Vivobook Pro F570, Cantiknya Dia Yang Terlahir Dari Ras Berbeda

Vivobook Pro F570 – Kenalkah kamu dengan nama-nama ini: Mariah Carey, Keanu Reeves, Demi Lovato, Shakira, Zoe Kravitz, Vin Diesel, Chloe Bennet?

Pasti kenal lah ya, mereka kan selebiritis. Nah, pertanyaan berikutnya, apakah hal yang menjadi persamaan di antara mereka?

Nah, pasti rada mikir duluan.

Jawabannya adalah: mereka itu semua adalah mixed race, ras campuran. Ambil contoh Chloe Bennet yang ngetop berkat perannya sebagai Quake di Agent of Shield, ayahnya adalah seorang Amerika keturunan Cina, sedangkan ibunya adalah orang Amerika.

Orang-orang yang lahir dari ras campuran ini kebanyakan memiliki paras yang elok, kecantikan atau kegantengan yang unik.

Mungkin kamu bisa perhatikan sekelilingmu jika ada orang-orang yang berasal dari ras campuran. Besar kemungkinan mereka ini akan memiliki wajah rupawan, meskipun bukan selebriti.

Lalu apa hubungannya antara orang-orang ras campuran berwajah rupawan dengan laptop Asus Vivobok Pro F570 yang akan dibahas ini?

(more…)

Tip Mengubah Posisi Tombol Back Android

Tip Mengubah Posisi Tombol Back Android – Kebanyakan smartphone Android yang diluncurkan mulai tahun 2018 memiliki tombol Android on-screen alias di dalam layar, bukan lagi tombol fisik.

Hal yang mendorong makin banyaknya produsen smartphone meletakkan tombol Android di dalam layar adalah rasio ukuran layar smartphone yang semakin jangkung dan bezel yang semakin tipis.

Hanya saja, urutan tombol Android sebuah brand tertentu akan tetap mengikuti urutan tombol ketika masih berupa tombol fisik.

Tombol home sudah bisa dipastikan akan tetap terletak di tengah, sedangkan posisi tombol back dan recent akan bervariasi.

Smartphone keluarga ASUS selalu memiliki tombol back di kiri, demikian pula dengan Huawei. Sedangkan Samsung dan Xiaomi adalah penganut tombol back di sebelah kanan.

Android pertama yang kamu gunakan tentu memberi andil besar dalam kebiasaanmu menggunakan tombol Android tersebut. Bila terbiasa menggunakan tombol back di sebelah kiri, tentu bakal kurang nyaman saat menggunakan Android yang tombol back-nya di kanan.

Bahkan terkadang posisi tombol bisa menyebabkan seseorang batal membeli smartphone Android tertentu, padahal dari sisi spesifikasi sudah sangat cocok dengan kebutuhannya.

Saya bahkan pernah menemui iklan hape dijual, padahal baru sebulan dipakai, alasannya adalah karena tombol back hape tersebut di kiri, padahal dia biasa pakai tombol back di kanan.

Sebenarnya, sekarang ini hampir semua smartphone Android yang tombolnya on-screen, urutan tombolnya bisa diatur. Yang suka tombol back di kiri, pindahkan saja ke kiri meskipun sepanjang sejarah smartphone tersebut, tombol back-nya selalu di kanan, sejak zaman masih tombol fisik.

Nah, berikut ini saya mau membagikan cara memindahkan posisi tombol back Android untuk beberapa jenis smartphone.

(more…)

Review Zenfone Max M2: Melanjutkan Tradisi Baterai Badak

Review Zenfone Max M2 – Fitur apa yang diincar seseorang dari sebuah smartphone? Jawabannya macam-macam, bisa kameranya, bisa prosesornya, bisa modelnya, bisa juga baterainya, dan kemungkinan masih ada banyak variasi jawaban lain.

Nah, jika yang diinginkan adalah sebuah smartphone yang sangat irit daya dan bisa digunakan bahkan hingga tiga hari, Zenfone Max M2 adalah jawabannya.

Seperti halnya keluarga Zenfone Max lainnya, Zenfone Max M2 dibekali baterai jumbo yang tahan lama.

Berikut adalah kesan saya saat menggunakan Zenfone Max M2 ini.

(more…)

BOY – Zenfone Max M2 Writing Competition

BOY Writing Competition – Seperti telah kita ketahui bersama, akhir tahun 2018 ini ASUS meluncurkan Zenfone Max Pro M2.

Zenfone Max Pro M2 mendapat sambutan hangat dari para pecinta gamer di tanah air karena memang didesain dengan spesifikasi yang sangat mumpuni untuk bermain game. Apalagi smartphone ini memiliki peningkatan yang sangat signifikan pada sektor kamera dibandingkan dengan Zenfone Max Pro M1.

Zenfone Max Pro M2 ini memiliki saudara yang lebih kasual, yaitu Zenfone Max M2. Meskipun tanpa embel-embel Pro pada namanya, Zenfone Max M2 tetaplah sebuah smartphone yang “profesional”.

Smartphone ini cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari namun tetap gahar saat digunakan untuk bermain game.

(more…)

ASUS Zenfone 5Z, Gantinya Zenfone Zoom S?

ASUS Zenfone 5Z, Gantinya Zenfone Zoom S? – Tahun 2018 ini, ASUS meluncurkan tiga varian Zenfone, yaitu Zenfone 5Q, Zenfone 5, dan Zenfone 5Z.

Zenfone 5 dan Zenfone 5Z memiliki model body yang sama persis, sedangkan Zenfone 5Q memiliki model body yang berbeda dan perbedaannya lumayan banyak.

Kebetulan saya belum pernah mencoba Zenfone 5Q, jadi belum bisa berkomentar banyak tentang smartphone tersebut.

Sedangkan Zenfone 5 sudah pernah saya review. Nah, karena Zenfone 5Z model body-nya sama persis dengan Zenfone 5, maka sebagian review Zenfone 5 tersebut berlaku juga untuk Zenfone 5Z, jadi silakan dibaca dulu review Zenfone 5-nya, tak perlu saya ulangi lagi di sini, supaya tidak menjadi autoplagiarism, hehe.

Saya akan fokus pada perbedaan di antara keduanya.

(more…)

Laptop Idaman Saya Saat Traveling

Laptop Idaman Saya Saat Traveling – Sebagai seorang blogger yang cukup ternama, saya lumayan sering harus melakukan traveling dalam rangka memenuhi undangan untuk hadir dalam sebuah acara.

Sewajarnya sebuah undangan, tentu penyelenggara berharap ada imbal balik bukan dari saya sebagai orang yang diundang?

Lha wong undangan nikah saja penyelenggara berharap imbal balik berupa amplop atau kado kan? *eh

Jika saya diundang dalam kapasitas saya sebagai seorang blogger, salah satu bentuk imbal balik yang diharapkan oleh pengundang adalah mengambarkan isi atau jalannya acara agar khalayak umum dapat mengetahuinya, bila perlu seolah terlibat langsung di dalamnya.

Pemberitaan tersebut bisa dilakukan misalnya melalui live tweet sepanjang acara berlangsung dan menulis di blog tentang acara tersebut.

Saat melakukan live tweet, senjata yang saya butuhkan adalah sebuah smartphone. Live tweet membutuhkan mobilitas yang tinggi serta kesigapan dalam mengikuti acara.

(more…)

Menembus Relung Waktu Dengan Laptop ASUSku

Aku menahan diri untuk melampiaskan kekesalanku saat kulihat layar masih menampilkan angka 30% sedari tadi. Laptopku sedang butuh di-update, sementara aku punya tugas yang harus segera dikumpulkan.

Kenapa juga laptop itu harus di-update sekarang? Kenapa tidak besok saja? Mending kalau cepat proses update-nya. Lha ini laju prosesnya sungguh bikin gemes.

Tidak hanya update di saat-saat genting, dia juga sangat terasa lambat saat digunakan. Aku memang agak tidak sabaran sih, tapi aku yakin tidak seharusnya dia beroperasi selamban itu. Aku tidak mengerti lagi apa yang terjadi dengan laptop satu ini, tapi yang jelas, aku sudah tidak tahan lagi.

Yach, memang kalau dipikir, laptopku ini sudah renta. Saat kubuka catatan pembeliannya – aku memang sering mencatat barang-barang yang kubeli, khususnya barang elektronik – terpana juga aku karena ternyata umurnya sudah berjalan lebih daripada lima tahun.

(more…)

ASUS ROG Strix GL504, Laptop Gaming Berbezel Super Tipis

ASUS ROG Strix GL504, Laptop Gaming Berbezel Super Tipis – Bicara laptop, apalagi laptop gaming, ASUS adalah juaranya. Ini bukan ngecap karena ada buktinya.

Menurut IDC, pada kuartal pertama tahun 2018, pangsa pasar laptop consumer ASUS mencapai 35 persen, naik lumayan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 30,5 persen.

Pada sektor laptop gaming, berdasarkan data GfK, pada kuartal kedua 2018 ASUS menguasai pangsa pasar sebesar 50,3 persen untuk kategori notebook gaming berbasis Nvidia GTX.

Sedangkan jika dipetakan berdasarkan harga, pada segmen harga Rp20 juta ke atas, ASUS menguasai pangsa pasar dengan 40,6 persen. Pada rentang harga Rp15 juta hingga Rp20 juta, pangsa pasar ASUS mencapai 66,5 persen.

Tak salah jika ASUS pede dengan terus mengeksplorasi laptop gaming dan pada tanggal 14 Agustus 2018, dalam event bertajuk “Embrace The Edge of Power”, ASUS secara resmi memperkenalkan laptop gaming terbaru yang diberi nama ASUS ROG Strix GL504.

(more…)