Blog Oom Yahya

Catatan Usil Yahya Kurniawan

Sekilas Ulas ASUS Zenfone 3 Laser

Sejak generasi kedua, ASUS memiliki varian Zenfone yang diberi nama tambahan Laser. Dulu memang tepat karena Zenfone Laser adalah varian Zenfone yang pertama kalinya menggunakan laser untuk auto focus, namun kini hampir semua varian Zenfone generasi ketiga sebenarnya sudah menggunakan laser. Tapi “ketidaktepatan” nama tersebut menjadi tak berarti karena Zenfone 3 Laser ini adalah sebuah ponsel yang keren.

Karena masih satu keluarga, Zenfone 3 Laser yang memiliki nama kode ZC551KL ini bisa dibilang sangat mirip dengan Zenfone 3 ZE520KL yang sudah sering saya bahas di blog ini. Jadi untuk pembanding, mungkin bisa merujuk ke beberapa tulisan saya tentang Zenfone 3 di sini dan di sini.

Berikut akan sedikit saya ulas ASUS Zenfone 3 Laser ini, hanya saja tulisan ini nanti akan lebih fokus membahas perbedaan mendasar antara Zenfone 3 Laser ZC551KL dengan Zenfone 3 ZE520KL serta kesan saya dalam menggunakannya.

Yuk lanjut.

Read More

Zenfone 3 Laser Hadir di Indonesia

Beberapa hari lalu saya menulis jika ASUS memiliki varian Zenfone yang murah tapi bagus, yaitu Zenfone Go ZB500KL. Hanya saja, tidak adanya embel-embel angka 3 pada nama Zenfone Go memberi kesan jika ponsel tersebut bukan anggota keluarga Zenfone 3. Apalagi desainnya juga masih mirip Zenfone 2.

Zenfone 3 Laser

Nah, jika Anda ingin memiliki Zenfone yang ada nomor 3-nya namun dengan harga relatif lebih terjangkau, satu varian lagi hadir untuk Anda, yaitu Zenfone 3 Laser. Ponsel ini benar-benar ponsel “rasa” Zenfone 3 dengan beberapa perbedaan spesifikasi sehingga harganya lebih murah daripada Zenfone 3. Namun tidak berarti semua fitur Zenfone 3 disunat untuk mendapatkan harga lebih murah, beberapa sektor justru meningkat, misalnya baterai dan RAM.

Read More

Zenfone Go ZB500KL, Hape Yang Bagus Tapi Murah

Selama ini, jika menyebut Zenfone, beberapa orang akan langsung terasosiasi ke hape yang bagus tapi sayangnya mahal. Padahal sejatinya harga tersebut merupakan nilai yang patut untuk feature yang ditawarkan. Bisa jadi, kesan mahal itu ditangkap oleh mereka yang sebenarnya nyaris tak pernah memanfaatkan feature-feature canggih Zenfone.

ASUS rupanya tanggap dan merilis produk low end dalam rupa Zenfone Go. Feature dan spesifikasi yang ditawarkan sangat mumpuni untuk penggunaan sehari-hari seperti chatting, browsing, berinteraksi di media sosial, serta bermain game “ringan”, tanpa harus “mengorbankan” harga.

Nah, jika banyak yang menganggap rilis Zenfone Go sebelumnya terlalu rendah spesifikasinya untuk mencapai harga murah, Anda bakal melongo melihat Zenfone Go rilis terkini. ASUS Zenfone Go dengan kode ZB500KL ini adalah lini produk yang merupakan bagian dari Zenfone generasi ketiga, memiliki feature dan spesifikasi yang di atas rata-rata untuk rentang harga kurang sedikit dari dua juta rupiah.

Read More

20 Alasan Memilih Zenfone 3

Adakah di antara Anda yang pernah nonton film Facing The Giants? Dalam salah satu adegan film itu diceritakan bahwa seorang pelatih tim american football mendorong anak asuhnya untuk mengeluarkan segenap kemampuan terbaiknya. Nah, artikel ini saya tulis dengan kondisi yang serupa. Sebenarnya saya sudah pernah menulis tentang 10 Alasan Membeli Zenfone 3 namun oleh ASUS saya ditantang untuk memberikan yang lebih baik lagi, 20 alasan!

Baiklah. Saya terima tantangannya dan inilah 20 alasan tersebut.

Read More

10 Alasan Kuat Membeli Asus Zenfone 3 ZE520KL

Mungkin sebagian dari Anda telah membaca tulisan saya sebelumnya tentang review Asus Zenfone 3 ZE520KL ini. Dari tulisan itu barangkali telah tergambar bagaimana sosok Asus Zenfone 3 ZE520KL tersebut. Namun kali ini saya akan memberikan tulisan dengan perspektif yang sedikit berbeda, yaitu apa sih yang menjadi faktor “kudu beli” Asus Zenfone 3 ZE520KL. Barangkali ada yang sedang menimbang hendak membeli ponsel baru, semoga tulisan ini cukup untuk mempertegas alasan kuat membeli Asus Zenfone 3 ZE520KL.

Read More

The Incredible Asus Zenfone 3

Seneng banget sih pake kata “incredible”? Biarin, hehe. Zenfone 3 ini memang benar-benar luar biasa dan kebetulan banget kemarin waktu launching diadakan acara The Incredible Race juga, maka tak salah bila post ini saya beri judul The Incredible Asus Zenfone 3.

Segitu luar biasakah Zenfone 3 ini? Tentu. Sudah cukup lama saya tidak merasakan kegairahan yang begitu besar saat mencoba ponsel baru. Di tulisan ini saya akan memaparkan kesan saya terhadap Zenfone 3. Barangkali tidak terlalu panjang, mungkin bagi sebagian orang malah terlalu singkat. Namun jangan khawatir karena seperti yang sudah-sudah, saya akan terus memperbaharui blog ini dengan tulisan-tulisan lain berisi tip dan trik penggunaan Zenfone 3.

FYI, Zenfone 3 yang saya pegang ini adalah varian yang memiliki kode ZE520KL. Yuk mari kita simak.

Read More

Incredibly Incredible Race di Zenvolution

Abaikan judulnya yang campur aduk gak karuan. Itu cuma hendak menunjukkan serunya acara Incredible Race yang diselenggarakan oleh Asus dalam rangka launching Zenfone 3 kemarin.

Jadi seperti sudah sedikit saya singgung kemarin, acara launching yang diadakan oleh Asus kali ini berbeda dengan yang sudah-sudah. Benar-benar sebuah revolution seperti judulnya, Zenvolution.

Yang pertama, acara launching langsung diadakan di hari pertama, tidak seperti biasanya yang di hari kedua. Yang kedua, biasanya Asus meluncurkan produknya mengandalkan saya sebagai brand ambassador tanpa kehadiran bintang tenar sebagai brand ambassador, namun kali ini ada jagoan gelut Joe Taslim dan si cantik Bunga Citra Lestari. Apa ini maknanya? Ya revolusi itu tadi.

Asus kini lebih serius menggarap pasar ponsel premium, terbukti dari desain dan spesifikasi Zenfone 3 yang meninggalkan pakem Zenfone generasi pertama dan kedua. Maka mau tidak mau harganya juga jadi berbeda dong. Nah, lebih lengkap soal review Zenfone 3, nanti akan saya tuliskan secara terpisah. Sekarang saya mau cerita dulu ada apakah di hari kedua acara Zenvolution.

Read More

Selamat Tinggal, Lumia 950

Saya sudah cukup lama hobi utak-atik komputer, sejak awal 90an. Berbagai sistem operasi sudah saya coba, mulai dari DOS, Windows 3.1x, Windows 95-98, hingga sekarang Windows 10, Linux macam-macam distro (sejak 1998, saat mount floppy disk saja butuh kemampuan hacker), dan Unix Sys V.

Soal aplikasi, macam-macam juga yang pernah saya coba. Khususnya untuk aplikasi office, saya sudah menggunakan WordStar, Lotus 1-2-3, ChiWriter, AmiPro, hingga Microsoft Office. Kalau pas pakai Linux ya Open/LibreOffice.

Dari pengalaman panjang saya itu, saya ternyata merasa sangat cocok menggunakan produk Microsoft. Jadi komputer saya sekarang menggunakan OS Windows 10 dan aplikasi kantorannya Microsoft Office. Sampai-sampai sayapun menulis banyak buku tentang Microsoft Office.

Soal ponsel, saya relatif tertinggal karena baru menggunakan ponsel pada tahun 2001, padahal relatif banyak teman dan saudara saya menggunakan ponsel mulai tahun 1997an. Sejak membeli ponsel pertama, saya selalu menggunakan Nokia. Pernah sekali saya membeli Samsung Galaxy Gio karena sebagai pengamat IT, tentu saya harus familiar dengan Android. Itupun akhirnya saya menggunakan dua buah ponsel dengan ponsel kedua adalah Nokia, sebuah feature phone yang lebih banyak saya gunakan untuk telpon dan SMS.

Ketika Nokia mengeluarkan produk ponsel cerdasnya dalam diri Lumia, sayapun tetap ngefans dan pake Lumia juga. Meski sekarang jadi terbalik, yang dulu mainstream sekarang jadi antimainstream. Jadi bisa dibilang, cuma sekali saya beli non Nokia, selain itu selalu beli Nokia. Lha Asus Zenfone itu? Anu, nek itu saya ndak pernah beli. (ngacir)

Trus?

Read More