Generasi Z adalah generasi yang sekarang ini berumur sekitar 15 hingga 25 tahun. Umur segitu, wajar jika sebagian besar sudah mulai mendambakan laptop untuk menunjang kegiatan mereka, entah itu sekolah, kuliah, atau barangkali sudah mulai bekerja.
Referensi generasi Z ini dalam membeli laptop kemungkinan besar adalah kakak atau orangtua mereka yang masuk ke dalam generasi X atau generasi Y (milenial), bahkan mungkin sebagian kecil generasi baby boomer.
Jika orang yang dimintai referensi ini sedikit kudet, mereka pasti akan memberikan referensi sesuai dengan laptop keren di era mereka, yaitu laptop dengan prosesor terbaik, layar besar, fitur lengkap, tapi kudu “dibayar” dengan bobotnya yang berat sehingga sedikit merepotkan untuk dibawa ke mana-mana.
Kalau cari yang bobotnya ringan, tentu fitur jadi banyak yang dipangkas, akibatnya kurang maksimal untuk dipakai menunjang kegiatan.
Nah, tentunya generasi Z ini lalu memiliki dambaan tentang laptop ideal bagi mereka, yaitu ringan tapi fiturnya tetap mumpuni. Kalau toh berbagai fitur yang dibutuhkan harus ada sehingga membuatnya tak bisa ringan-ringan amat, paling tidak body-nya kompak lah.
Untungnya, zaman sekarang ini ada cukup banyak pilihan laptop seperti itu dan salah satu yang terbaik adalah VivoBook Pro F571.
(more…)