Tag: Android

  • Oleh-oleh Dari Zenfestival

    Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan kabar bahwa Asus akan mengadakan event lagi di Indonesia, sekitar bulan November 2015 ini. Saya tentu saja senang karena meskipun belum tahu bentuk acaranya seperti apa, namun saya diberi tahu bahwa saya akan diundang. Hanya saja ada sedikit “kode” bahwa acaranya tidak sebesar yang sudah-sudah. Hmmm, okay. Gak masalah sih.

    Ternyata event Asus tersebut bertajuk Zenfestival dan diadakan pada tanggal 19 November 2015.

    Tanggal 18 November 2015 saya berangkat ke Bandara Adisutjipto, Yogyakarta dan bertemu dengan 3 orang blogger tenar Jogja lainnya yang juga diundang ke acara Zenfestival.

    Singkat cerita, akhirnya saya tiba di acara Zenfestival yang bertempat di Ritz Carlton Pacific Place. Jalan masuk menuju ke ruang penyelenggaraan Zenfestival dibuat dalam bentuk lorong yang dipenuhi sinar laser. Tapi jangan dibayangkan sinar lasernya silang sengkarut seperti di film-film itu ya. Untuk bisa masuk, peserta kudu menunjukkan kartu tanda pengenal yang telah dibagikan sebelumnya. Jadi acara ini memang khusus untuk undangan.

    Zenfestival

    Mereka yang diundang adalah media, baik media cetak, media elektronik, media online, hingga blogger, lalu ada juga dealer serta tak ketinggalan Zenfans, anggota forum Zentalk, forum diskusi tentang produk Asus.

    Jadi ada apa sebenarnya di Zenfestival ini?

    (more…)

  • Zenfone Laser, Pake Laser Beneran

    Dulu saya sempat ogah menggunakan ponsel berkamera. Ponsel ya ponsel, kalo butuh kamera, pake kamera digital. Tapi barangkali hal itu disebabkan karena waktu itu kamera yang disematkan pada ponsel memiliki spesifikasi dan feature yang gitu deh. Asal bisa memotret.

    Namun kini kamera ponsel sudah begitu canggihnya dan bisa dibilang merupakan feature default yang ada pada sebuah ponsel. Kalo saya ngotot gak mau pake ponsel berkamera, bisa-bisa gak bakal punya ponsel. Jadi kini saya sudah legowo menggunakan ponsel berkamera. Apalagi semenjak saya menggunakan keluarga Asus Zenfone dan sejak kamera digital saya hilang digondol maling.

    Feature kamera yang disematkan pada keluarga Zenfone ini semakin lama semakin canggih dan kini Asus meluncurkan lagi satu varian Zenfone dengan feature kamera sangat mumpuni, namanya Zenfone 2 Laser.

    Jadi Oom Yahya punya hape baru lagi nih? Oh tidak, tidak (setidaknya sampai artikel ini ditulis, hehe). Saya diundang di acara Zenfestival dan di sana ada demo Zenfone 2 Laser.

    Asus Zenfestival

     

    Kebetulan juga ada teman yang sudah punya dan dia saya interogasi tentang pengalamannya menggunakan Zenfone 2 Laser ini.

    Jadi berdasarkan itu, sekarang saya akan coba kupas soal Zenfone 2 Laser ini.

    (more…)

  • Kesan Singkat Terhadap Lenovo A2010

    Inilah dia lanjutan cerita soal pengalaman belanja saya di JD Indonesia. Jadi Lenovo A2010 yang saya pesan tanggal 2 November 2015 lalu akhirnya tiba tanggal 5 November 2015. Termasuk cepat gak ya itu? Silakan dinilai sendiri.

    Kiriman dibungkus dengan dus yang lumayan bagus dan di dalamnya diberi kantong udara untuk meminimalisasi terjadinya benturan. Dapat bonus kartu perdana pula.

    Lenovo A2010

    Lenovo A2010

    Berhubung Lenovo A2010 ini sebenarnya bukan saya yang mau beli tapi teman saya, saya berhak dong ya minta kompensasi ke teman saya itu atas peminjaman akun toko online saya ini, hehehe. Untung saya baik hati, gak minta kompensasi berupa uang, cuma hak untuk unboxing dan sedikit melakukan review.

    Nah, inilah dia reviewnya. (Gak bisa terlalu panjang lebar karena nanti saya dimarahi yang punya kalau kelamaan minjemnya)

    (more…)

  • Kesan Awal Acer Liquid Z320

    Saya kedatangan tamu istimewa lagi, hehe. Dia adalah Acer Liquid Z320. Berbeda dengan Liquid M220 ber-OS Windows Phone yang sebelumnya saya review, kali ini sistem operasi yang diusung adalah Android, versi 5.1.1 alias Lollipop.

    Dengan ini, saya resmi menjadi salah satu dari 20 pengguna pertama Acer Liquid Z320 di Indonesia.

    Unit Acer Liquid Z320 ini dibungkus dengan dus berwarna hijau. Ketika dibuka, seperti halnya kebanyakan ponsel yang beredar di Indonesia, isinya adalah unit ponsel itu sendiri, baterai, buku petunjuk, kartu garansi, dan headphone.

    Kesan awal terhadap Acer Liquid Z320 ini adalah model body-nya yang stylish, nyaman digenggam karena ukuran dan beratnya, tampilan layar yang elegan, serta cover bagian belakangnya relatif mudah dibuka. Acer Liquid Z320 memiliki desain body membulat di keempat sisi dengan berdimensi 136 x 66.5 mm, ketebalan 9.6 mm serta memiliki berat body 142 gram. Ketika dibuka chasing belakang, nampak bahwa Acer Liquid Z320 ini mendukung penggunaan dua kartu SIM dan SD Card. Kartu SIM-nya menggunakan kartu berukuran micro, jadi yang masih menggunakan mini SIM, bersiaplah untuk memotong kartunya.

    Tombol power berada dibagian atas bersebelahan dengan soket audio, sementara tombol volume terletak di sebelah kanan dan soket charger berada di bagian bawah. Asyiknya, Acer Liquid Z320 ini punya LED Notifikasi yang terletak di dekat kamera depan.

    (more…)

  • Review Asus Zenfone 2 ZE551ML

    Sudah 10 harian ini saya pegang Asus Zenfone 2 dan saatnya menuliskan kesan terhadap gawai baru saya ini. Saya akan bagi review ini dalam beberapa kategori dan bila ada hal-hal yang mungkin belum tercakup di tulisan ini, akan saya sambung di tulisan yang lain. Ya kira-kira sama seperti yang Zenfone 5 dulu itu lah, ada beberapa tulisan di blog ini. Atau barangkali ada request untuk mereview hal-hal tertentu (kalau saya sanggup ya, hehehe).

    OK, tanpa panjang lebar, inilah dia.

    (more…)

  • Update Lollipop Untuk Zenfone 5

    Berhubung cukup banyak yang tanya ke saya soal update Lollipop untuk Zenfone 5, berikut informasi yang saya dapatkan dari GSM Arena.

    Lollipop Zenfone

    Nah, jadi di situ kelihatan kalau yang awal Mei dapat jatah duluan update Lollipop adalah Zenfone 5 LTE. Zenfone 4, 5, dan 6 bakal dapat update Lollipop pertengahan Mei 2015. Pertengahan Mei itu ya belum tentu tanggal 15 tit, bisa jadi tanggal 12 sudah ada tapi ya mungkin juga tanggal 19 misalnya.

    Jadi harap bersabar yaaaa (upss)

    Catatan: saya bukan developer Lollipop Asus maupun pembuat kebijakan di Asus yang menentukan kapan update itu keluar. Jadi kalau sampai pertengahan Mei update itu belum keluar juga, mohon jangan tanya ke saya ya, silakan tanya ke Asus langsung. (ngacir)

    Update:

    Berita teranyar, Asus menunda update Lollipop untuk Zenfone 4, 5, dan 6. Cek beritanya di:

    Ya kalo masih ada problem khan mendingan ditunggu daripada daripada. (upss)

  • Tetap Produktif dengan vivo X3S

    Perangkat telekomunikasi berupa telpon genggam telah berevolusi sedemikian rupa sehingga kini kemampuannya tidak hanya sekadar untuk menelpon saja (ya, dulu sih paling-paling ditambah kemampuan mengirim pesan teks singkat) namun juga dilengkapi dengan berbagai macam feature yang tadinya tak terbayangkan bakal ada di sebuah perangkat telekomunikasi. Tak heran kini telpon genggam semacam itu disebut smartphone.

    Barangkali ide untuk memperlengkapi telpon genggam dengan berbagai macam feature timbul ketika terlihat banyak orang yang mengutak-atik telpon genggamnya di kala senggang atau menunggu seseorang/sesuatu. Daripada sekedar buang waktu dengan mengutak-atik telpon genggam tanpa hasil, mengapa tidak sekalian memperlengkapi telpon genggam dengan feature yang meningkatkan produktivitas?

    Belakangan ini ada begitu banyak smartphone yang beredar di pasar, dengan segala kelebihan kekurangan masing-masing, dengan segala feature yang ditanamkan di dalamnya. Namun ada satu yang cukup unik karena menonjolkan “intelligent” dan “smart” sebagai keunggulan produk smartphone mereka, yaitu vivo. Smartphone vivo (memang ditulis dengan huruf kecil atau lowercase) menonjolkan hal-hal tersebut untuk melakukan branding sebagai android smartphone yang mampu meningkatkan produktivitas penggunanya tanpa melupakan unsur hiburan.

    Salah satu produk vivo yang hendak dikedepankan adalah vivo X3S. Sebagai sebuah smartphone android, sudah tentu vivo X3S memiliki segala syarat yang dimiliki untuk dijadikan perangkat peningkat produktivitas.

    (more…)

  • Unboxing Zenfone 2

    Sudah pada tahu khan ya kalo hari Senin sampai Rabu (20-22 April 2015) lalu saya ada di Jakarta, menghadiri acara launching Zenfone 2? Nah kalau belum tahu saya kasih tahu sekarang. (upss)

    Jadi karena Asus Zenfone 4, 5, dan 6 sukses di pasar Indonesia, hanya dalam 1 tahun sudah masuk ke jajaran 3 besar hape terlaris, maka Asus mengadakan acara launching lagi untuk Zenfone 2. Saya yang punya andil dalam suksesnya Zenfone tentu saja diundang. :p

    Acara launchingnya sih meriah tapi rasanya gak perlu diceritakan deh ya, wong ya sama sajalah pasti dengan acara lain sejenis. Yang penting nih, saya dapat kesempatan menjadi salah satu yang pertama menikmati Zenfone 2.

    Tidak seperti Zenfone 4, 5, dan 6 yang angkanya menunjukkan ukuran layarnya, Zenfone 2 tidak begitu. Ya jelaslah, masa hape cuma 2 inchi. (lmao) Zenfone 2 dirilis dalam 4 varian.

    (more…)

  • Bekerja Dengan Asus Transformer Pad

    Pada tulisan sebelumnya, saya sudah cerita banyak tentang tablet hybrid yang sepertinya bakal makin populer karena memiliki kelebihan dibandingkan tablet biasa. Salah satu kelebihan tersebut adalah kemudahan penggunaan saat hendak dipakai bekerja. Dan tablet pilihan saya, Asus Transformer Pad TF103CG, sangat menyenangkan digunakan untuk bekerja.

    Tentu harus disepakati dulu batasan kata “bekerja” ini. Yang paling masuk akal adalah pekerjaan kantoran seperti pembuatan dokumen atau pengolahan spreadsheet. Agaknya kurang masuk akal bila tablet “dipaksa” untuk mengolah foto atau render 3D. Apalagi, ingat lho, ini tablet Android.

    Nah, untuk melakukan pekerjaan kantoran, ada beberapa aplikasi yang tersedia di Google Play Store yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan, misalnya Google Docs, Polaris Office, Office Suite, Docs To Go, hingga yang paling populer, Microsoft Office Mobile. Baru-baru ini malahan dirilis pula Microsoft Word for Tablet, Microsoft Excel for Tablet, dan PowerPoint for Tablet.

    Microsoft Office Mobile for Android Tablet

    (more…)

  • Asus Transformer, Tablet Hybrid Kelas Wahid

    Apa yang sering dikeluhkan orang dari sebuah tablet, khususnya yang berukuran besar (9-11 inchi)? Mungkin ada beberapa namun salah satunya bisa dipastikan adalah rasa kikuk ketika hendak menginputkan teks.

    Mau mengetik dengan 10 jari kok ya gak nyaman, mau ngetik pake satu jari kok jarak tuts rasanya kejauhan, atau mungkin bisa “sebelas” jari (tau khan maksudnya) tapi itu berarti tabletnya harus diletakkan di atas meja atau dipangku.

    Lalu timbul kesan bahwa tablet hanya cocok untuk main game doang.

    Mungkin itulah yang menyebabkan penjualan tablet relatif stagnan akhir-akhir ini, bahkan cenderung turun, sementara notebook ditengarai justru naik lagi penjualannya.

    Lalu untuk mengakali hal tersebut, mulai ada produsen tablet yang kemudian membuat terobosan dengan memproduksi tablet hybrid, ya tablet ya notebook. Jadi layar notebooknya bisa dilepas dan menjadi tablet. Atau tablet yang diberi tambahan berupa keyboard yang bisa dipasang dan dilepas.

    Salah satu produk tablet hybrid (atau ada pula yang menyebutnya tablet 2-in-1) yang tersedia di pasar Indonesia adalah Asus Transformer Pad TF103CG.

    Asus Transformer Pad TF103CG

    Seperti yang sudah-sudah, saya beruntung bisa menjajalnya. (upss) Inilah kesan saya terhadap Asus Transformer Pad TF103CG ini.

    (more…)