lantas apa? Ya jangan kaget aja karena tutup monitornya bisa bablas ke belakang sampai punggung ketemu punggung. Itulah alasannya mengapa ZenBook UX360UA ini disebut dengan ZenBook Flip.

Engsel tadi selain kuat sehingga memudahkan Anda membuka layar monitor dari sisi manapun, ternyata memberikan sentuhan desain yang kuat juga. Bagaimana tidak, dengan menggunakan konsep jewel hinge, engsel yang diberi balutan warna emas tersebut membawa ZenBook UX360UA menyabet penghargaan Computex d&i Award.

ZenBook UX360UA

Empat Wajah ZenBook

Dalam Bahasa Indonesia, ungkapan berwajah banyak itu memiliki arti negatif. Namun tentu saja bukan itu yang dimaksud di sini. Kemampuan jewel hinge tadi untuk memutar layar monitor ZenBook menjadikannya dapat dioperasikan dengan empat model.

Yang pertama tentu saja dibuka seperti layaknya notebook yang lain. Posisi yang paling lazim digunakan.

zenbook ux360ua

Yang kedua, Anda bisa membuka layar hingga 360° dan membuat notebook ini menyaru menjadi tablet. Windows 10 yang digunakan juga sigap dalam mengantisipasi perubahan mode notebook atau tablet, diatur melalui aplikasi Asus FlipLock. Hanya saja, meski bobotnya cuma 1.2 kg, saat dijadikan tablet ya rada berat juga.

zenbook ux360ua

Yang ketiga, ZenBook bisa dipasang berdiri seolah seperti tenda. Mode ini cocok digunakan untuk presentasi atau menonton film, terutama bila ruang yang tersedia relatif terbatas.

zenbook ux360ua

zenbook ux360ua

Yang keempat adalah mode display. Mode ini mirip dengan mode tenda di atas, cocok untuk presentasi atau nonton, khususnya bila ruang yang tersedia lebih luas. Mode ini memiliki kelebihan dibandingkan mode tenda, yaitu sudut layar monitor relatif lebih mudah diatur.

zenbook ux360ua

Multimedia ZenBook UX360UA

Saat membahas empat wajah ZenBook di atas, disinggung pula soal memutar video dan presentasi yang keduanya berhubungan erat dengan multimedia. Jadi selain bisa dioptimasi dengan memilih salah satu wajah ZenBook, pemutaran multimedia juga didukung oleh spesifikasi mantap yang mendukung ZenBook UX360UA.

Dari sisi layar, resolusi layar yang tinggi membuat gambar atau video bakal terlihat tajam. Resolusi yang didukung oleh ZenBook Flip ini adalah QHD alias 3200×1800, sudah begitu touch screen pula. Ya iyalah, mode tablet akan menjadi sia-sia jika layarnya tidak berteknologi layar sentuh.

Omong-omong soal layar sentuh, sensitivitas layar sentuh ZenBook UX360UA sangat tinggi, dua kali lipat dibandingkan dengan layar sentuh lain. Jika layar sentuh biasa memiliki area sensitif berdiameter 9 mm (Microsoft standard), maka area sensitif layar ASUS ZenBook Flip cukup 5 mm saja.

ZenBook UX360UA

Tajamnya layar diimbangi dengan jernihnya audio. Teknologi Sonic Master yang dikembangkan ASUS bekerja sama dengan Harman/Kardon benar-benar menghasilkan suatu alunan suara merdu. Tentunya Anda tahu bila Harman/Kardon bukanlah nama kemarin sore di bidang audio.

Kenyamanan Kerja

Satu detil yang juga sangat diperhatikan oleh ASUS adalah kenyamanan kerja saat menggunakan ZenBook UX360UA. Bekerja di sini tentu identik dengan mengetik dan menggunakan touch pad, di samping tentu langsung menggunakan layar sentuhnya.

Bagi saya, mengetik dengan notebook ASUS itu selalu menyenangkan. Selain tombolnya empuk, susunan keyboarnya juga enak digunakan untuk mengetik 10 jari. Di ASUS ZenBook UX360UA masih ditambah dengan adanya backlight sehingga lebih jelas terlihat, khususnya pada keadaan agak gelap.

Saat bekerja, barangkali akan lebih efisien jika pengoperasian tertentu seperti klik ikon, geser, zoom, dan lain-lain dilakukan melalui touch pad, karena relatif lebih dekat ke keyboard. Nah, touch pad ZenBook Flip selain luas dan nyaman digunakan, dilengkapi pula dengan smart gesture sehingga memungkinkan Anda mengoperasikan aksi tertentu dengan gesture tertentu.

zenbook ux360ua

Di sisi kiri notebook tersedia juga tombol volume, sehingga dengan mudah Anda bisa menaik-turunkan ukuran volume suara.

Benchmark

Di atas saya sudah berjanji untuk menyajikan benchmark terhadap ZenBook UX360UA. Inilah dia.

zenbook ux360ua

zenbook ux360ua

zenbook ux360ua

zenbook ux360ua

zenbook ux360ua

Spesifikasi

Spesifikasi lengkap ZenBook UX360UA terjadi pada tabel berikut, termasuk port yang tersedia serta kapasitas baterai. Data spesifikasi tersebut bisa menjadi rujukan bagi Anda untuk mengetahui hal-hal yang belum bisa saya review karena keterbatasan waktu uji, misalnya ketahanan baterai.

 

Main Spec. ZenBook Flip UX360UA
CPU Intel® Core™ i7-6500U Processor (4M Cache, up to 3.10 GHz) /

Intel® Core™ i5-6200U Processor (3M Cache, up to 2.80 GHz)

Operating System Windows 10 Home
Memory 8GB DDR3L 1866MHz SDRAM
Storage 512GB SATA3 M.2 SSD
Display 13.3″ (16:9) LED backlit QHD+ (3200×1800) Glare Touchscreen with 72% NTSC
Graphics Intel® HD Graphics 520
Input/Output 1x Microphone-in/Headphone-out jack, 2x USB 3.0 ports, 1x USB-C Gen 1 (up to 5 Gbps), 1x HDMI, 1x SD card reader, Volume up/down
Camera HD Web Camera
Connectivity Integrated 802.11a/b/g/n/ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Audio Built-in Stereo 1.6 W Speakers And Digital Array Microphone

ASUS SonicMaster Technology with Harman/Kardon

Battery 3 Cells 57 Whrs Polymer Battery
Dimension 32,3 x x 22,0 x 1,39 cm
Weight 1,27Kg with Battery
Colors Grey, Rose Gold
Kisaran Harga Rp 17.000.000,-
Warranty tahun garansi global

Follow me on social media:
ZenBook UX360UA, Performa Gegas Dalam Sosok Ringkas
Tagged on:                 

2 thoughts on “ZenBook UX360UA, Performa Gegas Dalam Sosok Ringkas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.