Category: Teknologi Informasi

  • Kok Muncul No Name di Android Contact?

    Sudah beberapa minggu ini saya rada sebal kalau buka buku kontak Zenfone 5 saya. Soalnya muncul cukup banyak item bertuliskan No Name di buku kontak. Dan ketika item No Name tersebut dibuka, muncul sebuah nomor telpon diikuti dengan ikon Telegram. Nah, ketangkep luh. (muhaha) Jadi Telegram biang keroknya.

    Hasil penelusuran saya via Google untuk mencari penyebabnya tidak memberikan hasil. Jadi terpaksa saya oprek sendiri dan akhirnya ketemu juga solusinya. Intinya, jika Anda pernah menyimpan nomor teman Anda di Android Contact, lalu teman Anda itu menginstall Telegram dan nama yang dia gunakan di Telegram tidak sama dengan nama yang Anda simpan di Android Contact (bingung tho), maka bakalan muncul item No Name di Android Contact. Nama teman Anda di Telegram tersebut kudu diedit supaya jadi sama persis dengan nama yang di Android Contact.

    No Name Android Contact

     

    Caranya bagaimana?

    (more…)

  • Driver Terkini AMD: Catalyst Omega

    Perangkat keras tak akan berfungsi dengan maksimal bila tidak ada perangkat lunak yang mampu menjembataninya dengan sistem operasi. Dengan adanya driver, fungsi-fungsi yang ada pada perangkat keras tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

    Baru-baru ini, AMD merilis update driver terkini mereka, yaitu Catalyst Omega. Dengan menggunakan driver terbaru ini, Anda akan mendapatkan peningkatan kinerja antara 19%-29%, tergantung perangkat keras AMD yang digunakan dan aplikasi yang dijalankan.

    Beberapa keunggulan driver Catalyst Omega ini antara lain adalah:

    • Mendukung resolusi UltraHD, gambar akan nampak lebih halus, lebih nyata, dan makin tidak nampak “patah-patah”.
    • Mendukung OpenCL 2.0, membantu pengembang aplikasi untuk dapat mencapai fungsi-fungsi tertentu sesuai standar industri.
    • TressFX Hair 3.0, meningkatkan kualitas render rambut/bulu sehingga nampak lebih nyata.
    • CodeXL Tools, perkakas bagi developer untuk melakukan debug, profiling, dan analisis terhadap aplikasi.

     

    Nah, jika Anda adalah pengguna AMD, segeralah menuju ke halaman pengunduhan driver resmi mereka dan rasakan performa yang lebih dahsyat dari perangkat keras AMD Anda.

     

     

  • Bikin Lumia Jadi Remote Control PowerPoint

    Kalau ditanya, aplikasi apa yang paling populer digunakan untuk melakukan presentasi? Pasti sebagian besar bakal menjawab PowerPoint. Gak heran, PowerPoint ini sedemikian populernya, sepaket dengan Word dan Excel.

    Lalu pasti sebagian besar juga sering melihat orang melakukan presentasi menggunakan remote control, jadi bisa berjalan-jalan selama melakukan presentasi, tidak terpaku harus dekat dengan notebooknya. Ada banyak peranti USB yang bisa dimanfaatkan sebagai remote control presentasi.

    Namun jika ingin nampak lebih keren lagi, mengapa tidak menggunakan ponsel sebagai remote control presentasi? Bisa presentasi sambil sekaligus pamer ponsel, hehe (upss)

    Sebagai sesama produk Microsoft, tentu paling gampang menggunakan Lumia sebagai remote control. Bagaimana caranya?

    (more…)

  • Mantle dan FreeSync dari AMD Mengubah Segalanya

    OK, melanjutkan cerita saya kemarin tentang teknologi terbaru yang diusung oleh AMD. Jika kemarin saya bercerita soal Carizzo, prosesor mobile AMD, kali ini saya akan bercerita soal Mantle dan FreeSync yang semakin memantapkan AMD sebagai prosesornya para gamer.

    Mantle adalah Application Programming Interface (API) yang mampu meningkatkan performa dan kualitas visual khususnya untuk aplikasi game. Tentunya peningkatan performa ini juga harus diimbangi oleh monitor yang mumpumi, kalau gak ya percuma. (upss)

    Karena itu perlu menggunakan monitor yang diperlengkapi dengan teknologi FreeSync.

    (more…)

  • Mematikan Centang Dua Biru di WhatsApp

    Fasilitas baru di WhatsApp, yaitu centang dua biru, ternyata menimbulkan kegalauan bagi sebagian penggunanya. Banyak yang menganggap hal tersebut sebagai gangguan terhadap privacy. Pengembang WhatsApp ternyata tanggap dan di versi WhatsApp yang terbaru, yaitu mulai 2.11.44, fasilitas centang dua biru tersebut bisa dinonaktifkan.

    Jadi dengan mematikan fasilitas tersebut, pengirim pesan tidak dapat melihat apakah Anda sudah membaca pesan atau belum tetapi juga berlaku sebaliknya, Anda tidak bisa melihat apakah pesan Anda sudah dibaca oleh orang yang Anda kirimi pesan. Fair jadinya.

    Nah masalahnya, versi terkini WhatsApp di Google Play Store masih 2.11.352, versi yang belum bisa diatur fasilitas centang dua birunya. Trus gimana dong? Ya update manual saja. Caranya?

    (more…)

  • Prosesor Masa Depan AMD

    Sudah pada tahu khan ya kalo kemarin saya ke Singapore menghadiri acara AMD yang bertajuk Future of Compute. (upss) Sekaligus ini permohonan maaf saya kalau saya belum menanggapi komentar-komentar di blog ini.

    Dalam acara ini AMD mempresentasikan inovasi mereka yang diyakini akan mengubah proses komputer di masa depan. Ada banyak hal yang mereka presentasikan, sebagian kecil sudah bisa dibaca melalui live blogging saya di tulisan sebelumnya.

    AMD Future of Compute

    Nah, salah satu yang mereka telurkan adalah prosesor yang bakal menjadi trend di masa yang akan datang, yaitu APU (Accelerated Processing Unit) generasi terbaru mereka, Carrizo.

    Seperti apa Carrizo itu?

    (more…)

  • Live Blog – AMD Future of Compute

    Hi, ini live blog yang saya lakukan langsung dari W Hotel, tempat dilangsungkannya acara Future of Compute yang diselenggarakan oleh AMD.

     

  • BeritaSatu App for Android

    Salah satu tantangan yang dihadapi oleh para penyedia konten di internet saat ini adalah bagaimana menyesuaikan tampilan situsnya pada perangkat mobile. Seperti beberapa kali saya tulis juga di blog saya ini, trend terkini penggunaan perangkat mobile nampaknya mulai bergeser ke arah smartphone, maksimal phablet, bukan lagi tablet.

    Soal tablet, mungkin penyedia konten tak harus pusing memikirkan tampilan situsnya karena toh ukuran tablet cukup besar untuk menampilkan hasil yang sama dengan layar monitor komputer. Bagaimana dengan tampilan situs di smartphone atau phablet?

    Pendekatan yang banyak dilakukan adalah membuat versi mobile untuk tampilan sebuah situs. Pendekatan seperti ini sudah relatif lama dilakukan dan sementara ini nampaknya cukup baik. Namun sepertinya tetap dirasa kurang maksimal.

    Belakangan muncul konsep baru dalam memaparkan konten sebuah situs ke dalam smartphone, yaitu dengan membuat aplikasi khusus yang berjalan pada smartphone tersebut. Tampilan secara visual tak lagi harus menyerupai situs aslinya atau versi mobilenya, yang penting kontennya serta user friendly.

    Salah satu situs berita yang belum lama ini merilis aplikasi mobile untuk konten beritanya adalah Berita Satu dot Com. Situs yang aslinya beralamat di www.beritasatu.com ini merilis aplikasi bernama BeritaSatu juga dan tersedia untuk platform Android dan iOS. Berhubung gadget yang saya punya adalah Android, saya akan bahas aplikasi BeritaSatu di Android. Alamat untuk mengunduh aplikasi ini sangat mudah diingat: brt.st/android.

    Seperti apa aplikasinya? Yuk mari kita lihat lebih lanjut.

    (more…)

  • Acer Aspire E11, Gantinya Tablet

    Dulu hadirnya tablet digadang-gadang akan “membunuh” PC/Notebook. Tetapi pada kenyataannya tidak semudah itu. Faktanya, penjualan tablet sekarang ini cenderung menurun dan ada tanda-tanda penjualan PC/Notebook naik lagi.

    Kemungkinan besar, para pengguna tablet sudah “bertobat” (ninja) dan akhirnya menyadari kalau tablet itu kurang maksimal untuk dipakai bekerja. Paling-paling buat sosial media doang. Kalo pake tablet buat foto dan telpon malah bikin ilfil khan? (upss)

    Apalagi sekarang smartphone ukurannya juga besar-besar.

    Nah, notebook Acer Aspire E11 (E3-111-C5QL) ini nampaknya cocok banget jadi pengganti tablet. Alasannya?

    (more…)

  • Apalah Artinya Bermain Game Bila Tak Menghibur

    Salah satu hiburan yang paling memukau sejagad baru saja lewat. Ya, Piala Dunia 2014 telah berakhir dengan memunculkan Jerman sebagai jawaranya. Mereka yang tadinya tersihir pesona Piala Dunia ini lalu kembali lagi ke “kehidupan nyata”. Gegap gempita selama sebulan seolah sirna begitu saja.

    Tapi barangkali tidak tepat benar bila dikatakan keriuhan sepak bola berhenti begitu saja. Di beberapa tempat masih saja terdengar suara sorak sorai penonton dan komentator yang bersemangat. Selidik punya selidik, ternyata suara-suara itu berasal dari game sepakbola yang dimainkan para maniak bola. Barangkali mereka tak rela kehilangan suasana Piala Dunia atau penggemar Argentina yang balas dendam dengan bermain melawan Jerman pada mode easy.

    Bermain game sepakbola barangkali tak akan semeriah ini bila tak didukung oleh teknologi. Masih terbayang dalam ingatan saya ketika game sepakbola masih dimainkan melalui sebuah disket. Bentuk orang dan bolanya masih kotak-kotak. Pemain hanya bisa berbelok pada sudut 45 derajat atau kelipatannya. Suara sorak-sorai penonton demikian kaku.

    Tetapi coba bandingkan game sepakbola sekarang.

    (more…)