Saya datang di PB2010

Ya, ini untuk ketiga kalinya saya datang ke perhelatan akbar Pesta Blogger. Sama seperti tahun lalu, saya memutuskan berangkat ke Jakarta naik pesawat pagi dan pulang sehari setelahnya.

Nah, waktu mau berangkat saya sudah menjadi pusat perhatian. (huh, gaya (nottalking) ) Bagaimana tidak, keberangkatan pesawat saya ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, mengingat terjadi hujan abu di Jogja.

Melalui twitter, teman saya Gage sudah memberitahukan bahwa ada kemungkinan bandara ditutup. Lha tapi tiket sudah di tangan, ya saya tetap menuju bandara.

Untunglah, tidak terlalu lama saya menunggu karena dua jam kemudian saya berangkat.

Sampai di lokasi Pesta Blogger, saya sudah terlambat. No problemlah, wong tahun kemarin juga begitu.

Jujur saja, motivasi saya ikut Pesta Blogger hanyalah ingin kopdar dan sedikit promosi buku. :p Jadilah saya menenteng tas yang berat penuh buku. Rasanya lega ketika buku itu mulai habis saya bagikan. Itu berarti tas saya makin ringan. Tapi siapa menabur banyak, menuai banyak juga. Saya dapat banyak souvenir juga, alhasil tas saya tetap beraaattt, hiks.

Beberapa souvenir yang saya dapat bisa dilihat di gambar.

Saya senang karena akhirnya ketemu dengan mas Priyadi, salah satu blogger favorit saya (mas Pri jangan GR ya (hassle) ). Saya juga senang bertemu dengan banyak blogger, plurker, dan tuips tweeps, baik yang sudah kenal baik maupun yang tadinya cuma bisa hahahihi di dunia maya. Ndak usah saya sebut satu persatu ya, takut ada yang kelupaan, ntar malah tersinggung. Percayalah, saya senang sekali bertemu kalian semua.

Soal kesan terhadap acara Pesta Blogger, saya merasa ruang yang digunakan terlalu “terbuka”, sehingga peserta dengan mudahnya “bludhas-bludhus”, masuk keluar ke sana kemari. Sound system yang digunakan juga terlalu berisik, sehingga banyak peserta yang tidak tahan dan memilih keluar.

Di samping itu, saya juga mendengar ada beberapa peserta yang tidak kebagian goodie bag.

Ya memang tentunya mengadakan acara sebesar itu pastilah sulit untuk sempurna. Selalu saja ada kekurangan di sana-sini.

Namun secara umum saya bilang acara Pesta Blogger 2010 cukup baik, terlebih dengan adanya solidarisme para blogger dan onliner terhadap korban bencana alam yang terjadi jelang Pesta Blogger.

Mudah-mudahan tahun depan Pesta Blogger tetap bisa diadakan dan mudah-mudahan saya bisa datang lagi.

Oh ya, ini ada beberapa foto yang saya upload di Facebook.

Follow me on social media:

Similar Posts

14 Comments

    1. Ndak papa Tik, yang penting semua aman terkendali, saya bisa sampai lokasi PB dan sekarang sudah sampai di rumah, utuh, tidak cuil sedikitpun 😀

  1. Maaf ya, Om, untuk “kunci”nya memang saya tidak bisa memberikan. Hahahaha…

    Wong saya aja belom dapet dari klien yang baik hati ituh. :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *