Seperti yang sudah-sudah, saat habis membeli PC baru, saya selalu mengisi sistem operasinya dengan model dual-boot (bahkan kenyataannya multi boot karena lebih daripada dua).
Kemarin giliran Linux yang saya install di PC baru saya dan pilihan saya selalu jatuh pada Fedora. Prosedur instalasi berjalan seperti biasa, boot dengan DVD instalasi, ikuti wizard, klik next-next, dan selesai.
Namun saat prosedur instalasi mendekati akhir, saya agak curiga. Wizard instalasi tidak menanyakan masalah konfigurasi jaringan. Ah, gak masalah, bisa dilakukan belakangan.
Setelah akhirnya berhasil boot ke Fedora, berbagai masalah muncul. DVD-Writer saya tidak dikenal (tidak ada device /dev/cdrom sama sekali) dan ethernet-nya juga. Wah, bencana nih. Linux tanpa media optik mungkin masih tidak terlalu bermasalah, tapi tanpa ethernet? Padahal di tempat saya hal itu juga berarti tanpa koneksi internet.
Setelah cari di sana-sini, ternyata penyebabnya adalah pada hardware yang belum disupport oleh kernel Linux. (Jadi jangan menyarankan untuk ganti distro, percuma
)
DVD-Writer yang saya gunakan masih menggunakan interface IDE dan chipset Marvell yang digunakan oleh ASUS P5Q belum didukung oleh kernel Linux. Setali tiga uang dengan ethernet-nya yang menggunakan chipset Atheros.
Dari hasil googling, saya mendapatkan driver untuk ethernetnya. Hanya saja saya harus melakukan kompilasi kernel agar driver itu dapat digunakan. Saat ini saya belum sempat untuk melakukannya berhubung pekerjaan yang masih cukup padat. Jadi ya terpaksa kalau pas pakai Linux, saya tidak bisa internetan.
Nanti kalau akhirnya kompilasi kernel itu berhasil, akan saya share di sini.
Follow me on social media:
Leave a Reply