Favicon? Makhluk apa itu? (thinking)
Buat yang belum tahu, Favicon adalah ikon yang muncul di bagian address atau title bar browser, persis di sebelah kiri alamat URL atau judul situs.
Hampir pasti setiap browser akan menampilkan favicon ini. Kalau kamu tidak menambahkan favicon sendiri, yang ditampilkan pada browser adalah ikon default yang tentu biasa-biasa saja.
Kalau ingin browser menampilkan favicon yang khas, ya tentu harus bikin sendiri. Trus bagaimana caranya menambahkan favicon di blog?
Yang pertama jelas kamu harus punya ikon. Ukuran yang disarankan adalah 16×16 pixel. Ada banyak situs yang bisa membantu pembuatan ikon ini. Googling aja pake kata kunci “create favicon” atau “favicon generator”. Salah satunya adalah favicon.cc.
Ikon bisa “digambar” sendiri atau mengambil dari foto/gambar yang sudah ada. Sangat disarankan untuk menyimpan ikon dalam format ICO.
Setelah jadi, upload ikon tersebut ke folder public_html blog atau situsmu. Berikutnya, sunting bagian header HTML dengan menambahkan tag berikut:
<link rel="shortcut icon" href="http://myblog.com/myicon.ico" /> <link rel="icon" href="http://myblog.com/myicon.ico" type="image/x-icon" />
Gantilah nama domain dan nama file ICO sesuai dengan nama domain dan file ICO buatanmu.
Untuk pengguna WordPress (self-hosted), penyuntingan bagian header bisa dilakukan dengan masuk ke menu Appearance > Editor lalu pilih header. Pastikan tag di atas terletak di dalam tag <head>.
Simpan perubahan tersebut dan panggil kembali blog/situsmu dengan browser. Naaah, sekarang faviconnya sudah muncul.
Favicon ini bisa ditambahkan ke blog atau situs yang memiliki nama domain sendiri atau self-hosted. Kalau blogmu “nebeng” di WordPress atau Blogspot, ya mau tidak mau pakai favicon milik mereka. Atau barangkali ada trik khusus untuk bikin favicon di free account WordPress/Blogspot yang saya belum sempat ngoprek, silakan beri tahukan di bagian komentar. Gak bayar kok (ya iyalah).
Follow me on social media:
Leave a Reply