Akhirnya saya kesampaian juga hadir di sebuah event yang memang sudah saya nantikan sejak lama, Pesta Blogger 2008. Berhubung saya tidak bisa meninggalkan Jogja terlalu lama, saya datang tepat di hari H. Berangkat Jumat malam dengan kereta eksekutif Bima dan Sabtu malam langsung cabut lagi ke Jogja dengan Taksaka.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Berbagai kejadian bertubi-tubi yang mendera saya dan keluarga menjelang keberangkatan (bahkan hingga beberapa jam sebelumnya) menyebabkan persiapan saya tidak maksimal.
Dua buah benda vital yang seharusnya ada di dalam tas saya, lupa saya bawa. Yang pertama adalah clip on kacamata saya. Untung saja acara seluruhnya dilakukan di dalam ruangan, jadi clip on kacamata saya jadi terlupakan.
Benda kedua yang tertinggal adalah kamera digital. Akibatnya saya tidak bisa mengabadikan momen-momen spesial versi saya sendiri. (Apalagi banyak blogger cewe yang aduhai …).
Tubuh saya juga belum fit 100%. Bahkan masih dalam pengobatan. Jadi rasanya agak malas jika harus mondar-mandir ke sana kemari sekedar mencari beberapa blogger yang ingin saya temui. Padahal saya sudah berangan-angan untuk menjumpai Priyadi Iman Nurcahyo, Eko Pramuyanto, Eko Juniarto, dan Masim Sugianto a.k.a Vavai.
Untunglah kemeriahan Pesta Blogger 08 berhasil menyirnakan semua kekecewaan. Juga sebagai ganti orang-orang yang tidak berhasil saya temui tadi, saya bertemu dengan banyak teman-teman blogger yang walau sudah sering berinteraksi di dunia maya (khususnya di Plurk) namun baru pertama kali saya temui di dunia nyata. Beberapa di antaranya adalah: Dilla, Chichi, Chika, Simbok Venus, Ulfa, Arya Perdhana, Famega Cyapila, Balibul, Gita Aprikot, GoenRock, Hanny, Ira a.k.a itikkecil, dan Ichanx (mohon maaf bila ada nama yang lupa tidak saya cantumkan).
Tiga nama pertama yang saya sebutkan adalah model kaos Pesta Blogger 08 dan dua nama yang pertama ternyata lebih cantik aslinya daripada foto mereka saat memperagakan kaos PB 08 tersebut.
Hal lain yang cukup menghibur saya adalah kenyataan bahwa saya ini lumayan ngetop juga.
Mungkin itu akibat prestasi (atau aib?) sebagai Duta Vasektomi Blogger.
Untung juga saya tidak mendapatkan door prize utama. Bayangkan, gimana caranya bawa 1 set PC dan Monitor sendirian, padahal saya sudah bawa dua tas *halah, sakjane meri*
Oh ya, usul untuk penyelenggaraan tahun depan, barangkali peserta bisa diminta untuk menyebutkan siapa saja blogger yang ingin ditemui. Nantinya 10 orang blogger yang paling ingin ditemui oleh para peserta disuruh maju ke depan dan bercerita sedikit tentang mereka, sehingga yang ngebet kepingin ketemu itu setidaknya bisa terhibur.
Cerita-cerita yang lain bisa dilihat di situs resmi Pesta Blogger 2008.
Follow me on social media:
Leave a Reply