Mengapa Linux relatif sulit digalakkan di Indonesia? Salah satunya adalah karena perilaku anak-anak Linux sendiri. Berikut adalah 5 Kesalahan Pengguna Linux Terhadap Newbie

1. Selalu menjelekkan Microsoft (misalnya dengan menuliskan m$, microshit, microsuck, dll).
Kalau seorang newbie yang tadinya pakai Microsoft dan ingin belajar Linux, bisa jadi akan tersinggung duluan. Sebagai analogi, bayangkan Anda adalah seorang marketing mobil Honda yang sedang membujuk seorang pengguna Toyota untuk mau beli mobil Honda. Cara Anda membujuk adalah dengan selalu menjelek-jelekkan Toyota. Apakah kira-kira akan berhasil? Saya yakin 99,99% akan gagal. Bayangkan, Corolla adalah mobil terlaris di dunia dan Toyota adalah produsen mobil nomor dua terbesar di dunia. Bagaimana Anda bisa bilang kalau Toyota itu jelek? Justru marketing tadi seolah menunjukkan rasa dengki Honda karena tidak bisa juga mengungguli Toyota.
Nah, sekarang, sistem operasi apa yang paling banyak dipakai di dunia? Windows khan?

2. Mengatakan pengguna Windows adalah pencuri.
Kira-kira kalau Anda datang ke sebuah komunitas yang baru saja Anda ikuti, lalu tiba-tiba Anda dituding sebagai pencuri, apa kira-kira perasaan Anda? Bohong besar kalau tidak sakit hati.
Ingat, tidak semua pengguna Windows itu dengan “sukarela” menggunakan Windows. Kalau dari pertama kali belajar komputer diajarin Windows, apa dia salah? Banyak pengguna komputer sekarang yang belajar di tahun 90 an, mana ada Linux saat itu? Mana ada koar-koar tentang pelanggaran HAKI saat itu?
Kalau pekerjaan di kantor harus diselesaikan dengan Windows, apa ya harus resign? Emang gampang cari kerjaan hare geneee?
Cobalah untuk menggunakan cara yang lebih halus untuk menjelaskan tentang pembajakan, tanpa harus memberi label pencuri.

3. Perang distro dan Window Manager.
Sadarilah bahwa distro dan window manager bukan agama. Punya distro atau window manager favorit boleh, tapi tidak ada yang salah dengan mencoba distro atau window manager lain. Justru itu akan memperkaya pengetahuan tentang Linux. Jadi kalau ada newbie yang tanya tentang Fedora, hendaklah jangan diberi jawaban “pake Ubuntu aja lebih asyik”, “Mandriva lebih gampang deh”, “harusnya loe pake Slackware aja”, atau jawaban lain sejenis.
Karena menyeret newbie dalam perang distro akan sama artinya dengan menyuruh mereka balik kanan dan kembali ke Windows.

4. Selalu bilang bahwa instalasi software di Linux mudah.
Jujurlah bahwa instalasi software di Linux tidak semudah penggunaannya. Kalau penggunaan Linux barangkali memang sudah semudah Windows. Tapi tidak dengan instalasinya paket-paket softwarenya. Ada yang namanya dependencies. “Dengan yum atau apt-get khan mudah pak?” Betul, tapi koneksi internetnya? Tidak semua punya koneksi internet yang memadai. Punya koneksi internet yang memadaipun, instalasi dengan yum atau apt-get suka ngadat. Betul apa betul?

5. Galak terhadap newbie.
Saya sering mendapat keluh kesah dari newbie bahwa mereka minder jika harus kumpul-kumpul dengan pengguna Linux. Di milis-milis Linux juga saya sering mendapati jawaban yang agak “kasar”, misalnya “itu khan udah sering ditanyakan, cari di arsip dong”. Lha kalau benar-benar newbie, bisa pake e-mail aja baru 1 bulan yang lalu, mana tahu arsip itu apa dan bagaimana mengaksesnya. Khan bisa dijawab “hal itu udah pernah dibahas, arsipnya bisa diakses di www.anu.com”.

Nah, kalau ingin Linux bisa lebih memasyarakat lagi, hindarilah kelima hal di atas.

Follow me on social media:
5 Kesalahan Pengguna Linux Terhadap Newbie

75 thoughts on “5 Kesalahan Pengguna Linux Terhadap Newbie

  • 08/03/2008 at 6:49 pm
    Permalink

    nanggepin nomor 3, kalau saya selalu menggunakan cara yang pak Ibam berikan,
    “gunakan distro yang digunakan teman-teman (atau orang sekitar) anda, sehingga kalau ada masalah anda tau harus tanya ke mana” :)

    Reply
  • 08/03/2008 at 7:06 pm
    Permalink

    setuju…
    saya sampai hari ini blum berani untuk coba pake linux secara pol, walaupun sudah beberapa kali coba menggunakan live CD [ubuntu dan kbuntu] tapi masih blum ngerti ttg seluk beluknya linux yang memang sangat tidak “mudah”
    tapi mungkin setelah baca blog ini jadi mo mencoba linux lagi…:P

    Reply
  • 08/03/2008 at 7:08 pm
    Permalink

    #2. Dan kalau anda pakai cara itu di tempat saya, insyaAllah pengguna itu akan pakai FreeBSD :)

    Reply
  • 08/03/2008 at 7:45 pm
    Permalink

    Setuju..!

    Untuk no.4, bener memang perlu ditambahkan keterangan seperti yang bung Iang sebutkan. Dan memang diakui atau tidak.., tetap saja lebih sulit.

    Memang nantinya gampang, tinggal search pake Synaptic, terus sedikit klik, masukin CD/DVD repo.., beres. Tetapi sebelumnya tetap saja harus menjelaskan dulu tentang repository, apt-get, source.list, dll.. Tetap saja lebih susah untuk newbie.

    Dan.. ya, bisa ditebak ini pun akan menyeret kepada perang distro.. Karena tidak semua distro punya fasilitas Synaptic, dan CD/DVD reponya..

    Kalau aku sih, Linux itu memang kebutuhan..

    *jadi inget tahun pertama kenal Linux, sendirian bikin flyer + selebaran tentang Linux, pembajakan, free software, dll… Tp yang nyangkut sampe sekarang hanya 1 orang..

    Semua kesalahan yang disebutkan diatas, sudah pernah saya lakukan..

    Reply
  • 08/03/2008 at 9:10 pm
    Permalink

    Masa sih? selama ini install linux cepet tuh.. banyak mas-mas yang suka nawarin pertolongan koq..
    Jadi tinggal make ajah.. ;-)

    Reply
  • 08/03/2008 at 9:42 pm
    Permalink

    Hehehehehe, setuju….
    dulu tanya-tanya tentang Linux kena ‘marah’ terus, lalu di suruh googling. Atau di suruh ‘man’ mulu. Capek deh.
    Pake windows aja, kl server baru pake ‘setan’ :-)

    Reply
  • 08/03/2008 at 10:40 pm
    Permalink

    kok saya dari Bunschoten dan aRdho dari Amsterdam? uh uh..

    ~maap oot

    Reply
  • 08/03/2008 at 11:11 pm
    Permalink

    hmmm…. bener, autoupdatenya susah, kadang ga jalan, dan itu jadi nightmare, mesin jadi lebih tidak nyaman daripada windows…

    Reply
  • 09/03/2008 at 12:41 am
    Permalink

    sependapat, kecuali nomer 5… ga pernah galak-galak kok ama newbie :P

    Reply
  • 09/03/2008 at 12:56 am
    Permalink

    Semuanya akan berakhir pada brainware; brainware yang akan memilih OS yang cocok untuk pengguna.

    Reply
  • 09/03/2008 at 1:24 am
    Permalink

    Betul2, setuju dengan poin terakhir. Sering banget di forum bilang “pakai fasilitas search dong!” pas di search kagak ada… Lebih enak kalau seperti yg poin terakhir itu.

    On the other hand, forum Ubuntu cukup newbie friendly kok

    Reply
  • 09/03/2008 at 11:41 am
    Permalink

    Benar sekali alasan no 1,2,5 nya mas …
    Dulu saya mau pakai Linux tapi setelah lihat milis2x linux kayaknya orang2xya pada pinter semua dan saya seperti orang males …
    Karena nggak bisa cari tahu di arsip…
    Jadi merasa paling bodoh sedunia (emang iya sih hehehe)…

    Reply
  • 09/03/2008 at 12:21 pm
    Permalink

    tuk nomor 5, awalnya juga waktu saya jadi newbie saya juga berpikir seperti itu, tapi lama-kelamaan saya paham bahwa memang saya yg malas untuk mencari dulu baru bertanya.
    dan fenomena ini tidak hanya ditemukan di komunitas Linux….even di komunitas Windows pun terjadi :p

    so itu wajar menurut saya. justru yg paling penting dan utama adalah menumbuhkan kemandirian kita….criticak thinking….jangan maunya disuapin mulu

    Reply
  • 09/03/2008 at 3:44 pm
    Permalink

    #9 bilang gitu padahal OSnya ubuntu :D

    perang distro ya? sy sering perang distro sama mas Yahya kekkekeke :ampun:

    Reply
  • 09/03/2008 at 9:01 pm
    Permalink

    saya setuju sama FeHa…

    soalnya banyak juga temen2 yang udah capek2 diajarin, ditunjukin, kalo mentok kita yang ngelakuin tapi pada akhirnya mereka emang ngga minat nyoba linux… :(

    Reply
  • 10/03/2008 at 7:44 am
    Permalink

    yang paling sering terjadi mungkin yang no.5

    pada dewa linux itu dengan serta merta mencerca orang yang bertanya terlalu ‘basic’
    walhasil, antipati doang yang ada.

    Reply
  • Pingback:Lima Kesalahan Besar Linux Terhadap Pemula « It’s All About Me (Sumarsono)……….

  • 10/03/2008 at 6:53 pm
    Permalink

    Alasan utama orang gak suka make GNU/Linux adalah karena kebanyakan praktisi ICT Indonesia sering melakukan kampanye perusakan nama baik GNU/Linux secara tak sadar. Buktinya, berapa banyak praktisi ICT yang ditanya mengenai GNU/Linux menjawab dengan mengatakan bahwa GNU/Linux itu susah dan tidak mau direpotkan dengan belajar GNU/Linux sehingga menakut-nakuti orang awam.

    Reply
  • 10/03/2008 at 10:08 pm
    Permalink

    Saya tertarik pada poin #2.
    Mencuri yah tetap mencuri. Apapun alasannya, yah tetap aja salah.

    Reply
  • 11/03/2008 at 6:03 am
    Permalink

    #25
    Bukannya terbalik? Saya cenderung berpendapat seperti yang saya tulis di point 4. Para pengguna GNU/Linux selalu bilang mudah, namun kenyataannya sulit, sehinga para pemula merasa “tertipu” dan pada lari.

    Reply
  • 11/03/2008 at 6:04 am
    Permalink

    #26
    Saya tidak bilang mencuri tidak salah, tapi:

    Cobalah untuk menggunakan cara yang lebih halus untuk menjelaskan tentang pembajakan, tanpa harus memberi label pencuri.

    Reply
  • 11/03/2008 at 3:55 pm
    Permalink

    1. Menjelekkan Windows?
    Enggak tuh… gimana lagi, emang bagus kok, boong dong kalo bilang jelek!

    2. Pengguna Windows pencuri?
    Gimana cerita… Orang “mampu” tuh…bisa beli OS mahal…apalagi kalo dia juga install aplikasi-aplikasi “standar” laen (ofis,sotosop,fles,korel,dll)…wah orang kaya raya tuh…

    3. Perang Distro?
    Bagus kan?! kayak perang tarif operator seluler itu lho… Semakin murah, konsumen semakin senang….

    4. Instal software di Linux mudah?
    Yang bener aja… mana ada yang lebih mudah daripada ngikutin installer kayak InstallShield, selain tinggal pake (kaya Dewi no #8)

    5. Galak sama newbie?
    Yah…anggep aja peloncoan…biar terbentuk mental baja…jadi dia pake Linux dengan sadar bukan terpaksa kayak saya… –lha piye, warnet-e pake Redmont XP, untung ada firefoxnya, dulu cuman ie je–

    Reply
  • 11/03/2008 at 4:50 pm
    Permalink

    #27:
    Alasan mengapa GNU/Linux bisa berkembang di luar negeri adalah karena kebanyakan lulusan ICT di sana sudah terbiasa menggunakan GNU/Linux sehingga ketika ada temannya yang orang awam yang ingin mencoba bisa bertanya.

    Kalau di sini, bahkan ada praktisi ICT yang tidak pernah menggunakan GNU/Linux. Bahkan, kalau Anda melakukan survey sebagian besar praktisi ICT di Indonesia menyimpulkan bahwa GNU/Linux sulit untuk digunakan.

    Reply
  • 11/03/2008 at 8:21 pm
    Permalink

    #30
    Ya barangkali Anda benar. Masalahnya adalah kurikulum pendidikan TI di Indonesia sepertinya memang tidak mendukung Linux.

    Reply
  • 11/03/2008 at 9:27 pm
    Permalink

    #26
    Betul. Makanya, seperti yg disarankan RMS, saya membiasakan diri menggunakan istilah ‘unauthorized copying’. Tapi yah tetep aja agak sulit njelasin (tanpa menghakimi) ke orang awam -_-”

    BTW, di GNU/Linux juga sedikit game kerennya. +1 alasan kenapa newbie enggan migrasi.
    Oh well … :p

    Reply
  • 11/03/2008 at 10:42 pm
    Permalink

    kalau masalah kurikulum, iya betul sekali, hampir semua kampus windows base :D

    Reply
  • 14/03/2008 at 2:17 pm
    Permalink

    bro yahya, untung hanya tulisan usil ya.. hehehe

    No.1, mungkin bukan pengguna linux kali ya, selain linux banyak kok OS yg bisa diinstall di PC x86, skrg pun dah ada OS X x86. Jadi ini ga bisa di ‘generalise’.

    No.2, kalo emang bajakan, dan udah tau ga beli yaaaa jgn marah kalo dibilang pencuri.

    no.3, perasaan yg perang itu produsen prosesor deh ya..

    no.4, have you ever heard ubuntu package manager bro Yahya? dulu mungkin kali ya..

    no.5, ga galak sih, nubie sering panik aja, padahal baca2 aja dulu manualnya…

    jadi ga tepat kalo itu kesalahan anak2 linux… mengutip pendapat diatas, brainware. karena ada jg loh yg pake windows ga tau yg namanya ‘Any key’.

    Reply
  • 14/03/2008 at 4:02 pm
    Permalink

    saya newbie di linux, tetapi sukurnya saya tidak diperlakukan seperti itu oleh komunitas/milis yang saya ikuti. dan karena saya tidak mau diperlakukan spt itu, makanya saya tidak bersikap spt itu kepada yang lebih newbie daripada saya.

    bingung ya maksudnya apa? :D

    Reply
  • 18/03/2008 at 11:11 pm
    Permalink

    > 1. Selalu menjelekkan Microsoft (misalnya dengan menuliskan m$, microshit, microsuck, dll).

    Microsoft memang jelek kalau pakai nama2 itu, makanya manggil pake nama aslinya aja biar tetap keren :)

    > 2. Mengatakan pengguna Windows adalah pencuri.

    Pake Windows kalau tidak tahu bahwa yang digunakankannya adalah bajakan tidak bisa dikatakan pencuri. Hanya mereka yang tahu Windows bajakan adalah ilegal bisa dikatakan pencuri kalau tetap terus menggunakannya … tanpa ada usaha untuk beralih ke jalan yang legal.

    > 3. Perang distro dan Window Manager.

    Perang atau rebutan tahta No. 1…? Jurinya DistroWatch ya … :)

    >4. Selalu bilang bahwa instalasi software di Linux mudah.

    Linux dari waktu ke waktu memang sudah semakin mudah. Instalasi juga memang sudah sangat gampang karena tersedia repository-nya. Lebih gampang lagi kalau menggunakan distro versi DVD … hampir semua sudah ada, jadi semuanya otomatis sudah terinstal … tidak perlu berurusan dng proses instal software lagi.

    > 5. Galak terhadap newbie.

    Jaman belajar Windows masih belum ada milis, jadi tidak ada orang yang bisa galak ama newbie … karena semuanya harus otodidak. Kalo gak mau ada yang galak-in … hapus dulu aja milisnya, otomatis semua otodidak :)

    Reply
  • 18/03/2008 at 11:16 pm
    Permalink

    Linux-ku gak nongol namanya ya …?!!!

    Kalau ada namanya ntar dikira ngajak perang distro … :)
    PIZzzzzzzzzzzz

    Reply
  • Pingback:Lima Kesalahan Pengguna Linux Terhadap Pemula (Newbie) « Kelompok Studi Linux Universitas Indonesia

  • 05/04/2008 at 8:24 pm
    Permalink

    linux tuh apa yah? :p :p kok aku jadi pelupa yah…

    Reply
  • 26/05/2008 at 12:07 pm
    Permalink

    Walaupun sudah lama dengar, tapi baru dapat kalimat pencerahan kemarin dari Pak Eko Indrajit dari seminar hehe, jadi nambahin;

    Orang IT kadang seenaknya ngajarin make istilah IT ke orang awam dan baru belajar IT, padahal orang IT gak ngebayangin dijelasin kimia ama orang kimia pakai istilah-istilah kimia organik ?

    Reply
  • 15/06/2008 at 8:49 am
    Permalink

    IMHO, itu masalah budaya… GNU/Linux tumbuh dari komunitas yang berbeda dengan komunitas windows bertumbuh… GNU/Linux tumbuh dari orang-orang yang terbiasa “fight” untuk mendapatkan sesuatu, sedangkan windows, yah, kalo mau jujur memang jauh lebih mudah mendapatkannya (di indonesia). jadi emang terbentuk mentalitas yang berbeda. Mentalitas ini yang sebenarnya kita perlukan di indonesia. bangsa kita terlalu mudah menyerah untuk hal-hal yang benar. menggunakan software bajakan leih mudah, kalo gitu pake aja yang bajakan. gitu kan? saya juga masih newbie (dan akan selau newbie, karena selalu ada hal baru yang saya dapatkan dari komunitas linux), dan saya merasa watak komunitas seperti itu ga selamanya salah. yah, anggaplah seperti ungkapan “ini medan bung”…

    Reply
  • 03/07/2008 at 11:19 pm
    Permalink

    Saya pakai Mandriva 2008, bagus dan stabil. Semua hardware-2 bisa jalan, kecuali scanner tua saya yang masih pakai paralel port.

    Reply
  • 22/07/2008 at 10:19 am
    Permalink

    bener juga pak yahya terutam no 5, saya pernah email pd yg mumpuni ttg linux pertama dan kedua dijawab yang ketiga ngga dijawab-jawab, mgk terlalu basic kali ya, saya emang baru kenal linux, baru instal mandriva spring.

    Reply
  • Pingback:Memakai Linux harusnya tidak Sulit lagi - Dani Iswara .Net

  • 10/11/2008 at 2:26 pm
    Permalink

    Hemm,,linux itu yg ada 3d desktopnya yak??Katanya sih.. :D
    Nice post,,g8..

    Reply
  • 17/12/2008 at 4:33 pm
    Permalink

    urun rembug, orang java bilang….

    apa yang rekan2 n temen2 posting di atas adalah benar adanya.
    masalah W ato L ato U (nix family) sebenarnya adalah masalah kebiasaan. Gara2 kebiasaan yang semakin hari semakin mencekam??? akhirnya………………
    aku adalah orang awam banget dengan adanya teknologi komputer, maklum orang pedesaan yang taunya cuma cangkul sawah… tapi dibalik fenomena yang ada semua itu membuahkan hasil dan hikmah.
    coba seandainya dulu sistem operasi W ga pernah kita kenal?! saya jamin bakal ga ada yang komentarin. sebaliknya si L ato U (nix family) yang kita kenal duluan.
    Saya sebagai warga yang menghargai hak cipta, bila karya saya di bajak!!!!!!!!! apapun alasannya saya pasti kecewa (saya bukan orang kaya, sudah selayaknya mendapat royalti dari hasil karya saya, untuk menunjang perekonomian hidup saya). Akan tetapi Dunia yang kita pijak adalah dunia yang penuh dengan pilihan…….. yang senang dengan pembajakan (jawabannya ada), yang senang dengan kejujuran (jawabannya ada) lalu????????????
    kita kembali pada hati nurani masing2,……. bila kita senang akan pembajakan lakukanlah dan tanggungglah resikonya, bila kita ingin jujur, pergunakanlah hak kejujuran kita………
    Akhir kata, alangkah beruntungnya saya mengetahui fenomena adanya software open source tersebut. saya yang orang kalangan menengah kebawah bila menjunjung tinggi hak manusia (hak paten) saya bisa berbahagia dengan adanya software open source. seandainya tidak ada SO, mungkin saya adalah salah satu orang yang tidak bahagia, yang tiap hari dan tiap waktu selalu gelisah kejar-kejaran dengan hukum hak cipta.

    Reply
  • 22/04/2009 at 9:57 am
    Permalink

    …FAKTA,,pencuri di dunia maya adalah orang2 GENIUS so..?????

    Reply
  • 01/08/2009 at 10:29 pm
    Permalink

    trims buat pencerahannya mas.. :)

    Reply
  • 29/09/2009 at 3:32 pm
    Permalink

    izin repost copas gan…nice share

    Reply
  • 06/10/2011 at 7:56 am
    Permalink

    Kalo menurut saya, sebagian besar orang menggunakan komputer hanya sebagai alat bantu, karena itu mereka menuntut kemudahan dalam menggunakan komputernya. Banyak orang tidak ingin menghabiskan waktunya hanya untuk mempelajari dan mengutak-atik sistem operasi atau baca manual. Prinsipnya komputer harus lebih manusiawi, bukan sebaliknya, manusianya yg dituntut memahami komputer. Menurut saya inilah sebabnya Windows dan Mac lebih digemari, karena lebih “manusiawi”.

    Reply
  • 27/10/2011 at 3:22 pm
    Permalink

    setuju banget dengan opini ini, terutama yang no.1, sebagian besar komunitas2 itu hanya menghujat dan menghina….masing2 punya pilihan, dan hormatilah pilihan orang lain….

    Reply
  • Pingback:5 Kesalahan Pengguna Linux terhadap Pemula « KPLI Nusa Tenggara Barat

  • 06/11/2011 at 1:29 pm
    Permalink

    saya ingin membahas NO 5 .
    SAYA ADALAH NEWBIE…….(SAYA SENANG JADI NEWBIE….!!! “untuk saat inie..!!)
    SAYA BUTA “IT”…,dan yang nama nya”USAHA SENDIRI DULU DONK, NYARI….!!!! >>>>>>ITU WAJAR,…,saya pernah membaca lirikan kata>>>>> JANGAN MEMINTA SUATU TUJUAN ,…TAPIE memintalah >>>PROSES SUATU TUJUAN……!!!

    selama inie beragam dari master-master linux memberikan “PENCERAHAN”PADA NEWBIE NYA…tergantung dari “watak dan karakter “yang INGIN DISAMPAIKAN KEPADA NEWBIE….
    ALHAMDULILLAH………ADA YANG BANYAK DITANGGAPIN ADA JUGA YANG”DIDIEMIN”,..hehehehe,..<<>>>SENANG NYA TAK TERKIRA,…..ITULAH SAYA SEBAGAI NEWBIE……^_^,….
    MENURUT SAYA SEORANG”LINUXER”ADALAH SEORANG YANG TAK KENAL LELAH,KEINGIN TAU an sangat kuat, BERMENTAL KERAS TAPIE FLEXIBLE,DAN KADANG TO THE POINT..!!!!
    THANXS TO LINUXER AND MASTER LAINNYA,…..(BERBEDA-BEDA DISTRO LINUX .TETAPI TETAP SATU JUA,….^_^,..)…..salam newbie…2011 l 11 l 6 (met lebaran haji)

    Reply
  • 19/11/2011 at 6:42 am
    Permalink

    Untuk point no 1 dan 2 saya setuju, kita tidak perlu menginjak kepala orang lain agar terlihat lebih tinggi :D.

    Untuk Point 3 biasa saja, biasanya pertanyaan di jawab terlebih dahulu lalu baru diarahkan ke distro yang lebih mudah, anda bisa bayangkan bagaimana ribetnya seorang newbie menggunakan GNU/linux seperti slax, backtrack dll sementara penggunaannya hanya untuk lingkungan office :D

    Untuk Point 4 juga menurut saya kurang tepat
    Selalu bilang bahwa instalasi software di Linux mudah.”
    Di linux memang ada dependencies namun sudah cukup banyak website yg menyertakan dependencies untuk tiap-tiap software. Jika menggunakan koneksi internet apakah tidak lebih mudah memakai ubuntu software center atau synaptic ? software di linux juga pada umumny tidak berukuran terlalu besar. dan di windows sendiri saya tidak menemukan hal seperti ini. Menurut saya ini hanya faktor kebiasaan, bukan masalah susah atau mudah.

    Untuk Point 5 :
    Kalo merajuk-merajuk mending nggak usah pake linux, pake rok aja + trus kasi lipstik :))..
    Terkadang newbie juga terlalu sensi..
    admin linux bukan segalanya, tidak semua pertanyaan bisa dijawab, admin juga manusia,..

    Reply
    • 19/11/2011 at 8:43 am
      Permalink

      Salam kenal juga.
      Tulisan ini dibuat tahun 2008 dan saat itu instalasi software di Linux benar2 bikin mabuk, tidak seperti sekarang :D

      Reply
  • 23/11/2011 at 8:31 pm
    Permalink

    Baru mau pakai ubuntu, dah lama kenal tapi belum pakai dengan aktif. Mau tanya ne…saya pakai modem Vodafone model K3570 z, ketikaa dicolokin ke ubuntu ga keditek. Gimana sarannya ya..? udah coba gugling, masih belum tau karena yg diperoleh ga da yg sejenis, coba diikuti petujuknya juga ga ngerti. Kalau bisa bantu ya..?
    Maaf numpangnya disini om, kebetulan nyasar aja.
    Ada keinginan pindah ke linux, tapi masih susah padahal awak dikampung2nya.
    Atas sarannya saya ucapkan ribuan terima kasih.

    Reply
    • 23/11/2011 at 9:01 pm
      Permalink

      Mas Yadi, coba gabung ke forum.linux.or.id dan tanya di bagian Ubuntu. Saya belum pernah pake modem soalnya, biasanya kalau konek ke internet langsung ke router.

      Reply
  • 16/02/2012 at 2:35 pm
    Permalink

    ane pengguna windows sejati horeeeee !!! tapi linux juga bagus !!! dual booting aja saya, jadi gak bisa menjelekkan salah satunya, toh 22 nya punya kelemahan dan kelebihan masing2

    Reply
  • 15/05/2013 at 3:45 am
    Permalink

    It’s better to be with her GB Learn Martial Arts team-mate Euan Burton. It has learn martial arts been composed by Gary Grapentin Sensei. Monday, July 31, 1995 I wonder if I can get through my first fight. Is it still effective self-defense? An argument often advanced is that the single finger technique. Toys ‘R’ Us: New York City. Soke Hausel has been recognized as one of the two.

    Also visit my site :: self defense class

    Reply
  • 18/05/2013 at 10:57 am
    Permalink

    Greetings from California! I’m bored to death at work so I decided to check out your blog on my iphone during lunch break. I love the knowledge you provide here and can’t wait to take a look when I get home. I’m shocked at how fast your blog loaded on my cell phone .. I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyways, good site!Roofing Repair of Irving, 1117 Brandon Ct., Irving, TX 75060-4948 – (972) 200-4770

    Reply
  • 26/09/2013 at 9:23 am
    Permalink

    I’m truly enjoying the design and layout of your blog.
    It’s a very easy on the eyes which makes it much more pleasant for me to come
    here and visit more often. Did you hire out a developer to create
    your theme? Fantastic work!

    My homepage :: news

    Reply
  • 19/03/2014 at 1:41 pm
    Permalink

    Baca dan nyimak. Artikel yang menarik. Supeer…..!!!

    Reply
  • 21/03/2014 at 10:30 pm
    Permalink

    itu gan bener saat instalasi menggunakan USB FD saat pengkopian file kali linux sering gagal dan itu membuat saya frustasi tentang kali linux 1.0.6 64bit

    Reply
  • 28/03/2014 at 11:09 am
    Permalink

    The borrower indicators a submit-dated check
    to the loan provider in the full sum of the loan plus charges.
    Simply just discard those insufficient mouse traps and decide on our Green Shield Pest
    Repeller.

    Reply
  • 30/03/2014 at 2:37 pm
    Permalink

    If your Garage Door has been fixed with the presence of
    poles then attach the wire with the poles.
    Steel garage doors cost about $600 for the most basic variety and there are many more
    styles which are priced accordingly. Many home
    improvement stores carry Wayne Dalton parts and doors so they would have additional resources for you.

    Reply
  • 18/04/2014 at 9:01 am
    Permalink

    When Iinitially left a comment I appear to have clicked on the -Notify me when
    new coimments are added- checkbox and now every time a comment is added I receive four
    emails wjth the exact same comment. Perhaps there
    is a means yoou can remove me from thatt
    service? Many thanks!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.