Apa Itu Infografis? Inilah Pengertian dan Cara Membuatnya

Ada banyak metode dan cara untuk mempresentasikan data yang rumit menjadi sebuah presentasi yang menarik. Salah satunya dengan menggunakan infografis. Lantas, apa itu infografis? Apa saja fungsi dan manfaatnya untuk kebutuhan publikasi?

Agar lebih mengenal seputar infografis dan fungsinya, pada artikel kali ini bakal saya jelaskan apa itu infografis lengkap dengan tips cara membuatnya. Penasaran dengan isi pembahasannya? Yuk, langsung saja kita simak bersama-sama.

Tips Membuat Infografis untuk Berbagai Kebutuhan

apa itu infografis

1. Menentukan Topik dan Tema

Tips pertama yang perlu kamu ketahui jika ingin membuat infografis menarik adalah dengan memiliki topik dan tema. Dalam proses pembuatan infografis, topik dan tema yang diangkat akan mempengaruhi kreativitas serta tampilan infografis sebagai hasil akhir.

Maka dari itu, sebelum membuat infografis pastikan untuk menentukan tema dan topiknya terlebih dahulu, sehingga kamu bisa melakukan konsultasi desain atau eksplorasi lebih mendalam bersama tim desain.

Sebagai contoh, jika kamu sedang membuat infografis untuk perusahaan registrar domain, kamu bisa memilih tema nama domain, seperti jumlah pengguna domain .ID jika dibandingkan TLD populer seperti .COM dan .NET, ataupun tema lainnya.

2. Menentukan Target dan Audiens yang Ingin Dijangkau

Setiap audiens memiliki karakteristik serta preferensi tersendiri dalam menikmati konten. Untuk tipe audiens dari golongan anak-anak misalnya, agar pesan di dalam konten bisa lebih bisa dipahami maka perlu ada banyak elemen anak-anak yang bisa menarik perhatian.

Sementara itu, jika kamu ingin membuat infografis untuk keperluan profesional atau corporate, maka pastikan untuk menggunakan desain yang simpel dan tidak terlalu mencolok. Gunakan font casual yang tampak resmi, serta hindari menggunakan elemen desain kekinian yang belum tentu relevan dengan audiens.

3. Mengumpulkan Referensi dan Sumber Data

Setelah mendapatkan tema dan berhasil menentukan target audiens, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan data dan sumber referensi. Perlu diketahui, keakuratan data dan informasi dalam sebuah infografis ibarat nyawa manusia. Tanpa data yang akurat dan terpercaya, kamu tidak akan berhasil menyampaikan maksud dalam infografis tersebut kepada audiens.

Jadi, pastikan kamu menggunakan sumber terpercaya, mulai dari jurnal, penelitian, papper, ataupun publikasi yang berasal dari penulis profesional.

4. Menuangkan Ide Visual

Pada tahap ini, sebaiknya kamu menyerahkannya kepada tim desain grafis atau orang yang sudah familiar dengan desain. Pasalnya, ada banyak metode dan aturan yang harus digunakan agar desain tampak rapi dan proporsional.

Adapun jika kamu bekerja sendirian dan tidak memiliki tim desain grafis, salah satunya kamu bisa menggunakan template yang sudah ada. Baik dari tools online seperti Canva, Visme, atau template infografis gratisan yang bisa didownload langsung dari situs gratis freepik.

5. Memilih Warna pada Infografis

Memilih warna yang sesuai dengan karakteristik desain tidak kalah penting dalam proses pembuatan infografis. Kamu bisa menyesuaikan pemilihan warna dengan menggunakan palet warna, atau mengatur warna elemen sesuai dengan warna resmi perusahaan.

Tips dari kami, pastikan kamu tidak menggunakan terlalu banyak kombinasi warna. Karena hal ini justru akan menjadikan konten infografis kamu menjadi terlihat kurang menarik dan susah untuk dicerna oleh pengguna.

6. Melakukan Finishing pada Desain dan Konten

Terakhir, pada tahap ini kamu bisa melakukan finishing dengan cara mengecek ulang elemen desain terkait, mengatur font yang digunakan, atau memastikan data sudah akurat dan bisa terpercaya.

Proses finishing dan desain konten ini bisa dilakukan bersama-sama antara tim desain, tim konten, serta penanggung jawab konten agar tidak ada masalah ketika infografis sudah dipublikasikan.

Baca juga : email hosting terbaik di Indonesia

Tools Rekomendasi untuk Membuat Infografis

Jika kamu ingin membuat infografis namun tidak punya skill desain, kamu tidak perlu khawatir. Pasalnya, saat ini sudah banyak tool online yang bisa digunakan untuk membuat infografis menarik dan kekinian.

Canva

Canva merupakan tools desain grafis online yang bisa kamu gunakan untuk membuat berbagai jenis konten visual, salah satunya yakni infografis. Di sini kamu bisa berkreasi sesuka hati meskipun tidak memiliki skill desain grafis.

Kamu bisa menggunakan berbagai elemen, asset atau template untuk membuat desain infografis menarik. Kelebihan lainnya adalah Canva bisa digunakan tanpa perlu menginstall aplikasi, kamu cukup mengunjungi website resminya untuk mulai membuat desain infografis sesuai kebutuhan.

Visme

Selain canva, kamu juga bisa menggunakan Visme. Tools ini memiliki banyak fitur dan fungsi desain yang bisa membantumu merancang infografis menarik untuk konten media sosial atau website.

Infogram

Sesuai namanya, infogram merupakan tools online yang memang dihadirkan khusus untuk mempresentasikan data atau statistik dalam bentuk infografis. Tools ini tergolong baru dan belum sepopuler Canva atau Visme, namun sangat recommended untuk digunakan.

Di era perkembangan teknologi seperti sekarang, memproduksi konten infografis bisa menjadi pilihan menarik untuk memperkaya feed sosial media. Jika kamu tertarik untuk membuatnya, kamu bisa menggunakan tools rekomendasi dan tips-tips di atas. Selamat mencoba!

Follow me on social media:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.