Tag: AMD

  • ASUS Perkenalkan Laptop ZenBook Berbasis AMD

    Laptop ZenBook Berbasis AMD – Ada banyak laptop yang beredar di pasaran dengan berbagai model dan rentang harga, sehingga kamu tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan.

    ASUS adalah penguasa pasar laptop di Indonesia sehingga di mana-mana pasti bakal kamu temui laptop dengan merk ASUS.

    Lalu jika kamu membuka laptop tersebut, sebagian besar akan memiliki stiker Intel di dalamnya. Ya, Intel juga merajai sektor prosesor dari berbagai laptop yang beredar di tanah air.

    (more…)
  • ASUS Vivobook A412DA, Bikin Hidupmu Berwarna

    ASUS Vivobook A412DA, Bikin Hidupmu Berwarna – Manusia adalah makhluk hidup yang memiliki kebutuhan. Menurut teori piramida Abraham Maslow, kebutuhan manusia yang paling mendasar adalah kebutuhan fisik atau fisiologis.

    Di Indonesia kebutuhan paling mendasar tersebut sering dikenal dengan pangan, sandang, papan. Orang sekarang sering menambahkan kata “casan” setelah pangan, sandang, papan, yang maksudnya adalah charge-an atau tempat untuk mengisi ulang baterai, sebuah sindiran yang menunjukkan bahwa mengisi ulang baterai smartphone telah menjadi kebutuhan dasar manusia.

    Di atas kebutuhan dasar tersebut, ada kebutuhan akan keamanan. Setelah kebutuhan paling mendasar terpenuhi, manusia tentunya ingin agar hidupnya aman.

    Setelah dua tingkatan kebutuhan tadi terpenuhi, manusia barulah mulai “berani” berpikir untuk memenuhi kebutuhan akan cinta dan kepemilikan. Ingat ya gaes, cinta dan memiliki itu berada pada tingkatan yang sama, jadi kalau ada yang menganggap mencintai tak berarti memiliki, itu hanyalah orang frustasi karena tak berhasil menggaet gebetannya.

    (more…)
  • Vivobook Pro F570, Cantiknya Dia Yang Terlahir Dari Ras Berbeda

    Vivobook Pro F570 – Kenalkah kamu dengan nama-nama ini: Mariah Carey, Keanu Reeves, Demi Lovato, Shakira, Zoe Kravitz, Vin Diesel, Chloe Bennet?

    Pasti kenal lah ya, mereka kan selebiritis. Nah, pertanyaan berikutnya, apakah hal yang menjadi persamaan di antara mereka?

    Nah, pasti rada mikir duluan.

    Jawabannya adalah: mereka itu semua adalah mixed race, ras campuran. Ambil contoh Chloe Bennet yang ngetop berkat perannya sebagai Quake di Agent of Shield, ayahnya adalah seorang Amerika keturunan Cina, sedangkan ibunya adalah orang Amerika.

    Orang-orang yang lahir dari ras campuran ini kebanyakan memiliki paras yang elok, kecantikan atau kegantengan yang unik.

    Mungkin kamu bisa perhatikan sekelilingmu jika ada orang-orang yang berasal dari ras campuran. Besar kemungkinan mereka ini akan memiliki wajah rupawan, meskipun bukan selebriti.

    Lalu apa hubungannya antara orang-orang ras campuran berwajah rupawan dengan laptop Asus Vivobok Pro F570 yang akan dibahas ini?

    (more…)
  • ASUS X555QG, Laptop Handal Untuk Kerja dan Game

    Review ASUS X555QG – Tanpa harus melihat data statistik, mudah untuk menduga bahwa era komputer desktop telah mendekati masa akhir. Kini orang lebih suka menggunakan notebook atau laptop untuk menggantikan komputer desktop.

    Bahkan jika selama ini perkantoran dianggap sebagai pihak yang setia menggunakan komputer desktop, nyatanya tidak lagi. Perkantoranpun kini cenderung memilih notebook sebagai alat bantu kerja utama.

    Bagaimana dengan gamer? Ya, gamer memang cenderung masih memilih menggunakan komputer desktop, hanya saja belakangan ini mulai banyak bermunculan notebook yang dirancang untuk bermain game dan nampaknya cukup diterima pasar.

    Berhubung bakal digunakan untuk kerja keras, apalagi statusnya “pengganti komputer desktop”, tentu dibutuhkan laptop yang mumpuni. Salah satu notebook yang memenuhi kriteria tersebut adalah ASUS X555QG, laptop handal untuk kerja dan game.

    Nah, seperti biasa, saya kedatangan tamu dan tamunya ya ASUS X555QG yang akan dibahas ini. Berikut adalah kesan saya ketika mencoba ASUS X555QG ini selama beberapa hari.

     

    Desain

    Sebagai produk ASUS, X555QG ini memiliki corak desain yang senada dengan notebook ASUS lainnya. Yang langsung nampak adalah bagian belakang layar monitor yang memiliki corak ZenCircle. Selain mempercantik tampilan, corak lingkaran tersebut akan menambah “grip” ketika laptop dibawa dalam keadaan tertutup.

    Ketika dibuka, nampaklah bahwa laptop ini memiliki deretan keyboard yang mirip susunan keyboard untuk komputer desktop, lengkap dengan numpad di sisi kanan.

    ASUS X555QG

    Touch pad X555QG cukup lebar sehingga memudahkan untuk melakukan navigasi. Letaknya juga tidak pas di tengah notebook melainkan menyesuaikan posisi tengah keyboard QWERTY sehingga mengurangi potensi terpencet secara tak sengaja ketika mengetik.

    Keyboardnya meski nampak kecil, namun bagian QWERTY-nya memiliki ukuran yang sama dengan ukuran keyboard desktop, sehingga mengetik dengan laptop ini sama sekali tidak menimbulkan kesan canggung.

    Dari penampakannya, laptop ini nampak kokoh, kekar berisi. Dan memang penampakannya itu tidak “menipu” karena laptop ini relatif berat. Bobotnya mencapai 2.2 kg.

    Mungkin hal ini akan dianggap sebagai suatu kelemahan namun perlu diingat, mobilitas bukanlah hal yang menjadi nilai jual laptop ini. ASUS X555QG kemungkinan besar akan lebih banyak digunakan oleh pekerja kantoran ataupun gamer amatir yang cenderung tingkat mobilitas relatif kecil.

    Mereka hanya akan membawa laptop dari rumah ke tempat kerja atau ke tempat bermain game dan setelah sampai, mereka akan menggunakan laptop tersebut dalam jangka waktu relatif lama, bahkan mungkin hingga waktunya pulang dan membawa laptop tersebut kembali ke rumah.

     

    Tampilan Layar

    ASUS X555QG memiliki bentang layar sebesar 15.6 inci dengan resolusi 1366×768 pixel. Resolusi ini tergolong mainstream karena kebanyakan laptop memiliki resolusi sebesar itu. Namun soal kejernihan layar, laptop ini mampu menampilkannya dengan baik. Ketika saya coba untuk memutar video, detil yang ditampilkan sungguh luar biasa. Video 4K juga dapat diputar dengan baik.

    Laptop Handal Untuk Kerja dan Game

    Itu semua berkat dukungan prosesor grafis AMD Radeon™ R6 M435DX Graphics yang disematkan pada laptop ini. Jadi apapun tugas yang hendak diberikan terhadap laptop ini, entah itu untuk pekerjaan kantor atau bermain game, layar monitor ASUS X555QG siap melayani.

    Barangkali yang sedikit mengganggu adalah bila laptop digunakan saat berada di luar (outdoor) atau di ruangan yang mengandalkan cahaya matahari sebagai sumber penerangan karena pantulan bayangan melalui layar monitor relatif jelas terlihat.

     

    Audio

    Dengan tampilan layar yang memukau, tentu akan timpang bila tak diimbangi dengan audio yang berkualitas pula. Nah, laptop ini diperkuat dengan teknologi audio khas ASUS, yaitu Sonic Master yang tak perlu diragukan lagi kualitasnya.

    Laptop Handal Untuk Kerja dan Game

    Cobalah untuk memutar video sebuah konser dari band tertentu, dijamin kamu akan berasa datang sungguhan ke konser tersebut. Tentunya bila laptop ini kamu gunakan untuk bekerja, kamu harus bertoleransi dengan orang yang duduk di sebelah dengan tidak menyalakan audio keras-keras.

    Oh ya, sayangnya ASUS X555QG tidak dilengkapi dengan tombol volume fisik seperti halnya seri ZenBook. kamu harus menggunakan kombinasi tombol Fn+F11 untuk mengecilkan volume dan kombinasi tombol Fn+F12 untuk mengeraskan volume.

     

    Port

    Karena laptop ASUS X555QG ini dirancang untuk menggantikan komputer desktop, maka ASUS memperlengkapinya dengan port yang cukup banyak. Di sisi kiri ada port RJ 45 untuk terkoneksi dengan LAN, lalu ada port VGA dan HDMI untuk memperluas tampilan layar ke layar yang lebih besar atau projektor, plus 2 buah port USB 3.0.

    Laptop Handal Untuk Kerja dan Game

    Di sisi kanan tersedia port USB 2.0, combo audio jack, dan card reader. Selain itu, satu hal yang tidak nampak secara fisik adalah koneksi Bluetooth.

    Laptop Handal Untuk Kerja dan Game

    Pekerjaan kantor atau game bisa dibilang masih cukup sering memanfaatkan keping CD atau DVD, karena itu laptop ini dilengkapi pula dengan sebuah DVD Writer.

     

    Performa

    Laptop ASUS X555QG yang saya uji ini menggunakan AMD A10-9600P sebagai prosesor utamanya. Prosesor tersebut memiliki empat inti (quad core) dan memiliki kecepatan hingga 3.3 GHz. Menilik prosesor yang digunakan tersebut, seharusnya laptop ini memiliki performa yang cukup ngebut.

    Namun jujur saja saya agak sedikit kecewa karena laptop ini tak sekencang yang saya harapkan. Kemungkinan karena RAM-nya hanya 4 GB saja, meskipun sudah DDR4. Untunglah kapasitas RAM ini bisa diupgrade hingga 8 GB.

    Dengan performa yang sekarang, ASUS X555QG sudah jauh lebih daripada cukup jika digunakan untuk pekerjaan kantor atau multimedia sederhana seperti memutar video. Namun untuk pekerjaan yang lebih berat, apalagi untuk game, saya pikir setidaknya RAM perlu diupgrade hingga maksimal 8 GB.

     

    Baterai

    Baterai juga menjadi salah satu titik lemah laptop ini, karena hanya berkapasitas 2 Cells 37 Whrs saja. Barangkali kapasitas tersebut sengaja ditekan agar bobot laptop tidak semakin berat. Akibatnya mobilitas ASUS X555QG menjadi relatif terbatas.

    Namun sekali lagi, mobilitas bukanlah nilai jual laptop ini. Sebagai pengganti komputer desktop yang memang diam tak bergerak, laptop inipun juga cenderung diam, apalagi bobotnya yang cukup berat membuat orang malas membawanya ke mana-mana.

    Nah, saat digunakan secara menetap di satu tempat tersebut, tentunya bisa dipilih tempat yang dekat dengan colokan listrik, sehingga mudah untuk mengisi ulang kembali baterainya.

     

    Sistem Operasi

    Laptop ASUS X555QG ini hanya dibekali dengan sistem operasi Free Dos. Sudah tentu jika ingin menggunakan Windows, kamu harus membelinya. Sebagai alternatif, menggunakan Linux tentunya juga tidak menjadi masalah.

    Jika kamu memilih menggunakan Windows, ASUS telah menyediakan CD berisi driver dan aplikasi yang diperlukan oleh sistem operasi Windows agar dapat berjalan dengan baik pada ASUS X555QG ini.

    Kabar baiknya, ASUS telah menjalin kerja sama dengan Microsoft dan memperlengkapi setiap produk laptopnya dengan sistem operasi Windows 10 per November 2017.

    Jadi ASUS X555QG yang diproduksi pasca November 2017, pastinya akan memiliki sistem operasi Windows 10.

     

    Spesifikasi

    Spesifikasi

    Harga ASUS X555QG adalah Rp 6.999.000,-

     

    Rating

    Performa
    Desain
    Baterai
    Harga
    Multimedia
    Total3.8/5

     

    Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD – Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com

  • 10 Notebook Terbaik ASUS Tahun 2017

    10 Notebook Terbaik ASUS Tahun 2017 – Tahun 2017 telah kita lalui dengan selamat dan tentu kita semua berharap tahun 2018 juga merupakan tahun yang “bersahabat”. Sebagai seorang blogger teknologi, sepertinya saya belum pernah membuat semacam kilas balik teknologi pada tahun yang telah berlalu dan prediksi teknologi pada tahun yang akan dijalani. Karena itu, untuk pertama kalinya saya akan mencoba membuat semacam kilas balik tahun 2017 dan tema yang saya pilih adalah notebook terbaik ASUS yang dirilis pada tahun 2017 atau dirilis pada akhir 2016 namun lebih banyak beredar di tahun 2017. Mengapa ASUS? Karena untuk notebook, saya berkeyakinan bahwa ASUS adalah yang terbaik. Dan keyakinan saya itu juga didukung fakta bahwa pangsa pasar notebook di Indonesia dikuasai oleh ASUS. Apalagi harga laptop Asus relatif cukup bersahabat.

    Menurut data terkini yang bisa saya dapatkan, ASUS menguasai 51.7% pangsa pasar notebook di Indonesia sepanjang tahun 2016.

    Berkat itu pulalah, pada tahun 2017 ASUS mampu terus berinovasi dan menghadirkan notebook-notebook terbaik mereka.

    Nah, inilah 10 notebook terbaik ASUS tahun 2017, dalam urutan mundur.

    (more…)

  • Review ASUS X550IU, Persembahan ASUS Untuk AMD

    Review ASUS X550IU – BOY lagi banyak kedatangan tamu. Kali ini yang datang adalah sebuah notebook ASUS dengan tipe X550IU. Prosesornya AMD loh.

    Awalan X menunjukkan bahwa notebook ini cocok digunakan untuk bermain game meskipun tentu tidak segarang seri ROG.

    Nah tanpa berpanjang kata, yuk mari langsung saja saya beberkan kesan saya terhadap ASUS X550IU ini.

    (more…)