Roadshow menuju ke acara puncak Pesta Blogger 2009 Jakarta semalam telah dipungkasi di Yogyakarta.

Pagi harinya acara dimulai dengan Blogshop, workshop membuat blog. Acara yang dipandu oleh Nona Dita dan diikuti secara antusias oleh para pesertanya ini sedikit terganggu dengan koneksi internet yang lelet. Namun untunglah hal itu tidak mengurangi semangat sebagian besar peserta yang akhirnya berhasil membuat blog dan mendaftarkannya di Aggregator Blogshop.

Malamnya diadakan gathering, mengumpulkan berbagai macam komunitas dunia maya yang secara lokasi geografis berada di Yogyakarta dan sekitarnya. Acara berlangsung meriah dengan adanya berbagai suguhan kesenian dan kebudayaan daerah, serta tak lupa suguhan makanan tradisional, baik makanan ringan maupun makanan pokok. Beberapa makanan ringan yang disajikan merupakan jajanan pasar khas Jogja, yang jujur saja sebagian di antaranya sayapun tidak tahu lagi apa namanya.

Makanan pokok yang disediakan adalah brongkos – yang kebetulan pernah saya ulas di sini – dan disajikan dengan pincuk (piring dari daun).

Walau berlangsung meriah, bukan berarti gathering itu berkesan hura-hura. Acara tersebut tetap mengedepankan bentuk keprihatinan akan mulai berkurangnya apresiasi pemuda terhadap kebudayaan dan kesenian daerah, termasuk kurangnya pengenalan akan makanan-makanan daerah yang disajikan. Bahkan banyak yang menyangka brongkos yang disajikan adalah gudeg. (doh) (Padahal hampir semua yang saya tanya bilang, brongkosnya enak).

Bentuk keprihatinan lain adalah keprihatinan terhadap bumi kita. Hal itu ditunjukkan dengan ajakan untuk menanam pohon dan diwujudkan pula dalam bentuk situs yang dapat diakses di akudanpohonku.com.

Selamat kepada CahAndong yang berhasil menyelanggarakan PB09 Chapter Jogja dengan sukses. Mohon maaf karena saya tidak bisa banyak membantu berhubung garis kematian pengiriman naskah buku dan beberapa artikel sungguh sangat mencekik saya.

Buat pembaca blog ini saya juga mohon maaf karena belum bisa menyertakan skrinsyut (ninja) berhubung baterei kamera saya low dan saya lupa ngecharge. (doh)

Follow me on social media:
PB09 Chapter Jogja: Meriah Tapi Prihatin

34 thoughts on “PB09 Chapter Jogja: Meriah Tapi Prihatin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.