Blog

  • My Trip to Singapore

    Sekitar bulan Mei 2009, seorang kawan mengajak saya berlibur ke Singapore. Saya tantang dia, “Bayarin saya dong!” Dia cengar-cengir dan menjawab begini, “Okeh, tiketnya saya tanggung. Akomodasi dan lain-lain bayar sendiri”. Rupanya dia berani “mentraktir” saya karena dia mendapatkan promo tiket gratis AirAsia menuju ke Singapore. (taser) Pikir-pikir, OK lah. Kapan lagi terbang gratis ke Singapore.

    Teman saya menetapkan tanggal perjalanan ke Singapore adalah 5-8 Februari 2010. Saya tidak tahu alasan dia memilih tanggal itu tapi hal itu tidaklah terlalu menjadi masalah.

    Bulan Januari 2010 saya segera mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan. Ya intinya cuma bikin paspor sih, wong NPWP sudah punya.

    Akhirnya tibalah tanggal 5 Februari 2010 yang ditunggu-tunggu itu.

    (more…)

  • Talkshow Mengupas Windows 7

    Beberapa waktu yang lalu perwakilan Elex Media Yogyakarta menawari saya untuk mengisi acara talkshow di event Kompas Gramedia Fair, Java Mall Semarang dan JEC, Yogyakarta.

    Tadinya saya bingung hendak saya isi dengan tema apa, tapi kira-kira sepuluh hari lalu saya mantap mengisinya dengan tema Windows 7, sekaligus membahas buku terbaru saya, 7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7. Pada talkshow tersebut saya demokan instalasi dan pengoperasian dasar Windows 7 serta tanya jawab.

    (more…)

  • 10 Alasan Nembak Gebetan Dengan Ngomong Langsung

    Jaman telah berubah banyak. Kini dunia telah memasuki era teknologi informasi. Dan perubahan itu terjadi pula di dunia yang paling lekat dengan anak muda, dunia pacaran.

    Nah, ini soal ngomongin gimana sebaiknya nembak gebetan untuk dijadikan pacar. Dulu paling-paling cuma bisa ngomong langsung atau lewat surat. Sekarang pilihannya makin banyak, bisa lewat SMS, lewat email, chatting, atau lewat Facebook.

    Tapi tetep yang terbaik itu kalo nembak gebetan dengan ngomong langsung. Berikut ini 10 alasannya. (haha)

    (more…)

  • Mobile Friendly

    Sudah lama saya mengangankan agar blog ini bisa diakses dengan mudah via perangkat mobile. Tapi angan tinggal angan karena saya tidak sempat mengurusinya. Posting aja jarang. *pentung diri sendiri* (kepruk)

    Nah, berhubung semangat ngeblog mulai bangkit seiring memasuki 2010, sedikit demi sedikit blog ini mulai saya poles di sana-sini, termasuk memasang plugin agar blog ini ramah bila dibuka melalui perangkat mobile. (dance)

    (more…)

  • MP3 Player dengan FM Transmitter

    Saya suka sekali mendengarkan musik. Apalagi jika sedang nyetir. Hampa rasanya bila tidak ada suara musik mengalun di kabin.

    Kebetulan mobil saya yang terakhir diperlengkapi dengan CD Player yang support MP3. Lumayanlah, sekeping CD bisa diisi sekitar 150an lagu. Cuma kadang bosan juga kalau sudah diputar berulang-ulang.

    Kalau mau gonta-ganti keping CD, seringkali CD nya sulit keluar karena tidak menggunakan model tray tapi yang disedot itu. (haha) Akibatnya malas mengganti CD.

    Masalah lain yang dihadapi, lagu yang diputar kadang putus-putus. Mula-mula saya pikir kualitas CD blanknya yang kurang. Saya ganti yang lebih bagus, sama saja. Dugaan saya mungkin kecepatan burn-nya terlalu tinggi. (doh)

    (more…)

  • Kapok Berburu

    Saya tidak tahu apakah cerita ini kisah nyata atau bukan. Namun lepas dari kebenarannya, ada nilai yang bisa dipetik.

    Ada seseorang yang hobi berburu. Di waktu-waktu tertentu, membawa senapan laras panjang, dia keluar masuk hutan untuk berburu. Biasanya dia menembak burung dan hewan-hewan yang mengganggu, seperti babi hutan.

    Suatu hari, seperti bisa orang ini siap berburu. Dengan membawa senapan kebanggaannya, dia mulai masuk ke hutan.

    (more…)

  • Konversi ke Format SVG

    Dalam dunia gambar vektor, format file SVG (hush, bukan SPG lho ya (idiot) ) merupakan salah satu format yang disukai mengingat cukup banyak aplikasi yang mendukung penggunaan format ini. Dunia open source malahan termasuk yang paling getol mendukung format ini.

    Masalahnya, seringkali saat kita sedang bekerja membuat gambar vektor, khususnya bila berkolaborasi dengan orang lain, file yang kita terima bukan dalam format SVG. Katakanlah kita mendapat tugas dari orang lain atau mengunduh gambar dari internet dan file yang akan digunakan hanya tersedia dalam format AI atau EPS.

    Lalu bagaimana? Kalau Anda kaya raya, belilah perangkat lunak pengolah grafis macam Adobe atau Corel. File-file itu hampir pasti bisa dibuka di Adobe atau Corel. Tapi nampaknya solusi ini jelas bukan solusi populer. :mrgreen: Mbajak? Jangan ah! (kepruk)

    Kalau duit jadi isu sensitif, gunakan InkScape yang free. Tapi masalahnya, file non-SVG seringkali tidak bisa dibuka di InkScape.

    Trus gimana dong?

    (more…)

  • Selera Musik Berubah

    Dulu pas SMP (1985-1988), saya termasuk penggemar berat musik Rock. Tapi bukan Heavy Metal yach. Saya agak-agak kurang doyan yang terlalu keras. Paling-paling Bon Jovi dan Europe lah. Apalagi saat itu lagi ngetop-ngetopnya You Give Love a Bad Name, Livin’ On A Prayer, The Final Countdown, Carrie, dan lain-lain.

    Grup-grup lain (baik rock maupuan aliran lain) yang masuk ke dalam daftar favorit saya di antaranya adalah Toto, A-ha, U2, The Beatles, Level 42, Survivor, dan lain-lain.

    Dari beberapa nama yang saya sebut di atas, tinggal Bon Jovi yang terus saya ikuti album terbarunya. The Beatles sudah tamat. U2, jujur saja saya cuma suka 1 album tok, Joshua Tree. :mrgreen: Europe, Survivor sudah tidak aktif lagi, Toto makin aneh musiknya.

    (more…)

  • Tahun Baru, Wajah Baru

    Sepuluh hari telah berlalu sejak memasuki tahun 2010. Dan saya baru mengupdate blog ini hari ini. Keterlaluan! (idiot)

    Ya, ya, bukan saya saja bukan yang mulai bosan ngeblog. Tapi mudah-mudahan dengan semangat memasuki tahun 2010, saya akan me-restart lagi semangat ngeblog saya.

    Eh, baru saja niat mau ngeblog lagi, blog saya di-suspend oleh pengelola web hosting tempat blog saya ini di-hosting-kan. (taser) Alasannya adalah karena ada spam yang “menghajar” blog ini sehingga memakan bandwidth server. Saya agak sangsi sebenarnya, wong blog saya ini ndak ngetop-ngetop amat.

    Ya sudahlah, saya mengalah, saya backup data-data saya dan saya install ulang WordPress yang menjadi mesin blog ini, sekaligus juga mengganti theme-nya, biar kelihatan segar.

    Silakan berkomentar, bagaimana theme baru saya ini? Kali ini bukan buatan saya sendiri, saya download free themes, tapi tetep saja harus saya edit di sana-sini.

    OK segitu dulu, yang penting sudah update. :mrgreen:

  • Anak Kucing dan Natal

    Beberapa bulan yang lalu, ada seekor kucing yang beranak di atap bangunan samping rumah saya. Jendela kamar saya tepat menghadap ke atas bangunan itu, jadi saya bisa langsung melihat anak kucing yang lucu-lucu itu.

    Tahu sendiri khan, anak kucing selalu “bergumul” dengan saudara-saudaranya. Nah, suatu ketika, saking hebatnya mereka bergumul, salah seekor anak kucing itu jatuh ke bawah. Karena masih kecil, anak kucing itu tidak mampu naik.

    Mula-mula saya pikir anak kucing itu hilang. Tapi ternyata masih sering terlihat di belakang rumah. Akhirnya saya berinisiatif untuk mengambilnya dan mengembalikannya ke atap.

    Tetapi kucing ya tetaplah kucing. Mana tahu dia maksud baik saya. Setiap kali saya dekati, dia malah lari dan bersembunyi. Bahkan ketika akhirnya dia terpojok, dia malah melawan, mencakar dan menggigit tangan saya.

    Saya berpikir, seandainya saya bisa menjadi kucing, saya bisa berkomunikasi dengan anak kucing tersebut, memberitahukan padanya maksud baik saya, dan menyelamatkan dia. Ketika memikirkan hal itu, saya jadi tahu mengapa Tuhan sendiri harus datang menjadi manusia.

    Manusia tidak pernah mengerti “bahasa” Tuhan, karena itu Tuhan-lah yang harus menjadi manusia agar Dia bisa menyampaikan berita keselamatan dalam “bahasa” manusia. Bahkan dalam “petualangan”-Nya sebagai manusia, Tuhan tidak saja menyampaikan berita keselamatan, melainkan Dia sendiri telah menjadi jalan keselamatan itu, dengan mati di kayu salib dan bangkit kembali pada hari ketiga.

    Natal pertama telah terjadi sekitar 2000an tahun yang lalu. Dan itu tidak akan terjadi lagi. Natal yang sekarang kita rayakan adalah peringatan, bahwa Yesus telah lahir di dunia untuk menjadi jalan keselamatan kita. Kini dia mengetuk hatimu, sudahkah engkau mengijinkan Dia “lahir” di hatimu?