Dulu saya sempat ogah menggunakan ponsel berkamera. Ponsel ya ponsel, kalo butuh kamera, pake kamera digital. Tapi barangkali hal itu disebabkan karena waktu itu kamera yang disematkan pada ponsel memiliki spesifikasi dan feature yang gitu deh. Asal bisa memotret.
Namun kini kamera ponsel sudah begitu canggihnya dan bisa dibilang merupakan feature default yang ada pada sebuah ponsel. Kalo saya ngotot gak mau pake ponsel berkamera, bisa-bisa gak bakal punya ponsel. Jadi kini saya sudah legowo menggunakan ponsel berkamera. Apalagi semenjak saya menggunakan keluarga Asus Zenfone dan sejak kamera digital saya hilang digondol maling.
Feature kamera yang disematkan pada keluarga Zenfone ini semakin lama semakin canggih dan kini Asus meluncurkan lagi satu varian Zenfone dengan feature kamera sangat mumpuni, namanya Zenfone 2 Laser.
Jadi Oom Yahya punya hape baru lagi nih? Oh tidak, tidak (setidaknya sampai artikel ini ditulis, hehe). Saya diundang di acara Zenfestival dan di sana ada demo Zenfone 2 Laser.
Kebetulan juga ada teman yang sudah punya dan dia saya interogasi tentang pengalamannya menggunakan Zenfone 2 Laser ini.
Jadi berdasarkan itu, sekarang saya akan coba kupas soal Zenfone 2 Laser ini.



