Siapa yang cukup aktif ngeblog tapi cuek blognya mau dikunjungi orang atau tidak, dikomentari atau tidak? Jarang rasanya yang berperilaku demikian.
Hampir semua pemilik blog pastilah kepo.
Itu sebabnya, WordPress diperlengkapi dengan plugin WordPress Stats yang memungkinkan pemilik blog untuk memeriksa statistik kunjungan ke blognya. Sayangnya, plugin ini rupanya sering jadi momok bagi web server yang ditumpangi oleh blog WordPress (tentunya blog WordPress yang hosting sendiri), karena memakan resource yang cukup besar.
Saya sendiri pernah mengalami di-suspend sampai tiga kali oleh pengelola web server, ya gara-gara plugin WordPress Stats itu.

. Namun akhirnya saya memutuskan untuk menggantinya sama seperti di Plurk, yang dominan dituliskan dengan tanda kurung. Ini semata-mata agar yang sudah terbiasa menggunakannya di Plurk dapat pula menggunakannya di sini.
. Mestinya digunakan :-&, namun sepertinya memang tidak bisa karena karakter ampersand (&) merupakan salah satu operator yang digunakan oleh PHP (bahasa pemrograman yang membangun WordPress).