Di era informasi ini, rasanya pengenalan terhadap komputer adalah wajib hukumnya. Bila perlu harus dilakukan sedini mungkin. Tidak heran kalau akhir-akhir ini pengenalan komputer telah masuk ke dalam kurikulum Sekolah Dasar.

Masalahnya, bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia, komputer masih dianggap sebagai barang mewah. Sekolah-sekolah yang ada di kota besarpun belum tentu memiliki lab komputer dengan jumlah memadai. Bahkan keadaan di pelosok bisa lebih parah lagi, jangankan lab komputer, sebiji komputerpun belum tentu ada di sekolah tersebut.

Salah satu solusi yang bisa diambil agar pengenalan komputer bisa tetap dilakukan adalah menggunakan komputer secara bergantian. Tapi bila rasio jumlah komputer dengan jumlah murid “njomplang” – ambil contoh ekstrim 1 komputer digunakan bergantian untuk 30 anak – tentunya ada kendala lain yaitu waktu. Seorang anak nantinya hanya mendapat sedikit kesempatan untuk menggunakan komputer karena harus bergantian dengan temannya.

Baca Juga
Membangun PC Kebal Virus Tanpa Anti Virus

Bagaimana dengan sodoran solusi yang lain: 1 komputer tersebut digunakan secara “keroyokan” oleh 30 anak sekaligus? Lha apa bisa?

Jawabannya adalah bisa. Caranya? Gunakan teknologi MultiPoint dari Microsoft.

Dengan MultiPoint, 1 komputer bisa digunakan oleh banyak user sekaligus (up to 30 users) pada waktu yang bersamaan. Tentunya mouse yang digunakan tidak hanya 1, tapi sebanyak user yang menggunakan komputer berteknologi MultiPoint tersebut.

Anak-anak yang belajar secara bersama-sama tersebut tidak perlu bingung mencari mouse pointernya, karena setiap mouse pointer bisa diberi “avatar” dan nama anak yang menggunakannya.

Dengan MultiPoint, guru-guru juga bisa mengembangkan bahan ajar yang menarik sehingga diharapkan proses belajar mengajar menjadi lebih seru dan pelajaran jadi mudah diserap.

Baca Juga
Insiden Dengan Microsoft Word 2010

Saya sendiri berkesempatan melihat demo penggunaan MultiPoint di SD Ungaran II, Yogyakarta saat diundang secara khusus oleh Anandita Puspitasari alias Nonadita (makasih ya non :mrgreen: ) yang datang ke sana dalam rangka program Microsoft Bloggership. Laporan Nonadita bisa dilihat di sini.

Ke depannya, Microsoft akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengembangkan program-program edukasi berbasis MultiPoint tersebut.

Tertarik untuk mengetahui MultiPoint secara lebih dalam? Silakan klik link ini dan itu.

Follow me on social media:

2 Comments

dhanny · 17/12/2014 at 10:11 am

mas berapa maksimal client dalam 1 server ?

    Oom Yahya · 17/12/2014 at 4:52 pm

    Waduh, ini tulisan tahun 2009 (upss)
    Mungkin sudah banyak pembaharuan dari teknologi MultiPoint, coba langsung buka saja link yang saya tulis di baris terakhir itu mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.