Motivasi Yang Ditukar

Walaupun sangat-sangat terlambat, saya ingin sedikit nimbrung masalah Putri Yang Ditukar yang lagi rame ini.

Dalam pemikiran saya yang sederhana ini, seseorang yang menghasilkan suatu produk pastilah memiliki motivasi tertentu. Contoh yang paling mudah, gak usah jauh-jauh, ya saya sendiri. B-)

Saat menulis buku, apa motivasi saya? Uang! Jelas itu, ndak perlu dipertanyakan dan diragukan lagi. Kita hidup butuh uang, right? (eh, maaf keceplosan pake Bahasa Inggris, belagu saya, maaf).

Itu sebabnya mengapa saya berhenti menulis buku sekarang, soalnya sudah tidak menjanjikan uang lagi.

Tapi saya punya motivasi terselubung. Saya ingin berbagi ilmu dan dengan demikian, saya memandaikan banyak orang. Siapa yang merasa jadi pandai karena membaca buku saya, silakan ngacung. Tuuuh, banyak khaaan. :mrgreen:

Nah, soal sinetron, saya tidak tahu apa motivasi terselubung para sineas bikin sinetron. Kalau motivasi utama sudah pasti sama seperti saya tadi, uang.

Andaikata misalnya umpama (saya sudah pake tiga kata pengandaian lho ya) motivasinya adalah menghibur, saya kok ragu, wong ternyata lebih banyak yang geregetan karena tokoh utamanya terlunta-lunta dikadali sang antagonis. Apalagi kalau pas lagi tegang-tegangnya, trus bersambung, wah, pasti tambah jengkel tuh. Geregetan itu menaikkan tensi loh, bukan menghibur, karena orang yang terhibur hampir pasti akan turun tensinya.

Andaikata misalnya umpama motivasinya menginspirasi, apa benar sinetron bisa menginspirasi orang untuk jadi lebih baik? Katanya ada yang melihat tokoh utama sinetron sakit, trus dia jadi menyelidiki penyakitnya itu. Hmmm, oke lah, itu baik (walau berlebihan sih (ngacir) ). Tapi kalau berhenti sampai di situ ya percuma dong. Kalau dari situ trus dia terinspirasi jadi dokter dan menemukan pencegahan penyakit itu, baru itu inspirasi. Ada sinetron yang seperti itu? Kalau ada mbok saya dikasih tahu, saya akan nonton.

Andaikata misalnya umpama motivasinya mendidik, pendidikan apa yang bisa kita petik dari sinetron? Ah, mungkin ini ketinggian karena film Holywood pun (yang jadi kiblat perfilman dunia) jarang yang sampai pada level mendidik.

Jadi ndak usah muluk-muluk lah. Sinetron itu kalau bisa menghibur sudah baik. Sukur bisa menginspirasi. Cumlaude kalo bisa mendidik.

Dan kenapa kok yang diserang sepertinya cuma satu sinetron, Putri yang Ditukar? Sampai-sampai muncul Gerakan Koin Untuk Artis Putri Yang Ditukar di Facebook?

Gak juga kok, Supergirl juga dibantai habis. (ninja) Eh, bukan itu maksudnya. Kebetulan aja PyD adalah sinetron yang bombastis, baik dari segi cerita maupun durasi. Sampai-sampai diiklankan di baliho juga. Duh (doh) sinetron sampai diiklankan pake baliho segala. Nah, otomatis kalau sinetron yang lagi naik daun “diserang”, pasti akan menjadi pusat perhatian bukan? Nyatanya gegeran ini sampai cukup berhasil mencuat ke permukaan, padahal gerakan untuk anti/stop sinetron sudah bergaung lama loh, coba saja lihat di forum-forum seperti Kaskus, DetikForum, atau yang lain.

Saya menulis ini bukan karena ingin sinetron dihapus dari televisi Indonesia. Tetapi ingin supaya para sineas mau meningkatkan kualitas sinetron supaya tidak bertele-tele dan supaya ceritanya jadi lebih masuk akal.

Mudah-mudahan saya tidak dituduh punya hubungan dekat atau masih kerabat dengan artis/produser sinetron lain yang ratingnya termakan oleh Putri Yang Ditukar.

Tulisan terkait

Follow me on social media:

26 thoughts on “Motivasi Yang Ditukar

  1. Ahahaha…awas hati-hati, Om, banyak yang nuduh kita ini dibayar lho… :)) Mending kalo dibayar, lha ini dituduh doang. *tendang media yang pernah bikin berita* :p

    1. Hello there I am so excited I found your weolbg, I really found you by mistake, while I was researching on Bing for something else, Anyways I am here now and would just like to say many thanks for a incredible post and a all round interesting blog (I also love the theme/design), I don’t have time to read through it all at the moment but I have book-marked it and also added in your RSS feeds, so when I have time I will be back to read more, Please do keep up the fantastic work.

  2. Hahahaha baca kalimat terakhir jd ngakak
    anw oom.. kalo udh ada sinetron yg lbh baik kualitasnya
    mungkin aku mau nonton lg, sementara ini enggak deh :D hahaha

  3. Pingback: nonadita » Jangan Tukar Isu Putri yang Ditukar

  4. Ian

    Yang namanya sinetron yang mendidik itu gak ada dan gak akan pernah ada, jadi gak usah nonton sinetron. Mending nonton berita di TVRI :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *