Ya, ini untuk ketiga kalinya saya datang ke perhelatan akbar Pesta Blogger. Sama seperti tahun lalu, saya memutuskan berangkat ke Jakarta naik pesawat pagi dan pulang sehari setelahnya.

Nah, waktu mau berangkat saya sudah menjadi pusat perhatian. (huh, gaya (nottalking) ) Bagaimana tidak, keberangkatan pesawat saya ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, mengingat terjadi hujan abu di Jogja.

Melalui twitter, teman saya Gage sudah memberitahukan bahwa ada kemungkinan bandara ditutup. Lha tapi tiket sudah di tangan, ya saya tetap menuju bandara.

Untunglah, tidak terlalu lama saya menunggu karena dua jam kemudian saya berangkat.

Sampai di lokasi Pesta Blogger, saya sudah terlambat. No problemlah, wong tahun kemarin juga begitu.

Baca Juga
My Trip to Singapore

Jujur saja, motivasi saya ikut Pesta Blogger hanyalah ingin kopdar dan sedikit promosi buku. :p Jadilah saya menenteng tas yang berat penuh buku. Rasanya lega ketika buku itu mulai habis saya bagikan. Itu berarti tas saya makin ringan. Tapi siapa menabur banyak, menuai banyak juga. Saya dapat banyak souvenir juga, alhasil tas saya tetap beraaattt, hiks.

Beberapa souvenir yang saya dapat bisa dilihat di gambar.

Saya senang karena akhirnya ketemu dengan mas Priyadi, salah satu blogger favorit saya (mas Pri jangan GR ya (hassle) ). Saya juga senang bertemu dengan banyak blogger, plurker, dan tuips tweeps, baik yang sudah kenal baik maupun yang tadinya cuma bisa hahahihi di dunia maya. Ndak usah saya sebut satu persatu ya, takut ada yang kelupaan, ntar malah tersinggung. Percayalah, saya senang sekali bertemu kalian semua.

Baca Juga
Tahun Baru, Wajah Baru

Soal kesan terhadap acara Pesta Blogger, saya merasa ruang yang digunakan terlalu “terbuka”, sehingga peserta dengan mudahnya “bludhas-bludhus”, masuk keluar ke sana kemari. Sound system yang digunakan juga terlalu berisik, sehingga banyak peserta yang tidak tahan dan memilih keluar.

Di samping itu, saya juga mendengar ada beberapa peserta yang tidak kebagian goodie bag.

Ya memang tentunya mengadakan acara sebesar itu pastilah sulit untuk sempurna. Selalu saja ada kekurangan di sana-sini.

Namun secara umum saya bilang acara Pesta Blogger 2010 cukup baik, terlebih dengan adanya solidarisme para blogger dan onliner terhadap korban bencana alam yang terjadi jelang Pesta Blogger.

Mudah-mudahan tahun depan Pesta Blogger tetap bisa diadakan dan mudah-mudahan saya bisa datang lagi.

Baca Juga
Mengenang Papi

Oh ya, ini ada beberapa foto yang saya upload di Facebook.

Follow me on social media:
Categories: Sharing

14 Comments

sandalian · 02/11/2010 at 12:31 am

Itu dpt gantungan kunci juga Mas?

    Oom Yahya · 02/11/2010 at 5:51 am

    Hehe, iya ndal, dapat dompet kunci itu. Tidak termasuk kuncinya sih (haha)

nicowijaya · 02/11/2010 at 8:04 am

gudibegnya mana pak?

    Oom Yahya · 02/11/2010 at 8:20 am

    Ada Nic, tapi gak saya foto. Toh semua tahu seperti apa barangnya :D

-tikabanget- · 02/11/2010 at 9:57 am

maap ya paaaaak..
ndak jadi jemput di blok M.. :(

    Oom Yahya · 02/11/2010 at 11:43 am

    Ndak papa Tik, yang penting semua aman terkendali, saya bisa sampai lokasi PB dan sekarang sudah sampai di rumah, utuh, tidak cuil sedikitpun :D

defegacious · 02/11/2010 at 8:35 pm

yah, cuman bisa ngiler aja om :(

    Oom Yahya · 03/11/2010 at 7:54 pm

    Masih banyak kesempatan kok, semangat (gym)

maslie · 03/11/2010 at 1:06 pm

Saya nggak datang, karena merapi njeblukkk

    Oom Yahya · 03/11/2010 at 7:57 pm

    Ndak tega meninggalkan Jogja ya?

amriltg · 03/11/2010 at 5:31 pm

Senang rasanya ketemu Om Yahya juga di Pesta Blogger 2010 minggu lalu..

    Oom Yahya · 03/11/2010 at 8:21 pm

    Sama-sama Pak, saya juga senang :D

ajengkol · 05/11/2010 at 2:05 pm

Huaahh iya kita ketemu cuma sepintas kilas saja hehehe

umenumen · 11/01/2011 at 6:01 pm

Maaf ya, Om, untuk “kunci”nya memang saya tidak bisa memberikan. Hahahaha…

Wong saya aja belom dapet dari klien yang baik hati ituh. :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.