10 Alasan Kuat Membeli Asus Zenfone 3 ZE520KL

Mungkin sebagian dari Anda telah membaca tulisan saya sebelumnya tentang review Asus Zenfone 3 ZE520KL ini. Dari tulisan itu barangkali telah tergambar bagaimana sosok Asus Zenfone 3 ZE520KL tersebut. Namun kali ini saya akan memberikan tulisan dengan perspektif yang sedikit berbeda, yaitu apa sih yang menjadi faktor “kudu beli” Asus Zenfone 3 ZE520KL. Barangkali ada yang sedang menimbang hendak membeli ponsel baru, semoga tulisan ini cukup untuk mempertegas alasan kuat membeli Asus Zenfone 3 ZE520KL.

1. Tampil Beda dan Mewah

Kita mulai dari desain. Asus selalu memberikan desain yang unik pada ponsel produksinya. Mengapa unik? Karena kebanyakan orang akan langsung mengenalinya. “Hei, orang itu pake ponsel Asus loh”. Tradisi ini diteruskan pada Asus Zenfone 3 ZE520KL ini. Terus terang saja saat ini ada beberapa merk ponsel yang sulit dikenali jika tidak dilihat betul-betul dari dekat atau kebetulan kelihatan merknya, sebab sangat mirip satu dengan yang lain.

Satu perbedaan yang akan segera terlihat jika dibandingkan dengan produk Zenfone generasi sebelumnya adalah hilangnya logo Asus di bagian atas depan. Tetapi tentu saja bedanya bukan hanya itu. Ada cukup banyak perubahaan revolusioner yang diusung oleh desain Asus Zenfone 3 ZE520KL.

The Incredible Zenfone 3

Desain Asus Zenfone 3 ZE520KL kini menggunakan konsep unibody yang memungkinkan ponsel menjadi lebih tipis namun tetap kuat. Karena bagian belakang tidak bisa dilepas, keuntungan yang didapat adalah bagian samping ponsel menjadi nampak lebih kokoh dan tak terlihat lagi kesan sambungan. Bahkan desainer Asus Zenfone 3 ZE520KL bisa memberikan sentuhan chrome pada bagian samping sehingga nampak elegan.

The Incredible Zenfone 3

Tak ada lagi plastik di tubuh ponsel ini. Semua kini berbalut logam dengan bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah logam aluminium yang umum digunakan di industri pesawat terbang (aerospace grade alumunium alloy). Selain logam, ponsel ini juga dilapisi dengan kaca. Kaca pelapis ini melengkung pada bagian tepi sehingga seolah menyatu dengan body secara keseluruhan. Lengkungan kaca ini menggunakan teknologi 2.5D Curve Glass. Kacanya sendiri dilengkapi dengan pelindung Gorilla Glass 3 sehingga relatif aman dari goresan.

Meski telah diberi lapisan kaca, tak berarti lapisan logam yang ada di bawahnya polos begitu saja. Logam penutup bagian belakang Asus Zenfone 3 ZE520KL memiliki motif radial blur yang dikenal dengan motif ZenCircle dan akan memberikan efek pantulan cahaya yang unik. Pada unit yang saya pegang, warna hitam pada body akan menimbulkan efek warna kebiru-biruan saat terkena sinar lampu atau matahari.

Alasan kuat membeli Zenfone 3

Pola ZenCircle tersebut juga mewarnai tombol Power dan Volume, yang kali ini kembali ke samping kanan. Mengapa tidak di belakang lagi? Karena ruang bagian belakang kini ditempati oleh sensor sidik jari. Bentuk sensor sidik jarinya pun unik, persegi panjang yang memanjang ke bawah, tidak seperti kebanyakan ponsel lain yang bulat atau bujur sangkar.

Pilihan warna Zenfone 3 sesuai gambar di bawah dari kiri ke kanan adalah: Moonlight White, Shimmer Gold, Aqua Blue, Sapphire Black.

Pilihan Warna Zenfone 3

 

Nah, jadi jika Anda ingin tampil beda serta merasakan membawa ponsel yang mewah, hal yang diulas di bagian ini sangat cocok jadi alasan untuk membeli Asus Zenfone 3 ZE520KL.

2. Aksesori Melimpah

Berbeda dengan saat Asus Zenfone generasi sebelumnya dirilis, kali ini pasar telah dipenuhi dengan aksesori Asus Zenfone 3. Bisa jadi karena di luar negeri Zenfone 3 telah dirilis beberapa waktu yang lalu. Tentu ini menjadi hal yang bagus karena Anda jadi punya pilihan agar Zenfone 3 lebih bersolek.

Misalnya soal cover, ada cukup banyak model cover yang tersedia untuk Zenfone 3, mulai dari yang polos saja hingga yang membuatnya bakal tampil beda 180 derajat.

Hanya saja ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu jangan sampai aksesori yang digunakan tersebut menutupi sensor proximity Zenfone 3. Letak sensor proximity Zenfone 3 ada di bagian atas, dekat speaker.

3. Layar Memikat

Layar ponsel adalah cara ponsel berkomunikasi dengan penggunanya. Nah, Zenfone 3 ini sangat nyaman diajak berkomunikasi, karena tampil cantik dan memikat. Layar Zenfone 3 menggunakan teknologi IPS+ yang terang namun cukup hemat daya. Tingkat terangnya mencapai 600nits.

Lebar layar adalah 5.2 inci dan memiliki resolusi full HD alias 1920×1080. Kombinasi ini menghasilkan kerapatan sekitar 424 ppi. Luas area layar dibandingkan luas bagian depan body kurang lebih adalah 77.3%.

Lalu apa artinya angka-angka itu? Ya itu jadi alasan berikutnya untuk membeli Asus Zenfone 3. Dengan spesifikasi tersebut, Asus Zenfone 3 sangat nyaman digunakan untuk sekadar bersosial media atau berselancar di dunia maya, hingga nonton video atau main game.

Digunakan di bawah terik mataharipun, Asus Zenfone 3 masih cukup nyaman. Sedangkan untuk kondisi sebaliknya, yaitu saat digunakan dalam suasana yang agak gelap, Asus Zenfone 3 menyediakan fitur Blue Light Filter.

Alasan kuat membeli Zenfone 3

Fitur Blue Light Filter ini akan mengurangi pancaran warna biru yang dihasilkan oleh LED. Menurut penelitian, kesehatan mata akan cepat menurun apabila terlalu sering terpapar pancaran warna biru dari LED. Karena itu, bila saking sayangnya dengan Asus Zenfone 3 dan saat hendak tidurpun masih digunakan, aktifkan fitur ini. Saat hendak tidur, biasanya lampu yang digunakan adalah lampu redup sehingga pancaran cahaya dari ponsel akan terlihat sangat menyilaukan. Dengan adanya Blue Light Filter, cahaya Zenfone 3 akan lebih teduh dan tidak terlalu menyilaukan, meskipun tentu saja masih cukup terang.

Jadi, alasan apa lagi yang bisa “menggagalkan” pembelian Asus Zenfone 3 kalau dari sisi layar? Mau dipakai siang, malam, kapanpun OK. Mau sekadar dipakai baca-baca hingga main game atau nonton video streaming, OK banget juga. Apalagi Asus Zenfone 3 ini sudah mendukung jaringan 4G LTE, yang bakal menjadi alasan beli berikutnya.

4. Dukungan Jaringan 4G LTE

Dukungan jaringan 4G LTE mungkin sudah bukan barang yang sangat istimewa tapi tetap saja penting. Apalagi Asus Zenfone 3 ini sudah lulus TKDN sehingga dukungan 4G LTE-nya permanen, bukan harus diaktifkan dengan trik tertentu.

Omong-omong soal 4G LTE ini, salah satu operator yang cukup gencar berpromosi soal kekuatan jaringan 4G LTE-nya adalah Smartfren. Konon katanya ada pihak yang sudah menguji menggunakan Smartfren pada Asus Zenfone 3 ini dan dapat digunakan dengan lancar, baik itu paket datanya maupun untuk menelpon via VoLTE.

Namun saya akan beberkan fakta sebenarnya di sini. Saya sudah mencoba menggunakan Smartfren di Asus Zenfone 3 dan ternyata untuk sementara ini hanya paket datanya yang bisa dinikmati. Ketika dicoba untuk menelpon, selalu muncul peringatan “Can’t Call”.

Saya berharap ada update firmware untuk masalah ini sehingga VoLTE bisa digunakan secara native. Jika Anda ingin menggunakan Smartfren juga, sementara ini bisa diatasi dengan menginstall aplikasi SmartVoLTE.

Untuk operator lain yang memang sudah memiliki dukungan 4G LTE, Zenfone 3 tidak memiliki masalah.

Karena menggunakan konsep unibody, kartu SIM sekarang tidak lagi dimasukkan dengan cara membuka body bagian belakang, melainkan dengan menggunakan sebuah tray yang bisa dikeluarkan menggunakan pin. Pin tersebut tersedia pada amplop khusus yang ada di dalam box Asus Zenfone 3.

The Incredible Zenfone 3

Tray yang digunakan untuk memasukkan kartu SIM menggunakan model hybrid, yaitu letak slot memori SD tumpang tindih dengan kartu SIM kedua. Jadi pengguna Zenfone 3 bisa memilih untuk menggunakan dua kartu SIM atau satu kartu SIM dan satu kartu SD. Kartu SIM pertama menggunakan ukuran mikro sedangkan kartu SIM kedua menggunakan ukuran nano.

Kedua slot kartu SIM mendukung penggunaan jaringan 4G LTE namun dalam satu kesempatan hanya bisa satu saja yang aktif.

5. Multi Tasking Lancar

Pengguna ponsel saat ini lazimnya akan “memeras” ponselnya dengan menjalankan berbagai aplikasi sekaligus. Ya untuk berselancar di dunia maya, ya untuk berinteraksi di media sosial, ya nonton video, dan lain-lain. Dan hampir bisa dipastikan, mereka akan berpindah-pindah aplikasi tanpa terlebih dahulu menutup aplikasi yang sedang digunakan.

Jika tidak memiliki spesifikasi dengan performa memadai, tentunya Zenfone 3 akan dengan mudah “tewas” diperlakukan seperti itu. Rahasianya terletak pada RAM berkapasitas 3 GB serta tentu saja prosesor Qualcomm Snapdragon 625.

RAM sebesar 3 GB menjamin ketersediaan “ruang berpikir” yang dibutuhkan oleh prosesor. Kebanyakan ponsel Android bisa berjalan dengan baik hanya dengan RAM sebesar 2 GB, jadi tambahan 1 GB tentu cukup signifikan.

Prosesor Qualcomm Snapdragon 625 memiliki delapan inti (octa core) sehingga kurang lebih bisa dianalogikan dengan satu orang yang bisa berpikir dengan delapan otak secara independen untuk mengerjakan delapan aktivitas yang berbeda. Kecepatan berpikirnya sendiri adalah 2 GHz.

Sudah tentu kemampuan berpikir harus diimbangi pula dengan kemampuan “menyampaikan pikiran”. Karena itu keunggulan prosesor ini dipadukan dengan prosesor grafis Adreno 506 supaya grafis yang ditampilkan bisa mengimbangi kecepatan prosesornya.

Alhasil, tidak akan muncul gambar yang patah-patah saat Zenfone 3 dioperasikan.

Prosesor Qualcomm Snapdragon 625 ini juga tidak menimbulkan panas berlebih saat beroperasi. Ini adalah jawaban Asus bagi para pengguna Zenfone generasi sebelumnya yang rata-rata mengeluhkan panas berlebih yang dikeluarkan oleh prosesor Intel Atom saat beroperasi.

6. Baterai Cukup Irit

Sektor baterai juga merupakan jawaban Asus terhadap problem di Zenfone generasi sebelumnya. Jika merujuk ke spesifikasi, kapasitas baterai Zenfone 3 ZE520KL ini memang hanya 2650 mAh, namun dengan gaya pakai yang sama dengan Zenfone 2 ZE551ML dulu, justru baterai Zenfone 3 bisa tahan lebih lama.

Sebagai contoh, bangun pagi baterai langsung saya charge hingga penuh. Baterai penuh sekitar pukul 06.00 pagi dan ketika menulis artikel ini pada pukul 17.35, baterai masih menunjukkan angka 66%, padahal digunakan untuk memotret beberapa kali, WhatsApp jalan terus (di Zenfone 3 ini saya tergabung dalam 10 grup dan 4 di antaranya super aktif), update status Facebook, Twitter, Instagram, dan Path, serta berselancar di dunia maya. Tentu saja tidak terus menerus on namun frekuensinya cukup sering.

Jujur saja, saya lebih suka bercerita tentang kegiatan penggunaan ponsel daripada menggunakan screen on time karena sangat bias. Jika ponsel sering digunakan untuk menelpon atau tethering, screen on time rendah namun baterai cepat habis, jadi sama sekali tidak menggambarkan potensi baterai.

Saya pikir, Asus sudah memikirkan matang-matang mengapa hanya membekali Zenfone 3 ZE520KL dengan baterai berkapasitas 2650 mAh. Yang pertama tentu dari sisi desain. Zenfone 3 tidak mungkin setipis itu jika baterainya lebih besar. Yang kedua, ternyata manajemen daya Zenfone 3 cukup baik sehingga irit. Terakhir, tanpa fitur fast charging-pun, pengisian ulang baterai Zenfone 3 relatif cepat. Dari sekitar 20% hingga penuh dibutuhkan waktu sekitar 2 jam saja.

Cepatnya pengisian ulang baterai ini juga didukung oleh penggunaan antarmuka USB Type C. Dibandingkan USB 3.0, USB Type C dapat menghantarkan tegangan dan daya listrik sekitar empat kali lipat lebih besar.

7. Android Marshmallow dan ZenUI 3.0

Meski secara de jure telah ada Android versi 7 yang diberi nama Nougat, de facto Android Marshmallow masih bisa dibilang versi terkini. Tentu saja Zenfone 3 menggunakan Android versi terkini tersebut. Keunggulan Marshmallow adalah pada performa dan manajemen daya yang lebih baik. Dipastikan ini berkaitan erat dengan iritnya baterai Zenfone 3 meski hanya 2650 mAh.

Pengembang Android rupanya mengambil kebijakan untuk menghapus fitur instalasi aplikasi di kartu SD (App2SD) pada versi Marshmallow ini sehingga nampaknya mendorong Asus untuk mengurangi aplikasi bawaan yang tak perlu (seringkali disebut bloatware). Pun jika masih ada aplikasi bawaan yang dianggap tidak perlu, sekarang bisa diuninstall sepenuhnya, bukan sekadar dihentikan update-nya.

ZenUI 3.0 membawa kolaborasi yang cantik antara antarmuka dan sistem Android di Zenfone 3. ZenUI 3.0 bukan saja membawa penyegaran pada tampilan, seperti bentuk dan ukuran ikon serta theme baru, melainkan juga membawa beberapa fitur baru.

Alasan kuat membeli Zenfone 3

Fitur baru yang paling menonjol adalah Mobile Manager. Mobile Manager ini semacam pengelola ponsel dan berperan penting dalam meningkatkan performa dan beberapa aspek lain seperti power saver dan pengelola notifikasi.

Alasan kuat membeli Zenfone 3

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap tombol Power, Zenfone 3 memiliki setidaknya dua alternatif pengganti tombol power untuk menyalakan layar, yaitu dengan sensor sidik jari dan dengan fitur Touch Gesture dan Motion Gesture. Fitur Touch Gesture dan Motion Gesture sudah ada sejak Zenfone 2 ZE551ML sehingga tentunya tidak asing lagi. Dengan Fitur Touch Gesture, Anda bisa mengetuk layar dua kali untuk menyalakannya atau membentuk huruf tertentu untuk langsung mengaktifkan aplikasi tertentu.

8. Audio Dahsyat

Asus membekali Zenfone 3 dengan Sonic Master, sebuah teknologi yang menghasilkan audio beresolusi tinggi. Konstruksi speaker Zenfone 3 menggunakan konstruksi 5 magnet, kumparan metal, dan aplikasi Smart AMP untuk menghasilkan audio yang berkualitas.

Alasan kuat membeli Zenfone 3

Memang ketika saya bandingkan dengan ponsel lain, kualitas audio yang dihasilkan terdengar beda, lebih jernih. Kualitas audio ini setara dengan 4 kali lipat kualitas CD audio. Bila menggunakan headset, kualitas audio tersebut akan terasa naik lagi beberapa kali lipat.

9. Built For Photography

Salah satu alasan paling menarik mengapa Zenfone 3 ini sangat layak untuk dimiliki adalah kualitas dan kemampuan kameranya. Peluncurannya saja menggunakan jargon Built For Photography, dirancang untuk fotografi.

Amunisi yang disiapkan oleh Asus untuk melengkapi lini kamera memang tergolong sangar. Sensornya menggunakan Sony IMX298. Seperti kita tahu, Sony tergolong canggih dalam urusan sensor kamera. Lensanya juga tidak main-main, menggunakan lensa Largan. Lensanya diproteksi menggunakan Sapphire. Kamera belakang memiliki resolusi 16 MP dan kamera depan separuhnya.

Untuk menangkap fokus, Asus memperlengkapi Zenfone 3 dengan tiga teknologi auto focus sekaligus (sering disebut Tritech AF), yaitu laser auto focus, phase detection auto focus, dan continuous auto focus. Dengan teknologi Tritech AF ini, kamera Zenfone 3 diklaim mampu menangkap fokus hanya dalam waktu 0.03 detik serta dapat mengikuti pergerakan benda. Pada acara Zenvolution kemarin, kemampuan mengikuti pergerakan benda ini didemokan dengan mengikuti pergerakan kereta api mainan.

Untuk meminimalisir efek buram akibat gerakan, kamera Zenfone 3 juga dilengkapi dengan OIS dan EIS. OIS adalah singkatan dari Optical Image Stabilization yang berguna dalam memberikan stabilitas saat pengambilan foto dan EIS adalah singkatan dari Electronic Image Stabilization yang berguna dalam memberikan stabilitas saat pengambilan video.

Selain amunisi perangkat keras, Asus juga memberikan perangkat lunak yang sangat memadai untuk urusan pengambilan gambar foto dan juga video.

Untuk pemotretan, mode yang tersedia adalah Auto, Manual, HDR Pro, Beautification, Super Resolution, Children, Low Light, QR Code, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion, Time Lapse.

Salah satu mode unik yang tersedia adalah Children. Sesuai namanya, mode ini digunakan untuk memotret anak-anak. Anak-anak dikenal sulit diarahkan untuk berpose menghadap kamera dan dengan mode Children, Zenfone 3 dapat mengeluarkan bunyi-bunyian yang menarik sehingga menarik perhatian anak-anak. Begitu terdeteksi wajah anak tersebut menghadap kamera, secara otomatis Zenfone 3 akan memotretnya.

Mode Effect akan memberikan efek filter seperti halnya Instagram atau Prisma dan sifatnya live, langsung terlihat di layar.

Mode manualnya dilengkapi dengan opsi-opsi yang cukup melimpah sehingga bisa digunakan untuk memotret dengan berbagai macam teknik, salah satu contohnya adalah teknik long exposure.

Berikut ini adalah beberapa contoh foto yang diambil dengan Zenfone 3.

Alasan kuat membeli Zenfone 3
Long Exposure
Alasan kuat membeli Zenfone 3
Depth Of Field
Alasan kuat membeli Zenfone 3
Low Light
Alasan kuat membeli Zenfone 3
Effect

Sedangkan untuk pengambilan video, Zenfone 3 mampu mengambil video hingga resolusi 4K dan memutarnya tanpa mengalami masalah.

Nah, barangkali memang kualitas foto Zenfone 3 masih sedikit di bawah kualitas foto yang diambil dengan kamera DSLR atau mirrorless namun menang dari sisi kepraktisannya. Tidak setiap hari seorang fotografer sekalipun membawa kamera profesional namun bisa dipastikan akan membawa ponsel. Bila ponselnya adalah Zenfone 3, ketiadaan kamera DSLR atau mirrorless bisa tergantikan oleh Zenfone 3 dengan kualitas tak mengecewakan.

10. Harga Relatif Terjangkau

Harga Asus Zenfone 3 ZE520KL saat diluncurkan adalah Rp 4.099.000,- dan menimbang berbagai kualitas dan feature yang dibahas di atas, harga tersebut adalah harga yang sangat layak dan tergolong terjangkau.

Asus Zenfone 3 ZE520KL ini telah dipasarkan dan barangkali sudah ada di toko-toko ponsel utama di kota Anda. Untuk toko online, salah satu yang telah menyediakannya adalah Tokopedia.

Berikut ini akan disajikan spesifikasi lengkap Asus Zenfone 3 ZE520KL

  • Model:  ASUS ZenFone 3 ZE520KL
  • CPU: Qualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2GHz
  • GPU: Adreno 506 650MHz
  • RAM: 3GB
  • Storage: 32GB + 5GB ASUS Webstorage gratis
  • Micro SD: Yes (up to 256GB)
  • Connectivity: WIFI 802.11ac, MiMO Wi-Fi, Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
  • Network: GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100, LTE band 1 (2100), 2 (1900), 3 (1800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1900), 40 (2300), Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat6 300/50 Mbps
  • SIM Card: Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
  • Navigation: GPS, AGPS, GLONASS, Beidou
  • Display: 5.2” FHD 1920 x 1080, Super IPS+ display with 178’ wide view angle,  Corning Gorilla Glass 3 display
  • Video: Video Recording MPEG-4 1080 @30fps, Playback MPEG-4 up to 1080p
  • Battery: Lithium-Polimer 2.650 mAh non removable
  • Main Camera: 16MP Sony Exmor RS™ IMX298, f/2.0, Laser/Phase Detection Autofocus, OIS (4-axis), dual-LED (dual tone) flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
  • Front Camera: 8MP, f/2.0, 1080p
  • Sensor: Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
  • Audio: Dual Microphone dengan Noise Cancellation, ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam dengan 5 magnet sound chamber
  • OS: Android M with next-gen ZenUI 3.0
  • Dimension: 146.9 x 74 x 7.7mm
  • Weight: 144g
  • Warna: Sapphire Black, Moonlight White, Shimmer Gold

Follow me on social media:

COMMENTS

Leave a Comment