Bulan Desember 2019, ASUS meluncurkan ROG Phone II, sebuah smartphone yang dikhususkan bagi para pecinta game.

Meskipun diluncurkan pada akhir tahun 2019, tetapi ROG Phone II berpotensi menjadi smartphone gaming terbaik sepanjang tahun 2020 nanti. Ada banyak alasan yang membuat saya berani mengeluarkan pernyataan ini.

Hancurnya Stigma Negatif Game

Nah, sebelum menuju ke sana, mari kita bahas dulu: kenapa harus hape gaming? Bukankah selama ini kata “game” memiliki stigma negatif di masyarakat?

Stigma negatif ini barangkali mulai muncul ketika game mulai muncul dalam bentuk elektronik. Sebelum ada game elektronik, anak-anak bermain di tempat terbuka (outdoor), bermain bersama-sama dengan teman-temannya, sehingga terjadi interaksi dan bersosialisasi.

Pun ketika bermain di lokasi indoor, permainan yang dimainkan selalu melibatkan banyak pemain, seperti halma, kartu remi, monopoli, dan lain-lain.

Permainan-permainan seperti ini selain mengajarkan anak untuk bisa bergaul dengan teman-temannya, belajar berkompetisi sehat, belajar menerima kekalahan, juga tidak terlalu menyita waktu.

Era Game Elektronik

Lalu muncullah video game. Di Indonesia, pada awalnya video game yang populer adalah video game arcade atau anak zaman itu sering menyebutnya dengan ding dong.

Video game arcade ini bentuknya besar dan berat, sehingga saat itu hanya pengusaha saja yang mampu membelinya dan video game tersebut disewakan.

Sumber: techradar.com

Mulailah anak-anak pada zaman itu tergoda untuk bermain video game yang menurut mereka lebih menarik ketimbang permainan tradisional.

Karena harus bermain di tempat penyewaan, sudah tentu anak-anak ini harus keluar rumah. Nah, mulailah timbul masalah karena banyak anak yang tidak pulang-pulang, ngendon terus di tempat video game, entah mereka bermain atau hanya menonton orang bermain game.

Lalu muncullah game dalam bentuk gadget dan konsol. Gadget game yang populer adalah Game & Watch dan konsol game dipelopori oleh Atari.

Sumber: lulu-berlu.com

Dengan adanya gadget dan konsol game ini, anak-anak jadi lebih betah di rumah, tapi tetap belum memecahkan masalah lupa waktu bermain game.

Akibatnya, stigma negatif terhadap game semakin dalam saja.

Untunglah hadirnya internet mengubah banyak hal. Memang tidak dipungkiri bahwa ada hal-hal negatif juga yang datang seiring dengan hadirnya internet, tetapi kudu diakui bahwa internet membawa banyak informasi baru yang tadinya seolah terpendam.

Dalam pembahasan tentang game, hal-hal baru yang kemudian diketahui berkat adanya internet antara lain adalah bahwa game tak selalu negatif karena ternyata bisa melatih refleks, melatih pengambilan keputusan, melatih daya juang, dan banyak lagi.

Berkat adanya internet, game juga dipertandingkan hingga akhirnya menjadi salah satu cabang olahraga resmi yang bahkan masuk ke ajang internasional seperti Asian Games, Sea Games, dan nantinya juga Olimpiade. Olahraga game ini disebut dengan eSport.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang berprestasi pada berbagai ajang eSport dan sering menjadi juara.

Inilah yang akhirnya membuat stigma negatif game memudar dan bahkan kini justru banyak diminati karena ternyata membawa dampak positif, salah satunya mendatangkan banyak rezeki.

ASUS Yang Visioner

ASUS ternyata sudah sejak lama mencium gelagat bahwa suatu saat nanti game tidak akan dinilai negatif terus. Pada tahun 2002, ASUS mulai mengembangkan produk yang fokus ke arah gaming.

Setelah dikembangkan intensif selama empat tahun, akhirnya pada tahun 2006 secara resmi ASUS melahirkan Republic of Gamers yang disingkat dengan ROG.

Awalnya, produk ROG adalah PC gaming. Wajar karena PC merupakan produk yang paling mudah diutak-atik untuk dimaksimalkan performanya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, mulai dimungkinkan membuat laptop dengan performa ganas yang cocok untuk gaming tetapi dengan body yang masih acceptable untuk mobilitas.

ASUS terus berinovasi sehingga mampu membuat produk laptop gaming yang tipis dan ringan (meskipun tentu tak setipis dan seringan laptop non gaming) tetapi memiliki performa yang mumpuni, hingga akhirnya tercipta jugalah produk “bungsu” ROG, yaitu smartphone gaming.

ROG Phone, Sang Smartphone Gaming

Meskipun produk ROG sudah malang melintang sejak 2006, tetapi ROG Phone baru muncul pada tahun 2018. Namun tentunya ini bisa dimaklumi mengingat ASUS sendiri baru mengeluarkan smartphone pada tahun 2014 melalui Zenfone 4, 5, dan 6.

Lagipula, pada dekade 2010, game pada platform smartphone memang kurang booming dibandingkan dengan konsol atau PC.

Ketika game mulai bermunculan pada platform smartphone, sasarannya adalah produk smartphone yang tergolong flagship, tetapi bagaimanapun tetaplah “hape biasa”.

Sekali lagi, ASUS melihat peluang dan pada tahun 2018, ASUS menghentak dengan mengeluarkan ROG Phone. Dengan segera, ROG Phone menjadi smartphone gaming primadona di kalangan gamer.

Di Indonesia, gaung ROG Phone kurang begitu terdengar karena sedikit terkendala masalah teknis.

ROG Phone II, Primadona Baru Smartphone Gaming

ASUS tak mau mengulangi kesalahan pada saat meluncurkan ROG Phone generasi pertama di Indonesia. Peluncuran ROG Phone II dipersiapkan dengan masak dan akhirnya pada tanggal 5 Desember 2019 ini diluncurkan dengan sukses.

Pasar ternyata antusias menerima ROG Phone II dan seperti saya katakan di atas tadi, ROG Phone II bakal menjadi smartphone gaming terbaik sepanjang tahun 2020 nanti.

Nah sekarang, apa alasannya ROG Phone II bakal menjadi yang terbaik? Infografis berikut akan membantu memahami spesifikasi ROG Phone II yang menjadikannya smartphone gaming terbaik, sedangkan penjelasan lengkapnya akan diberikan di bawahnya.

Klik untuk melihat gambar dalam ukuran lebih besar

Prosesor Terbaik

ROG Phone II menggunakan chipset terbaik yang tersedia pada akhir 2019 ini dan chipset tersebut tergolong masih sangat baru, sehingga umurnya pasti panjang.

Chipset tersebut adalah CPU 2.96GHz Qualcomm® Snapdragon™ 855 Plus Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor dan GPU Qualcomm® Adreno™ 640.

Selain memiliki kecepatan komputasi yang tinggi, chipset ini juga memiliki modem X24 LTE yang terintegrasi, modem ini menjamin kecepatan download hingga 2Gbps dan upload hingga 316 Mbps.

Dengan menggunakan chipset ini, ROG Phone II menduduki peringkat pertama benchmark Antutu dengan skor 496.662.

Jadi bisa dijamin dengan prosesor sekencang ini, game apapun pasti akan berjalan dengan mulus.

Display Luas dan Akurat

Para perancang game dengan sepenuh hati mencurahkan pikiran dan tenaga untuk merancang game yang bukan saja menyenangkan untuk dimainkan, tetapi juga memiliki tayangan yang indah, misalnya arena permainan yang digambarkan dalam bentuk pemandangan.

Dengan menggunakan ASUS ROG Phone II, kerja keras para pengembang game tersebut bakal terbayar dan tentu saja penggunanya bakal menikmati dengan riang.

Semua berkat bentang layar yang luas, mencapai 6.59 inci, serta resolusi tinggi 2340 x 1080. Teknologi AMOLED yang digunakan oleh layar ROG Phone II ini bakal menampilkan warna yang memukau. Konten HDR bakal ditayangkan dengan enteng, bahkan reproduksi warnanya sangat akurat berkat setting color space DCIP-3 hingga 111,8% dengan Delta E<1.

Kamu juga tidak perlu ragu-ragu memencet layar terus menerus saat bermain game karena layarnya telah dilapisi dengan Gorilla Glass 6.

Gambar Halus dan Responsif

Display ROG Phone bukan cuma indah dipandang, tetapi hal terpenting dari sebuah produk smartphone gaming tetap tidak dilupakan, yaitu refresh rate dan response time.

Refresh rate adalah jumlah frame (gambar) per detik yang dapat ditampilkan di layar. Jika dibayangkan sebuah animasi, semakin banyak jumlah gambar per detik, tentu gerakannya akan semakin halus.

Refresh rate ROG Phone II adalah 120Hz alias 120 gambar per detik. Dengan tampilan gerakan yang halus, kamu bakal lebih mudah memperhitungkan gerakan karakter game, termasuk juga gerakan lawan.

Sedangkan respons time adalah seberapa cepat layar memberikan respon ketika dipencet. Respon time ROG Phone II ini adalah 1 milidetik atau 1/1000 detik, jadi 1/1000 detik setelah dipencet, layar langsung memberikan respon. Kamu bakal mudah mengendalikan karakter game karena dia akan “menurut”, 1/1000 detik setelah kamu perintahkan bergerak, dia akan bergerak.

Dengan kemudahan pengendalian karakter, kamu dijamin bakal lebih mudah memenangkan game yang dimainkan.

Memang benar ada yang mengatakan bahwa yang terpenting adalah man behind the gun, tetapi jika “gun” yang digunakan juga begitu mumpuni, tentu bakal lebih dahsyat lagi.

Untuk memberikan penjelasan tentang response time ini, kamu bisa menyimak video berikut.

Audio Menggelegar

Sebuah game tanpa sound effect tentu kurang “nendang”, sekeren apapun tampilan grafisnya. ROG Phone II tentunya tidak hanya dilengkapi dengan kemampuan menampilkan tayangan yang prima, tetapi juga sekaligus audio yang menggelegar.

Speaker ROG Phone II terletak di bagian atas dan bawah (dahi dan dagu) sehingga ketika kamu menggunakannya dalam posisi lanskap, speaker tersebut akan berada di kiri dan kanan, serta menyemburkan suara stereo.

Kalau kamu tak ingin mengganggu teman di sebelahmu, sebuah lubang jack 3.5mm siap untuk ditancapi earphone.

Untuk komunikasi, ROG Phone II menyediakan beberapa lubang mikrofon di beberapa tempat, sehingga kamu bisa memegang ROG Phone II dalam berbagai posisi tanpa khawatir menutupi lubang mikrofon tersebut.

Ruang Kontrol Khusus

Untuk memberikan kendali yang lebih optimal terhadap game, ROG Phone II memiliki ruang kontrol khusus yang disebut dengan Armoury Crate dan Game Genie.

Armoury Crate adalah pusat komando yang memungkinkan kamu mengelola semua game yang kamu install, mengelola profil, dan konfigurasi semua pengaturan terkait game di ROG Phone II.

Sedangkan Game Genie merupakan panel kontrol untuk mengoptimalkan kinerja smartphone, antara lain dengan mematikan notifikasi, mengunci tingkat kecerahan, mengatur sensor AirTrigger, dan lain-lain.

Sensor AirTrigger

Seorang gamer yang terbiasa bermain dengan konsol, umumnya terbiasa dengan adanya banyak tombol pada controller game yang digunakan. Nah, untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, ROG Phone II menyediakan sensor AirTrigger yang bisa menjadi dua tombol tambahan dalam melakukan kontrol terhadap game.

Fitur ini sudah terdapat sejak ROG Phone generasi pertama dan pada ROG Phone II ini ditingkatkan akurasinya.

Sensor AirTrigger akan efektif digunakan untuk game yang tampilannya lanskap. Faktanya, nyaris semua game yang membutuhkan kontroller khusus, pasti memiliki tampilan lanskap.

Koneksi Optimal

ROG Phone II memiliki beberapa antena yang menjamin koneksi bakal optimal, dalam orientasi apapun kamu memegangnya.

Hanya memang posisi lanskap sedikit diberi porsi lebih karena nyaris semua game akan dimainkan dalam posisi lanskap.

Hebatnya ROG Phone II tidak hanya dilengkapi dengan koneksi ke Wi-Fi dan LTE saja, tetapi juga memiliki NFC. Jadi smartphone ini bakal nyaman juga digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Stamina Super

Salah satu hal yang ditakuti oleh para gamer adalah kehabisan daya baterai saat bermain game, apalagi jika saat itu posisinya sedang unggul atau hampir menamatkan level tertentu.

Kamu tak perlu khawatir sering kehabisan baterai karena ROG Phone II memiliki baterai berkapasitas jumbo, yaitu 6000 mAh, sehingga staminanya super.

Pun ketika habis, kamu tak perlu menunggu terlalu lama untuk pengisian ulangnya karena dengan teknologi Quick Charge 4.0, baterai bisa diisi ulang dari 0 hingga 4000 mAh dalam waktu 58 menit saja.

Yang menarik, ROG Phone II memiliki side mounted connector alias konektor di bagian samping. Jadi ketika butuh diisi ulang, kamu bisa menancapkan kabel USB di bagian samping kiri (atau bawah dalam orientasi lanskap), sehingga kamu tetap bisa bermain sambil diisi ulang.

Memang sebaiknya istirahat dulu saat baterai diisi ulang, tapi jika dalam keadaan nanggung, sedang unggul atau hampir tamat, kan sayang untuk dilewatkan.

Kamera Terbaik

Meskipun dirancang sebagai ponsel gaming, tetapi sektor kamera tetap tidak dilupakan oleh ASUS. Bahkan ROG Phone II menggunakan salah satu sensor kamera terbaik yang tersedia, yaitu Sony IMX586, dengan resolusi 48MP.

Kamera ini didampingi dengan lensa kedua yang memiliki resolusi 13MP dan sudut lebar.

Di sisi depan, terdapat sebuah kamera selfie dengan resolusi 24MP, sangat cukup untuk mengambil foto selfie atau melakukan video call.

Tak cuma dilengkapi sensor kamera terbaik, tetapi kemampuan fotografi ROG Phone II ini juga keren berkat fitur pemotretan manual yang dimilikinya. Hal-hal yang dapat diatur secara manual adalah fokus, shutter speed, ISO, exposure value, dan white balance.

Sistem Operasi

ROG Phone II menggunakan sistem operasi Android Pie yang nantinya bisa diupgrade hingga Android 10 atau Q.

Antarmuka yang digunakan adalah ROG UI yang dioptimalkan untuk penggunaan game, serta memiliki fitur X Mode yang memungkinkan kamu mendedikasikan seluruh kinerja sistem untuk bermain game.

Pendinginan Optimal

Ibarat mesin, semakin performanya digeber, tentu semakin panas dan membutuhkan pendinginan yang optimal. ASUS tentu sudah mempertimbangkan hal ini dan menyematkan fitur pendingin AeroActive Cooler II.

Pendingin ini mampu mendinginkan sistem hingga 5° C, suaranyapun hening, 4 kali lipat lebih hening dibandingkan dengan smartphone lainnya yang memiliki sistem pendingin aktif.

Aksesoris Melimpah

Jika kamu tidak puas terhadap kemampuan standar ROG Phone II, tersedia berbagai aksesoris yang mampu digunakan untuk mendongkrak kemampuan gaming ROG Phone II.

Beberapa aksesoris ROG Phone II adalah:

  • TwinView Dock II: dock yang memperluas layar permainan, ROG Phone II akan seolah-olah menjadi laptop.
  • Gamepad Kunai: kontroller yang bersifat modular, dipasangkan di sisi kiri dan kanan ponsel dalam orientasi lanskap.
  • ROG Lighting Armor Case: case yang bukan saja melindungi ponsel kamu dari benturan, tetapi juga menampilkan pencahayaan aura.
  • Aero Case: case yang melindungi ROG Phone II dengan tetap memaksimalkan pembuangan panas.
  • AeroActive Controller II: pendingin tambahan yang memaksimalkan proses pembuangan panas, yang pada akhirnya bakal menjaga performa ponsel.
  • Mobile Desktop Dock: menyulap ROG Phone II menjadi PC karena dock ini dapat dihubungkan dengan monitor, keyboard, dan mouse.

Spesifikasi ROG Phone II

Finish / Color Black Glare
Capacity Internal storage Up to UFS 3.0 512GB
Weight and Dimensions height: 170.99mm (6.73 inches)
width: 77.6mm (3.06 inches)
depth: 9.48mm (0.37 inches)
weight: 240 grams (8.47 ounces)
Display 6.59-inch 19.5:9 (2340 by 1080) 120Hz/1ms AMOLED 10-bit HDR display
600nits outdoor readable brightness
Delta E < 1
111.8% DCI-P3, 107.4% NTSC, 151.7% sRGB color gamut display
500,000:1 contrast ratio AMOLED display with Corning® Gorilla® 6 Glass
Bluelight filter for eye care
Supports Always On
Capacitive touch panel with 10 points multi-touch (supports glove touch)
Processor CPU: 2.96GHz Qualcomm® Snapdragon™ 855 Plus Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor

GPU: Qualcomm® Adreno™ 640
Memory Up to LPDDR4X 12GB RAM
Main Rear Camera Sony flagship IMX586 48MP image sensor – 1/2.0” large sensor size, 0.8 µm pixel size
Quad Bayer technology – 12MP, 1.6 µm large effective pixel size
F1.79 aperture
26mm equivalent focal length in 35mm film camera
6p lens
79° field of view
2×1 On-chip-lens phase detection autofocus
LED flash

Rear camera modes:
Auto
Portrait
Panorama
Night
Pro (RAW file support / up to 32 seconds long exposure)
AI Scene Detection in 16 types: food, sky, green field, plant, ocean, sunset, snow, flower, stage, dog, cat, people, text, tripod, QR code, night view
8 various filters
Second Rear Camera 13MP, 125° ultrawide camera
200% wider view for more friends and scenery in the frame
Real-time distortion correction
11mm equivalent focal length in 35mm film camera
Front Camera 24MP
F2.0 aperture
27mm equivalent focal length in 35mm film camera
77.9° field of view

Front camera modes:
Auto
Portrait
8 various filters
Video Recording 4K UHD (3840 by 2160) video at 30 / 60 fps for main rear camera, at 30 fps for second rear camera
1080p FHD video recording at 30 / 60 fps
720p HD video recording at 30 fps
3-axis electronic image stabilization for rear cameras
Time Lapse (4K UHD video)
Slow Motion video (1080p at 240 / 120 fps; 720p at 480 fps)
Take still photo while recording video
Audio Speaker:
Dual front-facing speakers with DTS:X
Ultra Stereo speaker with dual NXP TFA9874 smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

Audio Output:
Hi-Res audio 192kHz/24-bit standard that is 4 times better than CD quality
DTS:X Ultra 7.1 virtual surround sound for headphone support
AudioWizard with listening profile

Microphone:
Quad microphones with ASUS Noise Reduction Technology

FM Receiver:
FM radio
Wireless Technology Integrated 802.11a/b/g/n/ac
Bluetooth V 5.0 (BR/EDR+LE), supports Qualcomm® aptX Adaptive
Wi-Fi direct
NFC
Navigation GPS (L1+L5), GLO, BDS, GAL (E1+E5a), QZSS (L1+L5)
SIM Cards Dual slots: Dual 4G SIM standby
Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Network Standard GSM/GPRS/EDGE; WCDMA/HSPA+/DC-HSPA+; FDD-LTE; TD-LTE

Data rate:
DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42Mbps
8GB/128GB Variant : LTE 2CA Cat18 UL up to 211 Mbps / 4CA Cat 15 DL up to 800 Mbps
12GB/512GB Variant : LTE 2CA Cat18 UL up to 211 Mbps / 5CA Cat 18 DL up to
1.2 Gbps 12GB/512GB Variant : 4×4 MIMO and CA w/4×4 MIMO supported

Bands:
FDD-LTE (Bands for 8GB/128GB variant 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 28)
FDD-LTE (Bands for 12GB/512GB variant 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 26, 28, 29, 32, 66)
TD-LTE (Bands for 8GB/128GB variant 34, 38, 39, 40, 41)
TD-LTE (Bands for 12GB/512GB variant 34, 38, 39, 40, 41, 46)
WCDMA (Bands for 8GB/128GB variant 1, 2, 3, 4, 5, 8)
WCDMA (Bands for 12GB/512GB variant 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 19)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)

ASUS phone 4G/LTE band compatibility varies by region, please check compatibility with local carriers.
UL/DL speed depends on operational status of local carriers.
Sensor In-display fingerprint, Face recognition, Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Hall sensor, Ambient light sensor, Ultrasonic sensors for AirTrigger II and grip press, Dual vibrators.
External Buttons and Connectors Built-in speaker
AirTrigger II
On/Off (Sleep/Wake)
Volume
3.5mm audio jack (1 Headphone/Mic-in)
USB-C™ connector
Side-mounted connector
Battery 6000mAh high capacity battery, supports Quick Charge 4.0 and PD Charging
Power Adapter supports up to 30W QC4.0 / PD3.0 / Direct Charge adapter
Operating System Android™ Pie™ with new ROG UI
In the Box 12GB/512GB variant
AeroActive Cooler II
Aero Case
Type-A to C Cable
Ejector pin (SIM tray needle)
USB power adapter (30W)
Documentation (user guide, warranty card)

8GB/128GB variant
Aero Case
Type-A to C Cable
Ejector pin (SIM tray needle)
USB power adapter (30W)
Documentation (user guide, warranty card)

Note: Specifications and contents may vary by region.

Harga ROG Phone II

Harga resmi ROG Phone II adalah sebagai berikut:

  • Varian 8/128: Rp8.499.000
  • Varian 12/512: Rp12.499.000

Follow me on social media:
ROG Phone II Hape Gaming Terbaik 2020
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.