ASUS x ACRONYM® Hadirkan ROG Zephyrus G14 Edisi Khusus

Di dunia bisnis, wajar apabila ada dua brand dari dua jenis produk berbeda saling berkolaborasi, seperti ASUS yang berkolaborasi dengan ACRONYM® untuk menghadirkan ROG Zephyrus G14 edisi khusus ini.

Pada beberapa produk, ASUS memang beberapa kali bekerja sama dengan brand dari jenis produk lain, misalnya brand fashion atau otomotif.

Kali ini, ASUS bekerja sama dengan ACRONYM untuk menghadirkan ROG Zephyrus G14 edisi khusus.

(more…)

ASUS VivoBook Ultra 14 K413

Beruntunglah kamu yang masih muda karena berbagai produk banyak yang ditujukan untuk anak muda, seperti ASUS VivoBook Ultra 14 K413 ini.

Padahal sebenarnya kalau dipikir, orang yang relatif sudah lebih tua juga tidak bermasalah kok pakai laptop ini. Aman-aman saja.

Hanya memang, sebuah laptop kudu punya nilai jual dan memilih anak muda sebagai target pasar memang sangat potensial dan menggiurkan.

(more…)

ASUS Meluncurkan ROG Zephyrus G14, Laptop Gaming Paling Stylish

ASUS Meluncurkan ROG Zephyrus G14 – Laptop gaming itu tebal dan berat. Maklum, prosesornya yang memiliki performa dahsyat pastilah panas, jadi perlu pendingin yang hebat.

Laptop gaming itu modelnya futuristis, rumit, dan warnanya hitam. Kenapa? Ya soalnya dari dulu begitu. Biar garang gitu kayaknya.

Tapi apa ya kudu selalu begitu? Ternyata tidak.

Menengok spesifikasinya, laptop gaming tak melulu digunakan oleh gamers. Content creator, khususnya yang menekuni bidang multimedia, juga sering memakainya.

Para content creator ini tak butuh tampilan garang.

Mereka yang suka bermain game pun, belum tentu memainkan game tembak-tembakan yang memberi kesan garang.

Jadi, sudah saatnya “stigma” tentang laptop gaming tersebut dieliminasi.

Adalah ASUS yang lagi-lagi terdepan dalam hal inovasi. Produk inovatif tersebut adalah ROG Zephyrus G14.

Selasa, 30 Juni 2020, ASUS meluncurkan ROG Zephyrus G14 di Indonesia.

(more…)

ZenBook Duo UX481, Si Pemuas Imajinasi

Review Singkat ZenBook Duo UX481 – Multi tasking adalah hal yang sering didengungkan oleh produsen perkakas teknologi informasi seperti smartphone dan laptop, termasuk juga “jerohannya” seperti prosesor.

Maklum, pengguna smartphone atau laptop tidak akan puas jika hanya membuka 1 macam aplikasi saja pada device yang mereka gunakan. Kecuali lagi sibuk nonton atau main game, umumnya pengguna smartphone atau laptop akan membuka beberapa aplikasi sekaligus.

Jadi para produsen smartphone atau laptop bakal membuat produknya sangat mudah digunakan untuk multi tasking, tentunya didukung oleh pengembang sistem operasi dan prosesor.

Nah, sekarang soal tampilan layar. Multi tasking jika dilakukan pada layar sekecil smartphone kadang gak nyaman. Pada laptop 14 inci tentu sudah jauh lebih baik, tapi tetap saja bakal terasa ada sesuatu yang kurang.

Pengguna PC tentu lebih “santai” saat butuh multi tasking dalam hubungannya dengan tampilan layar. Tinggal beli layar tambahan dan bila perlu kartu grafis, beres. (meski kudu merogoh kocek rada dalam, hehe)

OK, dalam kasus tertentu, pengguna laptop juga bisa menyambungkan laptopnya ke monitor tambahan. Namun tentu itu bertentangan dengan konsep mobile yang menjadi kelebihan sebuah laptop.

(more…)

ROG Zephyrus Duo 15: Wuih, Layarnya Dobel

ROG Zephyrus Duo 15 – Perkembangan laptop sudah memasuki masa yang membosankan. Paling-paling pada berlomba menggunakan prosesor terkini dan tercanggih, serta komponen lain yang serba mumpuni, seperti kapasitas RAM besar dan storage menggunakan SSD terbaru.

Kalau jatuhnya jadi mahal ya sediakan varian lain dengan prosesor terbaru tapi varian terendah, RAM minimal, dan storage menggunakan HDD.

Inovasi lainnya adalah bikin laptop setipis dan seringan mungkin, sehingga nyaman dibawa ke mana-mana.

Tapi ya gitu deh, tidak ada gebrakan yang benar-benar baru.

Untung ada ASUS. ASUS bikin sesuatu yang benar-benar out of the box, keluar dari pakem, dengan membawa keluar area layar sehingga lebih lebar. Pintar!

(more…)

ASUS ZenBook UX534, Anggun Sekaligus Sporty

Pernah gak sih kepikiran, kalau area touchpad pada laptop itu ukurannya kira-kira seluas layar smartphone? Kalau diganti dengan layar beneran gimana?

Kalau kamu punya pikiran seperti itu, kamu cocok pakai laptop ASUS ZenBook UX534 ini, karena area touchpad-nya berisi layar yang bisa nyala.

Nyala doang buat gaya-gayaan?

Otentutidak!

Layar tersebut berisi berbagai macam fungsi yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas. Touchpad yang bisa nyala dan tentu saja berteknologi touch screen tersebut dinamakan ScreenPad.

(more…)

Update ROG Phone 2 ke Android 10

Siapa punya ROG Phone 2? Mau gak update ROG Phone 2 ke Android 10?

Seperti biasa, cek FOTA dulu gaes. Masuk ke Settings > System > System update.

Nah, kalau sudah ada angka 1 di situ, kayaknya nih update sudah tersedia. Cuma ya kadang-kadang kena PHP sih, hehe. Mungkin belum gilirannya.

Kalau belum giliran tapi gak sabar mau update gimana? Ya update secara manual.

Gak terlalu sulit kok caranya, begini:

(more…)

Pilih Zenfone 6 atau ROG Phone 2?

Zenfone 6 dan ROG Phone 2 (resminya kadang ditulis dengan angka Romawi, jadi ROG Phone II) merupakan dua produk terkini yang diluncurkan oleh ASUS akhir tahun 2019.

Kedua smartphone ini bolehlah dikategorikan sebagai flagship, khusus buat ROG Phone 2 ada tambahan label ponsel gaming.

Meskipun ada label ponsel gaming, sepertinya tidak terlalu “ngefek” terhadap minat penggemar terhadap ROG Phone 2. Meskipun bukan gamer, tetap saja banyak yang ingin beli.

Sejatinya, kalau memang tidak butuh-butuh amat fitur gaming, pilih Zenfone 6 aja, toh spesifikasinya hampir sama. Tapi apa benar begitu?

Tak semudah itu, Bambang!

(more…)

7 Alasan Membeli ROG Phone II

Hai para gamer sekalian, doa kalian terkabul karena ASUS telah meluncurkan ROG Phone II dan tidak seperti ROG Phone generasi pertama yang relatif agak sulit didapat, ROG Phone II ini relatif mudah dicari di toko-toko hape, asal kalian menebusnya dengan harga Rp8.499.000 untuk varian RAM 8GB ruang simpan 128GB atau Rp12.499.000 untuk varian RAM 12GB dan ruang simpan 512GB.

Kalau kalian gamer, seharusnya sih gak bakal ragu untuk mengangkut ROG Phone II dari ASUS ini, tapi mungkin sebagian dari kalian masih ada sedikit keraguan di dalam hatinya.

Nah, supaya kalian lebih mantap, berikut akan saya paparkan mengapa ROG Phone II ini layak beli. Inilah alasan membeli ROG Phone II.

(more…)

ROG Phone II Untuk Non Gamer, Mengapa Tidak?

ASUS ROG Phone II resmi meluncur di Indonesia pada tanggal 5 Desember 2019, pada sebuah event yang diberi tema We Own The Game.

Dari judul acaranya, serta branding ROG itu sendiri, sudah bisa diduga bahwa produk smartphone ini merupakan produk gaming. Sudah tentu yang disasar adalah para gamer, dari yang hanya sekadar penggemar game hingga mereka yang profesional (baca: atlet eSport).

Jadi tidak salah jika smartphone ini diburu oleh para gamer dan nampaknya bakal menjadi smartphone terbaik 2020. Program pre order yang dibuka tepat pada tengah malam memasuki tanggal 5 Desember 2019 pun antreannya mengular.

Namun apakah pengguna non gamer hanya boleh gigit jari sambil ngiler melihat teman-temannya berburu dan memiliki ROG Phone II tersebut? Tentu saja tidak!

Tidak ada yang melarang seorang pengguna smartphone yang “kasual” untuk membeli ROG Phone II, bukan?

Fitur ekstra bagi gamer yang ada pada ROG Phone II sah-sah saja jika hendak dimanfaatkan oleh pengguna kasual. Malahan berbagai fitur dan spesifikasi tinggi persembahan ROG Phone II ini bakal membantu pekerjaan-pekerjaan tertentu yang tidak langsung berhubungan dengan game.

Jadi jika ditanyakan apakah cocok jika ROG Phone II untuk non gamer, jawabannya ya cocok saja.

Berbagai kelengkapan spesifikasi serta fitur yang ada pada ROG Phone II yang pastinya juga akan bermanfaat bagi pengguna kasual akan saya paparkan berikut ini.

(more…)