Setelah sukses dengan P20 Series dan Mate 20 Series, Huawei akan merilis kembali produk smartphone terbarunya yakni Huawei P30 Series pada tanggal 26 Maret 2019.

Huawei memilih Paris sebagai lokasi untuk memperkenalkan smartphone berteknologi tinggi tersebut kepada dunia. Mengapa Paris yang dipilih?

Begini, kota Paris sudah lama dikenal memiliki julukan yang keren-keren dan nyeni, misalnya sebagai “The Fashion Capital of the World”, “The City of Love”, dan juga “The City of Lights”.

Sebagai kota yang menjadi pusat keindahan, budaya, seni, dan sejarah sejak Renaissance Prancis, sangat bisa dipahami jika Huawei memilih Paris menjadi lokasi untuk memamerkan Huawei P30 Series kepada khalayak.

Apalagi seri P menyandang “gelar” sebagai smartphone yang menawarkan fitur unggulan pada kamera yang telah diakui kualitasnya selama beberapa tahun terakhir.

“Dengan mempertimbangkan bahwa Huawei juga seringkali memilih kota-kota lain yang sarat sejarah dan seni seperti Barcelona dan London untuk memperkenalkan smartphone terbarunya, ada fakta lain sehingga Huawei P Series, sejak dari Huawei P20 dan sekarang Huawei P30, selalu diluncurkan di Paris,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Device Indonesia.

Salah satunya pasti terkait fitur kamera berteknologi tinggi dari Huawei P30 Series yang telah dilengkapi dengan lensa Leica.

Namun bukankah Leica berasal dari Jerman?

“Menarik untuk mengetahui bahwa Paris sebenarnya juga memiliki keterkaitan yang erat dalam perkembangan fotografi. Karena itu kami ingin berbagi kepada Anda alasan dibalik Huawei memilih Paris sebagai tempat untuk memperkenalkan Huawei P30 Series,” kata Khing Seng.

Cikal Bakal dari Beberapa Kamera Produksi Awal dan Fotografi

Salah satu foto tertua di dunia diketahui diambil di Paris. Foto Boulevard du Temple, Paris, diambil oleh seniman Perancis Louis Daguerre, yang juga dianggap sebagai salah satu bapak fotografi. Beliau adalah penemu proses fotografi daguerreotype.

Proses daguerreotype adalah proses fotografi umum yang digunakan hingga tahun 1860-an dan sebagian besar digunakan untuk menangkap potret atau pemandangan.

Boulevard du Temple pada 1839 (Foto: Louis Daguerre)

Paris juga dikenal sebagai “Kota Cahaya”, berkat dua lelaki bersaudara yang dikenal dengan nama Lumiere Bersaudara. Lumiere bersaudara merupakan sosok penting bagi pengembangan teknologi fotografi.

Kedua orang kakak beradik ini adalah Auguste Marie Louis Nicolas dan Louis Jean. Kebetulan, Lumiere sendiri dalam bahasa Perancis berarti cahaya.

Mereka mematenkan teknologi Autochrome Lumière (Autochrome Light) pada tahun 1903 dan menemukan pelat warna yang penting untuk kemajuan bidang fotografi.

Mereka juga merupakan salah satu pembuat film pertama dan melakukan pemutaran publik pertama dari sepuluh film pendek berdurasi 50 detik pada tahun 1895 di Salon Indien du Grand Café di Paris.

Rumah untuk World’S Largest Photography-Themed Art Fair

Kota Paris juga menjadi tuan rumah pameran seni internasional tahunan terbesar di dunia yang didedikasikan untuk fotografi, yaitu Paris Photo. Event tahunan ini pertama kali diadakan pada tahun 1997.

Pada tahun 2017, lebih daripada 64.500 pengunjung menghadiri pameran yang berlangsung selama 5 hari dan dihadiri oleh para kolektor fotografi, fotografer profesional, seniman, dan para penggemar.

Setahun setelahnya, pada Paris Photo 2018, Huawei juga memamerkan foto-foto pemenang dari “2018 HUAWEI NEXT-IMAGE Awards”.

Rumah Para Fotografer Profesional Legendaris dan Kolektor Fotografi Terkemuka

Sejak kelahiran kamera, Paris telah menjadi salah satu subjek fotografi yang populer. Fotografer terkenal seperti Robert Doisneau, Henri Cartier-Bresson dan Man Ray memiliki karya yang berkaitan dengan Paris.

Kamu juga dengan mudah dapat menemukan dan mengunjungi beberapa museum fotografi yang didirikan di Paris seperti Rumah Fotografi Eropa, Musée Carnavalet, dan e Jeu de Paume.

Rumah Dari Landmark Dunia yang Fotogenik

Sebagai salah satu tujuan wisata utama, Paris memiliki banyak landmark monumental yang menarik wisatawan dan penggemar fotografi.

Sebut saja Museum Louvre, Katedral Notre-Dame, Arch of Triumph, Champ d’Elysee, dan tentu saja menara Eiffel.

Tempat-tempat tersebut adalah tempat yang sempurna bagi orang-orang untuk mengambil foto-foto yang luar biasa.

Tidak heran Huawei P30 akan diluncurkan di tempat yang menawarkan peluang untuk mengambil begitu banyak foto indah tanpa batas.

Rumah untuk Kelahiran Huawei P30 Series

Dengan sejarah yang kaya dan relevansi budaya dalam bidang fotografi, tidak ada keraguan sama sekali bagi Huawei untuk memilih Paris dalam peluncuran seri andalannya, P30 Series yang mengunggulkan teknologi dan fitur fotografi.

“Huawei P30 Series tidak hanya memungkinkan Huawei memecahkan rekornya lagi, seperti yang telah kita lakukan pada generasi sebelumnya yaitu Huawei P20, tetapi juga menetapkan standar baru fotografi dan videografi. Line-up ini dapat dianggap sebagai Ponsel Super Kamera pertama di dunia dan dapat membawa kita ke era baru fotografi ponsel cerdas,” ucap Lo Khing Seng.

Peluncuran Huawei P30 Series di Paris pada tanggal 26 Maret 2019 akan menandai bab lain dalam sejarah Paris yang terkenal akan fotografi.

Follow me on social media:
Categories: BeritaGadget

2 Comments

Made Gelgel · 28/03/2019 at 10:56 am

salah satu smartphone impian saya, semoga saja di kemudian ada seri yang menggunakan stock. salam kenal bang

Arofah Kebab · 27/04/2019 at 9:30 pm

trend dan teknologi yang semakin berkembang, hp yg lama belum sanggup beli sudah keluar type terbaru. salam kenal mas yahya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.