Vivobook Pro F570 – Kenalkah kamu dengan nama-nama ini: Mariah Carey, Keanu Reeves, Demi Lovato, Shakira, Zoe Kravitz, Vin Diesel, Chloe Bennet?

Pasti kenal lah ya, mereka kan selebiritis. Nah, pertanyaan berikutnya, apakah hal yang menjadi persamaan di antara mereka?

Nah, pasti rada mikir duluan.

Jawabannya adalah: mereka itu semua adalah mixed race, ras campuran. Ambil contoh Chloe Bennet yang ngetop berkat perannya sebagai Quake di Agent of Shield, ayahnya adalah seorang Amerika keturunan Cina, sedangkan ibunya adalah orang Amerika.

Orang-orang yang lahir dari ras campuran ini kebanyakan memiliki paras yang elok, kecantikan atau kegantengan yang unik.

Mungkin kamu bisa perhatikan sekelilingmu jika ada orang-orang yang berasal dari ras campuran. Besar kemungkinan mereka ini akan memiliki wajah rupawan, meskipun bukan selebriti.

Lalu apa hubungannya antara orang-orang ras campuran berwajah rupawan dengan laptop Asus Vivobok Pro F570 yang akan dibahas ini?

Begini, Vivobook Pro F570 ini merupakan notebook yang mixed race juga. “Orangtua” laptop ini memang Asus, tetapi Vivobook Pro F570 menggunakan prosesor AMD® Ryzen™ dikombinasikan dengan prosesor grafis NVIDIA® GeForce® GTX 1050.

Seperti halnya para ras campuran yang memiliki wajah nan rupawan, ras campuran AMD dan NVIDIA ini menghasilkan performa yang rupawan.

Sebenarnya kenapa sih kok disebut ras campuran? Bukankah prosesor grafis NVIDIA juga lazim digunakan pada laptop dengan prosesor Intel?

Jadi begini, NVIDIA dan AMD sebenarnya memiliki sejarah panjang rivalitas yang sengit.

Dulu ada begitu banyak produsen kartu grafis, dari nama yang mungkin kalian masih sempat dengar atau tahu, hingga nama-nama yang asing, misalnya saja S3, Oak, Opti, Real3D, Tseng, dan masih banyak lagi, di samping tentunya ada NVIDIA dan ATI.

Nah, pada akhirnya yang bisa bertahan adalah NVIDIA dan ATI. Beberapa nama yang saya sebut tadi kalau tidak bangkrut ya asetnya “dicaplok” oleh NVIDIA atau ATI.

Dua perusahaan ini bersaing ketat memproduksi prosesor grafis dan saling susul-menyusul prestasinya.

ATI kemudian diakuisisi oleh AMD sehingga AMD menjadi selangkah lebih maju daripada Intel dalam hal mengintegrasikan prosesor grafis ke dalam prosesor utama. Namun Intel tidak tinggal diam dan mempererat relasi dengan NVIDIA.

Pada akhirnya hal yang menjadi lazim di dunia laptop adalah, jika prosesor yang digunakan adalah Intel, maka prosesor grafisnya adalah dari Intel sendiri atau menggunakan NVIDIA, sedangkan laptop berprosesor AMD tentu saja bakal menggunakan prosesor grafis produknya sendiri.

Asus ternyata berhasil mendobrak kelaziman tersebut dengan memadukan performa prosesor AMD Ryzen yang terkenal garang dengan prosesor grafis NVIDIA yang dirancang siap untuk melayani game berat. Hasilnya adalah Asus Vivobook Pro F570 ini.

Nah, apa saja hal-hal rupawan yang dimiliki oleh Asus Vivobook Pro F570 ini sebagai hak istimewa ras campuran?

Performa Mengagumkan

Gabungan produk dari dua produsen prosesor (grafis) yang selalu berlomba dalam meningkatkan kinerjanya tentunya memberi efek positif bagi performa laptop yang dibekali prosesor tersebut.

Ini bagaikan memiliki Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam tim yang sama.

Sebagai perusahaan yang mengakuisisi ATI, AMD mengintegrasikan prosesor grafis ke dalam prosesor utama. Jadi AMD Ryzen 5 atau Ryzen 7 yang menjadi prosesor utama Vivobook Pro F570 ini telah memiliki prosesor grafis terintegrasi, yaitu AMD Radeon™ Vega 8 Graphics dan AMD Radeon™ RX Vega 10 Graphics.

Saat aplikasi yang digunakan tidak membutuhkan kinerja grafis yang tinggi, prosesor grafis terintegrasi inilah yang lebih banyak digunakan dalam olah grafis.

Namun ketika tuntutan grafis meningkat tajam, maka NVIDIA GeForce GTX 1050 akan beraksi dan AMD bisa berkonsentrasi penuh dalam melakukan komputasi.

Jadi bisa dibayangkan betapa dahsyat performa yang didapat dari gabungan keduanya.

Audio Dahsyat Dengan SonicMaster

Sektor audio merupakan salah satu yang menjadi keunggulan produk Asus. Semua berkat teknologi SonicMaster yang dikembangkan oleh tim Golden Ear Asus.

Teknologi SonicMaster ini mendapatkan sertifikasi dari Bang & Olufsen, sebuah nama yang tidak diragukan dalam dalam dunia audio.

SonicMaster ini mampu mengatur keseimbangan output audio untuk semua jenis konten yang hendak dimainkan di laptop Vivobook Pro F570 ini.

Fisik Rupawan

Selain performa yang “rupawan”, Asus Vivobook Pro F570 memang juga memiliki tampilan fisik yang rupawan.

Sentuhan warna biru mengkilat pada bagian pinggiran layar dan logo Asus membuat laptop ini tampil cantik dan memiliki kesan premium.

Brush finish memberikan motif unik pada body-nya, pastinya bakal membuat kamu makin jatuh cinta.

Laptop ini memiliki ketebalan 21.9mm serta bobot 1,9 kg.

Aman Dengan Sensor Sidik Jari

Untuk meningkatkan keamanan, Vivobook Pro F570 dilengkapi dengan sensor sidik jari sehingga mempermudah proses login ke Windows bagi penggunanya sekaligus meningkatkan rasa aman.

Oh ya, omong-omong soal Windows, tentu saja laptop ini telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows Original. Jika tidak, tentunya sensor sidik jari tersebut tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Adalah fitur keamanan Windows Hello yang memungkinkan sensor sidik jari tersebut memberikan rasa aman bagi penggunanya.

Kesimpulan

Jadi, dengan berbagai fitur dan kelengkapan yang dimilikinya, Asus Vivobook Pro F570 ini bakal cocok digunakan oleh para content creator, mengingat kegarangan prosesornya sanggup digunakan untuk mengerjakan grafis dan video.

Audio yang mumpuni berkat SonicMaster tentu juga sangat mendukung dalam olah video.

Apalagi dengan body yang cantik, pasti kamu bakal betah bekerja dengan Vivobook Pro F570 ini.

Nah, jika kamu berminat memiliki si cantik nan memesona tapi garang ini, kamu bisa memperolehnya secara eksklusif di JD.ID.

Untuk mempermudah kamu membeli laptop ini, jika kamu menggunakan peranti mobile, silakan klik di sini, sedangkan jika menggunakan desktop silakan klik di sini.

Sebagai tambahan informasi, harga Asus Vivobook Pro F507 adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan prosesor Ryzen 5: Rp11.799.000,-
  • Menggunakan prosesor Ryzen 7: Rp13.999.000,-

Spesifikasi

Prosesor

AMD® Ryzen™ 7 2700U Processor

AMD® Ryzen™ 5 2500U Processor

Sistem Operasi

Windows 10 Home (ASUS merekomendasikan Windows 10 Pro)

Memori

8 GB DDR4 2400MHz SDRAM

2 x SO-DIMM socket, up to 16 GB SDRAM (model tertentu)

Dual-channel

Layar

15.6″ (16:9) LED-backlit FHD (1920×1080)

Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC

With ASUS Splendid

Grafis

NVIDIA® GeForce® GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM

AMD Radeon™ RX Vega 10 Graphics

AMD Radeon™ Vega 8 Graphics

Ruang simpan

Hard drive

1TB 5400 rpm SATA HDD

Solid state drive

256GB SATA 3.0 M.2 SSD

Keyboard

Chiclet keyboard dengan numpad key

Tersedia juga illuminated chiclet secara terpisah

Card Reader

Multi-format card reader (SDXC)

WebCam

VGAWebcam

Networking

Wi-Fi

Integrated 802.11ac (2×2) (model tertentu)

10/100/1000 Base T

Bluetooth

Bluetooth® 4.1

Interface

1 x Microphone-in/Headphone-out jack

1 x Type-C USB 3.0 (USB 3.1 Gen 1)

1 x USB 3.0 port(s) Type A 2 x USB 2.0 port(s)

1 x RJ45 LAN jack for LAN insert

1 x HDMI, Mendukung HDMI 1.4

1 x Fingerprint reader (Optional)

1 x AC adapter plug

1 x micro SD card

Audio

2 W Stereo Speakers dengan Analog Microphone

Mendukung Windows 10 Cortana with Voice

ASUS SonicMaster Technology

Baterai

3 -Cell 48 Wh Battery

Adaptor Daya

Plug type :ø4.5 (mm)

Output: 19 V DC, 6.3 A, 120 W

Input: 100 -240 V AC, 50/60 Hz universal

Dimensi

lebar x dalam x tinggi: 374.6 x 256 x 21.9 mm

Berat

1.9 kg dengan baterasi

*bisa sedikit berbeda tergantung spesifikasi

Keamanan

BIOS user password protection

Fingerprint reader

Security lock

fTPM (Firmware-based Trusted Platform Module)

Sertifikat

UL, MIC, CE Marking Compliance, FCC Compliance, BSMI, Australia C-TICK / NZ A-Tick Compliance, CCC, GOST-R, CB, Energy Star, IDA, WEEE, Erp 2013, RoHS, JATE

Garansi

1 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap negara

Follow me on social media:

3 Comments

deddyhuang.com · 24/03/2019 at 11:24 pm

aku pun juga pengen om punya ras campuran biar lebih ganteng lah om hahahha..

Susindra · 25/03/2019 at 6:54 am

Ras campuran memang selalu menghasilkan produk baru yang unik dan cantik.

Faridilla Ainun · 25/03/2019 at 8:06 am

Campuran-campuran gitu jadi ganteng ciamik ya. Gak cuma luarnya aja, dalemnya juga #eh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.