Review Laptop ASUS VivoBook A409FJ – Pengguna laptop itu banyak ragamnya, bahkan bisa dikatakan nyaris setiap pengguna laptop itu memiliki kriteria berbeda-beda dalam menentukan spesifikasi laptop yang menjadi incarannya.

Bila dana yang dapat dialokasikan untuk membeli sebuah laptop tak terbatas (baca: sultan), tentu tak masalah membeli laptop dengan spesifikasi seperti apapun.

Namun seringkali justru danalah yang menjadi penghalang bagi seseorang untuk membeli laptop, karena itu harus dicari titik yang seimbang antara dana yang dikeluarkan dengan performa laptop yang didapatkan.

Kadang-kadang, dana tidak menjadi masalah, tapi nampaknya diperlukan juga pengendalian diri untuk tidak “asal” beli laptop dengan spesifikasi yang sangat tinggi, karena bakal sangat berlebihan untuk kebutuhan sebenarnya.

Nah, jika kamu membutuhkan laptop yang cukup mumpuni tetapi dengan spesifikasi dan harga yang relatif hemat, kamu bisa mempertimbangkan ASUS VivoBook A409FJ atau kadang juga disebut VivoBook 14 X409FJ, sebuah laptop yang didesain untuk kebutuhan yang tidak sangat luar biasa.

Body Laptop ASUS VivoBook A409FJ

Laptop ASUS VivoBook A409FJ memiliki layar dengan bentang diagonal 14 inci, sehingga cukup nyaman untuk digunakan sebagai alat kerja sehari-hari.

Laptop ASUS VivoBook A409FJ

Layar laptop berukuran 14 inci memang merupakan ukuran layar ideal karena cukup lebar sehingga nyaman untuk dipandang berlama-lama, sekaligus tidak terlalu besar sehingga mengakibatkan body laptop menjadi berat.

Omong-omong soal berat, ASUS VivoBook A409FJ memiliki bobot 1.65 kg, masih lumayan enteng lah untuk dibawa-bawa.

Layarnya yang 14 inci tersebut juga memungkinkan body-nya cukup lebar untuk menampung keyboard berukuran penuh.

Keyboard chiclet-nya itu juga nyaman digunakan untuk mengetik.

Laptop ASUS VivoBook A409FJ

Performa Laptop ASUS VivoBook A409FJ

Soal performa, ASUS VivoBook A409FJ boleh dibilang cukup mumpuni. Prosesor yang digunakan adalah Intel® Core™ i7 8565U.

Ya, memang masih generasi ke-8, tetapi bagaimanapun Core i7, jadi ya tentunya bisa diandalkan.

Untuk urusan GPU, ASUS menyematkan Nvidia GeForce® MX230 untuk memperkuat laptop ini.

Untuk sekadar video editing ringan, OK banget lah.

Yach, kombinasi CPU dan GPU ini memang bukan yang sangat spesial. Seperti saya katakan di awal artikel ini, laptop ini memang bukan untuk kebutuhan kerja yang sangat berat.

Meskipun begitu, performanya tidak mengecewakan kok. Berikut hasil benchmark dengan Cinebench.

Laptop ASUS VivoBook A409FJ

Yang agak sedikit disayangkan, ASUS VivoBook A409FJ masih menggunakan HDD. Ada sih varian yang menggunakan SSD, tapi tentunya harus ditebus dengan harga lebih mahal.

Setidaknya yang melegakan adalah, HDD tersebut memiliki kapasitas sebesar 1 TB. Sangat cukup untuk dipakai hingga laptop ini sudah ketinggalan zaman dan butuh diperbaharui.

Layar Laptop ASUS VivoBook A409FJ

Seperti telah disebutkan, ASUS VivoBook A409FJ memiliki bentang diagonal layar 14 inci. Resolusi layar maksimal yang didukung adalah 1920 x 1080 pixel.

Resolusi ini cukup tinggi untuk ukuran layar 14 inci, bahkan secara default tampilan Windows 10 dibuat 150% agar tidak nampak terlalu kecil pada resolusi yang tinggi tersebut.

Resolusi yang tinggi ini menjadikan ASUS VivoBook A409FJ nyaman digunakan untuk nonton film, edit gambar, edit video, atau bikin animasi ringan.

Jujur tidak disarankan menyunting video atau animasi yang kompleks karena pasti agak terengah-engah. Kalau sekadar untuk menjadi seorang YouTuber, masih OK lah.

Layar ini memiliki lapisan anti glare alias anti silau, jadi bakal mengurangi pantulan cahaya saat layar ASUS VivoBook A409FJ menghadap ke arah sumber cahaya.

Yang bikin menyenangkan, luasan layar dibandingkan luas total bagian monitor mencapai 77,5%. Ini dimungkinkan karena teknologi NanoEdge Display yang mampu membuat bezel (bingkai) monitor relatif tipis.

Secara psikologis hal ini membuat layar makin terdongkrak luasnya karena seolah-olah bagian monitor tersebut berisi layar semua.

Audio

Pada sektor audio, ASUS memiliki teknologi khusus yang selalu disematkan pada setiap laptop produksinya. Teknologi tersebut adalah SonicMaster.

Ruang di dalam body ASUS VivoBook A409FJ yang menampung speaker dirancang sedemikian rupa sehingga memiliki resonansi yang baik.

Dengan kombinasi ini, ASUS VivoBook A409FJ mampu menghasilkan audio yang jernih, sejernih kristal.

Speakernya terletak di bagian bawah, menyamping kiri dan kanan, sehingga nuansa stereonya terdengar dengan jelas.

Windows Hello

Seperti sebuah smartphone masa kini, ASUS VivoBook A409FJ telah dilengkapi dengan sensor sidik jari sehingga kamu bisa login dengan cepat ke Windows menggunakan fitur Windows Hello.

Sensor sidik jari tersebut terletak pada sudut kanan atas touch pad, jadi mudah untuk diakses.

Jangan khawatir, sensor sidik jari tersebut tidak akan mengganggu kamu saat melakukan navigasi menggunakan touch pad karena touch pad-nya relatif luas.

Konektivitas

Laptop ini memiliki relatif banyak port yang memungkinkan koneksi dengan perangkat lain.

Di sebelah kiri terdapat port USB Type C, USB 3.1, dan HDMI. Di sebelah kanan terdapat 2 port USB 2.0, jack 3.5 mm combo, dan micro SD Card reader.

Saya pikir port yang ada ini sudah cukup sekali untuk penggunaan sehari-hari. Butuh presentasi dengan projector, HDMI sudah tersedia.

Nah, pada unit yang saya ulas ini, di dalam kemasannya tidak terdapat converter dari HDMI ke VGA (D-Sub). Sebenarnya akan sangat baik kalau ada mengingat di Indonesia masih cukup banyak yang menggunakan colokan D-Sub.

Butuh koneksi dengan perangkat USB Type-C, colokannya ada. Mau transfer data dari micro SD, ada pembacanya.

Baterai

Untuk penggunaan ringan seperti mengetik dokumen, ASUS VivoBook A409FJ bisa bertahan cukup lama, 4-5 jam lah.

Waktu 4 hingga 5 jam ini sudah cukup banget lah untuk bekerja secara mobile. Orang bekerja di kantor aja lamanya 7-8 jam kan? Sudah separuh waktu jam kerja, bahkan lebih, bisa ditemani oleh ASUS VivoBook A409FJ.

Lalu proses isi ulangnya dari sekitar 20% hingga penuh, memakan waktu kurang lebih 90 menit alias 1,5 jam.

Kesimpulan

Jadi berdasarkan review saya, boleh diambil kesimpulan jika ASUS VivoBook A409FJ merupakan laptop yang cocok digunakan oleh pekerja kantoran atau mahasiswa, khususnya pada bidang-bidang yang lebih banyak mengolah dokumen dan gambar.

Mereka yang lebih banyak mengolah video atau animasi, atau simulasi teknik yang kompleks, disarankan memilih laptop pada kelas di atas ASUS VivoBook A409FJ ini.

Untuk hiburan atau game ringan, laptop ini sangat bisa diandalkan, jadi kamu bisa refreshing kalau lagi suntuk.

Spesifikasi dan Harga

Main Spec. ASUS VivoBook A409/A509
CPU Intel® Core™ i7-8565U Processor Intel® Core™ i5-8265U Processor Intel® Core™ i 3 7020 U Processor
Operating System Windows 10 Home
Memory 8GB DDR4 2400MHz (4GB + 4GB) / DDR4 2400MHz 4GB
Storage PCIEG3x2 NVME 512GB M.2 SSD / SATA 1TB HDD
Display 14.0″ LED-backlit FHD (1920×1080) 60Hz Anti-Glare Panel with 45% 15.6″ LED-backlit FHD (1920×1080) 60Hz Anti-Glare Panel with 45% NTSC
Graphics Nvidia GeForce MX230 with 2GB GDDR5 VRAM Integrated Intel HD Graphics 620
Input/Output 1x COMBO audio jack, 1x Type-C USB 3.0 (USB 3.1 Gen 1), 1x USB 3.0 port(s) Type A, 2x USB 2.0 port(s), 1x HDMI, 1x Fingerprint reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Dual band WiFi 5 (802.11ac) dan Bluetooth 4.2
Audio Stereo speakers (2W x 2) ASUS exclusive SonicMaster technology
Battery 2 -Cell 32 Wh Polymer Battery
Dimension 325 x 216 x 22.9 mm / 360.2 x 234.9 x 22.9 mm
Weight 1. 1K g / 1.8Kg
Colors Transparent Silver, Slate Grey
Warranty 2 tahun garansi global
Harga Start from Rp6.499.000

Follow me on social media:

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *