Melawan Diri Sendiri

Written by

in

Sebuah kata mutiara mengatakan, “pertempuran yang paling sulit adalah melawan diri sendiri”. Dan itulah yang sedang saya alami saat ini.

Seperti sudah saya bilang, saya mau undur dari dunia menulis. Tidak total memang karena tulisan saya masih akan bisa dijumpai, walaupun bukan dalam bentuk buku.

Sebagai gantinya, saya akan mencoba berbisnis alat laboratorium klinik, reagen, dan bahan kimia. Bisnis ini saya jalankan bersama seorang teman yang sudah menjalankannya terlebih dahulu.

Karena bisnis ini baru mulai merangkak, sudah tentu saya belum mampu menggaji karyawan. Semua tugas harus saya lakukan sendiri, mulai dari direktur, marketing, kurir, driver, office boy, dan lain-lain. (ngacir)

Maaf, tanpa bermaksud merendahkan, tapi jadi kurir, driver, dan office boy sudah tentu bukan pekerjaan yang sulit. Jadi direktur juga relatif “mudah”, bukankah kerjaannya cuma ongkang-ongkang dan terima duit? (ninja)

Nah, jadi seorang marketing atau sales itulah yang menjadi tantangan terbesar saya. Jujur saja, harus saya akui, saya paling “takut” menjadi seorang sales. Datang ke calon konsumen, menyelidiki siapa person in charge yang harus ditemui, lalu ngobrol menawarkan produk, dan bila perlu “mengintimidasi” agar dia mau beli produk kita. Huaduh, betapa semua itu rasanya mengerikan buat saya.

Gak bermaksud sombong, saya mungkin memang penulis ulung, terbukti buku saya banyak yang laku keras dan cetak ulang berkali-kali (ya sombong itu namanya (idiot) ). Tapi kalau soal kepandaian ngomong, apalagi yang sifatnya persuasif, wah saya ini nol besar. (lonely) Gimana mau meyakinkan calon konsumen kalau seperti itu?

Tapi kalau itu tidak saya jalani, bagaimana bisnis baru ini bisa jalan? Anak istri mau dikasih makan apa? Yach, dengan selalu melakukan pertempuran melawan diri sendiri, saya tetap harus berangkat mencari konsumen. Dan sejauh ini saya menang! (yahoo) Setidaknya saya menang melawan rasa malu saya dan bisa menemui orang-orang yang perlu ditemui. Hasilnya memang belum terlihat, tapi saya percaya kalau kita mau berusaha, TUHAN tentu akan melihat perjuangan kita dan membuka tingkap-tingkap langit untuk mengucurkan berkat-Nya.

Mohon doa dan dukungannya ya teman-teman (worship)

Follow me on social media:

Comments

7 responses to “Melawan Diri Sendiri”

  1. Herman Saksono Avatar
    Herman Saksono

    Inspiratif pak 😀

    1. Oom Yahya Avatar
      Oom Yahya

      Makasih Mon 😀

  2. Tweets that mention Melawan Diri Sendiri » Blog Oom Yahya — Topsy.com

    […] This post was mentioned on Twitter by Gradien Mediatama, ang tek khun. ang tek khun said: Wajib baca! #pengarang korban Perbukuan 2010 https://yahyakurniawan.net/sharing/melawan-diri-sendiri/#more-488 | cc: @oomyahya […]

  3. mikow Avatar
    mikow

    istriku malah mau balik jd penulis lg, kerja kantoran capek katanya 🙂

    1. Oom Yahya Avatar
      Oom Yahya

      Kalau nulis novel seperti Lord Of The Rings atau Harry Potter ya jaminan bisa hidup, kalau buku komputer seperti saya ya madesu 🙁

  4. Yuli Avatar
    Yuli

    Ayo..ayo semangat Oom….

  5. Gayahidupku.com Avatar

    Wah semangat, memulai bisnis baru memang perlu perjuangan keras dan doa pada Yang Maha Kuasa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *