Tag: Nokia

  • Ulasan Nokia 3, Cocok Untuk Aktivitas Harian

    Ulasan Nokia 3 –  Di masa jaya Nokia beberapa tahun lalu, salah satu yang membuat Nokia begitu populer adalah karena tersedianya bermacam seri Nokia untuk berbagai kalangan. Istilah kerennya adalah “mengepung pasar”.

    Nah, ketika Nokia mencoba untuk hadir kembali dan tentunya ingin menguasai pasar kembali, resep yang sama kudu diterapkan.

    Diawali dengan Nokia 6 yang merupakan ponsel kelas menengah, Nokia juga merilis Nokia 3 dan Nokia 5 untuk menengah ke bawah.

    Tamu Oom Yahya kali ini adalah Nokia 3. Nah, inilah ulasan Nokia 3 versi Oom Yahya.

    (more…)

  • Review Nokia 6: Langkah Awal Merebut Kembali Tahta Yang Hilang

    Review Nokia 6 – “Nokia sudah mati”, begitu kata banyak orang ketika handset Nokia tak lagi muncul di pasaran, menjelma menjadi Microsoft Lumia.

    Meski Lumia sangat identik dengan Nokia, tetap saja merupakan spesies yang berbeda. “Kematian” Nokia ini juga diperparah dengan gagalnya ekosistem Windows Mobile untuk bersaing dengan Android dan iOS.

    Banyak yang berandai-andai, jika saja dulu Nokia tidak terlalu “bersahabat” dengan Microsoft dan mau juga memproduksi ponsel berbasis Android, barangkali sekarang Nokia masih berjaya.

    Tapi nasi sudah menjadi bubur dan nasib Nokia sudah tersurat.

    Namun bagai Superman yang bangkit lagi (sudah pada nonton Justice League khan? Hehe), Nokia pun bangkit lagi.

    Adalah HMD yang kini memegang lisensi untuk memproduksi ponsel Nokia dan seperti harapan banyak orang, Nokia kini menggunakan sistem operasi Android.

    Seperti apa Nokia dengan cita rasa Android tersebut?

    Di tangan Oom Yahya sekarang ini ada Nokia 6, salah satu produk yang menandai kebangkitan Nokia. Yuk, mari kita kupas seperti apa Nokia 6 itu.

    (more…)

  • Reinkarnasi Nokia 3310

    Sejak bulan lalu, desas-desus mengenai Nokia 3310 yang akan diproduksi kembali muncul ke permukaan. HMD Global sendirilah yang menyatakan bahwa mereka akan mengeluarkan produk baru sebagai penghormatan terhadap Nokia 3310. Lalu mulailah banyak orang bertanya-tanya, apakah Nokia 3310 yang persis sama seperti produk terdahulu akan diproduksi kembali atau bagaimana? Bagaimanakah rupa reinkarnasi Nokia 3310 ini?

    Akhirnya rasa penasaran khalayak ramai terjawab sudah pada sebuah acara yang diselenggarakan di tengah even MWC 2017 Barcelona. Pada acara tersebut Nokia menekankan kembali bahwa mereka hanya mempercayakan produksi ponsel pada pihak HMD Global, serta kemudian memperkenalkan Nokia 3, Nokia 5, dan tak ketinggalan Nokia 6 yang sudah terlebih dahulu dipasarkan secara terbatas.

    Setelah berpura-pura hendak menutup presentasi, Arto Nummela (CEO HMD Global) berlagak ingat jika ada satu hal yang belum disampaikan. Dan sudah bisa diduga, Nokia 3310-lah yang dipresentasikan.

    Nokia 3310 yang bangkit kembali tersebut memiliki garis desain yang mirip dengan 3310 lama namun lebih ramping. Casingnya pun berwarna-warni seperti saudara tuanya itu.

    Reinkarnasi Nokia 3310

    Yang dijanjikan oleh HMD adalah, Nokia 3310 ini bakal sama tahan bantingnya dengan Nokia 3310 lama, bahkan memiliki daya tahan baterai yang lebih baik.

    Nokia 3310 baru akan dilengkapi dengan layar warna dan kamera, meskipun hanya memiliki resolusi 2 MP. Sistem operasi yang memotorinya adalah S30. Layaknya ponsel modern, Nokia 3310 memiliki slot kartu SD dan kemungkinan besar mampu diisi oleh dua slot kartu SIM.

    Sayangnya, Nokia 3310 ini tetaplah hanya sebuah feature phone saja, yang bahkan koneksi 3G-pun tidak didukungnya. Koneksi maksimal yang didukungnya adalah 2.5G alias GPRS.

    Nokia 3310 kemungkinan besar akan diluncurkan pada kuartal kedua tahun 2017 dan dibanderol 49 Euro atau sekitar Rp 700.000.

    Jadi bagaimana, apakah menurut Anda, Nokia 3310 reborn ini layak untuk dimiliki? Ataukah harganya terlalu mahal untuk sekadar menjadi pemuas nostalgia?

  • Nokia P1 Produk Flagship Nokia Berikutnya?

    Nokia telah berhasil merebut perhatian publik kala meluncurkan produk terkini mereka beberapa saat lalu, yaitu Nokia 6. Meski hanya dipasarkan secara terbatas di Tiongkok, setidaknya telah menandai come back mereka ke peta persaingan ponsel dunia. Sejak itu pula banyak penggemarnya yang menunggu apakah Nokia 6 akan segera diikuti dengan produk berikutnya? Rupanya tak perlu terlalu lama menunggu karena sepertinya HMD (perusahaan yang memproduksi ponsel Nokia) telah mempersiapkan sebuah ponsel Nokia baru, yaitu Nokia P1. Hembusan berita ini memang terlalu lemah untuk sebuah kepastian tapi terlalu kencang untuk disebut sebuah rumor. Jadi sepertinya memang layak ditunggu apakah benar Nokia P1 produk flagship Nokia berikutnya.

    Kira-kira, seperti apa bentuk serta spesifikasi Nokia P6 ini?

    Model Nokia P1 bisa dilihat melalui “bocoran” berupa video yang diunggah oleh Concept Creator.

     

     

    Nampak depan, modelnya sepintas lalu mengingatkan pada Zenfone 3. Beda yang paling mencolok tentu saja pada bagian bawah karena Nokia meletakkan sensor sidik jari di sana. Belum diketahui apakah sensor sidik jari tersebut bisa menggantikan juga fungsi tombol Home atau tidak. Yang jelas, posisi sensor sidik jari di situ memang sedang trend saat ini.

    Bezel logam Nokia P1 terlihat sangat cantik dan berkesan premium. Tombol power dan volume nampak tipis dan elegan. Mudah-mudahan bukan cuma cantik saja penampakannya, namun juga nyaman dioperasikan.

    Melihat modelnya yang premium, bisa dipastikan Nokia P1 akan dilengkapi dengan spesifikasi yang mumpuni. Meski masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut, namun kemungkinan besar Nokia P1 akan dimotori oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 835, 2.3GHz Quadcore. Sudah bisa dibayangkan betapa kencang performanya.

    Prosesor sekencang itu akan menjadi sedikit mubazir bila tidak dilengkapi dengan RAM yang memadai dan sepertinya HMD sadar betul akan hal itu, sehingga gosipnya Nokia P1 akan dilengkapi RAM 6 GB.

    Seperti produk Nokia pendahulunya, termasuk saat “berubah wajah” menjadi Microsoft Lumia, kamera selalu menjadi salah satu feature yang diandalkan untuk menarik pembeli. Nokia P1 inipun demikian. Kamera belakangnya memiliki resolusi 24 mega pixel, sangat-sangat memadai untuk sebuah kamera ponsel.

    Kamera yang keren tersebut diimbangi dengan layar beresolusi 2K, sehingga cocok digunakan baik saat mengintip objek yang akan difoto maupun untuk melihat hasil foto. Selain itu pastilah nyaman digunakan untuk nonton video.

    Dengan spesifikasi yang “mengerikan” seperti di atas, berharap saja baterai 3500 mAh yang memperkuatnya tidak gampang tewas. Namun melihat track record prosesor Qualcomm belakangan ini, mereka berhasil memadukan performa garang dengan manajemen daya yang baik, sehingga baterai tetap irit.

    Kira-kira seperti inilah spesifikasi lengkap Nokia P1.

    Spesifikasi Nokia P1

    Perkiraan harga Nokia P1 adalah 700-800 USD. Berminat? Semoga kelak masuk ke Indonesia ya.

  • Selamat Tinggal, Lumia 950

    Saya sudah cukup lama hobi utak-atik komputer, sejak awal 90an. Berbagai sistem operasi sudah saya coba, mulai dari DOS, Windows 3.1x, Windows 95-98, hingga sekarang Windows 10, Linux macam-macam distro (sejak 1998, saat mount floppy disk saja butuh kemampuan hacker), dan Unix Sys V.

    Soal aplikasi, macam-macam juga yang pernah saya coba. Khususnya untuk aplikasi office, saya sudah menggunakan WordStar, Lotus 1-2-3, ChiWriter, AmiPro, hingga Microsoft Office. Kalau pas pakai Linux ya Open/LibreOffice.

    Dari pengalaman panjang saya itu, saya ternyata merasa sangat cocok menggunakan produk Microsoft. Jadi komputer saya sekarang menggunakan OS Windows 10 dan aplikasi kantorannya Microsoft Office. Sampai-sampai sayapun menulis banyak buku tentang Microsoft Office.

    Soal ponsel, saya relatif tertinggal karena baru menggunakan ponsel pada tahun 2001, padahal relatif banyak teman dan saudara saya menggunakan ponsel mulai tahun 1997an. Sejak membeli ponsel pertama, saya selalu menggunakan Nokia. Pernah sekali saya membeli Samsung Galaxy Gio karena sebagai pengamat IT, tentu saya harus familiar dengan Android. Itupun akhirnya saya menggunakan dua buah ponsel dengan ponsel kedua adalah Nokia, sebuah feature phone yang lebih banyak saya gunakan untuk telpon dan SMS.

    Ketika Nokia mengeluarkan produk ponsel cerdasnya dalam diri Lumia, sayapun tetap ngefans dan pake Lumia juga. Meski sekarang jadi terbalik, yang dulu mainstream sekarang jadi antimainstream. Jadi bisa dibilang, cuma sekali saya beli non Nokia, selain itu selalu beli Nokia. Lha Asus Zenfone itu? Anu, nek itu saya ndak pernah beli. (ngacir)

    Trus?

    (more…)

  • Upgrade Windows 10 Mobile Untuk Lumia

    Pengguna Lumia di Indonesia, kabar baik untuk Anda karena upgrade Windows 10 Mobile untuk Lumia telah tersedia. Hanya mungkin kabar baik ini agak kurang maksimal karena ternyata tidak semua perangkat Lumia mendapatkannya. Beberapa yang tidak mendapatkannya adalah Lumia 520, Lumia 920, dan Lumia 1020.

    Untuk memeriksa apakah peranti Lumia Anda mendapatkan upgrade atau tidak, silakan install Upgrade Advisor terlebih dahulu melalui Store. Aplikasi Upgrade Advisor tersebut akan memeriksa peranti Anda dan nantinya akan memberikan informasi apakah peranti tersebut siap untuk diupgrade ke Windows 10 Mobile atau tidak.

    (more…)