Gadget

ASUS VivoBook 14 A416, Penuhi Segala Kebutuhan

Anak kecil itu merengut sambil memandang ibunya. Jalannya sudah tertatih-tatih, menandakan keletihan yang luar biasa. Maklum, sudah dua jam mereka mengelilingi sebuah toko fashion, tapi ibunya belum juga menunjukkan tanda-tanda bakal mendapatkan apa yang dicarinya.

“Maaa”, rengek anak kecil itu, “masih mau mencari apa lagi siiih?”.

“Ini lho nak, Mama belum berhasil dapat celana panjang seperti yang Mama cari.

Ada yang ukuran pinggangnya pas, tapi panjangnya kelebihan 10 cm. Kalau ada yang panjangnya pas, masuk ke paha aja kagak muat.

Pas ada yang ukurannya tepat, eh warnanya gak matching”.

Anak kecil itu makin cemberut. “Pokoknya habis ini Mama kudu beliin aku es krim”.

“Iya, iya. Mama janji”.

“Ma, kenapa sih gak beli kain aja terus jahit di mbak yang biasanya itu?”

“Mahal ongkosnya nak, dan Mama butuh cepat, soalnya dua hari lagi mau dipakai.

Lagipula, jahitan mbak itu akhir-akhir ini tidak sebagus yang dulu, sejak dia punya anak.

Anaknya bawel sih, kayak kamu”.

“Iiiiih Mamaaa. Pokoknya beliin aku es krimnya duaaaa!”

Produksi Massal vs Kustomisasi

Apa yang dialami oleh ibu yang diceritakan pada ilustrasi di atas merupakan dilema yang seringkali juga dialami oleh banyak orang.

Beli barang yang diproduksi massal seringkali tidak memuaskan karena barang tersebut didesain dengan dimensi rata-rata. Memang tujuan penggunaan dimensi rata-rata itu supaya hasil rancangan barang yang diproduksi tersebut bisa cocok dengan sebanyak mungkin orang.

Meski begitu, pasti ada saja yang merasa tidak puas dengan desainnya atau rancangannya.

Bagi produsen, produksi massal itu membuat mereka bisa menekan biaya produksi karena dengan rancangan yang sama, mereka bisa menghasilkan satu produk dengan kuantitas yang besar.

Waktu yang dibutuhkan dalam proses produksi juga cepat.

Sebaliknya, jika seseorang ingin mendapatkan produk yang tepat benar dengan keinginan/selera atau dimensi yang sesuai dengan kebutuhannya, maka dia harus memesan produk yang dikustomisasi khusus untuknya.

Tidak semua produsen menyediakan fasilitas seperti ini dan kalaupun ada, biaya produksinya relatif besar dan produk jadinya juga pasti lebih mahal. Belum lagi soal waktu yang dibutuhkan dalam memproduksinya.

Infografis berikut ini mungkin bisa memberi gambaran tentang banyaknya biaya produksi, kecepatan produksi, dan kesesuaian dengan selera pelanggan di antara produksi massal atau kustomisasi.

Salah satu opsi jalan tengah yang bisa diambil untuk mengatasi persoalan produksi massal vs kustomisasi di atas adalah dengan menyediakan beberapa variasi untuk satu jenis produk.

Contoh paling mudah adalah produk fashion yang memiliki variasi berupa ukuran (S, M, L, XL, dan lain-lain) atau warna.

Contoh lain yang bisa disajikan adalah produk otomotif. Produsen otomotif seringkali menyediakan variasi tertentu untuk produk mobil yang sama, misalnya pilihan transmisi (matik atau manual), kapasitas mesin, dan detail body yang berbeda, seperti lampu kabut, garnish lampu belakang, spoiler, dan lain-lain.

Meskipun tidak 100% menyelesaikan masalah produksi massal vs kustomisasi, tapi setidaknya konsumen memiliki pilihan yang bisa disesuaikan dengan seleranya.

Produksi Massal vs Kustomisasi Di Dunia Komputer

Apakah dilema antara produksi massal dan kustomisasi ini juga melanda dunia komputer? Untuk kategori PC, saya pikir tidak.

Pengguna PC sangat dimanjakan dengan mudahnya memilih antara PC “branded” yang diproduksi massal atau PC rakitan yang berarti kustomisasi.

Calon pembeli PC tak perlu khawatir selera atau kebutuhan mereka akan PC dengan spesifikasi tertentu tidak bisa terpenuhi, karena toh variasi yang tersedia sedemikian banyaknya.

Sayangnya, hal yang sama tidak berlaku untuk laptop. Dalam sejarah perkembangannya, mungkin memang pernah ada era tertentu saat orang bisa membeli laptop rakitan dan memilih komponen sesuai dengan kebutuhannya.

Namun era tersebut tidak berlangsung lama dan variasi/komponen yang tersedia untuk laptop rakitan pun sangat terbatas.

Jadi, untuk laptop, calon pembeli cuma bisa “pasrah” kepada produsen.

Sedikit celah yang bisa dimanfaatkan oleh calon pembeli untuk melakukan kustomisasi adalah pada slot RAM yang tersedia, sehingga bisa menambah kapasitas RAM (inipun seringkali tidak ada pada setiap laptop).

Opsi lain adalah mengganti HDD dengan SSD atau dengan yang kapasitasnya lebih besar.

ASUS VivoBook 14 A416 Hadir Dengan Banyak Variasi

ASUS sebagai produsen laptop kelas internasional nampaknya seide dengan saya dalam menyikapi dilema yang muncul antara memilih produk massal atau kustomisasi.

ASUS VivoBook 14 A416

Mereka menggunakan pendekatan yang mirip seperti produsen otomotif, yaitu menyediakan satu produk yang memiliki beberapa varian.

ASUS memang sudah cukup lama menggunakan pendekatan seperti ini, tetapi baru pada produk terbaru mereka, VivoBook 14 A416, mereka menghadirkannya dengan lebih terbuka dan langsung tersedia semua saat peluncurannya.

Pilihan opsinya pun lebih banyak dibandingkan produk-produk laptop sebelumnya. Masih ditambah pula dengan kemampuan menambah kapasitas RAM dan mengganti kapasitas ruang simpan sesuai dengan kebutuhan.

ASUS VivoBook 14 A416: Sudut Pandang Produksi Massal

Mari sekarang kita lihat ASUS VivoBook 14 A416 sebagai sebuah produk massal. Ada berbagai spesifikasi tertentu dari laptop ini yang sudah paten dari sononya, seperti ukuran layar, jenis keyboard, sistem pendingin, dan lain-lain. Pembeli tidak dapat melakukan kustomisasi terhadap hal-hal ini.

ASUS VivoBook 14 A416

Namun ASUS tentu tidak sembarangan dalam merancangnya, jadi meskipun tidak bisa dikustomisasi, tetap bakal memenuhi kebutuhan banyak penggunanya.

Desain Yang Simpel dan Ringkas

Mobilitas hampir selalu menjadi pertimbangan utama saat seseorang hendak membeli laptop. Karena itu, ASUS selalu berusaha menyeimbangkan antara spesifikasi yang mumpuni dengan sebuah desain yang simpel dan ringkas pada produk laptopnya.

ASUS VivoBook 14 A416 ini memiliki bobot 1,6 kg dan ketebalan 19.9 mm alias 2 cm saja. Memang bukan sebuah dimensi yang memecahkan rekor paling tipis dan paling ringan, tapi sudah merupakan dimensi yang memadai untuk mobilitas.

Layarnya menggunakan teknologi NanoEdge Display yang membuat bezel (bingkai) layar laptop ini sangat tipis. Layar yang “seharusnya” memiliki diagonal 14 inci ini jadi cukup dimasukkan ke dalam ruang untuk laptop 13 inci.

Satu lagi, biasanya yang menjadi “cacat” pada produk laptop yang ringkas itu adalah chargernya yang segede gaban, berat pula. Namun ini tidak berlaku pada VivoBook 14 A416 yang memiliki charger yang juga ringkas dimensinya.

Konstruksi Tangguh

Dalam mendukung mobilitasnya, VivoBook 14 A416 dirancang dengan konstruksi yang tangguh.

Bagian-bagian yang membutuhkan konstruksi kuat seperti chasis utama dan rangka layar terbuat dari bahan logam. ASUS juga menghadirkan perlindungan ekstra untuk HDD yang disebut dengan E-A-R HDD Protection. Pelindung ini berfungsi menyerap getaran sehingga meminimalkan guncangan yang terjadi pada HDD.

Konektivitas Lengkap

Pada masa pandemi seperti ini, banyak pekerjaan dan pertemuan yang dilakukan secara online sehingga kemampuan untuk terkoneksi ke layanan internet atau berbagai perangkat lain yang mendukung pekerjaan tentu wajib dimiliki oleh sebuah laptop.

VivoBook 14 A416 dibekali dengan berbagai fitur konektivitas mulai dari port USB Type-C, USB Type-A, HDMI, serta combo audio jack untuk memenuhi kebutuhan konektivitas sehari-hari.

Konektivitas nirkabel dipenuhi oleh adanya fitur WiFi 5 (802.11ac) untuk terhubung dengan jaringan internet dan Bluetooth 4.1 untuk terhubung dengan berbagai aksesori nirkabel.

Untuk keperluan tatap muka secara online, VivoBook 14 A416 menyediakan sebuah kamera web dengan resolusi VGA.

Windows dan Office

VivoBook 14 A416 telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 serta aplikasi Microsoft Office Home & Student 2019.

Jadi tanpa biaya tambahan, pengguna laptop VivoBook 14 A416 sudah bisa belajar atau bekerja menggunakan aplikasi perkantoran paling populer sejagat itu.

Bagian ini kalau mau dibahas dari sisi kustomisasi juga bisa sebenarnya. Jika ada seseorang yang membutuhkan sistem operasi selain Windows dan aplikasi selain Microsoft Office, tentu mereka juga bisa memasangnya sendiri.

Hanya yang perlu diingat, VivoBook 14 A416 dilengkapi dengan sensor sidik jari yang terkait erat dengan Windows Hello yang ada pada sistem operasi Windows, sehingga belum tentu bisa berfungsi pada sistem operasi lain.

ASUS VivoBook 14 A416: Sudut Pandang Kustomisasi

Untuk memberikan opsi yang lebih luas bagi para pembelinya, ASUS menyediakan berbagai varian VivoBook 14 A416.

ASUS VivoBook 14 A416

Secara singkat, berikut ini adalah berbagai variasi VivoBook 14 A416 yang tersedia:

  • Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD
  • Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 256GB PCIe SSD
  • Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD
  • Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 512GB PCIe SSD
  • Core i3 / GeForce MX330 / 4GB / 256GB PCIe SSD
  • Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 512GB PCIe SSD
  • Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 1TB HDD + 256GB PCIe SSD

Dengan adanya berbagai variasi ini, VivoBook 14 A416 bakal bisa memenuhi rentang kebutuhan yang luas, terlebih di masa pageblug ini.

Untuk mereka yang membutuhkan laptop sebagai sarana pendidikan jarak jauh, terutama untuk pendidikan dasar dan menengah, mungkin bisa memilih VivoBook 14 A416 yang menggunakan prosesor Intel Celeron untuk menekan pengeluaran, karena harganya yang relatif terjangkau.

Mahasiswa, dosen, dan guru, atau pekerja kantoran barangkali bisa memilih laptop VivoBook 416 yang menggunakan prosesor Intel Core i3.

Khusus untuk mahasiswa atau dosen pada jurusan yang langsung terkait dengan teknologi informasi, bisa memilih varian yang lebih tinggi seperti VivoBook 14 A416 yang menggunakan prosesor Intel Core i5.

Para content creator juga bisa memilih laptop VivoBook 14 A416 varian tertinggi dalam membuat content seperti video atau pengolahan gambar.

Oh ya, prosesor Intel yang digunakan adalah Intel Generasi ke-10.

Masih ada beberapa opsi lagi yang tersedia, yaitu adanya sensor sidik jari dan fitur NumberPad. Fitur NumberPad ini akan memunculkan tombol-tombol angka pada touch pad, sehingga mempermudah pekerjaan mereka yang sering berurusan dengan angka, misalnya pelajar atau akuntan.

Infografis berikut ini memberikan gambaran tentang varian komponen apa saja yang bisa dipilih pada VivoBook 14 A416.

Spesifikasi ASUS VivoBook 14 A416

Main Spec. VivoBook 14 (A416)
CPU Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)
Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)
Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)
Operating System Windows 10
Memory 4GB DDR4 RAM
Storage 1TB 5400 rpm SATA HDD
256GB PCIe® Gen3 x2 SSD
512GB PCIe® Gen3 x2 SSD
1TB HDD + 256GB SSD
Display 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) IPS Anti-Glare
14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare
14.0″ (16:9) LED backlit HD (1366×768) Anti-Glare
Graphics NVIDIA GeForce MX350 (optional)
Intel UHD Graphics
Input/Output 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, Micro SD card reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Wi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1
Audio SonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery 37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension 32.54 x 21.60 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight 1,6 Kg
Colors Transparent Silver, Slate Grey
Price Rp4.799.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)
Rp4.899.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 256GB PCIe SSD)
Rp6.699.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)
Rp7.099.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 512GB PCIe SSD)
Rp7.499.000 (Core i3 / GeForce MX330 / 4GB / 256GB PCIe SSD)
Rp10.099.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 512GB PCIe SSD)
Rp10.799.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 1TB HDD + 256GB PCIe SSD)
Warranty 2 tahun garansi global

Follow me on social media:

Similar Posts

5 Comments

  1. Artikel yang menarik. Mohon maaf sebelumnya, saya mau sharing informasi aja untuk fasilitas dana tunai dengan jaminan BPKB Mobil atau Gadai BPKB Mobil, siapa tau ada yang berminat. Terima kasih banyak sebelumnya. SIlahkan kunjungi : https://mobildana.com

  2. Artikel yang menarik. Mohon maaf sebelumnya, saya mau sharing informasi aja untuk fasilitas dana tunai dengan jaminan BPKB Mobil atau Gadai BPKB Mobil, siapa tau ada yang berminat. Terima kasih banyak sebelumnya. SIlahkan kunjungi : https://mobildana.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *