Update kernel di lingkungan distro Fedora Core sebenarnya cukup mudah dilakukan. Tinggal masuk ke halaman Fedora Update dan download file rpm kernel yang diinginkan. Karena memiliki format rpm, tentunya dapat dengan mudah diinstal. Lakukan instalasi dengan opsi -i, jangan -U.
Jika Anda termasuk berjiwa “petualang”, mungkin Anda tidak puas jika hanya mengandalkan update dari komunitas Fedora. Bagaimanapun, update kernel dari komunitas Fedora akan selalu tertinggal dari kernel yang dirilis secara resmi. Hal tersebut wajar karena komunitas Fedora harus melakukan optimalisasi kernel resmi terlebih dahulu sebelum dirilis dalam bentuk update.
Proses instalasi kernel yang berasal dari rilis resmi ke dalam distribusi Fedora Core tidak dapat dilakukan seperti petunjuk yang diberikan pada situs www.kernel.org. Proses instalasi yang harus dilakukan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut (tentu saja dengan user root):

1. Downloadlah file source code kernel yang berasal dari Fedora Update di sini. Nama file source code kernel tersebut memiliki format sebagai berikut: kernel-x.y.z-a.b_FCn.src.rpm. Pastikan bahwa versi source code kernel tersebut sama persis dengan kernel yang Anda gunakan sekarang. Jika tidak, Anda dapat melakukan update kernel terlebih dahulu seperti telah dibahas pada bagian sebelumnya untuk menyesuaikan versi kernel yang Anda gunakan dengan versi source code kernel yang tersedia.

2. Lakukan proses instalasi source code kernel yang berasal dari Fedora Update tersebut dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

# rpm –ivh kernel-x.y.z-a.b_FCn.src.rpm
# rpmbuild -bp –target=noarch /usr/src/redhat/SPECS/kernel-2.6.spec

Baca Juga
HUD di Ubuntu 12.04

3. Downloadlah file source code rilis resmi kernel, misalnya dari www.kernel.org. File source code tersebut umumnya memiliki nama dengan format linux-p.q.r.tar.gz atau linux-p.q.r.tar.bz2. Huruf p.q.r menunjukkan nomor versi kernel. Sengaja ditulis berbeda dengan update kernel yang berasal dari komunitas Fedora agar tidak rancu. Perhatikan, kernel yang berasal dari Fedora Update menggunakan huruf x.y.z dan kernel dari kernel.org menggunakan huruf p.q.r.

4. Salin file tersebut ke /usr/src.

5. Mekarkan dengan perintah sebagai berikut:

# gunzip linux-p.q.r.tar.gz
# tar –xvf linux-p.q.r.tar
Atau
# bunzip2 linux-p.q.r.tar.bz2
# tar –xvf linux-p.q.r.tar

6. Masuklah ke direktori /usr/src/linux-p.q.r.

7. Jalankan perintah # make mrproper.

8. Salin file kernel-x.y.z-i686.config ke direktori tersebut dan ubah namanya menjadi .config dengan perintah sebagai berikut:

# cp /usr/src/redhat/BUILD/kernel-x.y.z/linux-x.y.z/configs/kernel-x.y.z-i686.config /usr/src/linux-p.q.r/.config

9. Lakukan update file config lama tersebut dengan perintah # make oldconfig. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang Anda ketahui dengan pasti, namun jika tidak, masukkan saja nilai default dengan langsung menekan enter.

10. Setelah kesembilan langkah di atas dilakukan, Anda dapat melakukan konfigurasi kernel dengan perintah # make config atau # make menuconfig seperti proses konfigurasi kernel pada distro yang lain.

11. Setelah konfigurasi kernel selesai, simpan konfigurasi tersebut dengan menjalankan perintah-perintah sebagai berikut:

# make all
# make modules_install
# make install

Waktu eksekusi yang dibutuhkan oleh ketiga perintah tersebut sangat bergantung dari spesifikasi komputer yang digunakan. Makin rendah spesifikasinya, makin lama waktu eksekusinya.
Langkah-langkah upgrade kernel di atas akan menghasilkan tiga buah file sebagai berikut:

• initrd-p.q.r.img
• System-map-p.q.r
• vmlinuz-p.q.r

Ketiga file tersebut tersimpan pada direktori /boot.
Periksa juga file /boot/grub/grub.conf dan pastikan bahwa pada file tersebut telah terdapat baris berikut:

title Fedora Core (p.q.r)
root (hd0,0)
kernel /vmlinuz-p.q.r ro root=LABEL=/12 rhgb quiet
initrd /initrd-p.q.r.img

Baca Juga
NTFS Resize di Linux

Parameter hd0,0 tentu saja disesuaikan dengan lokasi partisi / Linux Fedora Core yang Anda gunakan.
Reboot komputer dan pada saat booting kembali pilihlah kernel yang baru diinstall tersebut. Jalankan perintah # dmesg untuk memeriksa apakah ada error yang terjadi. Seandainya ada, Anda dapat menggunakan search engine untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.

Follow me on social media:
Categories: Linux

15 Comments

Eko K. Surjatmodjo · 07/09/2006 at 1:41 am

Pak keuntungan update kernel apa aja sih? soalnya saya pakai ubuntu dan saya update kernelnya membuat saya mesti ulang install ndiswrappernya.
Saya mencoba FC5, Suse10.1 dan Ubuntu 606, pada travelmate 2304 dan semuanya menyisakan masalah power management tapi ubuntu paling mendingan. Kecepatan bootnya lebih cepat ubuntu sedikit dibanding FC.
Yang jelas saya suka semua tapi bikin pusing semua. Sampai hari ini saya belum membereskan masalah modem saya.

Ir. Yahya Kurniawan · 07/09/2006 at 5:02 am

Keuntungan update kernel misalnya adanya patch atau tambalan thd lubang keamanan yang ada, driver2 terbaru, modul2 terbaru, dan lain-lain.
Sebenarnya kalau sistem sudah stabil, tidak update kernel juga gak masalah. Biasanya update kernel disukai oleh orang2 yang memang hobi oprek komputer.
Kalau modem internal, memang agak sulit. Coba kunjungi http://www.linmodems.org

budibadabadu · 18/09/2006 at 2:43 pm

salam kenal. maaf OOT, tapi saya menemukan artikel ttg ‘palindrome’ di blog anda ini. pada bulan april tahun lalu saya juga menulis ttg itu di blog saya.

http://budibadabadu.blogspot.com/2005/04/palindrome.html

budibadabadu · 18/09/2006 at 2:44 pm

sori, broken link.

ini lengkapnya:

http://budibadabadu.blogspot.com/2005/04/palindrome.html

budibadabadu · 18/09/2006 at 2:46 pm

haha, masih aja broken link. emang gak bisa ya?

ya sudah, pokoknya ada di archive blog saya bulan April 2005.

maaf, sampe ngirim komen 3 kali. :)

Ir. Yahya Kurniawan · 23/09/2006 at 12:27 am

Kirim komen sampai 100 kali juga boleh :).
Salam kenal.

Anonymous · 25/01/2007 at 7:25 am

Mas Yahya …. saya pengguna fedora core 5, saya coba untuk update kernel tapi keluar error : …
warning : user brewbuilder does not exist – using root … padahal saya sudah masuk sebagai root …

saya sudah ikut petunjuk mas Yahya tapi ya keluar pesan itu saat dijalankan rpm ……

trim’s atas pencerahaannya

Anonymous · 25/01/2007 at 7:26 am

Mas Yahya …. saya pengguna fedora core 5, saya coba untuk update kernel tapi keluar error : …
warning : user brewbuilder does not exist – using root … padahal saya sudah masuk sebagai root …

saya sudah ikut petunjuk mas Yahya tapi ya keluar pesan itu saat dijalankan rpm ……

trim’s atas pencerahaannya

Agus Tedi M
atedi@yahoo.com

Anonymous · 12/08/2007 at 2:57 pm

Saya pemula di dunia linux dan saya menggunakan fedora core 6, yang jadi pertanyaan saya, mengapa setiap kali saya melakukan update menggunakan yum, misal untuk firefox, sebelum saya update menggunakan yum versinya 1.5 tetapi setelah saya update versi tetap 1.5 apa seharusnya bukan versi terakhir dari firefox tersebut misal versi 2.6
Terimakasih

Ir. Yahya Kurniawan · 13/08/2007 at 2:00 am

Mungkin link nya masuk menuju ke firefox 1.x.
Coba jalankan perintah
# whereis firefox
Nanti akan kelihatan path baik untuk firefox 1.x maupun untuk 2.x.
Lalu cari file /usr/bin/firefox, periksa apakah file tsb merupakan sim link. Jika ya, gantilah ke path firefox 2.x.

Anonymous · 03/12/2007 at 4:04 pm

Mas Yahya …. saya pengguna fedora core 7, saya coba untuk update kernel tapi keluar error : …
warning : user brewbuilder does not exist – using root … padahal saya sudah masuk sebagai root …

saya sudah ikut petunjuk mas Yahya tapi ya keluar pesan itu saat dijalankan rpm ……

Ir. Yahya Kurniawan · 03/12/2007 at 10:42 pm

Kalo menurut situs ini: http://www.howtoforge.com/kernel_compilation_fedora
Katanya di-ignore saja, alias dicuekin aja :D

Bayu · 15/01/2008 at 12:44 pm

Newbie banget nih … saya menggunakan acer aspire 4315 saya install fedora core 5, tapi jadi bisu and webcamnya mati … ke website upgrade kernel fedora … bingung nih … mana yang mau di download … banyak sekali file kernel … yang mana yang musti didownload pak … sorry newbie banget di dunia Linux … Matur Nuwun -Bayu-

Ir. Yahya Kurniawan · 15/01/2008 at 2:23 pm

@Bayu:
Anda bisa menggunakan kernel yang ini: kernel-2.6.20-1.2320.fc5.i586.rpm.

BTW, mengapa masih menggunakan FC5, padahal sekarang sudah ada Fedora 8? Saya pikir notebook Anda sudah sangat memadai untuk menggunakan Fedora 8.

Mungkin dengan Fedora 8, masalah sound tidak muncul lagi.
Sedangkan untuk webcamnya, coba gunakan gyachoo.

Bayu · 06/04/2008 at 1:20 pm

Dengan perjuangan yang berat dan keanehan keanehan yang terjadi, akhirnya saya berhasil install Fedora 8 dual boot dgn Win XP di Aspire 4315. Tapi sound udah bisa seh tapi buat puter mp3, film, kok tidak bisa ya … eh satu lagi webcam tidak bisa ngeload … kalo di lsusb memang kedetect SuYin corp tapi ngeloadnya bagaimana …

Thanks be4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.