Category: Teknologi Informasi

  • Tips Mengelola Partisi Hard Disk

    Sebagai media simpan, peran hard disk pada komputer sangatlah vital. Bahkan bisa dibilang, hard disk merupakan komponen paling berharga pada sebuah komputer. Kalau prosesor rusak, Anda bisa membeli prosesor baru dan komputer bisa digunakan lagi. Demikian pula halnya dengan RAM, kartu grafis, bahkan motherboard sekalipun.

    Nah, kalau hard disk rusak? Memang bisa beli baru lagi tapi bagaimana dengan data yang ada di dalamnya? Data inilah yang sebenarnya memiliki nilai tinggi.

    Meski demikian, bukan berarti hard disk lalu tidak boleh “disentuh” sama sekali. Misalnya saja pada suatu kesempatan ada kebutuhan untuk memperbesar ukuran partisi atau sebaliknya, memecah sebuah partisi menjadi beberapa partisi baru, tetapi begitu ketakutan kehilangan data sehingga akhirnya justru tidak ada langkah apa-apa yang dilakukan. Padahal barangkali kebutuhan tersebut cukup mendesak.

    Kalau ada partisi yang tinggal sedikit ruang kosongnya, apalagi jika yang penuh itu drive C – partisi yang sangat penting bagi sistem – padahal ada partisi lain yang nyaris kosong, mengapa tidak memindahkan ruang kosong tersebut ke drive C? Takut rusak?

    Ya sebenarnya tidaklah perlu segitu paranoidnya. Sekarang sudah cukup banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk mengelola partisi hard disk tanpa harus membahayakan data yang ada di dalamnya.

    Salah satu yang baru saja saya coba adalah EaseUS Partition Master.

    (more…)

  • Mengapa Facebook Saya Posting Hal Porno?

    Judul post ini pastilah merupakan hal yang ditanyakan oleh banyak orang akhir-akhir ini. Kok bisa sih akun Facebook saya posting hal porno? Tanpa saya ketahui pula?

    Lalu pemilik akun tersebut akan menyalahkan hacker karena sudah meretas akun Facebook mereka. Manusiawi sih. Padahal sebenarnya, itu salah mereka sendiri loh, hehehe.

    Heh, berani-beraninya menyalahkan kami?

    Sebentar, jangan marah dulu yach. Maksudnya begini, konten porno itu bisa muncul karena pemilik akun sendirilah yang memberikan ijin pada konten tersebut untuk muncul di wall Facebook-nya.

    He, mana mungkin? Kapan kami melakukannya?

    Anda melakukannya tanpa sadar. Jadi gini:

    (more…)

  • Trik Upgrade ke Windows 10 Sekarang Juga

    Tanggal 29 Juli lalu Windows 10 sudah resmi dirilis. Saya yakin sebagian besar pengguna Windows 8 sudah tidak sabar untuk mengupdate Windows-nya, bahkan pasti sudah sejak lama melakukan reservasi. Sayangnya, sampai detik ini masih banyak yang belum menerima notifikasi update, meskipun sudah melakukan reservasi. Padahal sudah “kemecer” (ini kosa kata Bahasa Jawa yang agak susah diterjemahkan, mungkin padanan yang agak dekat adalah “horny”) untuk update. (ngacir)

    Nah, bila ingin update ke Windows 10 sekarang juga, trik berikut ini bisa diikuti. (Cuma harap diingat, koneksi internet mutlak dibutuhkan, makin cepat makin baik).

    (more…)

  • Jaconda, Bot Cerdas Telegram

    Beberapa hari terakhir ini, setidaknya di lingkaran pertemanan saya, aplikasi Telegram sedang naik daun. Tahu khan ya Telegram itu apa. Atau jangan-jangan ndak tahu? Telegram itu aplikasi chatting yang mirip-mirip dengan WhatsApp. Kalau WhatsApp sampai gak tahu ya kebangetan. (upss)

    Telegram ini bisa mencuri hati para pengguna gadget di antaranya adalah karena memiliki feature untuk memention user lain dan reply suatu post, dua feature yang sangat bermanfaat khususnya saat berinteraksi di dalam sebuah grup.

    Namun sepertinya yang menjadi “gong”-nya bukan itu, melainkan si Jaconda. Apa atau siapa itu Jaconda?

    (more…)

  • Menggunakan Kingston MicroSDXC Class 10 64 GB

    Salah satu yang bikin saya rada deg-degan saat menggunakan smartphone adalah bila ruang simpan internalnya penuh. Ya maklumlah, kadang suka install berbagai macam aplikasi, meski kadang-kadang sudah ada aplikasi sejenis yang terinstall, hehe. Twitter client sebagai contoh, meski sudah menginstall Twitter client resmi dari Twitter, kadang masih kepingin install yang lain macam Twicca (Android), Aeries dan Tweetium (Windows Phone).

    Barangkali kalau ada istilah shopaholic bagi orang yang suka belanja, maka saya ini bisa digolongkan installaholic.

    Masih untung saya ini tidak suka selfie yang berakibat memori simpan makin penuh lagi gara-gara foto selfie.

    Untunglah Kingston MicroSDXC Class 10 64 GB yang mulai saya gunakan beberapa waktu lalu bisa meredakan rasa deg-degan saya. Kapasitasnya 64 GB gitu loh. Kalo dipasang di smartphone, sepertinya ya rada kebangetan kalau sampai penuh.

    (more…)

  • Review Singkat Kingston MicroSDXC Class 10 64 GB

    Pemilik ponsel, khususnya yang berembel-embel “cerdas”, ditambah pula jika dilengkapi dengan kamera yang mumpuni, pastinya tak akan pernah puas dengan media simpan standar bawaan ponselnya. Kebutuhan akan penyimpanan data akhir-akhir ini bisa dibilang sangat tinggi, apalagi jika pemilik ponsel tersebut suka memotret dan selfie.

    Untunglah sebagian besar ponsel cerdas tersebut memiliki kemampuan untuk diperluas kapasitas simpannya dengan menambahkan MicroSD. Dan untung pula, tersedia MicroSD dengan kapasitas besar, salah satunya adalah Kingston MicroSDXC Class 10 dengan kapasitas 64 GB.

    Kingston MicroSDXC Class 10

    Berikut kesan saya tentang Kingston MicrosSDXC Class 10.

    (more…)

  • Snapdragon, Sang Naga di Era Modern

    Kita tentu sering membaca kisah-kisah dongeng klasik, khususnya yang datang dari tanah Eropa. Di dongeng-dongeng tersebut seringkali dikisahkan akan hadirnya karakter naga, yang memiliki sosok gagah perkasa dan memiliki kekuatan super seperti mampu menyemburkan api dan bisa terbang.

    Di era modern ini, sang naga ternyata tetap ada dan nyata, bukan sekedar dongeng. Sudah tentu sosoknya tidak hadir dalam bentuk kadal raksasa bersayap, melainkan kecil mungil, seolah tak berdaya. Namun jangan salah sangka, meski kecil mungil, ternyata tetap memiliki kekuatan super seperti si naga dongeng, meski sekali lagi, bukan dalam bentuk kemampuan menyemburkan api atau terbang.

    Sang Naga itu adalah Snapdragon, atau lebih lengkapnya Qualcomm® Snapdragon™. Ya, Snapdragon merupakan sebuah prosesor yang menjadi jantung suatu smartphone atau tablet.

    Qualcomm Snapdragon

    Qualcomm sebagai perusahaan produsen Snapdragon memang sudah lama malang melintang di dunia teknologi mobile dan nirkabel, bahkan semenjak lahirnya 29 tahun yang lalu. Mereka bahkan telah menggelontorkan dana riset hingga mencapai US$ 27 milyar. Dan hasilnya?

    (more…)

  • Menjajal Windows 10 Technical Preview

    Ndak terasa Microsoft sudah akan merilis Windows versi baru lagi. Versi terbaru Windows yang tadinya digembar-gemborkan akan punya nama Windows 9 ternyata bikin kecewa banyak orang karena tebakannya salah. (upss)

    Jadi Windows terbaru ini akan punya nama Windows 10. Persisnya sih tidak diketahui mengapa tiba-tiba loncat dari Windows 8 ke Windows 10. Barangkali kalau diberi nama Windows 9, nanti seandainya dapat service pack sampai 5 kali atau 8 kali akan bikin bingung, soalnya namanya jadi Windows 9.5 dan Windows 9.8. Sangat berpotensi keliru dengan Windows 95 dan Windows 98. (lmao)

    Hehe, gak ding, nanti saya dibalang sandal sama Bill Gates. Mending-mending kalo dibalang segepok duit dollar. :p

    Apapun alasannya, sudah pasti Windows terbaru ini bakal bernama Windows 10 dan sudah muncul Technical Preview-nya. Kalo minat, silakan download di http://windows.microsoft.com/en-us/windows/preview-iso dan ikuti petunjuknya di sana.

    Saya sendiri sudah sempat menjajal Windows 10 Technical Preview ini. Windows-nya saya install di Asus Vivobook S200, supaya karakter touch screen-nya bisa dicoba sekalian. (Tentang Asus Vivobook S200-nya pernah saya review di sini). Nah, inilah kesan saya terhadap Windows 10 ini.

    (more…)

  • Menjadi Cerdas Itu Keren

    Ketika saya kecil, saya ini jauh dari keren. Meski untuk standar zaman itu sekalipun. Kecuali mungkin ibu saya yang berpikir kalau saya ini keren. Thanks Mom *terharu.

    Saya ini kurus, hitam (ya relatif hitamlah) (upss) , kalau main sepakbola ndak pernah mencetak gol, kalau ikutan lomba lari selalu juara 3 tapi dihitung dari belakang. Paling-paling yang rada bisa saya banggakan adalah bisa berenang. Tapi mana ada kegiatan renang di sekolah? Jadi saya ndak punya kesempatan untuk tampil cool di hadapan teman-teman saya.

    Namun saya tidak pernah merasa minder meski dianggap tidak keren. Apa sebab? Soalnya saya ini juara kelas! Yach, di samping mungkin memang cerdas dari sononya, saya ini rajin membaca. Karena rajin membaca itulah maka pengetahuan saya bertambah. Sudah tentu bukan sembarang bacaan yang saya baca. Kalau waktu itu saya banyak membaca stensilan, entah sudah jadi apa saya sekarang. :mrgreen: Bacaan saya waktu itu lebih banyak berupa buku-buku ilmu pengetahuan dan komik Eropa semacam Tintin, Asterix, Lucky Luke.

    Kalau buku ilmu pengetahuan sudah jelas, pasti akan menambahkan pengetahuan. Lha kalau komik? Ya tergantung yang baca juga sih sebenarnya. Komik-komik Eropa yang saya sebutkan di atas banyak terinspirasi oleh kejadian nyata dan tokoh-tokoh yang nyata, misalnya Jesse James dan Billy The Kid di Lucky Luke, Julius Cesar dan Cleopatra di Asterix, lalu visualiasi kota/negara dan teknologi yang begitu dekat dengan aslinya di Tintin. Itu semua mendorong saya untuk mencari informasi lebih lanjut tentang tokoh atau lokasi geografis tertentu.

    Jadi sebenarnya tanpa sadar saya ini sudah memilah-milah informasi sejak dulu, alih-alih menelan begitu saja semua informasi yang saya dapat. Informasi yang tepat dan bermanfaat itulah yang membawa saya memiliki pengetahuan luas dan pada akhirnya “menggoreng” kecerdasan saya menjadi lebih matang. Buntutnya, saya menjadi lebih pede dan merasa cool. B-)

    Dan kebiasaan memilah informasi tersebut berlangsung hingga sekarang, pada era informasi, di mana informasi mengucur dengan derasnya, bukan lagi seperti air keran tapi seperti air terjun. Kemampuan untuk memilah informasi makin diuji. Tak mungkin lagi menggunakan “tangan kosong” untuk melakukannya, namun dibutuhkan sesuatu yang lebih mumpuni. Dan untuk itulah aplikasi Kurio ini hadir.

    Kurio adalah aplikasi yang dilahirkan untuk membantu penggunanya dalam memilah informasi. Kurio akan mengambil berita (istilah kerennya ngefeed) dari berbagai situs berita dan membagi-baginya dalam berbagai kategori. Tentu saja situs berita yang menjadi sumber Kurio adalah situs berita yang terpercaya dan kredibel.

    Saat pertama kali dijalankan, pengguna dapat memilih kategori informasi apa saja yang hendak ditampilkan oleh Kurio. Nantinya berbagai kategori yang telah dipilih tersebut akan ditampilkan dalam bentuk kipas, sebuah tampilan visual yang merupakan signature Kurio.

    Kurio App

    Ketika salah satu kategori dipilih, maka berita-berita terhangat pada kategori tersebut akan ditampilkan. Ketuk judul artikel untuk membaca isinya. Bila pengguna merasa isi artikel tersebut menarik, dia dapat langsung membagikan judul dan link artikel tersebut melalui Facebook, Twitter, Email, atau media lain seperti WhatsApp, Line, BBM.

    Pengguna dapat menandai sebuah artikel sebagai favorit atau menandai artikel tersebut untuk dibaca lain kali melalui layanan pihak ketiga seperti Instapaper atau Pocket.

    Warna latar belakang yang defaultnya putih dengan teks hitam juga dapat diganti menjadi latar belakang hitam teks putih. Ini tentu bermanfaat bagi mereka yang memang lebih nyaman membaca pada latar belakang gelap.

    Kurio juga dapat memberikan notifikasi apabila ada headline yang menarik.

    Dengan menginstall aplikasi Kurio ini di smartphone saya, saya berharap tetap bisa smart, karena sudah terbukti bahwa saya ini cool karena saya smart.

  • Asus Perkuat Eksistensi di Segmen Komersial

    Di tahun 2014 ini, Asus berhasil membangun brand mereka hingga mencengkeram erat di benak para konsumen pembeli komputer. Jika seseorang hendak membeli seperangkat komputer, entah PC atau notebook, pastilah Asus masuk ke dalam pertimbangan bahkan tak jarang keputusan akhirnya dijatuhkan untuk membeli Asus.

    Terbukti di tahun 2014 Asus berhasil mencatat prestasi gemilang, yaitu menjadi pucuk pimpinan klasemen penjualan notebook di Indonesia dengan pangsa pasar 32.6%. Untuk penjualan PC, memang Asus belum berhasil menjadi raja, namun tetaplah berada di papan atas. Lagipula untuk komputer desktop, kebanyakan konsumen sepertinya lebih menyukai komputer rakitan ketimbang komputer bermerk.

    Market Share
    Sumber gambar: www.infokomputer.com

    Prestasi yang ditorehkan Asus ini tentunya tidak lalu membuat mereka berpuas diri. Masih ada cukup ruang untuk terus mengembangkan diri. Jika keberhasilan di atas diperoleh di segmen consumer, maka sudah saatnya Asus juga menggarap segmen commercial.

    (more…)