Kegiatan memotret diri sendiri atau akrab disebut selfie makin hari makin banyak saja pelakunya. Bahkan orang-orang yang tadinya saya pikir pemalu, ternyata kalo selfie heboh juga. Belakangan muncul varian dari kata selfie, yaitu grufie atau wefie, yang artinya foto selfie tapi bersamaan sekaligus beberapa orang. Kata selfie sendiri diusulkan untuk diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi swafoto.
Gadget yang dipakai untuk selfie umumnya adalah ponsel, memanfaatkan kamera depannya. Suatu hal yang wajar mengingat pelaku selfie bisa melihat posenya sendiri melalui layar ponsel.
Masalahnya, terlalu banyak “tapi” dalam proses pengambilan selfie.
Kata “tapi” yang paling sering muncul adalah “…tapi kamera depan ponselku gak bagus loh” atau “…tapi kamera depan ponselku gak pake aplikasi khusus yang bisa bikin selfie bagus” dan semacam itulah. Lalu akhirnya foto selfie dilakukan dengan kamera belakang ponsel dan pengambilannya dibantu oleh orang lain. Lha ini tentu sudah tidak memenuhi syarat selfie lagi.
Asus rupanya tanggap akan fenomena ini dan memproduksi sebuah ponsel dengan kamera depan yang sangat mumpuni. Nama ponselnya saja sudah sangat jelas, Zenfone Selfie. Dengan Zenfone Selfie, kata “tapi” yang muncul saat selfie bakal hilang sama sekali.
Bagi pengguna Zenfone 2 atau Zenfone Laser, membayangkan tentang Zenfone Selfie sangatlah mudah karena pada dasarnya ponsel-ponsel tersebut nyaris sama, hanya kemampuan kamera depannya yang membedakannya. Jadi harap maklum bila kesan yang saya tulis soal Zenfone Selfie ini bakal terasa tidak asing bagi pengguna Zenfone 2 atau Zenfone Laser.
Nah, gimana kesan saya terhadap Zenfone Selfie ini?
(more…)