4K + 1E

4K + 1E? Apaan tuh? K adalah kasih dan angka 4 menunjukkan empat jenis kasih. Keempat jenis kasih tersebut adalah Eros, Storge, Philea (sumber lain menuliskan Phileo atau Philia), dan Agape. Sedangkan E menyatakan egois.

Eros adalah kasih yang berhubungan dengan rasa suka, nafsu, dan hal-hal yang cenderung bersifat fisik. Erotis.

Storge adalah kasih antara sahabat.

Philea adalah kasih antara keluarga atau kasih ibu kepada beta anaknya.

Agape adalah kasih yang sempurna, kasih Tuhan kepada manusia. Kasih yang tidak menuntut balas.

Perjalanan hidup manusia mestinya beranjak dari E menuju ke K.

Saat lahir, manusia itu egois. Bayi dan balita itu selalu minta diperhatikan dan diperhatikan. Pokoknya butuh apapun, orang tua atau pengasuhnyalah yang mesti memenuhinya. Tidak peduli orang tua/pengasuhnya sedang repot. Tinggalkan semua dan perhatikan saya.

Lalu kapan manusia beranjak meninggalkan egonya? Ketika dia mulai jatuh cinta (Eros). Bila biasanya pulang sekolah cuma nonton TV, main game, atau malah ngorok, ketika jatuh cinta mulailah dia memikirkan orang lain. “Hmm, dia lagi ngapain ya?”.

Namun persentase egois masih besar dalam kasih Eros. Bukankah pasangan yang berpacaran masih menuntut terlalu banyak terhadap pasangannya? Cowo berkata kepada cewe: karena kamu pacarku, kamu tidak boleh membonceng cowo lain (berarti kalo memboncengkan boleh, khan? :hassle: ). Cewe juga sama saja: kalo datang ke rumah jangan pake sendal jepit dong, malu-maluin :nottalking: .

Beranjak makin dewasa, seseorang biasanya lalu menemukan sahabat sejatinya (bedakan sahabat sejati dengan gerombolan teman waktu SMA atau kuliah ya :mrgreen: ). Dalam relasinya dengan sahabatnya, kasih Storge lebih dominan. Jika toh persahabatan itu terjadi antara cowo dan cewe, kasih diantara mereka cenderung Storge, bukan Eros. Dalam storge, persentase memberi dan menerima boleh dibilang imbang.

Ketika pasangan yang menikah akhirnya memiliki anak, sudah selayaknya mereka mengasihi anak-anak mereka dengan Philea. Walau persentase egois sudah sangat kecil pada jenis kasih ini, namun toh masih tetap ada. Orang tua memang berharap yang terbaik untuk anak-anaknya, namun terkadang itu juga untuk kebanggaan mereka sebagai orang tua. Jadi kayaknya lagu “Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi, tak harap kembali” mesti direvisi sedikit :ngacir: .

Nah, mungkinkah seseorang mengasihi secara Agape? Barangkali mungkin, tetapi barangkali hanya segelintir orang saja yang dikaruniai kemampuan untuk mengasihi secara Agape. Walau begitu, sudah selayaknya kita mencoba dan mencoba, berjuang untuk mewujudkan kasih Agape. Dan kalau itu bisa tercapai, alangkah indahnya dunia ini.

Follow me on social media:

Similar Posts

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.