Blog Oom Yahya

Catatan Usil Yahya Kurniawan

Cara Legal Unlock Bootloader Xiaomi

Ponsel Xiaomi keluaran terkini, termasuk Redmi Note 3, diproduksi dalam keadaan terkunci bootloader-nya. Salah satu alasannya adalah untuk keamanan, supaya proteksi tidak mudah di-bypass, namun itu juga berarti Anda tidak bisa ngoprek Xiaomi Anda, misalnya saat ingin menginstal custom ROM. Konon ada trik tertentu supaya proteksi ini bisa diakali namun tentu saja cara ini tidak legal dan sebaiknya dihindari. Di tulisan ini saya akan memberikan tutorial cara legal unlock bootloader Xiaomi.

Cara legal unlock bootloader Xiaomi ini sebenarnya mudah saja, Anda tinggal mengajukan permohonan ke pihak Xiaomi untuk membuka proteksi (unlock) bootloader ponsel Anda.

Berikut caranya:

Read More

Downgrade MIUI Untuk Mengaktifkan Kembali 4G LTE

Banyak pengguna Xiaomi, khususnya Redmi Note 3, yang galau karena setelah mendapatkan update MIUI ke versi 8.1.4.0, koneksi 4G LTE tidak lagi dapat diaktifkan, meskipun telah menggunakan trik copot SIM Card seperti pernah saya bahas pula di blog ini. Salah satu solusi agar 4G LTE dapat diaktifkan kembali adalah downgrade MIUI ke versi terakhir yang masih bisa diaktifkan 4G LTE-nya. OK, berikut ini saya berikan panduan downgrade MIUI untuk mengaktifkan kembali 4G LTE. Saya ucapkan terima kasih sebesarnya kepada Xiaomi dan Praxis yang mengizinkan saya mendapatkan satu unit Redmi Note 3 (Pro) sehingga saya bisa menuliskan trik ini.

Yang pertama, pastikan opsi Update automatically pada aplikasi Updater sudah dinonaktifkan. Jika tidak, setelah downgrade maka otomatis akan diupgrade lagi. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka Updater.
  2. Ketuk menu tiga titik di kanan atas, pilih Settings.
  3. Nonaktifkan opsi Update automatically.

Nah, jika sudah, unduhlah MIUI versi 8.1.1.0 di en.miui.com, klik Downloads, dan klik device yang Anda gunakan, dalam hal ini adalah Redmi Note 3.

Read More

Selamat Tinggal, Lumia 950

Saya sudah cukup lama hobi utak-atik komputer, sejak awal 90an. Berbagai sistem operasi sudah saya coba, mulai dari DOS, Windows 3.1x, Windows 95-98, hingga sekarang Windows 10, Linux macam-macam distro (sejak 1998, saat mount floppy disk saja butuh kemampuan hacker), dan Unix Sys V.

Soal aplikasi, macam-macam juga yang pernah saya coba. Khususnya untuk aplikasi office, saya sudah menggunakan WordStar, Lotus 1-2-3, ChiWriter, AmiPro, hingga Microsoft Office. Kalau pas pakai Linux ya Open/LibreOffice.

Dari pengalaman panjang saya itu, saya ternyata merasa sangat cocok menggunakan produk Microsoft. Jadi komputer saya sekarang menggunakan OS Windows 10 dan aplikasi kantorannya Microsoft Office. Sampai-sampai sayapun menulis banyak buku tentang Microsoft Office.

Soal ponsel, saya relatif tertinggal karena baru menggunakan ponsel pada tahun 2001, padahal relatif banyak teman dan saudara saya menggunakan ponsel mulai tahun 1997an. Sejak membeli ponsel pertama, saya selalu menggunakan Nokia. Pernah sekali saya membeli Samsung Galaxy Gio karena sebagai pengamat IT, tentu saya harus familiar dengan Android. Itupun akhirnya saya menggunakan dua buah ponsel dengan ponsel kedua adalah Nokia, sebuah feature phone yang lebih banyak saya gunakan untuk telpon dan SMS.

Ketika Nokia mengeluarkan produk ponsel cerdasnya dalam diri Lumia, sayapun tetap ngefans dan pake Lumia juga. Meski sekarang jadi terbalik, yang dulu mainstream sekarang jadi antimainstream. Jadi bisa dibilang, cuma sekali saya beli non Nokia, selain itu selalu beli Nokia. Lha Asus Zenfone itu? Anu, nek itu saya ndak pernah beli. (ngacir)

Trus?

Read More