Tak terasa dua tahun berselang … sebuah bencana yang merenggut begitu banyak jiwa. 27 Mei 2006, gempa tektonik melanda Jogja dan sekitarnya. Dilihat dari skalanya, gempa itu “cuma” 5.9 SR, tapi entah mengapa efek yang ditimbulkan begitu dahsyat. Meluluhlantakkan semua yang tak mampu berdiri kokoh.
Saya sendiri saat itu masih tidur. Maklum, hari Sabtu kedua anak saya tidak harus masuk jam 07.00 pagi karena kegiatan di sekolah mereka hanya ekstra kurikuler, itupun tidak wajib. Istri saya sendiri juga tidak buru-buru bangun karena tidak ada kegiatan yang mendesak. Waktu itu kami berempat tidur di satu kamar yang sama.
Gemuruh gempa yang menggelegar itu membangunkan saya.
. Tapi rupanya acara tersebut tidak melulu mengarah ke sana karena sistem operasi yang digunakan adalah Windows XP.