Sudah sejak beberapa hari yang lalu saya tahu kalo bakal ada acara Debat Windows 7 vs Ubuntu di pameran Mega Bazaar Komputer, JEC, Yogyakarta. Acara berlangsung hari Kamis, 4 Maret 2010, pukul 14.00 WIB.
Wah, menarik nih, pingin tau kayak apa acaranya. (evilsmirk)
Saya sudah berencana akan datang di acara itu, duduk manis mendengarkan narsum berbicara dan berdebat, ngakak2 bila perlu, atau barangkali merusuh.
Bahkan saat Willy SR bilang kalau saya pasti jadi narsum (nara sumber) yang mewakili Windows 7, saya mengelak dan bilang “enggak ah, saya merusuh saja.” (haha)
Eh, tak disangka-sangka, tanggal 3 Maret 2010 malam, Hendra, seorang aktivis Ubuntu Jogja mengontak saya via YM dan meminta saya untuk jadi narsum di pihak Windows 7. (doh)
Menurut Hendra, dia sudah kontak komunitas Microsoft di Jogja, namun mereka sudah memiliki acara. Ya sudah, boleh apa buat. Akhirnya saya menyanggupi tawaran itu.
Karena sudah sangat dekat dengan pelaksanaan, kurang daripada 24 jam, saya pasrah saja, gak bikin apa-apa. Toh saya sudah pernah menulis buku “7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7” dan sehari-hari juga menggunakan Windows 7 – ori lagi (hassle) – maka saya pikir saya akan sharing saja.
Di samping itu juga menyiapkan mental untuk menahan gempuran dari pihak Ubuntu dan fansnya yang terkenal galak sama Windows. (ninja)
Tapi ternyata debat berlangsung tidak seperti yang saya bayangkan. Isinya lebih pada sharing tentang masing-masing sistem operasi, kelebihan-kekurangannya, dan penekanan pada penggunaan sistem operasi legal. Jadi bukan debat yang saling menyerang dan menjatuhkan, hehe. Padahal sudah membayangkan yang iya-iya. (siul)
Salut buat komunitas Ubuntu Jogja. Biarpun saya sendiri, mereka tidak mengeroyok saya. (lol) Atau barangkali mereka terbuai oleh pesona saya. (ngacir)
Nah, yang bisa disimpulkan dari “debat” ini adalah: gunakanlah sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda, yang penting gunakan secara legal. Kalau memang butuh Windows 7, gunakanlah secara legal dengan membeli versi originalnya. Kalau memang kebutuhan sudah tercukupi oleh yang bebas, silakan pilih Ubuntu.
Follow me on social media:
Leave a Reply