Beberapa hari yang lalu saya sudah memberikan kesan awal saya terhadap Acer Liquid Z320. Sekarang, setelah beberapa hari menggunakannya, saya pikir sudah saatnya memberikan review yang lebih dalam.
Langsung saja ya biar gak kepanjangan.
Body
Mulai dari body terlebih dulu. Bentuk body Acer Liquid Z320 sangat manis, dengan lengkungan di keempat sudutnya serta frame tipis yang mengelilinginya. Speaker, baik speaker phone maupun speaker untuk sound, dibuat dengan desain bundar, menyaru dengan bentuk lensa kamera yang juga bundar.
Cover belakang memiliki motif garis-garis horisontal yang menambah kesan premium. Membuka cover belakang untuk keperluan pemasangan baterai dan kartu SIM (plus SD Card bila ada) juga relatif mudah.
Tombol power berada di bagian atas kiri dan tombol volume ada di samping kanan.
Layar belum dilengkapi dengan Gorilla Glass sehingga Anda mesti menggunakan anti gores supaya merasa lebih aman.
Penggunaan
Dengan dimensi tinggi x lebar x tebal adalah 136 x 66.5 x 9.6 mm serta bobot 142 g, Acer Liquid Z320 sangat nyaman digenggam dengan satu tangan saja. Hanya saja, bila tangan yang digunakan untuk mengoperasikan adalah tangan kiri, tombol power jadi jauh dari jari telunjuk sehingga untuk menekannya, jari telunjuk harus bergerak jauh ke kiri.
Layar sentuhnya cukup nyaman dioperasikan, namun terasa sensitivitasnya agak sedikit kurang. Bagi mereka yang sangat peka, mungkin akan terasa ada lag sedikit saat melakukan scrolling. Keyboard virtualnya relatif kurang nyaman digunakan karena kecil-kecil, apalagi bagi mereka yang jarinya jempol semua.
Namun jangan khawatir, semuanya terbayar dengan tampilan layar yang ciamik. Di tempat terangpun layar Acer Liquid Z320 cukup nyaman dilihat.
Acer Liquid Z320 dilengkapi dengan LED notifikasi yang akan menyala apabila ada notifikasi, misalnya ada pesan baru di Facebook, mention twitter, saat berada dalam keadaan dicharge, dan lain-lain.
Jika digunakan untuk melakukan panggilan, Acer Liquid Z320 ini akan bergetar jika pihak yang dipanggil mengangkat telponnya.
Bagaimana dengan panas yang ditimbulkan? Sepanjang sinyal operator atau WiFi bagus, Acer Liquid Z320 tidak akan menimbulkan panas berlebih. Oh ya, meski RAM-nya hanya 1 GB, Acer Liquid Z320 termasuk gegas jika digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi standar seperti aplikasi untuk chatting, browsing, dan media sosial.
Baterai
Kekuatan baterai yang memasok daya bagi Acer Liquid Z320 adalah 2000 mAh dan sangat cukup untuk penggunaan normal. Sejauh ini, Acer Liquid Z320 saya gunakan untuk chatting, browsing, media sosial (Twitter dan Facebook), dan sesekali melakukan panggilan telpon, baterai mampu bertahan hingga 24 jam sebelum akhirnya minta dicharge. Walaupun saya akui frekuensinya tidak terlalu intensif karena saya memiliki ponsel lain yang lebih sering digunakan.
Bila baterai habis (atau mendekati habis), waktu yang dibutuhkan untuk isi ulang adalah sekitar 90-120 menit.
Audio
Penggemar musik pastilah akan puas bila menggunakan Acer Liquid Z320. Dengan feature DTS Studio Sound, suara musik yang dihasilkan sangat jernih dan bisa diatur bass, treble, serta equalizer-nya.
Kamera
Acer Liquid Z320 telah diperlengkapi dengan kamera depan dan belakang. Barangkali untuk menekan harga, kamera belakang hanya memiliki resolusi 5 MP, 2592 х 1944 pixel, sedangkan kamera depannya 2 MP. Namun ternyata hasilnya tidak boleh diremehkan. Berikut adalah beberapa contoh foto yang diambil dengan Acer Liquid Z320.
Satu keunikan yang dimiliki oleh Acer Liquid Z320 adalah, aplikasi kameranya mendukung perintah suara. Jadi dengan mengatakan “capture” atau “cheese”, maka proses pengambilan gambar akan dilakukan. Pemindahan posisi kamera ke depan atau belakang juga bisa dilakukan dengan mengatakan “rear camera” atau “front camera”.
Hanya saja saat saya mencoba fitur ini, gagal total karena rupanya logat saya sangat kental jawanya. *keplak diri sendiri
Benchmark
Hasil benchmark terhadap Acer Liquid Z320 menggunakan Antutu adalah sebagai berikut:
Kesimpulan
Ponsel ini melebihi ekspektasi saya untuk soal audio dan tampilan layarnya. Yang menjadi sedikit pengganjal adalah ukuran layarnya yang “hanya” 4.5 inch sehingga kurang maksimal saat digunakan untuk mengetik. Selain ruang tersita untuk keyboard, keyboardnya itu sendiri juga kecil-kecil. Namun untunglah hal tersebut tidak terlalu vital dan hanya butuh sedikit waktu saja untuk menyesuaikan diri.
Jadi bila Anda memiliki dana di bawah 1.5 juta Rupiah, bolehlah Acer Liquid Z320 ini dilirik.
Follow me on social media:







Leave a Reply