HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia ternyata bisa dihitung dengan jari. Baru-baru ini, Xiaomi rupanya insaf dan memasukkan beberapa HP flagship.

Gempuran HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia dimulai dari Mi Note 10 dan Mi Note 10 Pro yang memiliki harga pada rentang 6 jutaan. Sayang sekali saya tidak sempat menguji dan mengulas smartphone ini.

Lalu HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia berikutnya adalah Mi 10. Nah, kali ini saya cukup beruntung bisa menguji dan mengulasnya.

Di samping HP flagship, Xiaomi juga memasukkan produk menarik lainnya seperti Redmi Note 9 Series.

Body Mi 10

Dari body-nya, Xiaomi Mi 10 langsung terlihat dan terasa sebagai sebuah HP flagship. Bagian belakang mengkilat dan layarnya melengkung.

HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia

Mi 10 hadir dengan dua warna, yaitu Coral Green dan Twilight Grey yang keduanya sama-sama cantik.

Letak kamera belakang tersusun vertikal dengan kombinasi 3+1 dan sebuah lampu LED untuk flash.

HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia

Letak tombol power dan volume ada di sisi kanan, SIM tray terletak di bagian bawah. SIM tray ini hanya bisa diisi 1 kartu SIM saja, padahal desainnya untuk 2 kartu SIM.

Entah apa alasan Xiaomi hanya mengaktifkan 1 kartu SIM saja untuk Mi 10 versi Indonesia.

Di bagian bawah selain ada SIM tray, seperti biasa ada colokan USB dan lubang speaker. Colokan USB-nya adalah USB Type C.

Di bagian atas ternyata ada lubang speaker juga. Stereo kah? Ya, setelah saya cek, ternyata memang stereo.

Sensor sidik jari terletak di dalam layar, bukan di punggung maupun menjadi satu dengan tombol power.

Sensor sidik jari Mi 10 ini merupakan salah satu yang terbaik dibandingkan dengan HP lain yang juga memiliki sensor sidik jari di layar. Cepat membuka lock screen dan hampir tak pernah gagal memindai sidik jari.

Layar Mi 10

Layar Mi 10 memiliki bentang diagonal 6,67 inci, dihitung dari sudut-sudut layar terjauh. Karena bentuknya melengkung, mungkin ukuran 6,67 inci tersebut akan sedikit terkoreksi, tapi tidak terlalu signifikan.

HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia

Yang jelas, dengan kamera depan berdesain punch hole (lubang di dalam layar), layar Mi 10 ini nampak sangat luas.

Teknologi AMOLED yang digunakan pada layar ini membuat tampilannya begitu jernih.

HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia

Resolusi layar Mi 10 adalah 2340 x 1080, membuatnya memiliki tampilan yang detail.

Layar Mi 10 ini memiliki sertifikasi TÜV Rheinland® mode cahaya biru rendah, jadi kamu tidak bakal cepat lelah saat melihat ke layar Mi 10. Meski begitu disarankan juga untuk mengaktifkan mode gelap Mi 10.

Untuk mengurangi kekhawatiran pengguna akan layar, Mi 10 telah dilapisi dengan Gorilla Glass 5, jadi relatif sangat tahan terhadap goresan.

Performa

Salah satu ciri HP flagship adalah penggunaan prosesor terkini dan prosesor tersebut juga tergolong ke dalam prosesor papan atas.

HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia

Mi 10 menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 865 yang memiliki performa sangat kencang. Jadi menggunakan smartphone ini untuk menjalankan berbagai aktivitas bakal tak menemui kendala.

Supaya ada buktinya, saya melakukan tes performa Mi 10 menggunakan Geekbench 5 dan hasil yang didapatkan adalah 902 untuk single core dan 3317 untuk multi core.

Sekadar sebagai pembanding, sebuah hape gaming dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 855+ dan RAM sama-sama 8 GB, mencetak skor 760 untuk single core dan 2767 untuk multi core.

Jadi memang tidak main-main performa Mi 10 ini.

Baterai

Mi 10 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 4780 mAh dan itu sudah amat sangat cukup untuk memberinya daya saat digunakan seharian.

HP flagship Xiaomi yang masuk Indonesia

Dengan penggunaan relatif santai seperti yang saya lakukan, Mi 10 dipastikan sanggup bertahan 2 hari, bahkan mungkin 2,5 hari.

Penggunaan santai yang saya maksudkan di sini adalah membuka berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, lalu chat WA dengan relatif cukup banyak grup yang aktif, dan browsing.

Saya juga tidak bermain game.

Nah, karena saya juga amat jarang keluar rumah, terus terang saya jarang juga mengambil foto-foto dan video. Tapi menurut saya, sepanjang pengambilan foto atau video tidak dilakukan dalam rentang waktu yang sangat lama, baterai Mi 10 masih sanggup lah bertahan seharian.

Sudah begitu, charger 30 Watt nya tidak mengecewakan karena kurang dari 1 jam, baterai sudah bisa terisi ulang hingga penuh.

Hasil Potret Mi 10

Untuk hasil potret Mi 10, saya hanya bisa memberikan sedikit contoh saja karena saya tidak sering keluar rumah, sementara di seputar rumah saya sedikit objek yang menarik untuk difoto.

Tapi dari yang sedikit ini, sudah tergambar bahwa hasil foto Mi 10 sangat memuaskan.

Hasil potret kamera Mi 10 memiliki resolusi standar 1600 x 1200 atau 5792 x 4344. Sedangkan jika menggunakan mode 108 MP, resolusi foto yang dihasilkan adalah 12032 x 9024.

Kesimpulan

Xiaomi Mi 10 ini benar-benar HP flagship sejati dan sangat menyenangkan digunakan. Harganya yang relatif lebih murah dibandingkan HP flagship lainnya menjadikan lebih banyak orang yang bisa menikmatinya.

Ukurannya pas di genggaman, sensor sidik jari akurat dan gegas dalam membuka layar, tampilan memukau, hasil foto ciamik. Kayaknya Mi 10 ini begitu sempurna.

Kelemahannya cuma 1 menurut saya, cuma bisa 1 kartu SIM.

Kalau kamu tidak keberatan dengan single SIM ini dan butuh HP flagship harga terjangkau, Mi 10 sangat layak disikat.

Follow me on social media:
Mi 10, HP Flagship Xiaomi Yang Cantik
Tagged on:                 

3 thoughts on “Mi 10, HP Flagship Xiaomi Yang Cantik

  • 02/08/2020 at 4:30 am
    Permalink

    apakah Mi 10 punya colokan audio 3,5 mm? jika tidak, apakah adapternya disertakan? dan apakah flagship ini tetap tanpa earphone? lalu harganya berapa?

    Reply
    • 02/08/2020 at 9:00 am
      Permalink

      Oh iya, colokan audio 3.5 mm gak ada, lupa saya tulis, makasih sudah diingatkan.
      Kalau untuk edisi yg dijual umum akau ndak tau apakah ada earphone atau tidak, nanti aku cek.
      Kalau yg aku pegang sih ndak ada, tapi ini kan khusus review, biasanya memang minimalis

      Reply
  • 03/08/2020 at 9:15 pm
    Permalink

    Wah layarnya kinclong sekali. Tidak bosan mata memandang. Sayang “Brands” masih belum bisa mengalahkan iPhone. Salah satu keputusan pembelian handphone bagi anak muda seperti saya adalah prestise.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *