Italia Tertawa, Perancis Menangis

Semalam (atau dini hari tepatnya) saya bangun telat. Padahal ada dua agenda penting yang harus saya lakukan. Yang paling penting tentunya adalah nonton siaran langsung Italia vs Perancis pada lanjutan Piala Eropa 2008. Untung saja pertandingan baru berjalan sekitar 18 menit dan belum ada gol tercipta. Yang satu lagi adalah mendownload Firefox 3.0.

Saya nonton tanpa perasaan tegang sedikitpun, sebab saya sudah punya firasat kalau Italia bakal tersingkir. Ketika akhirnya Toni diganjal di kotak penalti dan Italia mendapatkan hadiah penalti, saya juga tidak bersorak. Malah saya merasa kalau kali ini wasit sedikit menguntungkan Italia sebagai “kompensasi” karena Italia telah dirugikan wasit di dua pertandingan sebelumnya.

Ketika akhirnya Abidal menerima kartu merah dan hadiah penalti berbuah gol, barulah harapan saya sedikit “menyala”. Dalam posisi 1-0 dan unggul jumlah pemain, saya sekarang yakin Italia akan menang. TInggal berharap pada “kebaikan” hati Belanda untuk setidaknya mampu menahan imbang Rumania.

Dan akhirnya pasukan “cadangan” Belanda mampu menundukkan Rumania 2-0. Saya jadi kasihan sama Adrian Mutu. Tapi semua sudah terjadi. Italia lolos dari lubang jarum dan bakal menantang Spanyol.

Salut buat Belanda yang tetap sportif. Selain karena telah membantu Italia, itu juga menguntungkan Belanda sendiri. Adalah penting untuk tetap mempertahankan momen kemenangan yang telah diraih. Berbeda dengan Portugal yang seolah mengalah karena sudah pasti lolos. Jangan heran kalo nanti mereka dilibas oleh Jerman di perempat final.

Italia sendiri bisa jadi justru malah akan bertanding hingga hari terakhir. Ingat, sejarah membuktikan kalau mereka terseok-seok di penyisihan grup namun berhasil lolos, satu slot di final pasti mereka isi. Contoh nyata adalah ketika mereka Juara Piala Dunia 1982 dan Runner Up Piala Dunia 1994.

Di kedua Piala Dunia tersebut mereka terengah-engah di penyisihan grup dan bahkan hanya lolos ke perdelapan final berkat keunggulan selisih gol. Tapi nyatanya, mereka bertanding di hari penutupan Piala Dunia.

Nah, besok setelah seluruh kontestan perempat final diketahui, saya akan membuat prediksi jilid kedua. :mrgreen:

Follow me on social media:

Similar Posts

14 Comments

  1. Itali Gitu Lho…Mental Juara Dah Keluar deh…Siap – siap Korban Selanjutnya Spanyol…hahahha

  2. Belanda tidak membantu italia……

    belanda main seperti biasa kok.. mereka menang untuk diri sendiri….

    lha kalo perancis yang menang berarti mbantu perancis gitu? hehehehe

    italia lolos karena takdir……( mmbblaahhhhhhh!!!!!)

  3. itali sudah investasi untuk pertandingan terakhir dengan cara dirugikanwasit di dua pertandingan sebelumnya. trus investasinya mbalik ketika pertandingan krusial. begitukah..???

  4. tp kalo ngeliat kualitas serangannya kayaknya bakal lewat sama spanyol nih, kecuali pertahannya di perkuat sampe sekuatnya ๐Ÿ˜›

  5. sayah tetep kawatir sama toni.. berapa peluang bagus lewat mulu. larinya ga kuat, tendangan melenceng mulu, cuman pinalti yg bisa dia dapat. duhh.. saya kangen pippo deh. ๐Ÿ˜›

  6. weleh, ndak papa kok pak offside mulu. yg penting dari sekian offside ada goooolllll. emang opportunis kan gitu dia..

    *serasa milis*

  7. besok2 jangan prediksi italia menang ya pak
    prediksi kaya kemarin aja.. italia kalah :D:D
    *terbukti prediksi pak yahya ngga manjur .. hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published.