7 Alasan Mengapa Lombok Adalah Tujuan Wisata Eksotis

Sebagai salah satu destinasi wisata populer di Indonesia, tidak heran apabila banyak maskapai penerbangan yang menawarkan rute ke Pulau Lombok yang terkenal sebagai salah satu pesaing Pulau Bali tersebut. Salah satu maskapai penerbangan yang paling banyak menawarkan pesawat untuk terbang dengan tujuan Lombok adalah Lion Air.

Lion Air booking bisa dilakukan melalui online travel agent (OTA). Booking tiket via online sebenarnya cukup menguntungkan karena fleksibilitas yang ditawarkan. Seperti halnya Anda bisa langsung membandingkan harga, sering ada promo, mudah mendapatkan tiket pesawat murah, dan lain-lain.

Terlepas dari apapun pilihan transportasi yang akan Anda gunakan ke Lombok, saat ini Lombok merupakan tujuan wisata alternatif turis lokal maupun asing. Sebagian besarnya datang karena penasaran dengan keindahan Lombok yang sering dibanding-bandingkan dengan pulau Bali. Tidak berlebihan memang, mengingat Lombok juga memiliki banyak pantai-pantai cantik yang tidak begitu banyak tersentuh modernitas.

Namun selain karena keindahan pantai-pantai di sana, banyak wisatawan yang juga menyukai Lombok karena kedekatan budaya antara Lombok dan Bali, mengingat letak Lombok dan Bali memang bersebelahan. Jadi tidak heran apabila terdapat banyak kemiripan antara Pulau Lombok dan Pulau Bali.

Lombok yang dikenal indah adalah tujuan wisata eksotis yang sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa alasannya.

1. Budaya dan bahasa Sasak

Jika Bali dikenal sebagai Pulau Seribu Pura, maka Lombok dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid. Hal tersebut karena sebagian besar penduduk Lombok beragama Islam. Namun jangan heran apabila Anda juga akan menemukan banyak pemeluk agama Hindu, terutama di Lombok Barat yang notabenenya paling dekat lokasinya dengan Bali.

Penduduk Lombok layaknya masyarakat di belahan bumi Indonesia lainnya, begitu ramah, murah senyum dan masih menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan yang di aplikasikan dalam bentuk gotong-royong.

Di Lombok, masih banyak tempat-tempat di mana kita bisa menemukan ke-khas-an budaya dalam bentuk bangunan, pakaian, bahasa, hingga adat-istiadat.

Ngomong-ngomong soal bahasa, selain menggunakan bahasa Indonesia, Sebagian besar masyarakat Lombok menggunakan bahasa Sasak. Bahasa Sasak sendiri sebenarnya sangat berbeda dengan bahasa Bali walaupun dalam beberapa kata dan pengucapan terdapat kemiripan.

2. Sarungan itu budaya

sarungan

Penenun kain adat Lombok (Sumber Gambar : lafatah.wordpress.com)

Kalau Anda datang ke Lombok, jangan heran apabila sering menemukan masyarakat Lombok, baik pria maupun wanita yang menggunakan sarung dalam keseharian mereka. Seolah-olah ini adalah sebuah budaya. Di perkampungan, terutama, budaya mengenakan sarung sudah jamak ditemukan. Namun motif dan jenis sarung yang dikenakan oleh perempuan sedikit berbeda dibandingkan dengan sarung yang jamak kita temukan digunakan oleh laki-laki.

3. Budaya nyongkol dan Gendang Beleq

Sejak dulu di Lombok terdapat sebuah budaya yang hingga saat ini masih dilestarikan yaitu budaya mencuri calon pasangan pengantin perempuan sebelum menikah. Budaya mencuri tersebut tentu saja diperbolehkan oleh adat setempat dengan cara-cara yang sudah ditentukan.

Setelah dicuri, anak gadis tersebut kemungkinan besar pasti akan dinikahkan. Dan yang menarik dari proses pernikahan tersebut adalah adanya budaya nyongkol yang biasanya diiringi dengan Gendang Beleq.

gendang-beleq

Gendang Beleq (Sumber Gambar : platdr.com)

Nyongkol atau yang dikenal juga dengan sebutan Nyongkolan adalah rangkaian adat dan acara yang dilakukan pada saat proses perkawinan di suku Sasak. Kegiatan ini sebagian besarnya merupakan arak-arakan kedua mempelai, yang dimulai dari rumah mempelai pria menuju rumah mempelai wanita. Jika jarak kediaman kedua mempelai terlalu jauh, biasanya hanya akan dilakukan sejauh 1 km hingga 1,5 km dari rumah mempelai wanita.

Di antara iring-iringan tersebut biasanya akan ada musik pengiring berupa Gendang Beleq. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Gendang Beleq berarti “gendang besar.”

4. Gili sebagai tujuan wisata eksklusif

Gili adalah istilah untuk mengatakan “pulau kecil.” Di Lombok, ada banyak pulau-pulau kecil yang memiliki pantai-pantai indah, spot diving spektakuler, dan akomodasi berkelas.

Berwisata ke Gili layaknya berwisata di pulau pribadi. Tempatnya sangat eksklusif, bahkan sebagian besar gili-gili yang terkenal seperti Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, walaupun dipenuhi berbagai fasilitas modern namun di tempat tersebut tidak akan ditemukan kendaraan bermotor. Praktis yang digunakan sebagai transportasi utama dalah dokar atau cikar.

gili-trawangan

Gili Trawangan (Sumber Gambar : trawangandive.com)

Namun selain tiga gili tersebut, sebenarnya di Lombok ada beberapa Gili lain yang juga tidak kalah cantik dan indah. Sebut saja, Gili Tangkong, Gili Sundak, Gili Nanggu, Gili Gede, dan Gili Kedis.

5. Becak? Tidak! Di Lombok ada dokar

Diatas mungkin anda sudah membaca dan sedikit merasa asing dengan istilah transportasi berupa “dokar.” Tapi jangan kaget karena Lombok merupakan salah satu pulau, di mana kuda adalah hewan yang sangat banyak dipelihara selain sapi dan kambing.

Jadi tidak heran apabila hampir sebagian besar masyarakat Lombok memiliki kuda yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat transportasi atau untuk menarik kereta yang akhirnya dikenal dengan nama dokar, cidomo atau cikar. Digunakan juga untuk berbagai keperluan termasuk lomba pacuan kuda, dan lain-lain.

Bentuk dokar jauh lebih sederhana dibandingkan dengan kereta kuda yang kita temukan di Pulau Jawa. Sebagian besar, dokar atau cikar menggunakan roda mobil. Sangat berbeda dengan apa yang kita temukan di Pulau Jawa yang sebagian besarnya menggunakan roda yang terbuat dari kayu.

6. Budaya presean yang mengagumkan

Presean merupakan budaya Lombok yang mengagumkan, menyajikan pertunjukan ketangkasan para pemuda-pemuda Lombok yang seru untuk disaksikan. Presean atau dikenal juga dengan istilah “bladukan” sering disajikan dalam berbagai pementasan seni terutama pada hari-hari besar nasional seperti 17 Agustus.

presean

Presean di Lombok (Sumber Gambar : tarbiyyatularifin.sch.id)

Namun, Anda membutuhkan sedikit nyali untuk menonton pertunjukan ini mengingat, ini adalah pertunjukkan yang mengadegankan kekerasan.

7. Pantai-pantai indah dan alami

pantai-kuta-lombok

Pantai Kuta Lombok (Sumber Gambar : guidelombok.com)

Alasan lain mengapa Lombok begitu eksotis adalah karena ada banyak pantai indah yang masih alami di sana. Tidak seperti pantai-pantai di Pulau Bali yang sebagian besarnya dikemas secara modern, di Lombok sebagian besar pantai masih terlihat begitu asli dan apa adanya, natural. Walaupun tampak modernitas mulai menyentuh beberapa pantai terkenal seperti Pantai Kuta, Pantai Senggigi, Pantai Tanjung Aan, dan lain-lain, namun kecantikan pantai-pantai tidak begitu saja terkikis.

Follow me on social media:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.