Pernah gak sih kepikiran, kalau area touchpad pada laptop
itu ukurannya kira-kira seluas layar smartphone? Kalau diganti dengan layar
beneran gimana?
Kalau kamu punya pikiran seperti itu, kamu cocok pakai laptop
ASUS ZenBook UX534 ini, karena area touchpad-nya berisi layar yang bisa nyala.
Nyala doang buat gaya-gayaan?
Otentutidak!
Layar tersebut berisi berbagai macam fungsi yang dapat
digunakan untuk meningkatkan produktivitas. Touchpad yang bisa nyala dan tentu
saja berteknologi touch screen tersebut dinamakan ScreenPad.
Generasi Z adalah generasi yang sekarang ini berumur sekitar
15 hingga 25 tahun. Umur segitu, wajar jika sebagian besar sudah mulai
mendambakan laptop untuk menunjang kegiatan mereka, entah itu sekolah, kuliah,
atau barangkali sudah mulai bekerja.
Referensi generasi Z ini dalam membeli laptop kemungkinan
besar adalah kakak atau orangtua mereka yang masuk ke dalam generasi X atau
generasi Y (milenial), bahkan mungkin sebagian kecil generasi baby boomer.
Jika orang yang dimintai referensi ini sedikit kudet, mereka
pasti akan memberikan referensi sesuai dengan laptop keren di era mereka, yaitu
laptop dengan prosesor terbaik, layar besar, fitur lengkap, tapi kudu “dibayar”
dengan bobotnya yang berat sehingga sedikit merepotkan untuk dibawa ke
mana-mana.
Kalau cari yang bobotnya ringan, tentu fitur jadi banyak
yang dipangkas, akibatnya kurang maksimal untuk dipakai menunjang kegiatan.
Nah, tentunya generasi Z ini lalu memiliki dambaan tentang
laptop ideal bagi mereka, yaitu ringan tapi fiturnya tetap mumpuni. Kalau toh
berbagai fitur yang dibutuhkan harus ada sehingga membuatnya tak bisa
ringan-ringan amat, paling tidak body-nya kompak lah.
Untungnya, zaman sekarang ini ada cukup banyak pilihan
laptop seperti itu dan salah satu yang terbaik adalah VivoBook Pro F571.
Zenfone 6 dan ROG Phone 2 (resminya kadang ditulis dengan
angka Romawi, jadi ROG Phone II) merupakan dua produk terkini yang diluncurkan
oleh ASUS akhir tahun 2019.
Kedua smartphone ini bolehlah dikategorikan sebagai
flagship, khusus buat ROG Phone 2 ada tambahan label ponsel gaming.
Meskipun ada label ponsel gaming, sepertinya tidak terlalu
“ngefek” terhadap minat penggemar terhadap ROG Phone 2. Meskipun bukan gamer,
tetap saja banyak yang ingin beli.
Sejatinya, kalau memang tidak butuh-butuh amat fitur gaming,
pilih Zenfone 6 aja, toh spesifikasinya hampir sama. Tapi apa benar begitu?
Hari Rabu, 12 Februari 2020, saya diundang hadir pada sebuah acara launching. Bukan launching smartphone sih, tapi “isinya” smartphone. Ya, apalagi kalau bukan kartu SIM.
Nah, kartu SIM ini tidak akan bisa terkoneksi tanpa adanya
penyedia jaringan telekomunikasi.
Salah satu penyedia jaringan telekomunikasi di Indonesia yang
terus konsisten dengan fitur dan layanannya adalah Tri Indonesia atau lebih
sering ditulis dengan 3 Indonesia.
Jadi, acara launching yang saya hadiri adalah launching
teknologi baru jaringan 3 Indonesia yang bakal mendukung negeri Indonesia ini
untuk terus maju.
Kebutuhan akan smartphone terbaru semakin
tinggi setiap tahunnya. Hal ini ditunjukkan dengan bagusnya laporan keuangan
Apple pada kuartal keempat tahun ini. Bayangkan, semenjak rilisnya iPhone 11
beberapa waktu lalu, Apple kini memiliki cadangan cash sebanyak 205,9 juta
dollar! Sangat banyak jika dibandingkan dengan perusahaan sejenis di seluruh
dunia.
Apple bisa seperti itu karena iPhone 11 dan
variannya begitu laku di pasaran. Mengingat smartphone kelas satu ini fitur
terbaik dan harga yang terbilang mahal, gak semua orang dapat membelinya dengan
mudah. Apakah kamu termasuk yang salah satu pembeli iPhone 11 di hari
peluncurannya?
Kalau kamu belum memiliki cukup uang untuk membeli smartphone baru nan canggih seperti iPhone 11, kamu bisa memanfaatkan fasilitas kredit dari digibank KTA.
Dengan digibank
KTA, proses persetujuan kredit
yang kamu ajukan bisa dilakukan dengan cepat, hanya 60 detik saja. Setelah
disetujui, dana kredit yang kamu
ajukan akan langsung dicairkan ke rekening dalam waktu beberapa menit saja.
Untuk semua proses itu, yang kamu butuhkan hanyalah sebuah e-KTP saja!
Jika kamu belum tahu bagaimana cara mengajukan
kredit di digibank KTA, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:
5 langkah mudah untuk apply digibank KTA bagi non nasabah
Cair langsung ke rekening digibank hingga Rp 80 juta
Kalau sudah jadi nasabah digibank, ikuti tahapan berikut:
klik Personal Loan di menu Utama aplikasi
lengkapi data diri
tunggu konfirmasi persetujuan kredit dalam 60 detik
pilih limit pinjaman dan tenor yang diinginkan
dana cair secara real-time hingga Rp 80 juta
Selain pengajuan kredit yang mudah dan persetujuannya cepat, kelebihan lain dari digibank KTA adalah bunga rendah dan cicilan ringan. Proses pembayaran cicilan juga sangat mudah dilakukan karena mendukung transfer dari berbagai bank.
Membeli smartphone baru yang berharga mahal
tentu terpaksa membuatmu menggunakan smartphone itu dengan hati-hati. Salah
satu komponen yang harus kamu perhatikan adalah baterai. Baterai sebuah
smartphone, terutama yang memiliki fitur-fitur canggih yang terbenam di
dalamnya, biasanya boros. Daya baterai cepat habis atau bahkan mengalami
kebocoran. Kalau sudah bocor, kamu tentu harus mengganti baterai dengan yang
baru, dan tentu berharga mahal. Makanya, ada baiknya kalau kamu mengikuti
tips-tips berikut supaya baterai iPhone-mu awet:
Matikan
Fitur Background App Refresh
Background App Refresh pada dasarnya adalah
fitur yang berguna. Fitur ini mengizinkan aplikasi-aplikasi yang terinstall
untuk memperbaharui data, walaupun tidak sedang digunakan. Efek sampingnya, ini
jelas akan menguras baterai. Jadi, untuk menonaktifkannya, kamu tinggal klik
setting > general > Background App Refresh lalu pilih aplikasi apa saja
yang ingin kamu selalu aktifkan atau yang ingin dinonaktifkan.
Menggunakan
Low Power Mode
Seperti namanya, Low Power Mode akan membuat
baterai iPhone-mu lebih tahan lama. Tapi fitur ini dapat membuat beberapa fitur
tidak seperti Penarikan email, Siri, beberapa efek visual, dan foto iCloud
menjadi delay selama beberapa saat. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur
ini, kamu perlu buka Pengaturan > Baterai. Anda juga dapat mengaktifkan dan
menonaktifkan Mode Daya Rendah dari Pusat Kontrol. Buka Pengaturan > Pusat
Kontrol > Sesuaikan Kontrol, lalu pilih sesuai yang kamu inginkan.
Kalibrasi
Baterainya
Kalau dua tips sederhana diatas sudah kamu
lakukan dan masih tidak ada efek yang signifikan, kamu mungkin harus mencoba
mengkalibrasi baterainya agar kapasitas baterai terbaca oleh sistem secara
benar.
Kalau kamu ingin mengkalibrasi baterai, yang
harus kamu lakukan adalah dengan menghabiskan baterai hingga mati total, lalu
mengisi daya sampai penuh dalam keadaan mati. Sesederhana itu.
Membeli smartphone baru yang berharga puluhan
juta bukanlah sebuah kesalahan. Tapi ada baiknya kalau smartphone baru yang
kamu beli dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apalagi kalau belinya memakai kredit, kamu tentu tidak mau kalau
harus di ribetkan biaya perbaikan tambahan, kan?
WhatsApp merupakan aplikasi chat paling populer yang digunakan oleh jutaan pengguna, termasuk di Indonesia. Karena itu tak heran jika pada kelimpungan ketika WhatsApp error pada hari Minggu 19 Januari 2020.
Error yang terjadi dimulai sekitar pukul 18.30, saat banyak yang mengeluh tak dapat mengirim foto melalui WhatsApp. Namun pengiriman teks tetap dapat dilakukan.
Error makin menjadi-jadi karena stiker dan gambar GIF juga tidak dapat dikirim melalui WhatsApp.
Masalah ini terjadi selama kurang lebih satu jam karena sekitar pukul 19.30 sudah mulai ada yang bisa upload gambar GIF dan stiker, meskipun foto belum bisa dan juga belum semua pengguna dapat melakukannya.
Sejam berikutnya, sekitar 20.30, WhatsApp sudah mulai normal kembali dan pengiriman foto, stiker, gambar GIF, termasuk juga video, sudah dapat dilakukan dengan mulus. Beberapa pengguna barangkali masih mengalami keterlambatan penerimaan tapi tidak terlalu signifikan.
Jika WhatsApp bermasalah, ada beberapa alternatif aplikasi yang bisa digunakan. Ada baiknya mempersiapkan diri dengan aplikasi alternatif ini, ya kalau errornya hanya sebentar, bagaimana kalau lama?
Aplikasi alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti WhatsApp adalah Telegram. Telegram saya usulkan karena tingkat kemiripan dengan WhatsApp relatif tinggi.
Aplikasi alternati lainnya yang juga bisa digunakan antara lain adalah Line, WhatsApp Messenger, dan satu yang tak pernah lekang oleh waktu, SMS! Yang disebut terakhir ini sebaiknya digunakan hanya apabila sangat terpaksa sekali mengingat fiturnya yang sangat tertinggal dan relatif paling mahal.
Ponsel gaming Black Shark 2 Pro hadir untuk memenuhi hasrat para gamer yang tak ada habis-habisnya itu.
Era mobile gaming sudah tak terhindarkan lagi. Bermain game
yang biasanya dilakukan di PC atau console kini mulai lazim dilakukan di
smartphone.
Sebenarnya, jika hendak ditarik ke masa lalu, mobile gaming
sebenarnya sudah dimulai pada decade 1980an, ketika Game & Watch begitu
populer. Hanya memang 1 device Game & Watch hanya berisi satu game saja, tidak
bisa digunakan untuk keperluan lain.
Xiaomi yang memiliki produk smartphone tentu tak ingin ketinggalan. Mereka memproduksi smartphone gaming dengan brand BlackShark, walaupun mungkin lebih tepat jika dikatakan jika Xiaomi menanamkan investasi cukup besar kepada Black Shark untuk membuat smartphone gaming.
Akhir 2019, penggemar smartphone gaming di Indonesia dimanjakan dengan hadirnya Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro. Saya cukup beruntung bisa menjajal ponsel gaming Black Shark 2 Pro.
Seperti apakah ponsel gaming Black Shark 2 Pro tersebut? Berikut
review singkat a la Oom Yahya.
Hai para gamer sekalian, doa kalian terkabul karena ASUS
telah meluncurkan ROG Phone II dan tidak seperti ROG Phone generasi pertama yang
relatif agak sulit didapat, ROG Phone II ini relatif mudah dicari di toko-toko hape,
asal kalian menebusnya dengan harga Rp8.499.000 untuk varian RAM 8GB ruang
simpan 128GB atau Rp12.499.000 untuk varian RAM 12GB dan ruang simpan 512GB.
Kalau kalian gamer, seharusnya sih gak bakal ragu untuk mengangkut ROG Phone II dari ASUS ini, tapi mungkin sebagian dari kalian masih ada sedikit keraguan di dalam hatinya.
Nah, supaya kalian lebih mantap, berikut akan saya paparkan
mengapa ROG Phone II ini layak beli. Inilah alasan membeli ROG Phone II.
ASUS ROG Phone II resmi meluncur di Indonesia pada tanggal 5
Desember 2019, pada sebuah event yang diberi tema We Own The Game.
Dari judul acaranya, serta branding ROG itu sendiri, sudah
bisa diduga bahwa produk smartphone ini merupakan produk gaming. Sudah tentu
yang disasar adalah para gamer, dari yang hanya sekadar penggemar game hingga
mereka yang profesional (baca: atlet eSport).
Jadi tidak salah jika smartphone ini diburu oleh para gamer dan nampaknya bakal menjadi smartphone terbaik 2020. Program pre order yang dibuka tepat pada tengah malam memasuki tanggal 5 Desember 2019 pun antreannya mengular.
Namun apakah pengguna non gamer hanya boleh gigit jari sambil ngiler melihat teman-temannya berburu dan memiliki ROG Phone II tersebut? Tentu saja tidak!
Tidak ada yang melarang seorang pengguna smartphone yang “kasual”
untuk membeli ROG Phone II, bukan?
Fitur ekstra bagi gamer yang ada pada ROG Phone II sah-sah
saja jika hendak dimanfaatkan oleh pengguna kasual. Malahan berbagai fitur dan
spesifikasi tinggi persembahan ROG Phone II ini bakal membantu
pekerjaan-pekerjaan tertentu yang tidak langsung berhubungan dengan game.
Jadi jika ditanyakan apakah cocok jika ROG Phone II untuk non gamer, jawabannya ya cocok saja.
Berbagai kelengkapan spesifikasi serta fitur yang ada pada
ROG Phone II yang pastinya juga akan bermanfaat bagi pengguna kasual akan saya
paparkan berikut ini.